karena sakit hati akan perselingkuhan sahabat dan kekasihnya, membuat gadis cantik blesteran inggris Prancis LARASATI AYUNDA. nekat mendatangi club malam untuk menenangkan pikiran dan segala problem yang tengah dialami, hingga tanpa disadari olehnya bahaya tengah mengintai dirinya.
dengan tiba-tiba segerombolan pria berpakaian serba hitam, menyeret-nyeret tubuhnya lalu dibawa ke suatu tempat yang asing, sampai ketika! sesuatu yang sangat berharga direnggut paksa oleh seseorang tanpa identitas.
setelah melewati malam panjang bersama orang asing, hingga menumbuhkan kehidupan baru yang bersemayam dalam rahimnya. apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kehidupan LARASATI??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23.
"Gunawan.. Tania.."panggil Bu Laila pada sahabat sekaligus kekasih nya Laras seraya mendekat pada dua orang tersebut.
Gunawan dan Tania pun gegas menengok ke asal suara. Seketika Gunawan pun memandang Bu Laila dengan satu alis yang terangkat dengan memicing penasaran akan kedatangan ibu panti asuhan dimana Laras tinggal.
Sedangkan untuk para sahabat yang lainnya pun langsung memandang ingin tahu pada wanita paruh baya yang sedang mendekat ke arahnya.
"Eh, ibu Laila apa kabar? Tumben Bu datang ke sekolah? Ada keperluan apa?" Tanya Tania sambil menatap serius pada sang empu.
"Alhamdulillah kabar ibu baik, kok kamu sama Wawan sekarang jarang main ke panti? Hubungan kalian dengan Laras baik-baik saja kan?" Pancing Bu Laila dengan memicing penasaran terhadap Tania dan wawan.
"Loh, emangnya Laras enggak cerita sama ibu! Kalau saya dan Laras tak lagi berteman? Sudah lama Bu, hampir satu bulan."ungkapnya sedikit ketus.
"Hah!! Saya enggak tahu sama sekali, dan juga Laras tak menceritakan apa pun pada ibu." Jawab Bu Laila sedikit Kaget seraya menatap intens pada Tania.
"Ya iyalah, mungkin dia malu untuk menceritakannya sama ibu. Ihhh dasar gadis tak tahu terimakasih! Menyesal aku pernah menjadi temannya."katanya bersungut-sungut.
Deg.
( A a apa maksudnya?) Bathin Bu Laila bertanya-tanya.
Sedangkan Gunawan hanya menyimak pembicaraan sang kekasih dengan wanita paruh baya yang menjadi ketua panti asuhan. Tanpa mau terlibat didalamnya.
"M m maksudnya gimana Tania? Ibu kurang faham." Desaknya tak sabaran.
Huh!!
Dengan menghela nafas kasar Tania pun menceritakan jika pertemanan Dia dan Laras kandas lantaran Laras yang menaruh curiga terhadap dirinya, juga menuduhnya jika dirinya menjalin hubungan dengan Wawan dibelakangnya. Padahal yang sebenarnya tidak sama sekali. Laras juga memutuskan sepihak jalinan asmaranya dengan Wawan karena tidak mau berpacaran dengan laki-laki Playboy seperti Wawan. Padahal semua itu tidaklah benar.
Dan Sungguh Laras tak sadar diri dengan statusnya yang hanya seorang anak panti asuhan tanpa memiliki orangtua. Sangat jauh sekali derajat dan kedudukannya dengan dirinya dan Wawan.
Seharusnya dia beruntung bisa memiliki kekasih seperti Wawan. Juga bisa memiliki sahabat seperti dirinya. Yang mengerti keadaannya tanpa melihat jati diri Larasati. Yang hanya Seorang anak buangan tak jelas asal usulnya. Miskin saja banyak tingkah cihh menjijikkan Deg. Bu Laila tak percaya dan tak menduga dengan segala pengakuan Tania akan sikap Laras yang seperti itu. Tidak mungkin Laras bersikap seperti itu tanpa ada alasan yang kuat Bu Laila juga sedikit terkejut kaget ketika mengetahui sikap asli seorang Tania yang mengatai Laras dengan kata-kata nya yang kasar. Yang sangat jauh berbeda saat berkunjung ke panti asuhan. Ibu Laila berpikir jika Tania berbeda dengan orang-orang kaya yang selalu memandang Laras sebelah mata. Hanya karena tidak memiliki orangtuanya juga asal usulnya yang tidak jelas. Tapi lihatlah orang tersebut menunjukkan keaslian dari sikapnya selama ini. "Seperti itulah sikap dari Laras yang selalu semaunya sendiri. Merasa dirinya cantik dan bisa menggaet Gunawan Rahadian sebagai kekasihnya. Asal Anda tahu Bu Laila! Sebenarnya Wawan itu tidak pernah mencintai Laras. Dia itu hanya mengikuti tantangan dari sahabatnya untuk bisa menjadikan gadis miskin itu sebagai kekasihnya,dengan imbalan mendapatkan mobil sports. Namun Jika tantangan nya berhasil, dan berhasil kan! mereka berpacaran selama enam bulan. Ketika Laras memutuskan sepihak hubungan nya dengan Wawan. Wawan menerima biasa saja tuh, sebab apa yang di inginkan sudah terwujud. Dan untuk apa kembali menjalin hubungan dengan wanita miskin tak selevel dengannya."ungkap Tania mengeluarkan segala unek-unek nya. "Lebih baik anda segera pergi dari sini! tapi jika anda ingin bertemu dengan anak Miskin Anda. Silahkan bertanya pada orang lain Dimana letak kelasnya. Karena saya sungguh tak Sudi untuk menunjukkan nya,"ketus Tania dengan menatap sinis terhadap Bu Laila. Seketika Bu Laila pun Sungguh terkejut akan kebenaran jika sebenarnya Wawan tak benar-benar mencintai laras. Lantas sikap baik dan lembutnya terhadap Laras bagaimana? apakah itu juga hanya sandiwara untuk menyempurnakan kebohongannya! dan Tania Tanpa rasa hormat sedikit pun kepada Bu Laila mengucapkan kata-kata kasar hingga tega mengusirnya. Sungguh tak mencerminkan seorang yang berpendidikan. lalu tanpa berkata apa-apa Bu Laila pun segera pergi dari hadapan Tania yang tengah berkumpul dengan Gunawan dan teman-teman nya. Padahal dia hendak menanyakan tentang kehamilan Laras pada Wawan. namun melihat tanggapan dari Tania yang berkata-kata kasar, juga keterdiaman Wawan tanpa mengatakan apa-apa. Membuat Bu Laila menduga jika mereka tidak tahu-menahu akan kehamilan Laras. Lantas siapa laki-laki yang bertanggung jawab untuk kondisi Laras? Apa benar dugaan sang dokter jika Laras menjadi korban pemerkosaan?< bathin Bu Laila bingung namun juga penasaran. Dan segera Bu Laila cepat cepat pergi meninggalkan sekolah untuk kembali kerumah sakit. Barangkali Laras sudah tersadar dari tidurnya dan mencari keberadaannya. Dengan mengangguk kan kepalanya pada satpam yang berjaga disekolah. Seraya berbincang-bincang sebentar setelahnya ibu Laila pun pergi dari sekolahnya Laras untuk kembali ke rumah sakit. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh menit Bu Laila pun sampai dirumah sakit dimana Laras dirawat. Ceklek. Bu Laila membuka pintu ruang perawatan Laras, bertepatan dengan Laras yang juga memandang ke arahnya. "Ibu, dari mana? Kok aku di tinggal sendirian?"katanya dengan lesu. Hhhh... Seraya menghela nafas panjang ibu Laila pun menceritakan semuanya terhadap Laras tentang sahabat dan kekasihnya. Atas sikap juga perkataan mereka yang mencemooh dan menghina latar belakang Laras yang hanya seorang anak buangan. "Ibu Sungguh enggak menyangka dengan sikap mereka, ternyata kebaikan yang nampak didepan kita hanya sebuah topeng kepalsuan untuk memuluskan niat mereka guna mempermalukan kamu di lingkungan sekolah. Ya Allah mereka Sungguh tak bermoral. Hingga tega berbuat seperti itu pada mu. Oh ya, apa benar kamu sudah memutuskan hubungan mu dengan Gunawan?"Bu Laila mengeluh atas sikap tidak sopan Tania dan gunawan seraya menghela nafas berat sambil meraup wajahnya. Juga memastikan kebenaran tentang hubungan Laras dan Gunawan yang Telah berakhir. Sedangkan Laras hanya menyimak dengan baik semua yang diceritakan oleh sang ibu tanpa berani menyelanya. "Benarkah Laras kamu sudah putus dengan Wawan?" Ulang Bu Laila penasaran seraya menatap intens. "Ya Bu, sudah sekitar sebulan aku putus dengannya lagian juga... " Kata Tania Wawan tak benar-benar mencintai mu, dia hanya menjalankan tantangan dari sahabatnya Karana akan mendapatkan hadiah berupa mobil sport! Benarkah itu semua?!" Potong Bu Laila mendesak Laras guna mengatakan sejujurnya. "Hemm," jawab Laras berdehem lirih. "Kok bisa Laras? Apa ada yang memberitahu pada kamu, atau kamu mengetahuinya sendiri?" Ujarnya tak sabar. "A a aku.. "Kenapa??? °°°°°°°°°°°°°°°° Hai jangan lupa like dan coment nya. Terimakasih love you all 😍 😚 😘 ☺️.