NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:443
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Kiara di kagetkan dengan suara bik Sumi yang sedikit berteriak " mbak , ada orang tua mbak di bawah " dengan spontan Kiara yang lagi mengendong Alana langsung berdiri namun bingung harus ngapain karena jika papa mama nya naik lantai dua dan masuk kamar. Maka mereka akan tahu jika selama ini Kiara dan Bryan tidur pisah kamar

" Loh loh kok mbak malah bengong dan masuk kamar mandi " ujar bik Sumi melihat majikannya tersebut menuju kamar mandi sambil mengendong Alana

" Oo ya, aduh bik gimana ini, mama papa akan tahu jika aku dan mas Bryan pisah kamar  dan....."

" Kiaraaa Kiii......" Terdengar sahutan mama Ajeng di depan lift

" Ha" mama bik" Kiara panik dengan kondisi saat ini

" Ya udah mbak, sekarang keluar dulu sama non Alana , nanti semua baju dan barang nya ibu biar bibik yang pindahan ke kamar utama, ayok mbak cepat sebelum terlambat" ucap buk Sumi dengan logat Jawa yang kental ,

" Ide bik Sumi mantul makasih bik " Kiara tergesa gesa keluar kamar

" Mamaaaaaaa" ujar Kiara memanggil Ajeng yang di depan pintu kamar utama yang sedang terbuka lebar

" Nah Kiii, ya Allah nak mama rindu kamu ' kedua ibu dan anak tersebut berpelukan dengan erat

" Wah cucu Oma, cantik lucu sekali MasyaAllah" Ajeng kini fokus kepada Alana sang cucu

" Papa mama mah? " Tanya Kiara

" Di bawah nak lagi ngobrol sama bara " kebetulan bara belum pulang dari kediaman Bryan Kiara

" Oo  ya udah yok mah, Kiara rindu Kiara " alasan yang di jadikan Kiara untuk ke bawah karena jika masih di lantai atas maka bik Sumi tidak akan bisa melaksanakan tu ugasnya dengan baik

" OOO iya mama sampai lupa, ayok sayang" tentu Kiara dengan penuh senyuman menjawab ajakan mama nya

" Papah " Kiara langsung berhamburan seperti anak esempe kepada pak roya

" Ckckck kamu itu sudah punya suami , ngak malu apa sama suami kamu " ujar pak Roy melirik Bryan yang sedang duduk di sebelah bara .

Bryan sedikit tersenyum samar, sangat sulit untuk mengetahui jika saat ini dia tersenyum atau bukan namun Bara mengetahui hal tersebut. Bryan tersenyum, Kinan dan Kiara memang sangat berbeda meskipun lahir di rahim yang sama. Jika Kiara adalah anak manja namun tidak dengan Kinan, Kinan seperti memperlihatkan kalau dia sudah memiliki suami dan tidak perlu lagi bermanja-manja dengan sang papa mungkin karena anak pertama .

" Kalau mau senyum, ya senyum aja sih kak. Ingat Lo aku bisa saja merebut nya dari Kaka "Bara berbisik di telinga Bryan, seketika wajah sangar Bryan muncul seperti ingin memakan Bara adik nya.

" Maaf maaf becanda" ujar Bara kemudian

" Maaf ya nak Bryan, Kiara ini menang sifat nya manja tapi meskipun kemandirian nya jangan di tanya, dia bahkan selalu merasa mampu sendiri melewati apa pun itu ' ucap pak Roy sambil mengusap rambut anak perempuan nya

" Iya pa, saya tahu itu" tentu Bryan tahu apa lagi tiga bulan terakhir sebelum Kinan meninggal. Semua tentang Kiara tidak pernah terlewatkan oleh kinan bercerita kepada Bryan. Sekarang Bryan baru paham tujuan dan maksud Kinan dulu, tetapi entah kenapa hari bryan masih belum bisa menerima Kiara adik iparnya sendiri yang sekarang menjadi istrinya, ibu dari anak nya Alana.

" Sekarang saya baru tahu, kedua putri om dan Tante Cantik cantik rupanya di turunkan dari gen kedua orang tuanya yang tampan dan cantik " sela Bara yang membuat kedua orang tua tersebut tertawa bahagia , Bara memang selalu bisa mengambil hati orang lain .

" Hahah nak bara tahu aja ya kan pa?" Jawab buk Ajeng

" Kok bisa saja Bryan punya adik Bara , suka bikin suasana berubah kriyuk kriyuk" ujar pak Roy yang sebenarnya orang nya humbel dan suka humoris

" Seharus nya ucapan om tu gini kok bisa ya Bara punya kaka mas Bryan , beda banget soalnya hahaha satu tampan satu ganteng bedanya satu humoris satu kaku kayak ice di kutub wkwkw becanda peace" ujar Bara  mangacukan dua jari bertanda peace ke pada Bryan

" Hahhaa kamu paling pintar bikin orang naik darah ya bar " celetuk Kiara

" Hahaha aku ngak ikutan lagi deh, ya udah om Tante aku pamit ya, soalnya tadi mama papa mintak makan malam di rumah " Bara pamit untuk pulang ke kediaman utama mereka

" Mas, Kaka iparrr adek ganteng pamit ya bye " ujar nya sambil cengengesan

" Ada ada aja di bara ya Ki, lucu tahu " puji Ajeng setelah bara menghilang di hadapan mereka

" Kolam ikan nya masih ada Bry?" Tanya Roy , memang Roy dan Ajeng sudah beberapa kali ke rumah ini tentu saja seluk beluk kediaman ini hafal oleh Roy

" Masih kok pa, papa mau lihat ?" Tawar Bryan kepada papa mertua mu nya tersebut

" Boleh , ayok " kini tinggal lah Kiara dan buk Ajeng di ruang keluarga. Alana yang telah tertidur di kasur mungil nya yang bisa di Bawak kemana pun pergi

" Kii, mama rasa ada yang aneh di rumah ini " ucap Ajeng setelah Roy dan Bryan pergi ke belakang untuk melihat ikan ikan tersebut

" Maksud mama aneh gimana? Ngak ada yang aneh kok ma, semua nya berjalan lancar seperti biasa " ujar Kiara bingung dan berbohong dengan jawabannya

" Kenapa kediaman ini tidak ada satu pun photo kamu nak? Malah photo Kinan masih memenuhi rumah besar ini, bahkan terkahir mama ke sini photo Kinan tidak lah sebanyak ini " Ajeng tahu betul mana photo yang baru di pajang maupun yang sudah lama

" Bahkan photo yang baru di pajang jumlahnya dua kali lipat di banding kan terakhir mama kesini dulu. Ada apa nak? Adakah yang kamu sembunyikan dari mama dan papa ?" Sambung Ajeng kepada Kiara, hatinya tidak lagi baik baik saja melihat anak satu satunya seperti tidak bahagia di dalam rumah nya sendiri

Ini rumah nya tapi tidak ada satu pun photonya yang terpanjang. Semua nya photo wanita lain meskipun wanita lain tersebut adalah Kaka kandung nya sendiri, istri pertama suami nya namun hati perempuan mana yang tidak sakit jika begini keadaan nya

" Karena ini rumah nya mbak Kinan ma, rumah nya Alana bukan rumah Kiara . Lagi pula sebentar lagi Alana akan tumbuh besar, dengan melihat semua photo mama kandung nya , Alana akan tahu bagaimana mama nya di cintai dan di sayangi meskipun sudah meninggal dunia " ujar Kiara dengan tegas tentu menahan air mata Yang ingin jatuh

Tanpa dua wanita beda generasi tersebut tahu ada sepasang mata yang dari tadi mengintai serta sepasang telinga yang mendengar obrolan mereka " Ekhm " deheman seseorang

" Bryan "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!