NovelToon NovelToon
Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Teman lama bertemu kembali / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Berawal dari selembar struk pembayaran sebuah tas branded yang harganya mahal, Kirana mencurigai Rafka sudah berselingkuh di belakangnya. Dia pun mulai memantau suaminya secara diam-diam.

Sampai suatu hari Kirana sadar Rafka lebih mengutamakan Kinanti dan putrinya, Ara, dibandingkan dengan dirinya dan Gita, putri kandungnya sendiri.

"Bukannya Mas sudah janji sama Gita, lalu kenapa Mas malah pergi ke wahana bermain sama Ara? Sungguh, Mas tega menyakiti perasaan anak sendiri dan membahagiakan anak orang lain!" ucap Kirana dengan berderai air mata.

"Ma, Papa sudah tidak sayang lagi sama aku, ya?" tanya Gita lirih, menahan isak tangis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Lampu kamar sudah diredupkan. Gita tertidur pulas di kamar sebelah setelah seharian bermain dan menangis kecil yang tak sempat diceritakan. Di kamar utama, Kirana berbaring menyamping, punggungnya menghadap Rafka. Namun matanya masih terbuka. Ada sesuatu yang mengganjal di dadanya. Sebuah pertanyaan yang sejak siang tadi berputar-putar di kepalanya, tak kunjung menemukan jawaban.

“Mas,” ucap Kirana akhirnya, memecah keheningan. Suaranya pelan, tapi tajam. “Apa kemarin Mas pergi ke Hotel Melati?”

Rafka yang sudah setengah terlelap, seketika mematung. Jantungnya berdegup kencang, seolah baru saja dipukul dari dalam. Tenggorokannya kering. Otaknya berputar cepat, mencari celah aman.

“Ka-pan?” tanya Rafka gugup, terlalu cepat untuk sebuah pertanyaan yang seharusnya tenang.

“Kemarin,” jawab Kirana singkat. Dia membalikkan badan, kini menatap wajah suaminya dengan sorot penuh telisik, bukan menuduh, tetapi mencari kebenaran.

“Kemarin?” ulang Rafka, berusaha menata napas. “Oh ... kemarin aku menolong seseorang.”

Kirana mengerjap. “Menolong?” alisnya terangkat.

“Iya,” lanjut Rafka cepat. “Ada pelancong ketinggalan bus. Dia bingung cari tempat menginap murah. Aku cuma bantu antar. Habis itu langsung pulang.”

Kalimat itu meluncur begitu lancar. Terlalu lancar. Rafka sendiri terkejut betapa mudahnya kebohongan itu keluar dari mulutnya. Dulu, dia bahkan kesulitan menyembunyikan kejutan kecil dari Kirana. Kini, dia lihai memintal dusta.

Kirana mengembuskan napas lega. “Syukurlah,” ucapnya tulus. “Tadi aku sempat mikir yang enggak-enggak.”

Rafka menelan ludah. Ada rasa bersalah yang menggerogoti dadanya, tapi dia memilih menguburnya dalam-dalam.

“Yang,” ucapnya cepat, berusaha mengalihkan arah. “Kita mau kasih kado apa buat Mbak Kinanti?”

Kirana mengernyit. “Eh? Kenapa harus kasih kado?”

Rafka terdiam sejenak.

“Mbak Kinanti kan bukan anak kecil,” lanjut Kirana. “Lagipula, selama ini juga dia enggak pernah kasih kado ke aku.”

Kalimat itu diucapkan datar, tetapi ada luka lama yang menyelip di sana. Luka yang sudah terlalu sering diabaikan.

“Oh, ya, sudah,” sahut Rafka singkat. “Tidur saja. Sudah malam.”

Rafka memeluk Kirana dari belakang, menghirup wangi tubuh istrinya yang selalu membuatnya tenang. Ironis. Pelukan yang menenangkan itu justru datang dari perempuan yang sudah dia khianati.

Tak lama, napas Rafka teratur. Sementara Kirana masih terjaga, menatap kosong ke arah dinding. Entah kenapa, rasa lega tadi berubah menjadi firasat yang tak bisa dijelaskan.

***

Jam menunjukkan pukul sepuluh lewat ketika Kirana menjemput Gita dan Ara di TK. Dia menjemput tidak naik motor, tetapi naik becak. Dulu, saat bekerja di pabrik, dia punya motor. Kini kendaraan itu menjadi alat cari nafkah ayahnya, setelah pensiun dari kantor pos dan bekerja sebagai ojol kampung.

Sebenarnya jarak TK ke rumah tak sampai lima ratus meter. Jika hanya Gita, Kirana biasa berjalan kaki. Namun, karena harus mengantar Ara ke rumah Bu Maya di desa sebelah, mereka memilih naik becak. Orang tuanya selalu khawatir Ara kepanasan atau kelelahan.

Di dalam becak, Ara meringis, memegangi perutnya.

“Tante… perut aku sakit,” keluhnya.

“Kamu mau eek?” tanya Gita polos.

Kirana refleks meraih dahi Ara. “Tadi makan apa saja?”

“Cilok sama es,” jawab Ara, wajahnya pucat dan berkeringat.

Kirana menghela napas. “Kita langsung pulang, ya. Nanti Tante balurin minyak kayu putih.”

Begitu sampai rumah Bu Maya, kepanikan langsung menyergap.

“Ara kenapa?!” Bu Maya berseru melihat cucu kesayangannya digendong Kirana.

“Sakit perut, Bu. Mungkin habis jajan cilok pedas dan minum es.”

“Kok, kamu biarkan Ara jajan sembarangan?” nada Bu Maya meninggi, telunjuknya hampir mengarah ke Kirana.

Kirana terkejut. “Aku juga baru tahu barusan, Bu. Aku enggak tahu dia jajan cilok.”

Bu Maya berdecak. “Gita, seharusnya kamu larang Ara kalau jajanan sembarang!” Kali ini Bu Maya malah menyalahkan Gita.

Gita terdiam. Bahunya turun. Wajahnya mengkerut menahan tangis. Hatinya yang lembut tak sanggup menerima tuduhan itu.

Kirana langsung berdiri. Dadanya panas. Dia tidak terima anaknya disalahkan atas apa yang tidak dilakukan olehnya.

“Bu, kenapa malah Gita yang disalahkan? Harusnya Ara yang dinasihati, bukan anak saya!”

Bu Maya terdiam sesaat, lalu memalingkan wajah.

Tak ada permintaan maaf.

Kirana menggenggam tangan Gita erat. “Ayo, kita pulang.”

Kirana dan Gita pulang dengan perasaan kesal. Gita dan Ara sama-sama cucu Bu Maya, tetapi mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Sepanjang jalan pulang, Gita diam. Langkahnya pelan. Kirana tahu, perlakuan itu membekas. Terlalu sering. Terlalu dalam.

“Kita beli es krim dulu, yuk,” ajak Kirana lembut.

Mata Gita langsung berbinar. “Beneran, Ma?”

“Tentu saja.”

Mendengar itu Gita sangat senang. Dia pun kembali tersenyum.

Di minimarket kecil, Gita memilih es krim paling murah. Dia paham kondisi orang tuanya. Paham, tanpa pernah diajari.

“Makannya nanti di rumah ya,” pesan Kirana sambil membuka pintu kaca.

“Aku mau sekarang, Ma,” sahut Gita ceria.

BRUK!

“Aaaa!” teriak Gita kaget.

Es krim terlepas dari tangannya, jatuh tepat mengenai sepatu seseorang. Sepatu itu terlihat mahal berwarna hitam mengilap.

Kirana yang sedang memasukkan uang kembalian ke tas, langsung menoleh. “Ada apa—”

Dia terdiam.

“Es krimnya jatuh, Ma,” ucap Gita ketakutan.

“Kirana?” panggil seorang pria.

Tubuh Kirana menegang. “Algara?”

Pria itu tersenyum kecil. Wajahnya tak banyak berubah sejak SMA, hanya kini lebih dewasa, lebih rapi, dan lebih tampan.

“Om, maafin aku,” ucap Gita dengan suara bergetar. “Aku enggak sengaja.”

Algara menghela napas. Jam di pergelangan tangannya dilirik sekilas. Jelas dia sedang terburu-buru.

“Maaf,” Kirana menyela cepat. “Sepatu kamu jadi kotor. Berapa harganya? Biar aku ganti.”

Algara menatap sepatu itu sebentar, lalu kembali menatap Kirana. “Murah kok,” ucapnya santai. “Cuma lima belas juta.”

Dunia Kirana runtuh seketika. Kakinya lemas. Angka itu berputar-putar di kepalanya, terlalu besar untuk sebuah sepatu dan terlalu mustahil untuk dia ganti.

Wajah Gita memucat. Kirana refleks menarik Gita yang ketakutan ke dalam pelukannya, seolah ingin melindunginya dari dunia yang terasa kejam.

“Alga, aku enggak punya uang sebanyak itu,” ucap Kirana lirih, menahan air mata. “Aku minta maaf.”

Algara terdiam. Raut wajahnya berubah. Ada sesuatu yang melintas di matanya, terkejut atau mungkin juga iba.

“Kirana,” ucapnya pelan. “Aku cuma bercanda.”

Kirana mengangkat wajah. “Hah?”

Algara tersenyum tipis. “Sudah. Itu cuma sepatu. Bisa dicuci.”

Kirana menutup mulutnya, air mata jatuh tanpa bisa ditahan. Bukan karena sepatu, tetapi karena perasaan rendah yang selama ini dia pendam, dan kini tumpah ruah dalam satu kejadian kecil.

Algara yang berdiri di hadapan Kirana tak menyadari bahwa pertemuan tak terduga ini akan membuka kembali pintu masa lalu, di saat kehidupan Kirana sedang rapuh oleh rahasia yang belum terungkap.

1
Nor Azlin
kalau mereka berdua tidak mau mendengarkan mu kamu ikut aja Kirana & tinggal lah sama nya pasti hidup mu akan bahagia biarkan Maya sama Kinati dengan angan-angan nya yang tinggi itu untuk menjadi kaya yah ...kamu akan tau nanti siapa AL yang sebenarnya 😂😂😂 sampai suatu saat nya nanti kamu akan hidup damai bersama AL juga Kirana juga Gita yah ...pokok nya kamu ikut aja Kirana sudah tentu kamu tidak dalam bahaya deh🤭🤭🤭 lanjutkan thor
Nor Azlin
itu pasti bu maya yah ibu nya kirana orang yang paling tidak becus menjadi ibu ...kenapa juga harus ketemu sama si nenek lampir deh 😂😂😂walau pun kenyataan nya dia ibu kandung kirana bagi aku dia seperti ibu angkat bagi kirana nya yah ...semoga di saat kamu bahagia lagi keluarga mu jangan ikut campur lagi deh ...terutama di saat kebahagian kecil akan di bina yah ...semoga berbahagialah Kirana Gita nya lanjutkan thor oh ya thor bagai mana khabar Kinati setelah di pindahkan yah pasti kali ini pun berilah lagi dengan gaya hidup nya yang glamor pasti akan mengait suami orang lagi tu 😏😏😏kali ini kalau dia berilah lagi bencana bagi diri nya deh kalau dia tidak berubah yah dulu adik mu cuman membongkarkan perselingkuhan nya bersama suami adik nya yah kali ini kalau dia berilah pasti kena keroyok ni🤭🤭
Nor Azlin
iya ni sekarang Kirana sudah cerai dari kamu wajar aja lah ada orang lain di samping nya ....tidak kayak kamu dulu masih suami Kirana malah jalan barang Kinati sama anak nya bukan hanya itu kamu sudah menggarap nya sampai kamu puas bersama2 nya yah ingat itu jangan sok pengertian sekarang ini ...ingat bagai mana janji2 kosong yang kamu berikan pada anak mu Gita hati dia hancur kerana kamu bohongi tau sudah nya dia juga tau kenapa kamu tidak jadi menepati janji mu kerana kamu berselingkuh bukan dengan wanita lain melainkan tante nya sendiri kakak kandung ibu nya lho ...kalau aku jadi Gita aku akan abaikan terus ni biar dia tau rasa yah 😂😂😂lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu itu bego apa sih katanya orang pintar bukan nya kamu sendiri yang mengirim aib mu sendiri ....kamu pikir kirana akan diam gitu nah terbukti nya semua orang tau tu itu salah mu sendiri yang mengirim video nya pada Kirana kan jadi kamu sendiri yang menjual aib mu pada orang lain Tampa bersusah payah di cari tu😏😏😏berkat kamu terlalu gentel lubang & gatel Tangan jadi berkirim deh aib mu itu ...kamu ingin membuat Kirana mengamuk2 tapi tidak dia memperlihatkan pada keluarga suami nya sendiri lho🤣🤣🤣🤣ayo Kirana jangan nangis2 deh usahamu sudah mendapat rezeki menggunung tu lanjutkan dengan rasa gembira pasti rezeki mu mencanak naik bagai roket deh ...jadi lah pengusaha yang sukses yah aku dukung kamu ...biar banyak uwang & menjadi kaya raya bahagiakan Gita kalau sudah banyak uwang kamu bisa membawa Gita pergi kemana2 aja keluar negeri pun boleh aja tu😄😄lanjutkan thor
Nor Azlin
aku tuntut rumah itu yang kamu duduki sama Rafka itu biar dia memberikan & langsung kasih nama kamu di setifikat rumah nya untuk masa depan Gita yah pasti Rafka mau tu jangan kasih Kinati itu menduduki nya biar dia di tempatnya deh kalau perlu biar Rafka tau siapa yang tulus mencintai nya kan ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah aku katakan pasti berilah dengan kehilangan itu semua kan ...nanti juga akan memberi alasan juga saat perselingkuhan nya terbongkar kan ...ayo kirana kamu kasih tahu aja deh biar dia terdiam atau atau tidak bukti nyata nya kamu sudah melihat mereka pergi ke hotel pandai2 lah kamu reka biar terkesan nyata kering juga kamu sudah tau lebih dalam lagi biar mati kutu tu si Rafka ...paksa aja mengaku atas nama anak mu Gita pasti mau tu 😂😂😂jangan kalah ekting dari Kinati gatel tu ...lanjutkan thor
Nor Azlin
ayo lah Ki kamu ambil semua nya jangan kasih ada uwang di tabungan nya lagi kamu simpan kan di tabungan peribadi mu itu uwang kamu juga kan namanya pun uwang bersama kamu lagi berhak atas tabungan itu dari si Kinati itu deh bahagian Rakan kan sudah habis di gunakan buat foya2 sama janda kegatalan itu deh 😂😂😂kamu berhak ambil semua pun tidak mengapa biar tau rasa ni ...apa Kinari akan mau sama Rafka lagi kalau keutuhan nya sudah tidak dipenuhi lagi ...aku percaya selagi ada uwang di rekening bersama itu Kinati menempel bagai lintah ...apa cinta nya itu tulus saat uwang tidak ada puii pasti tidak gitu kan ada uwang abang sayang tidak ada uwang abang boleh hilang deh 😂😂😂🤣🤣🤣lanjutkan thor
Nor Azlin
semoga kecelakaan nanti saat pulang baru tau rasa biar Rafka cacat yah apa dengan itu Kinati mau lagi sama Rafka nya 😏😏😏beci bangat dengan alasan anak yatim juga janda ...pantasan orang-orang benci yang namanya janda ada di lingkungan orang-orang yang berkeluarga yah nahh ini sebab nya kerana segelintir jandanya yang seperti Kinati ini lah nama janda yang betul2 menjanda jadi rusak yah 😂😂😂 lanjutkan thor
Nor Azlin
pasti kalau sudah ketahuan selingkuh nya pasti Rafka akan menyalahkan kirana kerana tidak pernah ambil tau tentang dia lagi kan ...bodoh amat lah mau ambil tau lagi kalau burung mu itu sudah kecelup pada lubang kakak ipar mu sendiri ...kalau aku jadi kirana pun tidak akan bersama lagi dengan laki2 yang sudah kecelup lubang kakak nya sendiri atau wanita lain nya kerana aku merasa jijik deh mau bersentuhan pun rasa enggak mau yah sama kayak nya kirana yah ...kalau itu yang di persoal kan nanti kamu tinggal bicara aja kamu sudah tau sejak awal tapi kamu tidak mendapatkan bukti yang kukuh lagi kerana kakak mu itu ratu kering nya tinggi yah ...saat itu tiba nanti kamu luahkan kesemua nya aja biar dia tau rasa jangan beri ampun mereka berdua yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
betul tu jadi jangan pernah menyakiti hati kedua nya kalau kamu banget sama apam kinati ceraikan aja kirana senangkan ...katakan aja sama keluarga mu berterus-terang aja sama keluarga mu jangan membebani kirana seorang diri ...kirana sesudah kamu menemukan bukti kukuh tolong bagi tau keluarga mertua mu biar mereka yang memberi ceramah pada Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
saran aku deh buka Restoran aja tu gunakan uwang tabungan kalian deh bukan nya kamu boleh merasakan hasil nya pun yang menggunakan uwang itu kakak kamu yang gatel itu 😏😏😏kalau aku jadi kamu aku pergi aja ke bank untuk mengeluarkan sehabis mungkin biar kinati tidak bisa seenak nya menggunakan hasil simpanan kalian itu deh ...bukan nya boleh belikan rumah impian kamu malah habis di jadikan uwang untuk membelikan kangkang kakak mu yang gatal itu 😂😂😂katanya uwang simpanan bersama kan harusnya kamu gunakan lah untuk diri mu nanti nya yah kamu keluarkan aja dari simpanan itu masukan ke simpanan peribadi mu aja demi masa depan mu sama Gita nanti nya sekurang nya hasil simpanan mu tidak sia2 deh ..ayo lah thor tolong ni kirana nya dia bisa masak kan jadi gunakan kelebihan nya itu untuk membuka Restoran aja dari minta kerja di mana2 ...atau kamu minta aja teman mu yang kamu temui dulu deh 😂😂😂lanjutkan thor
personal taste
aaa nangis
Nor Azlin
kamu bisa masak kan apa kata kamu buka aja kedai makan gunakan aja uwang yang kalian kumpul kan itu dari pada habis di makan Kinatinya juga Ara dasar suami enggak becus dayus sekali kamu itu yah kalau kamu maunya kinati lepaskan kirana biar dia hidup bahagia bersama orang lain deh ... lanjutkan thor
Nor Azlin
jangan jadi bodoh lah kirana bukti sudah di depan mata mu masih mau membiarkan nya yah ...kalau aku jadi kamu aku cek aja saldo bersama di bank baru kamu tau kegunaan apa uwang yang kalian hemat itu ...katanya simpanan bersama jadi kamu bebas mengecek nya di bank juga tu biar kamu tau pergi kemana uwang masa depan kalian rencanakan itu yah ...stop berpura-pura tidak tau deh lagi satu buat apa kamu harus ambil jemput anak nya kinati itu ibu mu itu masih ada kan jangan selalu dibodohkan deh tinggalkan keluarga mu itu hanya fokus aja dengan diri mu ...kalau perlu kamu cari lah pekerjaan yang membuat diri mu bahagia jangan mengurus lagi makan minum suami mu itu lagian dia juga tidak pernah mengurus kalian berdua ...thor boleh tidak peranan nya di Karina itu dibagi cerdas dikit atau cerdas banyak deh biar dia bisa kerja mencari uwang tidak perlu masak memas ngepel & mengurus si Rafka lagi dia mau bebaskan biar dia bebas melakukan dosa bersama ipar nya itu 😂😂tapi bebaskan kirana ceraikan dulu baru tau rasa kamu nya Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
aku jadi tidak suka sama ibu nya kirana yah masa anak buntut nya di jadikan babu sudah tu selalu ngalah aja sama kakak nya apa kirana itu bukan anak nya yah thor ...semoga perselingkuhan mereka di ketahui banyak orang deh terutama kirana yah ...kasihan geram banget sama suami nya itu sok perihatin banget sudah ngadon sama kakak ipar nya mau pegang2 kirana najis tu orang ...thor kebuka aib mereka di kelayakan aja deh biar tau rasa atau kasih nikah aja deh mereka biar kirana jadian sama orang lain yang lebih menyayangi nya & kalau perlu lebih kaya biar tau rasa si Rafka itu ...lanjutkan thor
Bundo yenti
Takkan pernah berobat anjing makan tahi selamanya akan tetap sepert itu
Gadis misterius
Merasa jd korban pdahal dia pelaku
cinta semu
bagus Thor ..q suka ...love sekebon untuk u♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
cinta semu
rafka lihat anak nikah langsung berasa banget kalo kebahagiaan anak adalah segalanya ...hemmm jadi ingat pas rafka khianati Kirana dgn kakak kandungnya ..tapi sudahlah yg penting sekarang Gita udah ada yg bertanggung jawab di hidup ny
guntur 1609
begitulah. kalain harus saling terbuka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!