NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Malamfeaver

___

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 24

Malam Sabtu di penthouse Mahesa terasa jauh lebih intim. Setelah insiden nasi goreng gosong yang berakhir dengan Aiden mengambil alih dapur, suasana jadi lebih rileks.

Vanya duduk di sofa ruang tengah, memakai piyama satin tipis berwarna merah muda yang ia pilih sendiri meskipun sebenarnya ia menyesal memakainya karena tatapan Aiden sejak tadi tidak bergeser sedikit pun dari area dadanya.

​Aiden datang membawa dua gelas jus jeruk dingin, lalu duduk tepat di samping Vanya. Terlalu mepet, sampai Vanya bisa merasakan panas tubuh suaminya itu.

​"Tangan lo masih sakit?"

tanya Aiden sambil meraih jemari Vanya, memeriksa bekas cipratan minyak tadi sore.

​"Dikit... tapi udah nggak perih kok. Kak Aiden jago banget masaknya, aku kenyang banget!" ucap Vanya sambil nyengir lebar, mencoba mengalihkan pembicaraan sebelum Aiden mulai membahas pembayaran nasi goreng tadi.

​Aiden meletakkan gelasnya, lalu tangannya mulai merayap ke pinggang Vanya.

"Kenyang ya? Bagus deh. Soalnya tenaga lo bakal kepake banyak malam ini."

​Vanya langsung tegang,Waduh sinyal bahaya.

"Eh, Kak! Anu... aku baru inget! Tadi sore Elsa chat, katanya ada tugas Matematika Pak Bambang yang harus dikumpulin Senin! Aku belum ngerjain sama sekali!"

​Aiden menaikkan satu alisnya, tatapannya skeptis banget.

"Tugas? Hari Sabtu besok libur, Vanya. Dan gue ketua OSIS, gue tahu jadwal semua guru. Pak Bambang lagi dinas ke luar kota."

​"I-iya kah? Duh, mungkin aku salah liat grup kelas..."

Vanya tertawa canggung, matanya lari ke sana kemari.

"Oh! Aku mau nonton drakor yang baru rilis! Seru banget tau, Kak, drakornya tentang detektif gitu, masa"

​Sret!

​Aiden menarik tubuh Vanya hingga gadis itu terduduk di pangkuannya. Vanya memekik kecil, tangannya reflek nemplok di bahu Aiden.

"Vanya, listen. Lo udah pake alasan haid, alasan tugas, sekarang drakor? Lo takut sama gue?"

​Vanya menunduk, memainkan kancing kemeja Aiden yang terbuka dua di bagian atas.

"Bukannya takut... tapi... aku belum siap kalau itu, Kak. Katanya sakit banget kayak dibelah..." cicit Vanya jujur, matanya mulai berkaca-kaca karena bayangan horor soal malam pertama.

​Aiden menghela napas panjang. Dia nggak tega juga liat muka istrinya yang udah kayak anak kucing mau dibuang itu. Aiden menarik kepala Vanya ke dadanya, mengelus rambut panjangnya dengan lembut.

​"Gue nggak bakal paksa lo buat itu kalau lo belum siap mental,"

ucap Aiden pelan, suaranya terdengar tulus.

"Gue pengen kita ngelakuinnya pas lo emang mau, bukan karena terpaksa aja"

​Vanya mendongak, matanya berbinar.

"Beneran, Kak?!"

​"Iya. Tapi..."

Aiden menyeringai miring, tatapan mesumnya balik lagi.

"Asupan gue nggak boleh telat. Dan malam ini gue mau lebih lama dari biasanya. Lo harus layanin gue sampe gue bener-bener kenyang"

​Vanya langsung mengangguk semangat.

"Kalau cuma itu mah boleh banget! Asal jangan yang itu dulu ya!"

​Akhirnya, malam Sabtu itu dihabiskan dengan cara yang unik.

Bukannya melakukan ritual malam pertama seperti pasangan pengantin baru pada umumnya, mereka justru bergelung di bawah selimut tebal sambil menonton film horor di TV besar kamar mereka.

​Posisi mereka sangat intim Vanya bersandar di dada Aiden, sementara Aiden dengan santai menjalankan rutinitasnya. Vanya sesekali memekik karena filmnya seram, dan setiap kali dia takut, dia akan merapat ke pelukan Aiden, yang tentu saja disambut dengan senang hati oleh suaminya.

​"Kak... hiks... setannya muncul!"

Vanya menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Aiden.

​"Manja banget sih,"

ejek Aiden, tapi tangannya malah makin erat meluk pinggang Vanya.

"Lagian siapa yang minta nonton horor? Tadi katanya mau nonton drakor."

​"Ya kan seru kalau bareng Kakak!"

​Lama-kelamaan, rasa kantuk mulai menyerang Vanya.

Efek disedot tenaganya oleh Aiden ditambah suasana kamar yang dingin bikin matanya berat. Sebelum benar-benar terlelap, Vanya sempat membisikkan sesuatu.

​"Kak Aiden... makasih ya udah sabar sama aku..."

​Aiden hanya tersenyum tipis, mencium puncak kepala istrinya.

tidur...Besok pagi kita jalan-jalan, gue mau beliin lo semua barang yang lo mau."

pagi harinya

​Vanya bangun dengan perasaan sangat segar. Ini pertama kalinya dia bangun di hari Sabtu tanpa teriakan Mama dari bawah. Dia menoleh ke samping, Aiden masih tidur dengan posisi miring menghadapnya. Wajah Aiden kalau lagi tidur kelihatan kalem banget, nggak sejahat kalau lagi di sekolah.

​Vanya iseng menyentuh bulu mata Aiden yang lentik.

"Ganteng banget sih suaminya gweh..." gumamnya pelan.

​Tiba-tiba tangan Aiden menangkap pergelangan tangan Vanya. Matanya masih tertutup, tapi senyumnya muncul.

"Ganteng ya? Baru sadar?"

​"Ihh! Kak Aiden mah pura-pura tidur!"

Vanya berusaha narik tangannya tapi malah ditarik balik sampe dia jatuh di atas dada Aiden.

​"Pagi, Istriku yang manja,"

bisik Aiden dengan suara berat khas bangun tidur.

Dia langsung nyium pipi Vanya berkali-kali sampe Vanya ketawa kegelian.

​"Kak! Geli taukk! Ayo bangun, katanya mau jalan-jalan!"

​"Mandi bareng dulu baru jalan,"

tawar Aiden nakal.

​"ENGGAK! Mandi sendiri-sendiri!"

Vanya langsung lompat dari kasur dan lari ke kamar mandi, tapi kali ini dia nggak lupa ngunci pintunya rapat-rapat.

"Gweh mandi duluan! Kakak nunggu di luar!"

​Aiden cuma ketawa di balik selimut.

Hidup bareng Vanya ternyata bikin hari harinya nggak ngebosenin lagi Meskipun tujuannya belum tercapai.

1
Dian Romadhon
lho lha lho.. kok
fathian
ada bbrp yg kurang lengkap alur penjelasan tapi bagus ko
fathian
geloo pak langsung claim gtu yak
Elmi Varida
Aiden hrsnya jujur. jgn menutupnutupi setiap ada kejadian apapun ke Vanya.
Elmi Varida
Menurut aku karya ini bagus. rekomen dech buat yg belum baca.
Elmi Varida
qiqiqiqi..bayi Gede😂😂
🌹🪴eiv🪴🌹
tiba2 saja masuk S2
rencana resepsi mana
si Nathan yg habis nyuri cairan Vanya trus cerita e gimana
👻👻👻
lanabela: kena skip kak
total 1 replies
Elmi Varida
wkwkwkwkkk....mewek aje loe Aiden😂😂
Elmi Varida
lama banget up datenya thor...
sampe berkarat nunggunya😁
kemana aja thor??😁
Siti Sumarni
wah sudah dilebeli SM Aiden..
🌹🪴eiv🪴🌹
makannya duduk lesehan ya,,kok bisa nyibit di bawah meja 👻
🌹🪴eiv🪴🌹
udah bisa panggil kak, sebelumnya tata anya kalo panggil 😵
VanThea
bukanya tanding bola ya?kenapa jadi basket min🤭
Evelyn
woiilah autor tanggung jawab gue baca nya malah senyum-senyum sendiri
Yulay Yuli
1206 ultah ku🤭
Raihan
kakak semua bantu support nya ayo baca novel ku " kelas arang" komen jadi kita bisa saling baca novel kalian
Rui
👍
yah
ih aku merinding congrat aiden
Asmainiati Pelis
bukannya si Elsa dan Bagas itu tau ya kalau Aiden dan Vanya udah nikah,ini gimana ceritanya thor
Elisabeth Lalang
thor ini sih karekter cwek kelewatan manja😆😁🤣 dan kurang edukasi, tarik ulur trus smpi bab ini blm paham dr niat thor ank sklh nikah trus d mnta cucu smntra thor tetap konsisten buat crtanya tarik ulur mulu, maaf thor aku skip crtanya😟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!