NovelToon NovelToon
Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Novel ini kelanjutan dari Novel. " Cinta Gadis Tangguh Dari Desa."

Luna Haifa Adhitama putri sulung dari Kavindra Adhitama dengan Freya Pratiwi Adhitama. Luna mempunyai adik kembar yang bernama Aryan Zaidan Adhitama dan Aryana Zaidah Adhitama.

Luna seorang Dokter spesialis Anak. Karena pembawaannya yang lembut dan ramah. Dia menjadi Dokter yang diidolakan sama semua pasiennya.

Pada saat dia pergi ke rumah kumuh yang sudah menjadi kebiasaannya satu bulan sekali. Membantu orang-orang yang disana untuk memberikan perobatan gratis disana.

Dia bertemu dengan anggota TNI yang juga lagi membantu menyalurkan bantuannya ke orang-orang yang ditinggal di bawah Jembatan.

Akankah Luna mengenali salah satu dari anggota TNI tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

SELAMAT MEMBACA !!!

Luna bersama adik dan sahabatnya berada di mobil perjalanan ke arah rumah kakek Ilham. Tanpa sengaja Luna melihat ada dua anak kecil yang duduk di bawah pohon dengan baju yang sangat lusuh.

Luna menghentikan mobilnya secara mendadak dan itu membuat kedua orang yang didalam mobil kaget.

"Ada apa, Kak?" tanya Yana.

"Dek, lihat anak kecil itu yang dibawah pohon. Kasian sekali Dek, aku mau turun dulu ya," jawab Luna tanpa menunggu jawaban dari adik dan sahabatnya.

Luna berjalan menghampiri dua anak kecil itu. "Adik-adik lagi ngapain di sini?" tanya Luna dan itu membuat mereka berdua ketakutan.

"Jangan takut, Sayang. Kakak bukan orang jahat, perkenalkan Kakak namanya Luna. Adik kenapa disini ?" tanya Luna lagi.

"Kami lapar, Kak. Dari semalam belum makan," jawab polos anak yang kecil.

Deg jantung Luna sakit merasakan kemalangan kedua anak ini. "Kemana orang tua kalian, Dek?"

"Kami sudah nggak punya orang tua, Kak. Kami diusir paman kami sendiri, karena setelah meninggalnya kedua orang tua kami, mereka mengambil alih semua yang ditinggalkan kedua orang tua kami. Mereka jahat, Kak," jawab Kakaknya yang diperkirakan baru umur delapan tahun.

"Astagfirullah, ya Allah. Terus kalian mau kemana, Dek?" tanya Luna lagi.

Mereka berdua menggeleng-gelengkan kepalanya dan menunduk. Memang dia hidupnya juga di jalan nggak tau arah tujuan mereka.

Yana dan Sindy yang melihat Kakaknya berjongkok di depan kedua anak itu lama sekali, mereka turun dan menghampiri Luna dan kedua anak kecil itu.

Sang adik langsung memeluk tubuh kakaknya takut melihat kedatangan kedua orang yang berjalan ke arahnya.

"Jangan takut, Dek. Mereka adik dan sahabatnya Kakak. Kami bukan orang jahat," ucap Luna menenangkan mereka.

"Ada apa Lun?" tanya Sindy.

"Mereka anak yatim piatu yang diusir pamannya sendiri atas keserakahan mereka, kasian mereka kelaparan Sin. Apa sebaiknya kita bawa dulu ke rumahnya Kakek, untuk selanjutnya kita pikirkan nanti, Sin, Dek," ucap Luna meminta solusi ke mereka berdua.

"Astagfirullah, kasian sekali. Kok ada orang yang serakah kepada keluarganya sendiri dan ini kepada anak kecil, astagfirullah. Bawa saja ke rumah Kakek, Kak. Kasian mereka kelaparan dan sebaiknya kita belikan makanan dulu. Rumah Kakek masih satu jam an lagi, Kak!" seru Yana kepada kakaknya.

"Adik mau ikut sama kami? Kami akan membawa adik ke tempat Kakek kami. Jangan khawatir, Dek. Kami bukan orang jahat?" tanya Luna lagi.

Anak kecil itu saling pandang, " Ikut, Kakaknya saja ya , Kak. Adik lapar sudah nggak kuat untuk berjalan lagi hik, hik, hik," tangis anak yang kecil itu.

Dada Luna, Yana dan Sindy kayak di tusuk jarum yang sangat besar, nyeri banget. Luna mengusap rambutnya yang sudah kumal, mungkin nggak pernah mandi.

"Ayo ikut, Kakak. Kasian adik sudah lapar, nanti di jalan sana kalau ada warung, Kakak akan belikan makanan buat kalian. Yuk ikut ya, Kakak berjanji nggak akan menyakiti kalian berdua. Ikut ya, Dek !" bujuk Luna ke mereka berdua dan alhamdulillah mereka mau ikut dengan Luna.

Luna menggendong anak yang berumur lima tahun, jiwa dokter anaknya beraksi. Luna merasa sangat sedih sekali melihat anak yang diterlantarkan begini. Bagaimana ya kalau dirinya tau kalau sebenarnya dia juga anak panti.

           *********

"Yang duduk dipojok, memakai baju biru! Kalau boleh tau siapa namanya dan dari Divisi mana?" tanya Arya. Semua orang langsung menoleh ke pojokan dengan baju biru.

Orang yang dimaksud Arya mendongakan kepalanya.

"Maaf namanya saya Azizah dari Divisi keuangan, yang kebetulan Bu Salma nggak bisa ikut rapat hari ini, karena lagi sakit," jawab Azizah tanpa takut, karena memang dia nggak bersalah.

Arya tersenyum sedikit, nggak ada yang menyadarinya kecuali sang ayahnya. Dia belum pernah melihat putranya itu mau mengurusi hal sepele seperti ini.

"Baik, masih adakah yang mau kasih ide yang lain?" tanya Arya lagi ke petinggi Perusahaan.

"Kami setuju dengan yang di Villa, Tuan. Keamanannya buat keluarga juga lebih terjaga, kalau di pantai takutnya yang membawa anak kecil lebih berbahaya," ucap yang lain.

"Baik, berarti setuju yang di Villa. Untuk Divisi keuangan dan Divisi perencanaan mohon, untuk segela membuat proposal dan menjadi Villa yang aman buat rombongan karyawan Perusahaan!" perintah Arya kepada kepala Divisi yang sudah di tunjuk tadi.

"Baik, Tuan. Akan kami siapkan segera ," seru kepala Divisi perencaan.

Mereka pamit undur kembali ke ruangannya masing-masing. Arya sama Vindra ayahnya masih tetap tinggal diruangan itu.

"Siapa dia, Nak?" tanya Vindra kepada Putranya.

Arya menoleh kepada ayahnya bingung siapa yang dimaksud ayahnya.

"Siapa yang Daddy maksud?" tanya balik Arya bingung.

"Hahahaha, gadis yang pakai baju biru, yang bisa membuat putra Daddy tersenyum di area Perusahaan," jawab Vindra dengan tertawa.

"Hmmm...Dia teman aku waktu di SMP, Dad. Dia dulu pindah kemana nggak ada yang tau. Tapi sekarang dia muncul lagi di sini," jawab Arya sambil mengenang gadis yang dulu pernah dekat dengannya.

Vindra menganggukan kepalanya mengerti, dia tau bagaimana watak putranya. "Ya sudah, ditanya baik-baik tapi kok kayaknya dia nggak mengenal kamu, Nak. Yuk kembali keruangan!?"

\*\*\*\*\*\*\*

Di dalam mobil Luna kasih minum dan kue yang diberikan mommynya dulu.

"Dek, kalian makan kue ini dulu ya pelan-pelan. Dan ini minumnya ya, nanti kalau ada warung nasi, Kakak akan belikan nasi untuk kalian!" seru Luna kepada dua anak kecil yang baru duduk di kursi mobilnya. Sementara mobil dikendarai oleh Yana.

Mereka menganggukan kepalanya, "Terima kasih, Kakak," ucap mereka, Luna membantu membersihkan tangan mereka menggunakan tisu basah. Dan mereka memulai makan kue yang dibuat Freya untuk menemani perjalanan mereka.

Mobil mulai berjalan ke arah desa milik kakeknya. Yana membelokan mobilnya ke depan toko baju dan disebelahnya ada warung nasi.

"Kak, aku turun cari baju buat mereka. Dan Kakak beli nasinya, Mbak Sindy tunggu di mobil bersama mereka!" perintah Yana bagi tugas, takut kelamaan di jalan. Namanya Yana yang desainer pasti bisa memperkirakan ukuran baju buat mereka berdua.

"Sin! Mau dibelikan makanan nggak?" tanya Luna kepada sahabat itu.

"Nggak sah, aku mau makan di warungnya Tante Linda saja. Aku penasaran sama masakan desa yang enak, seperti yang kamu sering ceritakan ," jawab Sindy sudah nggak sabar ingin mencoba masakannya tantenya Luna.

Dua puluh menit kemudian Yana membawa dua kantong plastik besar di tangan kanan dan kirinya. Sindy berinisiatif membukakan bagasi belakang.

Luna juga bawa dua kantong plastik kecil dan langsung masuk ke dalam mobilnya.

"Semua sudah siap untuk pulang ke Desa?" tanya Yana dengan penuh semangat.

Mereka hanya menganggukan kepalanya dengan tersenyum, dua anak kecil itu juga sekarang sudah nggak takut lagi sama mereka.

1
Ariany Sudjana
lagi seru, kok langsung di putus di sini?
Sri Supriatin
siapakah dia? 🤭🤭🤭bikin penasaran nich Thor 🤣🤣
pojok_kulon: Siapa ya Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
tok tok.. ayah kavindra datang
pojok_kulon: Hehehehe
total 1 replies
david 123
mantap ...suka banget dg skenario ceritax...semangat Thor....
pojok_kulon: Terima kasih Kak David
total 1 replies
Sri Supriatin
semoga usaha bang Nathan n Arya selalu dibawah lindungan Nya.🙏🙏🙏🙏
pojok_kulon: Amin ya robbal'alamin
total 1 replies
kaylla salsabella
ah mau main " mereka🤭🤭🤭
pojok_kulon: Betul itu kak Kaylla
total 1 replies
Ariany Sudjana
tamat riwayatnya kalian semua pencoleng
pojok_kulon: Hehehe
total 1 replies
Ariany Sudjana
selalu senang membaca novel kehidupan anggota TNI, jadi ingat masa kecil
pojok_kulon: Hehehee pasti menyenangkan ya Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
iyaa tetep bintang kecil pdhl sdh bisa operatie yah bentar lgi operatie hati Nathan 🤭lanjuut Thor...kepo nich 🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
sayang sekali yah, Bu dokter Luna ga ikut ketemu dengan calon suaminya 😄😄
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak Ariany
total 1 replies
kaylla salsabella
cie.. cie..... abang ku lagi nyari bintang kecil ya... 🤣🤣🤭🤭
pojok_kulon: Hahaha kangen Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
Bintang kecilmu sdh g kecil lagi bang, 🤭🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe mungkin bagi Nathan tetap kecil Kak Sri 🤭🤭🤭
total 1 replies
kaylla salsabella
cantik gak mom🤭🤭🤭
pojok_kulon: Kak Kaylla pasti cantik
total 1 replies
Sri Supriatin
cantiiiknya n ikut seneng😍😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
ayo... siapa yang mau daftar buat ibu persit bang nathan🤣🤣🤭🤭
pojok_kulon: Kak Kaylla mau nggak?
total 1 replies
Sri Supriatin
putuku lanang baru umur 15th, sayang banget 🤣🤣🤭...lanjut thor kereen ceritanya 🙏🙏🙏😍😍😍
pojok_kulon: Waduh jauh banget Kak Sri
total 1 replies
david 123
Up yg banyak Thor....he..he...he..ceritax sangat keren...dan termotivasi buat pembaca.
pojok_kulon: Iya Kak David
total 1 replies
Sri Supriatin
Semangat kapten William 🙏🙏🙏 sayang cucuku laki klu peremppuan ta daftarin ibu persit 🤭🤭🤣🤣
pojok_kulon: Hehehe boleh sini Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
Lanjuuut thor 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
semangat bang nathan😍😍😍
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!