NovelToon NovelToon
Takdir Kedua Teressa

Takdir Kedua Teressa

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Teressa Adrian adalah gadis 19 tahun cantik dan cerdas..Di balik senyum ceria dan sikap nakalnya,Teressa menyimpan luka lama: sejak usia 10 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa kedua kakinya lumpuh akibat kecelakaan tragis yang hampir merenggut nyawanya.

Namun Teressa bukan gadis rapuh. Dengan dukungan keluarga dan tekad yang tak pernah padam, ia tumbuh menjadi sosok yang bersinar… hingga sebuah perjalanan studi lapangan mengubah segalanya.

Ledakan ban bus di tikungan pegunungan membawa Teressa ke ambang kematian. Di antara jeritan, darah, dan kegelapan, ia menukar satu harapan terbesarnya “keinginan untuk bisa berjalan kembali” tanpa sadar bahwa takdir benar-benar mendengarnya.

Saat ia terbangun, Teressa tidak lagi berada di dunia yang dikenalnya..Ia terlempar ke masa puluhan tahun silam, terbangun di tubuh seorang nona muda bangsawan angkuh, berkuasa, dan… memiliki kaki yang sempurna.

Namun hidup baru ini tidak semudah yang ia bayangkan..takdir barunya menuntut bayaran atas keajaiban yang ia dapatkan..dan mungkin takdir cinta yang tidak dia sangka-sangka.

Penasaran dengan kelanjutan cerita teressa..yuk kepoin…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan verbal yang berujung baku hantam

Sedangkan di balik batu besar di atas puncak air terjun..seorang pria menatap senyum teressa heran.

“Bagaimana dia bisa tersenyum di situasi genting ini?..”tanya pria itu dengan wajah datarnya menatap teressa.

______________________

“Tinggalkan semua barang berhargamu..”ucap bandit itu menghalangi teressa.

”serius..”tanya teressa menatap para bandit itu dengan ekpresi konyolnya.

“Apa?..”tanya seorang bandit.

“Kalian berdiri di balik semak selama ini..hanya untuk dialog pembuka sependek itu?..”tanya teressa tidak percaya..gaya gadis itu seolah bukan seorang yang sedang di kepung beberapa bandit.

Para bandit yang mendengar ucapan teressa menyeringai pelan..tertantang dengan keberanian teressa.

“Hey..kami band\~..”ucapan seorang bandit langsung di potong oleh teressa.

“Shh..tunggu biat aku nilai dulu..”ucap teressa menatap para bandit itu dari atas kebawah..dan para bandit itu mengikuti tatapan teressa dengan heran..ini mereka akan bertarung atau bagaimana..pikir mereka.

“Sendalmu beda kiri dan kanan paman..itu pilihan gaya atau..pilihan hidup yang salah..”ucap teressa membuat dua orang di puncak air terjun tampa sadar terkekh kecil.

Bandit yang di tunjuk itu reflek menunduk

“Kurang ajar..”kesal bandit itu.

“Hey gadis cantik..ayo ikut bersama kami..dijamin kau akan puas..”ucap pria lusuh lainya yang melihat kecantikan teressa..dia tak menghiraukan kritikan teressa pada temannya..ucapan bandit itu diangguki oleh temanya yang lain.

“Cih pd sekali..terong kecil kalian itu pantasnya di goreng balado saja..”sinis teressa membuat para bandit menatapnya binggung.

“Apa yang kau bicarakan gadis manis..sekarang ayo ikut kami..”ucap bandit itu menatap teressa dengan wajah penuh nafsu.

“Iyuhh..Jangan berbicara paman..nafasmu bau naga..”ucap teressa sambil membuat ekspresi jijik.

“Apa kau katakan!!..”marah bandit itu.

“Sekarang kenapa jadi tuli..”ejek teressa lagi sambil menunjuk terlinganya sendiri.

“Gadis sialan!!..”ucap bandit itu marah.

“Kami bisa melukai mu bila kau tak patuh gadis kecil..”ucap bandit lainya menakut-nakuti teressa dengan pisau di tanganya.

“Melukai dengan apa?..pisau itu?..”tanya teressa.

“Yang benar saja paman..di gunakan untuk memotong ikan pun ikan itu akan tertawa karna kegelian..”ejek teressa lagi.

“Hahaha..yang mulia gadis itu sungguh konyol..”tawa seorang pria yang ada di puncak air terjun.

“Diamlah..tawa mu itu akan membuat beradaan kita di ketahui..”ucap sang atasan datar.

“Perempuan sialan!!..”marah bandit itu.

“Oh..itu pujian atau panggilan akrab?..”tanya teressa yang lagi-lagi menyulut amarah para bandit.

“Serang dia!!..”teriak seorang bandit memerintahkan teman-temanya.

“Yang mulia bandit itu mulai menyarang..ayo kita bantu gadis itu..”ucap pria tadi menatap teressa cemas.

“Tidak..biarkan saja..sepertinya dia tidak selemah itu..”ucap sang atasan..sang bawahan hanya bisa menghela nafas pelan.

Bandit pertama maju dengan pedang di tanganya..teressa reflek mundur..dia menunduk dan meraih ranting besar di tanah..dan memukul ranting itu dengan keras ke pergelangan tangan bandit itu..membuat pedang sang bandit terlempar.

“Ups..sorry sengaja..”ucap teressa penuh ejekan.

“Rasakan ini!!..”teriak bandit kedua yang datang dari arah samping..melihat itu teressa melempar kuat ranting di tanganya tepat ke wajah bandit itu..membuat sang bandit terjungkal ke semak.

“Jatuh yang tak elit..”tawa teressa melihat bandit itu terjungkal dengan posisi yang menyedihkan.

“Kepung dia!!..”teriak seorang bandit..para bandit itu mulai mengepung teressa.

“Ayo sekalian saja..biar cepat selesai..”ucap teressa..dia mulai menendang, memukul, da melempar para bandit itu dengan santai.

“Lumayan juga..”gumam teressa menatap pergerakan kakinya..dan kemudian kembali menatap para bandit yang tersungkur babak belur di tanah.

“Bagaimana?..apa mau part 2..aku akan dengan senang hati menunggu kalian memulihkan stamina..”ucap teressa sambil tersenyum manis kearah para bandit itu..dia membuka sedikit kacamatanya dan mengedipkan matanya nakal pada para bandit itu.

Bukanya senang..para bandit itu malah lari terbirit-birit dari sana.

“Hahaha sungguh toping-toping bumi yang lucu..”tawa teressa.

Teressa akhirnya berjalan menuju tepi sungai..dia mendudukan dirinya di rerumputan..dan mulai membersihkan tangan dan kakinya yang penuh tanah bekas pertarungan..untung saja dia belum mengeluarkan senjata api miliknya..kalau tidak sudah bolong kepala para bandit tadi.

“Capek juga..”ucap teressa..dia mulai mengeluarkan cemilan dan minuman botol dari zaman modern miliknya.

“Isi tenaga dulu lah..baru selvi-selvi..”ucap teressa..dia mulai menikmati cemilanya dengan pelan.

Sedangkan diujung sana.

“Yang mulia gadis itu sungguh hebat..dia bahkan dengan mudah mengalahkan para bandit..padahal sangat jarang seorang wanita menguasai bela diri di kekaisaran itu..”ucap sang bawahan panjang lebar.

“Hmm di cukup berbeda..”ucap sang atasana menatap lekat teressa yang sedang bersantai.

“Kira-kira pelayan dari kediaman mana gadis hebat itu?..”tanya sang bawahan.

“Mana ku tau..”ucap sang atasan datar.

“Kau ini tidak seru sekali..”ucap sang bawahan mentap atasanya kesal.

“Aku junjungan mu kalau kau lupa..”ucap sang atasan tajam.

“Maafkan hamba yang mulia..”ucap sang bawahan cepat.

Tiba-tiba sebuah teriakan membuat dua orang itu reflek menoleh.

“Hey kalian..ngapain bisik-bisik disana..”teriak teressa menunjuk dua orang yang berada di balik batu besar di puncak air terjun tadi.

“Kami nona?..”tanya sang bawahan menunjuk dirinya sendiri.

“Ya kemarilah..”ucap teressa.

Dan tampa di duga sang atasan langsung melompat turun dari bebatuan menuju kearah teressa..sang bawahan terkesiap melihat itu dan kemudian mengikuti sang junjungan.

Saat kedua pria itu sampai di hadapan teressa..teressa terperangah dengan mulut mengangga.

“Malaikat maut dari mana ini..”gumam teressa tampa sadar..dua orang di depanya itu sangat tampan paripurna bak seorang dewa..dengan postur tinggi tegap..dan pakaian sederhana berwarna gelap yang sangat pas di tubuh mereka..tapi dua pemuda itu terlihat sangat dingin..apalagi pria yang satunya.

“Nona kenapa kau benggong?..”tanya pemuda yang sedikit ramah.

“Ah maaf..ayo duduk..kepalaku sakit mengadah melihat kalian..”ucap teressa..tampa disuruh sang bawahan langsung duduk di rerumputan itu.

“Siapa yang menyuruhmu duduk..”ucap suara datar menghentikan kegiatan sang bawahan.

“Nona ini yang mu\~..”ucap sang bawahan terpotong oleh teressa.

“Jangan marah begitu paman tampan..ayo paman juga duduk..”ucap teressa.

Mendengar ucapan teressa membuat pria dingin itu mengeryitkan dahinya tidak terima.

“Saya bukan paman mu..”ucap suara datar itu kembali terdengar.

“Ya siapa yang bilang situ paman saya..”sinis teressa.

“Ganteng-ganteng nyebelin..”gumam teressa.

“Ayo paman dimakan cemilanya..jangan hiraukan paman satu itu..biar dia lelah berdiri..”ucap teressa melirik pria datar itu..sang bawahan hanya bisa tersenyum takut melihat tatapan sang atasan.

.

.

.

TO BE CONTINUE………

1
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Novita Ardie Wianto
kutunggu up mu thor
Nadira ST
waah makin kesini ceritanya tambah keren teresa Badas banget🤣🤣🤣🤣thor up selanjutnya dan kalau teresa menikah semoga sifatnya tetap sperti itu terus,soalnya menghibur banget gak bosenin💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕🥰🥰🥰🥰🥰
Nadira ST
hahhh teresa nyamar pake acara pake kacamata hitam lagi🤦🤦🤦🤦🤦
Nadira ST
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kok bisa nyambung ayo telpon Abang kael🤣🤣🤣🤣
Nadira ST
💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕🥰🥰🥰🥰
Wahyuningsih
thor upnya dkit amat 😔😔klau up jgn lma2 thor gk enak menunggumu upnya thor yg busnyk upnya thor hrs tiap hri sehat sellu thor n jga keshtn tetp 💪💪💪
Wahyuningsih
seeeruuuuu thor, thor bikin teresa badas abiz biar mkin keren n buat alano bucin abiz d tnggu uonya thor yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 upnya thor gk enak menunggu dirmu up sehat sellu thor njga keshtn tetp 💪💪💪 dlm upnya🥰🥰🥰
Panda
nama sama sebutan gelarnya itu Inggris

tapi bajunya Cina

mungkin bisa diperjelas dia masuk ke dunia kerajaan mana ya kak biar bisa lebih dibayangkan?
nur janah567
biar lebih sesuia imajinasi pembaca tolong nama karakter sama pakaiannya di sesuaikan 🙏🙏🙏🙏🙏 cuman saran aja
nur janah567
ini kerajaan barat nama dan karakternya tapi pakaianya hanpu . hanpukan pakaian kerajaan china . klw barat kan gaun kaya jaman kerajaan eropa gitu 🙏🙏🙏🙏
Novi Yantisuherman
Di tunggu karya Author ♥️♥️
Alya
semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!