NovelToon NovelToon
Dicintai Ugal-Ugalan Oleh Suami Amnesia

Dicintai Ugal-Ugalan Oleh Suami Amnesia

Status: sedang berlangsung
Genre:Berbaikan / Suami amnesia / Perjodohan / CEO
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Empat tahun menikah tanpa cinta dan karena perjodohan keluarga, membuat Milea dan Rangga Azof sepakat bercerai. Namun sebelum surat cerai diteken, Rangga mengalami kecelakaan hebat yang membuatnya koma dan kehilangan ingatan. Saat terbangun, ingatannya berhenti di usia 22 tahun. Usia ketika ia belum menjadi pria dingin dan ambisius.

Anehnya, Rangga justru jatuh cinta pada Milea, istrinya sendiri. Dengan cara yang ugal-ugalan, manis, dan posesif. Di sisi lain, Milea takut membuka hati. Ia takut jika ingatan Rangga kembali, pria itu bisa kembali menceraikannya.

Akankah cinta versi “Rangga 22 tahun” bertahan? Ataukah ingatan yang kembali justru mengakhiri segalanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 27.

Hujan turun lebih deras saat Milea menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Lampu sein berkedip pelan, seolah menandai dia tidak boleh lemah.

Tangannya mencengkeram setir. Nafasnya teratur, meski dada terasa seperti ditekan dari dalam. Sebenarnya sandiwara atau tidak, rasa sakitnya memang nyata.

Ponselnya bergetar, dari nomor asing. Milea menatap layar, lalu tersenyum tipis.

Ia sudah menduganya.

Ia mengangkat panggilan dengan suara datar. “Aku sedang menyetir, bicara lah cepat.”

“Aku hanya ingin memastikan kau baik-baik saja.” Suara Ethan terdengar tenang.

Milea tidak terkejut, dia justru merasa geli. “Kamu mengikutiku."

“Tidak,” jawab Ethan cepat. “Aku hanya kebetulan—”

“Kebetulan mu selalu muncul di waktu yang terlalu pas, Ethan.” Potong Milea dingin.

Hening beberapa detik, Ethan tidak menyangkal. “Aku hanya khawatir padamu, itu saja.”

Milea tertawa kecil. “Kau tau, kan? Kekhawatiran mu datang terlambat bertahun-tahun.”

“Aku tahu,” jawab Ethan. “Dan aku tidak datang untuk memperbaiki masa lalu, aku hanya ingin memastikan kau bahagia dalam pernikahanmu.”

Kalimat itu disusun dengan hati-hati... seperti umpan.

Milea tentu saja sadar. “Benarkah?“

“Aku tidak memaksamu langsung percaya padaku, bagaimana kalau kita bertemu? Café di dekat persimpangan, disana banyak orang.”

Milea menatap hujan di kaca mobil, ia tahu risikonya bertemu dengan Ethan. Tapi, ia juga tahu keuntungannya. “Baiklah, hanya sepuluh menit.“

Ethan menghela napas lega. “Baik.”

Milea menutup sambungan lebih dulu.

Café itu tidak ramai, tapi cukup terang untuk membuat siapa pun sulit bergerak sembarangan. Milea memilih duduk dekat pintu, punggungnya tidak menghadap sudut mati. Ia melepas sweater tebalnya, meletakkan ponsel di atas meja. Layarnya menyala, kamera belakang menghadap sedikit ke arah Ethan.

Ethan datang membawa dua cangkir, satu cangkir kopi dan minuman coklat hangat favorit Milea.

“Kau masih ingat kesukaanku?” tanya Milea.

“Aku masih ingat banyak hal tentangmu,” jawab pria itu dengan senyuman kecil.

“Kesalahan pertamamu malam ini,” sahut Milea cepat. “Jangan berpura-pura kau masih begitu mengenalku...”

Ethan tersenyum tipis. “Maaf.”

Lalu pria itu duduk, sedikit menjaga jarak.

“Katakan, kenapa kau datang sekarang?” Milea bersikap tenang.

Ethan terdiam cukup lama, seolah harus mengumpulkan keberanian sebelum membuka kembali luka yang telah mengering di permukaan, tapi belum pernah benar-benar sembuh.

“Saat kecelakaan itu… aku koma sepuluh hari,” ucapnya akhirnya. Suaranya rendah, berat. “Begitu sadar, kakiku lumpuh.”

Ia menelan ludah, napasnya terdengar kasar. “Orang tuaku langsung membawaku ke Australia. Rehabilitasi, terapi… dan aku juga kecanduan alkohol. Mereka bilang itu satu-satunya cara agar aku bisa bertahan hidup. Semua komunikasi ku denganmu diputus. Mereka bilang… kamu kehilangan penglihatan saat insiden itu.”

Ethan tertawa kecil, getir.

“Mereka takut kamu akan membenciku. Takut aku semakin hancur, sementara aku sendiri bahkan belum sanggup berdiri.” Ia menarik napas panjang, seolah menahan rasa sesak yang datang terlambat. “Aku berjanji pada diriku sendiri, Milea. Begitu aku sembuh, aku akan mencarimu. Aku akan datang, bersujud, minta maaf. Apa pun caranya. Tapi kabar yang sampai padaku… kamu sudah menikah dengan pria lain.”

Ruangan itu sunyi kembali.

“Aku menyesal, tapi saat itu… aku benar-benar tak berdaya.” Ucap Ethan mengakhiri penjelasannya.

Ada jeda panjang sebelum Milea akhirnya bicara. Ia diam bukan karena tak punya kata, melainkan karena sedang menata ulang masa lalu. Alasan yang baru ia dengar setelah bertahun-tahun menyimpan luka.

“Penyesalan tidak mengembalikan penglihatan ku,” balas Milea. Ia menyesap minumannya sekali, lalu meletakkannya kembali. “Dengar baik-baik, Ethan. Aku di sini bukan karena aku bisa percaya dengan penjelasan mu. Tapi aku hanya memberimu kesempatan bicara, karena aku merasa kau belum selesai dengan masa lalu kita.“

Ethan menatap Milea intens. “Kau banyak berubah.“

“Aku hanya berusaha bertahan dari segala rasa sakit,” jawab Milea.

Ethan tertawa pelan. “Aku tidak ingin menyakitimu lagi.”

“Tak ada seorangpun yang mengaku ingin menyakiti,“ ucap Milea dingin.

Waktu menunjukkan sembilan menit berlalu.

Milea berdiri. “Waktumu habis.”

Ethan ikut berdiri, dia ingin mengatakan sesuatu tapi akhirnya menahan diri.

Milea berbalik pergi, Ethan tidak menahannya. Tapi dari balik kaca café, pria itu memperhatikan sampai mobil Milea benar-benar menghilang.

Dan ia tersenyum, bukan karena ia menang. Tapi karena Milea mengakui keberadaannya. Itu sudah cukup… untuk awal.

Sementara di rumah, Rangga kehilangan kesabarannya. Ia menghubungi nomor Milea lagi, untuk kesian kalinya. Tapi, tidak diangkat.

Ia menutup ponsel dengan kasar, menatap Jenny dan Arga yang duduk berseberangan. “Aku tidak bisa begini! Aku akan kehilangan kendali.”

“Kau yang memilih sandiwara ini,” balas Arga sengit. “Dan sekarang kau panik karena reaksi Milea.”

Jenny berdiri tiba-tiba. “Hentikan! Ini bukan lomba siapa paling menderita!”

Rangga menoleh. “Kau pikir aku tidak hancur?”

“Kalau kau hancur,” suara Jenny bergetar, “Bagaimana dengan Milea?”

Pertanyaan itu menghantam tepat sasaran, Rangga terduduk.

Jenny masuk ke kamar dan menutup pintu, tubuhnya melorot ke lantai. Nafasnya tercekat, tangannya gemetar.

Arga mengetuk pelan. “Jen?”

“Masuk,” jawab Jenny lirih.

Arga masuk lalu duduk di depan wanita itu.

“Aku takut, kalau semua ini salah.” Jenny menatap Arga, matanya basah. “Kalau Milea benar-benar salah paham dan tidak pernah memaafkanku, gimana?”

Arga menelan ludah. “Itu nggak akan terjadi.“

Jenny hanya bisa menangis. Bayangan wajah orang tuanya silih berganti di kepalanya, menekan dadanya hingga sesak. Namun di balik semua itu, ada satu hal yang lebih menyiksanya... ia sungguh tak ingin menjadi orang yang melukai Milea.

1
Rita
ceritain
Rita
drtd kt2mu kebalikannya kmu mlh lbh2 menyakiti Milea
Rita
kebalikannya dlm hati
Rita
pada pinter akting😜
Tiara Bella
milea kan tw Rangga sm jenny sandiwara doang kan....
Desyi Alawiyah
Lanjut kak Re.. 🙏🙏🤣☺
Desyi Alawiyah
Ayolah Jen, ceritakan semuanya pada Milea, tentang pertemuan kamu dengan Ethan.. Takutnya, Milea makin salah paham sama kamu dan Rangga 😌
Desyi Alawiyah
Lah, si Ethan yah yang nelfon... Sok peduli banget tuh si Ethan... 🤣

Padahal dalam hati dia puas banget udah bikin Milea salah paham sama Rangga 😒
Yuli Yulianti
kalian tu bodoh kalian malah menyakiti milea dgn sengaja seharus nya kalian certakan rencana kalian
Rita
duh Ethan sbnrnya kshn jg kmu tp itu namanya kmu blm jodoh sm Milea
Rita
🥰🥰🥰
Rita
dprank ma othor,wah Milea hebat👍👍👍👍
Rita
peka👍
Miss Typo
huaaaaaa 😭 😭😭
kok aku nyesek
Desyi Alawiyah
Tuh kan, Milea terluka lagi meskipun ini cuma sandiwara, tapi ini terlalu menyakitkan bagi Milea... 😭😭😭
Nie
lagi dong kak up nya,harusnya kalian mengikutsertakan Milea jg dong biar dia ga salah paham tapiii mudah2an sih Milea sebenernya tau rencana ini ya
Tiara Bella
perasaan dikit Thor.... apa karna ceritanya seru mknya gk berasa.....😍💪
Rere💫: Wkwkw kakbeb🤭
total 6 replies
Miss Typo
oh ngilang karna lumpuh dan dibawa ke luar negeri, tapi harusnya ngabarin Milea hadeh
skrg dah terlambat untuk bersama Milea, tapi tuh Ethan terobsesi bgt sme Milea. semoga rencana Rangga berhasil.
apa gak seharusnya Milea dikasih tau ya, takutnya nanti bisa salah paham. apa orang tua Milea dikasih tau Rangga?
Desyi Alawiyah
Ternyata Ethan juga mengalami lumpuh yah.. Tapi, kenapa Ethan ngga memberi kabar ke Milea sih.. Ya minimal lewat chat atau apa gitu... 😅
Desyi Alawiyah: Cowok mah gitu Kak, suka ngilang pas lagi sayang-sayangnya... 😅😅🤭
total 2 replies
Desyi Alawiyah
Ethan kamu mundur aja deh, jangan deketin Milea lagi... Dia udah jadi istri orang, jangan sampe kamu jadi pebinor.. 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!