NovelToon NovelToon
Dekapan Bayang

Dekapan Bayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / CEO / Cintapertama
Popularitas:150
Nilai: 5
Nama Author: Queenca04

Seorang gadis cantik bernama Anggi yang menjadi korban perceraian orangtuanya karena ayahnya selingkuh dengan sahabat ibunya sendiri. Kejadian itu pun dialami oleh Anggi sendiri.
Anggi memiliki sahabat dari kecil bernama Nia. Bahkan dia sudah dianggap Nia saudara sendiri bukan lagi seperti sahabat. Nia mengkhianati Anggi dan mengambil kekasih Anggi.
Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca cerita selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenca04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Rasti betapa terkejutnya saat Anggun bertanya soal dirinya tahu darimana tentang rumah sakit namun dia mempunyai Anggoro yang membantunya.

"Sayang gimana keadaan adek sekarang?" tanya Anggoro mengalihkan pembicaraan.

"Adek harus fisioterapi dan nanti siang akan di mulai sama dokternya."

"Memangnya Anggie sakit apa?" tanya Rasti pura-pura tidak tahu.

"Dia trauma karena melihat sesuatu yang menjijikkan dari orang yang dianggap sebagai pelindungnya tapi malah jadi orang yang melukai nya dengan sangat dalam."

Anggoro dan Rasti saling pandang dan itu membuat Anggun semakin curiga dengan apa yang dituduhkan anaknya terhadap ayahnya sendiri.

"Kok ka-kamu tahu?" tanya Anggoro dengan wajah panik dan Anggun sudah bisa menebaknya.

"Enggak sih aku cuma nebak aja. Karena aku pikir anak trauma mentalnya pasti karena dia melihat sesuatu yang membuatnya sampai terpukul seperti itu."

"Tapi kenapa kamu bisa beranggapan kalau yang membuat trauma Anggie itu orang terdekatnya yang jadi pelindungnya?" selidik Rasti karena dia pikir kalau Anggie yang cerita.

"Iya kalau misalkan dia bukan orang yang menurutnya penting gak mungkinkan Anggie sampai trauma."

Mereka berdua pun semakin takut kalau kelakuan mereka akan ketahuan Anggun.

Hingga akhirnya ketegangan itu pun di buyarkan oleh kedatangan psikiater Anggie.

"Siang, Bu maaf mengganggu hari ini jadwal fisioterapi Anggie."

"Siang juga dok, silahkan dok."

"Sayang..." Anggun mencoba membangunkan Anggie.

"Maaf ya dek hari ini kita jalan-jalan mau," ajak psikiater dan Anggie hanya memandang ke arah ibunya dan Anggun pun mengangguk.

Anggie yang dibantu Anggun duduk di kursi roda untuk melakukan fisioterapi. Tempatnya pun disesuaikan dengan kondisi Anggie dan sudah disetujui Anggun sebelumnya.

"Adek gak apa-apa kan sama dokter aja?" Anggie masih terdiam apalagi Anggie melihat ayahnya dan ibu dari sahabatnya yang sudah membuat dunianya hancur.

***

Hampir satu bulan Anggie melakukan fisioterapi dan ada banyak kemajuan. Anggie mulai mau bicara sama orang tapi hanya sama Ibu dan Abangnya saja.

Semenjak kejadian itu Anggie jadi berubah dingin pada orang lain termasuk ayahnya. Anggie yang biasanya selalu bermanja-manja sama Anggoro berubah jadi dingin dan selalu memandang dengan tatapan benci.

Ibu dan kakaknya langsung curiga dengan apa yang ditemukan Angkasa sebulan yang lalu. Hingga akhirnya Angkasa memasang cctv dirumahnya tanpa ada yang tahu.

Saat Angkasa membuka rekaman cctv berapa terkejutnya saat melihat adegan dimana ayah dan sahabat ibunya berpelukan sampai berciuman tanpa tahu malunya sampai masuk ke kamar ayahnya.

Situasi rumah saat itu memang sedang sepi dan ibunya sedang pergi ke Solo karena ibunya sakit dan Anggie pun ikut bersama ibunya karena libur sekolah.

Angga yang melihat wajah kakaknya merah karena marah akhirnya mendekatinya.

"Ada apa Bang?"

"Lihat dek," Angkasa memperlihatkan rekam cctv pada adiknya.

"Memangnya di sini ada cctv ya Bang?" tanya Angga yang memang gak tahu.

"Abang akhir-akhir ini memang curiga sama ayah dan Tante Rasti hingga Abang memasang cctv setelah bunda pergi ke Solo sama adek."

"Ini kapan Bang kejadiannya?"

"Tadi siang."

"Berarti ini memang seperti yang adek lihat bulan lalu."

"Bisa jadi kejadian ini sama seperti yang adek lihat."

"Aku gak nyangka Ayah melakukan hal yang menjijikkan kayak gini dan mengkhianati bunda."

"Abang punya rencana buat mereka," akhirnya Angkasa pun membisikkan rencananya pada Angga.

***

Setelah pulang kantor Anggoro mengajak Rasti untuk ke rumahnya karena hari ini anak-anaknya ijin tidak pulang.

Angkasa ijin akan pergi penelitian dan akan menginap di sana sedang Angga ijin akan ada kegiatan di sekolah dan di haruskan untuk menginap.

Sedangkan istrinya yang masih di Solo bersama anak bungsunya membuat Anggoro akan kesepian jika di rumah sendirian.

"Sayang hari ini nginep di rumah ya aku kesepian. Anak-anak mau ada acara di sekolahnya sedangkan Anggie masih sama Anggun di Solo."

"Terus Nia gimana dong kalau aku nginep di rumah kamu?"

"Kamu suruh nginep aja di rumah Papanya."

"Iya udah nanti aku telpon papanya Nia supaya dia yang jemput ke sekolah."

Hari sudah malam Rasti sudah menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.

"Wih banyak banget sayang makanannya."

"Iya dong sayang kan kita harus banyak banyak tenaga buat tempur hari ini," Rasti dengan nada menggoda.

"Kamu bisa aja sayang kita memang butuh tenaga."

Hingga akhirnya mereka pun selesai makan malam dan mereka pun akhirnya pergi ke kamar untuk istirahat.

Saat mereka sudah di kamar tiba-tiba Angkasa masuk.

"Assalamualaikum," ucap Angkasa.

Di dalam kamar saat Anggoro dan Rasti sedang melakukan aktivitas panasnya.

"Mas katanya Asa pulang," bisik Rasti disela aktivitasnya.

"Biarin aja lah sayang kita silent aja supaya gak kedengaran," bisik Anggoro yang memang sedang tanggung.

Hingga akhirnya Anggoro sedang panas-panasnya dan akan mencapai puncak kenikmatannya pintu kamar terbuka lebar dan menampilkan Anggun sambil membawa ponselnya untuk merekam.

"Ternyata memang kamu ular ya Rasti," ujar Anggun dengan tenang mendekati mereka yang sedang sibuk dengan aktivitasnya.

"Kok kamu ada di sini? Bukannya kamu di Solo?" ujar Anggoro yang akhirnya melepaskan aktivitasnya yang hampir sampai puncaknya.

"Aku tunggu kalian di depan kita bicara," Anggun dengan nada dingin sambil meninggalkan mereka.

Di ruang tengah Anggun dan kedua anaknya sudah menunggu. Anggoro dan Rasti duduk di kursi sebrangnya.

"Sudah berapa lama kalian berhubungan?" tanya Anggun dengan nada dingin.

"Kita sudah satu tahun," seru Rasti.

"Kamu tahu kan Mas resikonya yang sudah kamu lakukan ini?"

Anggoro terdiam lalu mengangguk pelan. "Kalau begitu besok saya akan mengajukan perceraian semua bukti sudah saya kantongi."

Anggun menarik nafasnya sambil mengeluarkan beberapa kertas dari tasnya.

"Agar selingkuhan kamu tahu tentang resiko apa saja yang akan kamu dapat setelah kita bercerai dan supaya tidak ada gugat menggugat lagi."

Anggoro dan Rasti hanya terdiam. Sedangkan kedua anaknya hanya menyimak orang tuanya. Anggun sengaja mengajak kedua anaknya untuk jadi saksi kalau ayahnya memang salah sudah melakukan perselingkuhan. Kedua anaknya juga memang sudah besar makanya Anggun melibatkan anaknya.

Sebenarnya Angkasa yang meminta menemani ibunya karena takut terjadi sesuatu pada ibunya jika tidak ada mereka.

Anggun memberikan sebuah kertas yang sudah di tanda tangani oleh notaris.

"Silahkan kamu baca atau mau saya bacakan saja," tawar Anggun.

Rasti mengambil kertas yang sudah diberikan Anggun lalu membacanya dengan teliti. Setelah selesai membaca raut wajah Rasti langsung berubah.

"Maksudnya apa ini?" tanya Rasti.

"Ini adalah surat perjanjian pra nikah kami. Sebelum kita menikah memang kita melakukan perjanjian pra nikah terlebih dahulu. Setelah kita menikah semua harta akan menjadi milik anak bila kita memiliki anak. Sedangkan kami memiliki tiga anak. Dan kalau ada salah satu diantara kita yang melakukan selingkuh maka dia tidak akan mendapatkan sepeserpun pun dan keluar dari rumah tanpa membawa apapun."

Anggoro dan Rasti seketika itu langsung terbengong saat diingatkan kembali perihal perjanjian pra nikah yang dulu pernah mereka sepakati.

1
Abah Pnd
pasti jatuh miskin anggoro
Queen: pantas ya buat seorang tukang selingkuh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!