NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersama

Aaron dan Angel sudah tiba dirumah. Angel cepat - cepat mengendong Teo, sedangkan Aaron sedang mengurus Ethan buat berangkat kegiatan.

"Habis mesra - mesraan wajib kompak begitu kan." Mami mengodai kedua anaknya, papi hanya tersenyum.

"Berapa ronde Ron." Papi tamba jail. Aaron mengangkat tiga jarinya.

"Dasar napsuan. Sama seperti papinya."

"Laki - laki bro."

Ethan sangat bahagia, dia di temani oleh papi dan maminya. Mereka mengenakan baju seragam. Bebagai macam cabang olaraga yang di siapkan sekolah di ikuti oleh Aaron, Angel dan Ethan anak mereka. Meskipun tidak juara satu, hanya dua dia sudah bahagia. Itu terlihat dari dari raut wajahnya Ethan. Selesai itu anak - anak bisa menikmati wahana yang ada di taman bermain dan rekreasi ini. Angel sangat teliti memperhatikan anaknya dan mempersiapkan buah hatinya pada saat dia mau berenang.

"Kak, aku pasti hancur sekali, jika Ethan dan Teo besar dan berumah tangga."

"Kamu punya aku sayang, jika kita berdua sudah tua, kita akan liburan ke negara - negara yang mau kita kunjungi." Angel menatap suaminya dengan senyuman.

"Bisa ngak mereka serumah dengan kita berdua??"

"Sayang....."

Aaron langsung memeluk istrinya dan mencium keningnya. Mereka kembali konsentrasi memperhatikan Ethan anak mereka. Dalam perjalanan pulang Ethan sudah tertidur terlelap didalam mobil. Sampai di rumah langsung di gendong papinya ke kamar.

"Kelelahan ya??"

"Iya pi, main sampai puas."

"Lombanya Juara berapa??"

"Dua pi, Angel kelelahan."

"Bagaimana ngak lelah kamu ajar dia semalam tiga ronde. Dasar tidak kira - kira napsunya. Ngak sayang istrinya." Aaron langsung mencium Angel yang sedang menyusui Teo anaknya.

"Mau lawan kangen kah mi, ngak bisa." Aaron tertawa, papi ikut tertawa. Aaron langsung mencium perempuan tua yang sudah melahirkan dia ke bumi dan membesarkan diriny bersama Angel istrinya.

"Harus sehat - sehat ya Mi, pi, Aaron dan Angel masih membutuhkan mami dan papi."

Setelah melalui proses panjang di dalam rumah tangganya, akhirnya Aaron bisa membawa istrinya Angel Abraham menemani dirinya dalam acara pertemuan pengusaha - pengusaha di Jakarta. Hanya karena Ethan Gabriel Pratama Baruk anak laki - laki pertama yang tidak mau pisah dengan maminya.

"Sayang, kamu ngak usah terlalu mikir Ethan, kasihan mami dan papi. Dia anak laki - laki harus kuat."

"Iya kak."

"Sekarang temani papinya Ethan dulu."

Dengan pesawat jet pribadi milik Benaya Company, mereka tiba di Jakarta. Dion sudah menjemput mereka. Akhirnya sepuluh tahun Angel kembali ke Jakarta. Aaron dan Angel akan menempati apartemen mereka.

"Welcome Jakarta honey, I love you."

"I love you too."

Baju buat acara malam ini sudah disiapkan. Seperti biasa Angel tidak mau ke salon atau memakai tukang make up untuk memoles dirinya. Dia lebih suka seorang diri. Namun hasilnya sama seperti tukang make up profesional.

Pukul tujuh Aaron dengan setelan jas berwarna hitam menambah pesonanya kegantengannya dia mengandeng istrinya yang mengenakan dress hitam panjang dengan belahan di samping kiri menambah kesan angun dan cantik seorang Angel Abraham. Leher dress berbentuk huruf V membuat kesan elegan.

Aaron mengandeng tangan istrinya Angel sangat erat. Saat itu semua mata memandang padanya. Biasa hanya di lihat di media sosial namun sekarang terlihat nyata. Ibu dua anak ini sangat manis meskipun usianya sudah kepala tiga akhir mau masuk usia empat puluh tahun.

Kavin melihat Angel datang bersama Aaron membuat kerinduan yang dia pendam lama akhirnya hadir lagi dalam dirinya. Seorang pengusaha terbaik juga Kevin Sanjaya dari Dave Company mukanya kembali berseri - seri. Padahal sosok yang dia rindukan adalah istri orang.

Meja duduk Aaron dan Angel tidak jauh dari meja yang Kavin duduk bersama dengan beberapa pengusaha. Selain pertemuan rutin para pengusaha juga ada acara pelelangan. Sambutan ketua ikatan pengusaha dimulai, Aaron Burak dipersilahkan menyampaikan sambutannya. Sudah beberapa periode, Aaron masih di percayakan menjadi ketua. Di akhir sambutannya Aaron memperkenalkan Angel. Kejutan yang tak terhingga Angel rasakan waktu dia dipersilahkan untuk berada di panggung bersama suaminya.

"Perempuan hebat yang sabar dan tetap berjuang untuk cinta kita berdua. Mami yang hebat buat kedua jagoanku. Inilah istriku Angel Abraham."

Aaron langsung mencium bibir istrinya namun dia tutup dengan tangannya. Banyak sanjungan yang Aaron berikan buat istrinya. Dan hak yang tidak terduga, yang di tanya - tanya siapa pemilik Pratama Company yang sekarang berada di urutan ketiga daftar nama perusahaan sukses di Asia.

"Istri saya juga adalah CEO Pratama Company. Perusahaan yang semula kantor utamanya ada di Korea namun sekarang sudah pindah ke Bali Indonesia."

Semua pengusaha kaget di ruangan itu. Ternyata Angel Abraham adalah macan betina asia juga. Kavin Sanjaya menepuk tangan sambil tersenyum. Dia tahu, bahwa Aaron lah yang bergerak dalam kesuksesan Pratama Company yang membawa nama Angel Abraham naik.

Acara selanjutnya adalah pelelangan. Angel yang tidak terlalu suka barang mewah, tidak begitu tertarik dalam pelelangan ini. Namun ada satu lukisan yang dia sukai, Aaron berusaha agar lukisan itu menjadi miliknya.

"Sayang, ngak usah."

"Kalau kamu mau, kakak mau beli."

Ternyata pesaingnya adalah Kavin Sanjaya. Dia juga tahu bahwa Angel sangat suka dengan pelukis ternama ini. Sejak dia masih sekolah. Kavin mengalah lukisan itu jatuh ke tangan Aaron Baruk.

"Kak, Aku ke toilet dulu."

"Kakak, temani."

"Tidak usah, toiletnya dekat."

"Iya hati - hati, jangan lama sayang."

Angel sangat kaget waktu keluar dari toilet tangannya di tarik oleh orang lain. Dan begitu mereka berada di belakang panggung. Angel sadar bahwa yang menarik dia adalah Kavin.

"Kev, Aaron akan sangat marah???"

"Dia sedang sibuk dengan rekanannya."

"Mau apa kamu??"

"I miss you Angel."

"Please Kev, Aku ini istrinya Aaron."

"Laki - laki yang bermain perempuan meskipun sudah memiliki kamu."

"Kamu tidak tahu apa yang kami alami."

"Kenapa kamu masih setia sama kakak angkat kamu. Aku bisa mencintai kedua anakmu."

Kavin tidak tahu, bahwa dia berada dalam pantauan Aaron. Waktu dia menghilang dari ruangan utama Aaron pun mengikutinya. Dan sekarang Kavin sedang menerima bogem metah dari seorang Aaron Baruk.

"Kak, please .... Stop."

"Dengar baik - baik ya. Sampai nafas terakhirku, aku tidak akan membiarkan kamu memiliki dan mencintai istriku. Ingat itu."

Angel sudah menangis dia menyaksikan bagaimana Kavin di hajar oleh Aaron. Sampai mukanya tak terlihat. Angel sudah digendong oleh Aaron seperti karung beras, dia hanya bisa pasrah.

"Bawa dia ke rumah sakit Rido."

"Siap bos."

"Dion, kamu yang mewakili saya pamit kepada rekan - rekan bisnis. Karena saya harus menghukum istri saya yang nakal ini."

Aaron tidak berbicara sedikit pun, sampai mereka tiba di bangunan mewah apartemen mereka. Dia tetap mengendong Angel seperti karung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!