NovelToon NovelToon
Villainess Want To Survive

Villainess Want To Survive

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Slice of Life / Action / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:822
Nilai: 5
Nama Author: DancingCorn

Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.

Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.

[Freedom The Continent]

[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.

Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.

Tapi cukup, abaikan tentang mereka.

Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!

Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!

Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.

Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.

Dan aku, adalah penjahat itu.

"... sial, ini mengerikan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3 - Masuk ke Dunia Buku (3)

Clae melihat sekeliling ke semua hidangan di depannya. Dia kemudian memindahkan garpunya ke salad yang terbuat dari buah-buahan yang tidak dia kenal. Setelah mengisi perutnya dengan daging, sup dan roti, dia ingin mencoba sesuatu yang baru.

Buahnya tampak seperti jeruk, tetapi warnanya lebih mirip dengan anggur. Clae memasukkan buah ke dalam mulutnya dan menggigitnya.

"Mm."

"Ya. Semuanya terasa luar biasa."

Clae mengambil buah yang berbeda kali ini dan tersenyum setelah mencicipi asam dan pedas di mulutnya sekali lagi.

Clae sedikit mengerutkan alis saat merasakan makanan terlalu manis. Namun selain itu, semuanya baik-baik saja.

Sebagai seorang penjahat, Clae Constantine, tidak terlalu peduli dengan etiket.

Dia bisa saja menjadi anggun dan berwibawa sesuai etiket. Tapi lebih menyenangkan saat dia bisa bebas dan santai seperti ini. Lagipula di kehidupannya dulu dia juga tidak pernah terkekang dengan etiket.

Dia saat ini sendirian, untuk apa etiket.

'Benar-benar yang terbaik untuk menjadi penjahat.'

Entah bagaimana dia bersyukur telah diasingkan seperti ini.

Awalnya, Clae memiliki 10 orang bersamanya. Kemudian selain 3 orang yang memutuskan tetap disini, yang lainnya telah pergi. Karena memiliki terlalu sedikit orang, ayahnya mengirim 15 orang pelayan perempuan dan 5 pelayan laki-laki untuk membantu. Meski begitu, Villa ini masih terasa cukup sepi.

Clae tidak saling peduli satu sama lain. Bahkan dia mengabaikan mereka yang ketakutan saat bertemu dengannya.

Namun ini membuat Clae lebih nyaman.

Diluar jendela setelah bangun tidur sebelumnya, Clae melihat beberapa prajurit. Menurut ingatannya, ada 17 kesatria Constantine yang dikirim ayahnya bersama para pelayan.

Meskipun dengan total 40 orang, ada beberapa bagian dari Villa ini yang tidak terawat. Khususnya dua menara tinggi yang ada di halaman belakang Villa. Para prajurit sibuk dengan latihan dan tugas mereka, sedangkan para pelayan hanya memiliki tenaga yang cukup untuk membersihkan Villa utama, kedua menara itu dibiarkan begitu saja.

Karena semua itu, tidak akan ada yang benar-benar peduli apa pun yang Clae lakukan disini. Selama dia bisa mencegah dirinya dipukuli oleh karakter utama, dia bisa menikmati masa pensiunnya.

'Daripada memiliki kehidupan yang rumit yang bertanggung jawab atas seluruh wilayah Duke, aku lebih suka menggunakan posisi ku sebagai kakak perempuan Duke untuk bermalas-malasan dan hidup damai di bagian kecil wilayah ini.'

Clae tidak akan pernah mencoba berdebat dengan Ernest untuk wilayah. Atau bahkan Diana (tunangan pangeran yang dicintai) untuk kursi Ratu.

Dia tahu bahwa Ernest pasti memandang rendah dirinya, tapi apa yang bisa dia lakukan.

Begitu Ernest menjadi kepala rumah tangga, kepribadiannya mungkin tidak akan membunuh Clae, tetapi agar tidak terluka Clae diam-diam akan pindah ke desa kecil disekitar sini.

'Tidak perlu membuatnya gelisah. Jika itu tidak mungkin, aku hanya akan menghasilkan uang terlebih dahulu dan pergi ke suatu tempat yang tidak akan dicapai oleh perang.'

"Itu benar-benar enak."

Meski ini adalah keberuntungan untuknya sekarang. Clae tidak bisa melakukan apapun.

Dia berpikir Duke tidak benar-benar membuang Clae kesamping. Sehingga dia masih bisa makan seenak ini.

Jika sarapan setiap hari seperti ini, Clae mungkin akan berhenti tidur lebih lama untuk datang makan sarapan sepanjang waktu. Dia juga bisa mengajak Irene atau yang lainnya untuk makan.

'Ugh, Apa yang kupikirkan.'

Kenapa dia berpikir mengajak psikopat itu makan bersama.

Clae menyingkirkan pikiran mengerikannya.

Setelah selesai makan. Clae tidak langsung meninggalkan ruangan. Dia mengingat pembendaharaan wilayah ini. Seharusnya dia memiliki banyak yang tersisa.

Dia tidak bisa tidak bertanya pada Irene setelah meninggalkan ruangan.

"Uang? Kerena anda tidak membeli apapun selama tahun-tahun ini. Seharusnya anda memiliki banyak cek simpanan yang tersisa."

"Benar, bawa aku melihatnya."

Apakah Clae sering membeli barang mewah?

Tidak.

Clae suka benda mewah dan megah, namun dia tidak pernah membeli sendiri. Jika di ibukota dulu, mungkin Clae akan membuang uang dan bersenang-senang. Namun setelah diasingkan, semua kebutuhan dikirim dari ibukota oleh ayahnya.

Clae jarang belanja disini. Mungkin ada kalanya dia membeli, tapi itu seperti setetes air di kolam.

Clae tidak bisa menahan berpikir.

'Ini benar-benar keluarga yang kaya.'

Sebagai wilayah yang menanam anggur dan membuat minuman anggur juga memiliki pertambangan marmer, mereka dipenuhi dengan uang.

"Mungkin aku bisa meminta lebih untuk kiriman bulan ini."

Bukankah lebih baik meminta uang daripada minum dan membuat keributan?

Clae tidak menyadari Irene didepannya membuat ekspresi aneh. Dia bahkan melirik Clae sekejap sebelum kembali menjadi normal.

Selanjutnya, Clae membutuhkan uang untuk melanjutkan rencananya.

Pertemuan yang menentukan itu, bukan, tempat-tempat misterius itu.

Untuk mendapatkan kekuatan yang cukup kuat agar dirinya tetap aman, dia membutuhkan sejumlah uang untuk sampai kesana. Dia juga memerlukan benda lain yang tidak gratis untuk digunakan.

Tidak, tidak semua memerlukan uang. Tempat misterius pertama.

Dungeon Villa ini.

Dia mungkin memerlukan banyak usaha daripada banyak uang.

"Tentu. Duke mungkin akan senang mendengarnya."

Clae mulai tersenyum setelah puas dengan tanggapan Irene. Namun, dia kehilangan kata-kata setelah kembali ke kamarnya dan menerima cek dari wakil kepala pelayan, Artia.

Cek yang dikeluarkan melalui kemitraan dengan departemen perbendaharaan dan departemen sihir membuat hati Clae menjadi liar.

'Begitu banyak uang?'

Keluarga ini tampaknya tidak hanya memiliki sedikit uang. Bahkan, mereka tampaknya memiliki banyak uang.

Novel itu memang menyebutkan bahwa Clae menerima uang saku yang besar, tetapi tidak menyebutkan jumlah pastinya. Namun, dia bisa memahami secara realistis seberapa besar itu berdasarkan jumlah yang tercantum di cek.

1 juta koin emas!

Dan bukan hanya ada 1 kertas. Mungkin 35 atau lebih, mengingat dia sudah disini selama kurang lebih 3 tahun. Jika sudah seperti ini, Clae bisa mengubah rencananya. Otak Clae mulai dengan cepat memikirkan pilihannya.

"Saya akan pergi sekarang, Nona."

Wakil kepala pelayan mengirimkan cek dan mengucapkan selamat tinggal, tetapi Clae tidak menanggapi. Wakil kepala pelayan Artia memperlakukan ini seperti biasa dan menuju pintu. Namun, dia segera berhenti bergerak.

Itu karena Clae bangkit dari tempat duduknya dan mengatakan sesuatu kepada Irene.

"Irene, ayo pergi ke ruang belajar."

Artia kemudian menjadi cemas mendengar kata-kata Clae. Irene juga sama.

"...Apakah anda mengatakan ruang belajar?"

Clae menganggap ini aneh. Suara wanita muda yang licik ini sedikit bergetar.

Apakah ada alasan dia tidak bisa pergi ke ruang belajar?

"Ya."

Dia harus pergi ke ruang belajar untuk menyusun rencananya. Tidak ada meja atau bahkan kertas di kamarnya. Hanya ada banyak perhiasan dan furnitur yang terlihat mahal. Bahkan beberapa botol alkohol sisa terlihat lebih mahal.

"Permisi, Nona."

"Apa itu?"

Clae memandang ke arah Artia, wakil kepala pelayan yang tampak cemas.

"Ini, kami belum bisa melakukan pembersihan pagi di ruang kerja."

"Apakah begitu? Tidak apa-apa jika sehari tanpa pembersihan. "

"Tidak Nona. Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi."

Wakil kepala pelayan sangat memaksa tentang hal ini karena suatu alasan. Dia kemudian tersenyum cerah dan mengangkat satu jari.

"Tolong tunggu satu jam! Saya akan mempertaruhkan nama saya untuk memastikan bahwa ruang belajar itu benar-benar bersih!"

"Tentu, terserah."

Dia tidak keberatan menunggu satu jam.

"Bagus. Lalu saya akan melaporkan ini kepada Tuannya nanti."

'... Tuannya itu, ayahnya? Bukankah itu merepotkan?'

"Tidak perlu melakukan itu, tetapi silakan jika kamu ingin melakukannya."

"Ya, Nona. Saya akan pergi sekarang."

"Tentu."

Seperti wakil kepala pelayan yang terlatih, Artia menutup pintu tanpa membuat suara dan menghilang.

Dia sepertinya sedang terburu-buru. Clae tahu bahwa ada lima wakil kepala pelayan yang bersaing untuk menjadi kepala pelayan resmi di kediaman utama.

Namun hanya Artia yang mengikutinya ke sini.

Mungkin untuk membalas budi, atau untuk posisi kepala pelayan. Salah satu itu mungkin menjadi sebab Artia begitu bersemangat.

Tapi jika alasan yang terakhir, mungkin akan sia-sia dia mengikuti Clae.

"Rene."

"Nona?"

"Kenapa kamu melamun seperti itu?"

"Maafkan saya, Nona."

"Tidak perlu meminta maaf."

"... saya mengerti."

Irene memiliki ekspresi aneh lainnya di wajahnya, tetapi Clae memasukkan 3 cek berharga itu ke dalam sakunya saat dia bertanya.

Ada begitu banyak hal yang terjadi sehingga dia bahkan tidak punya waktu untuk bertanya tentang tanggal hari ini.

"Hari ini tanggal berapa?"

1
ellyna munfasya
UPP lagi thorr😤
Panda
titip jejak kak nanti dibaca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!