Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Kedua orang tua Luna tentu saja shok mendegar pengakuan dari putri mereka. Pantes putrinya saat pulang kampung sendirian dan santai.
"Bener kata ayah dulu, kalau Keanu ga cocok sama aku yah." ujar Luna dengan senyum hambar. Kembali ingatannya ke tahun di mana ia meminta restu kedua orang tuanya untuk menikah dengan Keanu.
"Ayah merasa kayanya Keanu bukan lelaki yang cocok buat kamu, nak." ungkap sang ayah yang bisa merasakan sesuatu hal yang kurang baik bakal terjadi pada pernikahan putrinya.
"Tapi aku mencintai mas Keanu, yah. Kalau ayah dan ibu ga setuju, aku akan tetap menikah dengan lelaki yang aku cintai." ancam Lina. Karna ancaman itulah kedua orang tua Luna terpaksa merestui pernikahan putri mereka.
Pernikahan yang sederhana karna mereka memang bukan orang berada. Hal itu yang membuat mamanya Keanu tak menyukai Luna karna berasal dari keluarga miskin.
Mamanya Keanu juga awalnya menolak tapi karna ancaman Keanu ia terpaksa merestui.
"Maaf aku yah, dulu tak mendengarkan ayah." penyesalan itu memang datangnya selalu belakangan. Meski terlambat Luna sekarang sudah merasa lega.
Seminggu berlalu dan apa yang pengadilan katakan bahwa surat undangan pengadilan di kirim langsung kerumah Keanu.
"Permisi, apa betul ini rumah pak Keanu?" tanya petugas.
"Betul. Ada apa ya pak?" tanya mama.
"Ini ada surat untuk pak Keanu, tolong di sampaikan."
Mama menerima sebuah map coklat berlogo pengadilan agama. Tapi ia tak tau itu surat apa, mama langsung mengantarkan surat itu keruang kerja putranya dan meletakan di meja kerja Keanu.
"Mama ngapain di ruang kerja Mas Keanu?" tanya Mirna yang kebetulan baru pulang dan melihat mamanya baru keluar dari ruang kerja Keanu.
"Ooh itu ada surat untuk mas kamu."
"Surat apa?" tanya Mirna kepo.
"Mama ga tau tapi berlogo pengadilan agama gitu."
"Apa? Logo nya pengadilan agama?" tanya Mirna.
"Hmm....." angguk mama.
"Jangan - jangan itu surat undangan persidangan percerain mas Keanu, ma."
"Masa sih, Kalau Iya baguslah. Keanu bisa terbebas dari wanita miskin itu." cibir mama.
"Iya juga ya, ma. Bearti Mas Keanu bisa menikahi pacarnya yang pekerja kantoran itu dong, ma."
"Baguslah, mama punya menantu yang bekerja dari pada si miskin itu." Mama tertawa bahagia karna membayangkan bakal mempunyai menantu yang pekerja kantoran tentu ia bisa berbangga pada warga lain.
Tak terasa hari telah sore, Keanu baru saja pulang dari kantor. Ia langsung menuju ruang kerjanya tanpa menyapa mamanya. Wajahnya nampak kusut dan tak bersemangat sama sekali.
Semenjak istrinya pergi Keanu baru merasa kehilangan. Tak ada lagi yang mengurus semua keperluan dirinya dan ia merindukan suara istrinya yang dulu ia anggap berisik karna terlalu cerewet. Tapi kini hanya sepi yang ia rasakan.
Keanu berusaha mencari keberadaan Luna tapi Luna seperti di telah bumi. Tak ada petunjuk sama sekali dimana istrinya kini berada. Yang Keanu tau jika Luna tak punya sanak saudara di di kota ini. Ia pernah mencari ke kampung Luna tapi rumah orang tua Luna sudah kosong.
Saat hendak membuka laptopnya tak sengaja sudut mata Keanu melihat sebuah amplop tergeletak. Karna penasaran lelaki itu langsung meraih dan membukanya.
Tubuh Keanu seketika membeku dengan mata melotot saat melihat isi amplop itu. Tubuhnya langsung luruh di kursi dan surat yang ada di tangan terjatuh kelantai.
...****************...
Assalamualaikum kk,terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 💪🙏😘
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat