Samanta tidak menyangka,setelah ia bertemu dengan pria bernama Alfin ia meras hidup di antara dua alam, akankah tumbuh perasaan di antara mereka, bisakah hantu dan manusia bisa bersama.
Yuk ikuti kelanjutan ceritanya,,..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deii Haqil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CINTA DUA DUNIA
Bab 04
Di lain tempat,seorang gadis tengah gelisah memikirkan uang tabungan nya yang sudah menipis.
Sambil menggerutu, ia terus mencoba menghubungi kekasih gelap nya yang baru satu bulan ini di pacari nya.
" Ayo dong,,Devan.. angkat telepon nya.." Di tengah kekesalan nya karena kehabisan uang,ia juga sangat kesal karena sang kekasih tidak membalas pesan dari nya.
Banyak chat yang masuk, tapi tak satu pun yang ia baca hingga membuat gadis yang bernama Silvia itu kesal.
" Huh.. Kenapa sih si Devan ini susah di hubungi, gue kan butuh duit. Tabungan gue juga tinggal sedikit lagi, gara gara si culun Alfin mati, gue jadi ga bisa Shoping. Biasa nya dia yang suka kirimin gue duit, Jadi ga usah capek capek kerja karena ada dia yang selalu perhatian sama gue, beda sama si Devan cuma modal tampang doang huft nyesel gue. " Gerutu Silvia, karena tidak bisa memanfaatkan Devan seperti yang ia lakukan kepada Alfin.
Meski sedang marah, di satu sisi ia juga menyesal, kenapa waktu itu ia bisa tertangkap basah sedang berduaan dengan Devan, ia ketahuan selingkuh dari Alfin.
Mungkin saja kalau Silvia bisa membujuk dan membodohi Alfin lagi, ia masih bisa merasakan kenyamanan finansial dan Alfin juga tidak akan bunuh diri karena frustasi saat mengetahui kebohongan nya yang selama ini, hanya di manfaatkan saja.
Hubungan Silvia dan Alfin sudah lima tahun berjalan, bahkan mereka akan segera melangsungkan acara lamaran. Tapi karena merasa bosan, akhirnya ia berselingkuh dengan pria lain yang di kenalkan teman SMA nya saat menghadiri reuni satu bulan yang lalu.
Padahal Alfin adalah sosok pria yang baik dan pekerja keras, walau pun orang tua nya sangat terpandang ia tetap rendah hati dan tidak mau bergantung pada orang lain, ia hanya menginginkan kasih sayang seseorang dengan tulus yang tidak dia dapatkan dari ke dua orang tua nya. Namun cinta yang seharusnya suci itu malah ternoda oleh penghianatan,walau pun ia telah banyak berkorban dan menuruti semua keinginan Silvia ternyata ia masih di khianati.
Ayah Alfin telah lama meninggal dunia, dan sang Ibu seolah tidak perduli padanya, karena terlalu sibuk dengan dunia nya sendiri. Karena terlalu sibuk membangun bisnis di perusahaan agar lebih berkembang, itu adalah prioritas utamanya. Ibunya tidak begitu mementingkan yang lain kecuali uang.
Karena merasa stres dan sendiri,akhirnya pria keturunan china indonesia itu memutuskan untuk mengakhiri hidup nya.
.
.
.
Tiba malam terakhir Sam di rumah sakit,ia tidak dapat menutup kedua matanya. Seolah ada seseorang yang mengawasinya, hati nya risau tapi Tidak tau apa yang ia cemaskan apa karena takut.
Seperti biasa sang Ibu sudah tertidur bahkan Sam memintanya untuk menemaninya di atas ranjang agar bisa memeluk Ibunya saat ia takut, tapi dia tidak bisa tidur juga sampai waktu menunjukan pukul dua belas malam. Sam hanya bergerak ke kanan dan ke kiri tanpa bisa terlelap tidur, merasa kesal sendiri akhirnya ia memutuskan keluar kamar untuk menghirup udara segar, dan memberanikanan diri melawan rasa takut nya.
" Oke,gue bukan penakut..! Mulai malam ini dan seterus nya gue bakalan lawan rasa takut sialan ini " dengan rasa percaya dirinya yang setipis tisu ia berjalan keluar menyusuri lorong.
Baru tiga langkah Sam berjalan, dia di kaget kan dengan suara seseorang di belakang nya.
" bener nih, sekarang sudah tidak takut.. " Sontak Sam menoleh dengan cepat ke belakang dan ternyata apa yang ia takutkan muncul di belakang nya.
" AAaaaaa...... Setannn.. jangan ganggu gue !!! " Dengan mata terbelalak sam terjatuh dan beringsut mundur kebelakang.
Dengan memeluk ke dua lutut, nya ia berusaha menyembunyikan wajah nya dari seseorang yang sedang mendekat ke arah nya.
" Hai Sam, kok kamu kaget lihat aku.. aku nungguin kamu dari tadi,tapi kamu nya nggak keluar keluar aku kesepian tau.. " jawab seseorang itu
Dengan memberanikan diri Sam membuka wajah nya dan melihat sosok Alfin tengah berjongkok di hadapan nya sambil tersenyum. Jangan tanya bagai mana wajah nya, Alfin seperti vamfire yang ada di film film barat lain nya ,wajah tamvan dengan muka putih pucat terkesan seram dan misterius tapi tetap stay cool.
* Kalo gini mah Author juga ridho dah,di nikahin sama hantu tamvan Alfin hehe..* Lanjut...
" Heh,Alfin lo itu udah jadi setan..kenapa lo ikutin gue.. pliss jangan gangguin gue,maafin gue kalo ada salah sam lo Yah.. Vis " dengan menunjuk salam dua jari Sam terus beringsut mundur sampai mentok ke ujung tembok.
*Bersambung*