NovelToon NovelToon
Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Fantasi Isekai
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: ujang Bonang@_@

**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

**Bab 18: Nelayan Memanen Keuntungan**

**Bab 18: Nelayan Memanen Keuntungan**

*BOOM!*

Ledakan energi spiritual berelemen angin menghantam dinding tebing Lembah Kematian, menciptakan hujan batuan tajam yang berjatuhan ke dasar lembah. Raja Serigala Angin Tingkat 2 Puncak itu mengeluarkan raungan parau yang dipenuhi rasa sakit. Bulu perak indahnya kini telah berlumuran darah merah pekat, dan salah satu kaki belakangnya tampak patah akibat tebasan pedang giok milik Zhao Chen.

Namun, sebagai penguasa Lembah Kematian, monster itu menolak untuk mati begitu saja. Ia mengumpulkan seluruh sisa energi inti di dalam tubuhnya, membuat pola tanda angin di dahinya menyala merah darah. Mulut raksasanya terbuka lebar, mengembunkan sebuah bola meriam angin hitam pekat yang berputar dengan kecepatan ekstrem—serangan bunuh diri yang mematikan!

"Sial! Monster ini mau meledakkan intinya! Tahan dia bersama!" Teriak Zhao Chen dengan wajah yang mulai pucat. Sembari berteriak, dia memaksakan aliran *Qi* sejati di meridiannya bekerja melampaui batas, mengalirkan energi perak pekat ke pedang giok putihnya hingga melahirkan Niat Pedang setengah tingkat yang tajam.

Tiga murid inti klan Zhao lainnya yang bertugas menahan dari samping sudah berada dalam kondisi kelelahan yang ekstrem. Jubah putih mereka penuh dengan noda tanah dan darah, napas mereka terengah-engah dengan sisa energi kurang dari tiga puluh persen. Namun, mendengar perintah Zhao Chen, mereka terpaksa menggigit gigi dan melemparkan seluruh sisa kekuatan mereka untuk membentuk dinding pelindung *Qi* gabungan di depan Zhao Chen.

"Mati kau, monster!" Zhao Chen meraung hantam, melompat tinggi ke udara dan mengayunkan pedangnya lurus ke bawah, melepaskan "Tebasan Perak Pembelah Jiwa".

Di saat yang sama, Raja Serigala Angin menembakkan meriam angin hitamnya.

*BOOOOOOMMMM!!!*

Benturan dua kekuatan puncak setara Ranah Fondasi Dasar itu menciptakan gelombang kejut yang luar biasa dahsyat. Dinding pelindung *Qi* milik tiga murid inti klan Zhao hancur seketika, membuat tubuh mereka terpental deras menghantam tanah dan langsung pingsan dengan organ dalam yang terluka parah.

Namun, tebasan pedang penuh Niat Pedang milik Zhao Chen berhasil menembus meriam angin tersebut dan memotong leher Raja Serigala Angin hingga hampir putus.

*Bruk!*

Tubuh raksasa serigala perak itu akhirnya tumbang, berdebam keras di atas tanah dan kehilangan seluruh tanda kehidupannya.

"Hah... hah... akhirnya... monster ini mati juga," Zhao Chen mendarat kembali di tanah dengan lutut lemas. Dia menggunakan pedang gioknya sebagai tumpuan agar tidak jatuh pingsan. Napasnya memburu, wajah tampannya pucat pasi, dan energi spiritual di dalam dantiannya saat ini benar-benar kosong—tersisa tidak lebih dari lima persen.

Namun, menatap tubuh serigala yang mati dan melihat *Buah Roh Sembilan Nyawa* yang masih bersinar utuh di celah batu, rasa lelah di tubuh Zhao Chen seketika sirna, digantikan oleh tawa kepuasan yang sangat serakah.

"Hahaha! Buah Roh Sembilan Nyawa ini... akhirnya menjadi milikku! Dengan buah ini, klan Zhao kita akan melahirkan kultivator Fondasi Dasar Tahap Akhir di bawah usia dua puluh lima tahun! Feng Tian... si sampah kecil itu... bahkan tidak layak menjadi batu pijakanku!" Zhao Chen tertawa histeris, perlahan berjalan tertatih-tatih mendekati pohon kecil tempat buah spiritual itu berada.

Tepat saat tangan kanan Zhao Chen berjarak hanya beberapa sentimeter dari buah ungu keemasan tersebut, sebuah suara langkah kaki yang sangat santai disertai tepuk tangan berirama tiba-kira terdengar dari balik kabut debu di sampingnya.

*Prok... Prok... Prok...*

"Pertunjukan yang sangat luar biasa, Tuan Muda Zhao Chen. Kerja kerasmu merubuhkan monster itu benar-benar membuatku terharu," ucap sebuah suara pemuda dengan nada malas yang sangat akrab di telinga.

Tubuh Zhao Chen menegang sempurna. Seringai kemenangan di wajahnya membeku seketika. Dia membalikkan badainya dengan kaku, sepasang matanya melebar sempurna karena rasa terkejut dan horor yang luar biasa saat melihat sosok yang berjalan keluar dari balik kabut.

Pemuda itu mengenakan jubah abu-abu murid luar yang bersih, dengan tangan kanan yang memegang gagang sebuah pedang hitam berbobot berat yang bertumpu di bahunya. Aura yang terpancar dari tubuhnya sengaja diperlihatkan pada Tingkat 6 Pengumpulan Qi—namun ekspresi wajah tampannya begitu tenang dan penuh dengan penghinaan.

"F-Feng Tian?! Bagaimana bisa kamu berada di sini?! Di mana Zhao Ma dan pasukannya?!" Zhao Chen berteriak histeris, tangan kiri secara refleks merogoh saku jubahnya untuk mencari jimat pemecah formasi yang diberikan ayahnya.

"Maksudmu dua belas ekor babi klan Zhao yang kamu kirim di area luar?" Feng Tian menghentikan langkahnya tepat lima meter di depan Zhao Chen, tersenyum tipis yang sangat mematikan. "Mereka semua sedang tidur nyenyak di tanah dengan meridian hancur. Dan sekarang... giliran pemimpin mereka yang harus membayar utang nyawa."

"Keparat! Jangan meremehkanku! Meskipun energiku terkuras, membunuh tikus Pengumpulan Qi Tingkat 6 sepertimu masih semudah membalikkan telapak tangan!" Zhao Chen meraung panik, berusaha memeras sisa *Qi* terakhir di dalam tubuhnya untuk menyalakan pedang gioknya.

"Tingkat 6?" Feng Tian tertawa rendah. "Tuan Muda Zhao Chen, sepertinya kamu terlalu mempercayai apa yang diperlihatkan oleh matamu sendiri."

*Wush!*

Feng Tian melepaskan segel *Cheat Code: Modifikasi Status Palsu* miliknya. Seketika itu juga, aura emas yang luar biasa padat dan murni meledak dari dalam tubuhnya, membubung tinggi ke langit lembah, menciptakan tekanan spiritual yang begitu berat hingga membuat lutut Zhao Chen berbunyi *krak* dan langsung terpaksa berlutut berlutut di tanah!

"F-Fondasi Dasar Tahap Menengah... FONDASI SEMPURNA?!" Zhao Chen berteriak histeris, suaranya melengking tinggi seperti perempuan yang ketakutan. Wajah angkuhnya kini dipenuhi oleh keputusasaan yang teramat sangat. Di bawah tekanan Fondasi Sempurna milik Feng Tian, sisa energi lima persen di tubuhnya membeku total, membuatnya tidak bisa menggerakkan satu jari pun!

Feng Tian mengabaikan Zhao Chen yang sedang gemetar ketakutan di tanah. Dia berjalan melewatinya begitu saja, lalu dengan santai memetik *Buah Roh Sembilan Nyawa* dari pohon kecilnya.

**[Ding! Mendeteksi item legendaris: 'Buah Roh Sembilan Nyawa'!]**

**[Notifikasi Sistem: Apakah Pengguna ingin mengonversi buah spiritual ini menjadi EXP secara instan?]**

*Konversi sekarang!* perintah Feng Tian dalam hati.

**[Ding! Proses konversi berhasil!]**

**[Selamat! Anda mendapatkan: 4.000 Poin Pengalaman (EXP) dan 1.000 Koin Sistem!]**

**[Ding! Poin Pengalaman telah penuh (6.950 / 5.000). Memulai proses menerobos ranah!]**

**[Selamat! Anda berhasil menerobos ke Ranah Fondasi Dasar - Tahap Menengah PUNCAK!]**

*Sisa EXP saat ini: 1.950 / 8.000 (Menuju Fondasi Dasar Tahap Akhir).*

*Boom!*

Pilar cahaya emas kembali meledak dari tubuh Feng Tian, menyapu seluruh isi Lembah Kematian dan meremukkan sisa-sisa kesombongan di dalam jiwa Zhao Chen. Menonton musuh yang paling dibencinya naik tingkat secara instan di depan matanya sendiri setelah memakan buah rampasannya... Zhao Chen langsung memuntahkan seteguk darah hitam karena syok berat.

Feng Tian berbalik, menatap Zhao Chen yang kini merangkak di tanah seperti cacing yang sekarat. Dia mengangkat *Pedang Meteorit Hitam* miliknya, mengarahkannya tepat ke leher Zhao Chen.

"Permainan kita di dalam hutan ini sudah selesai, Zhao Chen," bisik Feng Tian, sepasang mata keemasannya memancarkan hawa maut yang mutlak. "Sampaikan salamku pada adikmu di neraka."

> **💬 Catatan Penulis (Author's Note):**

> **FONDASI DASAR TAHAP MENENGAH PUNCAK!!!** 😎🔥 Feng Tian bener-bener gak ngasih napas! Zhao Chen dibuat berlutut cuma pake tekanan aura, dan buah spiritualnya langsung ditelen jadi EXP di depan mukanya sendiri! Gila, puas banget! 😂

> Dengan tewasnya Zhao Chen di bab depan, Ujian Murid Dalam bakal gempar total dan Tetua Zhao Guntur dipastikan bakal kena serangan jantung saking gila-nya!

1
Gege
makin kesini, cerita asli 300 kata, catatan othornya 1000 kata..🤭🤣
Sri Dewi: maaf ya autor lagi sibuk sibuknya ini juga yempetin curi waktu tar deh di bonusin
total 1 replies
Muhammad Ridwan
before🤣
Muhammad Ridwan
anggota tubuhnya
Muhammad Ridwan
semangat....
Hadi Hadi
bantai 😍😍😍
Gege
jangan lupa Thor tradisinya dunia kultivator, bunuh lalu harta rampasan.. 🤭
Gege
sudah 19 bab warisannya masih belom menunjukkan kualitas dan kemampuannya yang warbyasaaah.. 🤭
Hadi Hadi
semangat 👍👍👍
Hadi Hadi
😍is good 👍👍👍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up up 💪💪💪😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
bantai thor 💪💪💪
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
lanjutkan
Hadi Hadi
up up up up
Muhammad Ridwan: gas gas
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!