NovelToon NovelToon
Istri Tersembunyi Dokter Galak

Istri Tersembunyi Dokter Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Dokter Genius / Kaya Raya
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Tak pernah terlintas di benak Casey Cloud bahwa hidupnya akan berbelok drastis. Menikah dengan Jayden Spencer, dokter senior yang terkenal galak, sinis, dan perfeksionis setengah mati. Semua gara-gara wasiat sang nenek yang tak bisa dia tolak.

"Jangan harap malam ini kita akan bersentuhan, melihatmu saja aku butuh usaha menahan mual, bahkan aku tidak mau satu ruangan denganmu." Jayden Spencer

"Apa kau pikir aku mau? Tenang saja, aku lebih bernafsu lihat satpam komplek joging tiap pagi dibanding lihat kau mandi." Casey Cloud.

Di balik janji pernikahan yang hambar, rumah sakit tempat keduanya bekerja diam-diam menjadi tempat panggung rahasia, di mana kompetisi sengit, dan kemungkinan tumbuhnya cinta yang tidak mereka duga.

Mampukah dua dokter dengan kepribadian bertolak belakang ini bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bingung

Byur!

Langsung menyembur cokelat hangat yang Casey sesap sejak tadi dari mulutnya seketika.

"Astaga, kenapa kau sampai syok begitu?"

Hannah spontan terkejut. Casey? Jangan di tanya. Matanya melebar sempurna. Dia cepat-cepat mengelap mulutnya yang basah akibat cairan berwarna cokelat itu. Untung saja tak ada manusia yang berjalan di dekatnya sekarang. Dan dia juga belum ke ruang IGD, masih di ruang kerja para dokter.

Hannah secepat kilat memberikan tisu yang selalu di bawanya di saku jas pada Casey. "Ini bersihkan dulu mulutmu itu."

Casey langsung menyambar tisu dan mengelap pelan bibirnya kemudian membalas sambil melempar senyum kaku.

"Terima kasih, habisnya ucapan Kakak buat aku syok berat."

"Hehe, sorry, aku asal sebut kok, lagian aneh saja, jalanmu kayak orang pengantin baru sih, soalnya dulu pas awal-awal magang di rumah sakit sering dapat pasien pengantin baru yang digempur sama suaminya." Hannah terkikik, menahan geli.

Tadi dari kejauhan dia sempat melihat gaya berjalan Casey seperti penguin. Hal itu membuat dia mulai teringat dengan pengalamannya dulu, ketika menghadapi pasien pengantin baru, kesakitan akibat berhubungan badan terlalu lama.

'Iya, aku memang digempur semalam sama Jayden, Hannah!' Casey hanya dapat menanggapinya di dalam hati, sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal sekarang.

"Apa jangan-jangan kau memang digempur sama suamimu? Kau sudah menikah, Casey?"

Hannah yang tadinya tertawa, sekarang berhenti dan ekspresinya berubah jadi tampak lebih serius. Sebab Casey hanya diam saja sejak tadi dan tak langsung menanggapi, hingga membuat Hannah berasumsi liar.

Namun, Casey malah membalas ucapan Hannah dengan tertawa cukup keras, hingga membuat kening Hannah berkerut sangat kuat.

"Casey, aku serius loh, kau sudah menikah? Maaf jika aku ingin tahu, kau sudah aku anggap sebagai adikku tahu!" kata Hannah lagi, sedikit kesal bila Casey tak memberitahu perihal statusnya sebenarnya.

Akan tetapi, mengingat perkataan Casey tempo lalu. Casey mengatakan jika dirinya tidak memiliki pacar, Hannah dilema.

"Astaga Kak, belum lah, kan aku sudah bilang aku nggak punya pacar apalagi suami, masalah jalan kebetulan semalam aku pulang kerja, aku langsung pilates eh karena sudah lama nggak pilates, kakiku sakit makanya hari ini jalanku rada aneh," kilah Casey, sambil melempar senyum hambar.

Hannah membuang napas lega setelahnya. "Kalau pun kau sudah menikah, ya nggak apa-apa sih, asal aku yang harus jadi orang pertama yang tahu statusmu tahu! Aku senang ada teman yang jomblo juga," balas Hannah dengan mulutnya manyun ke depan sedikit. Dia masih ngambek.

Perkataan Hannah, membuat Casey jadi merasa bersalah. Dia ingin menceritakan perihal statusnya, tapi mengingat dia belum terlalu lama berkerja di sini. Casey tak mau terlalu terbuka pada orang yang baru dia kenal.

Casey belum tahu sepenuhnya, mana lawan, mana kawan. Apalagi dia dan Jayden menikah karena perjodohan. Di tambah lagi, Jayden menyuruhnya untuk tutup mulut kemarin.

"Ya, tenang saja nanti aku kasi tahu kalau aku mau nikah, sudah jangan cemberut dong Kak," kata Casey. Lalu merangkul pundak Hannah, seperti seorang adik yang manja kepada kakaknya.

Hannah seketika tersenyum ramah.

"Oke deh, yuk kerja, aku juga mau cepat-cepat menyelesaikan tugasku."

Kalimat itu menjadi penutup perpisahan Casey dan Hannah. Setelah bertegur sapa sejenak, keduanya mulai berkerja. Lalu bertemu lagi ketika siang hari, saat jam istirahat.

Kini Casey dan Hannah berjalan beriringan ke kantin. Namun, ketika menyusuri area tersebut. Casey di buat kebingungan, ketika beberapa tenaga medis atau dokter yang kemarin menyapa dengan ramah, kini menatapnya begitu sinis.

"Kenapa ya mereka? Apa mukaku ada kotoran?" Casey mencoba berpikiran positif, sambil melirik Hannah sekilas di samping, yang berjalan bersamanya dari tadi.

Napas kasar lantas berhembus kuat dari hidung mungil Hannah. "Kotoran apanya? Palingan gosip yang kemarin, kalau kau risih biar aku kasi tahu mereka kalau kau masih ada hubungan keluarga sama Jayden."

Hannah berkata dengan mimik muka sangat serius. Tetapi, Casey justru menanggapinya dengan sebuah senyum jahil.

"Boleh juga, kasi tahunya pakai toa saja Kak, biar kayak pengumuman gitu," balas Casey.

"Astaga aku serius loh." Hannah geleng-geleng mendengar balasan Casey.

Setelah itu, keduanya segera memesan makanan di kantin. Kemudian menunggu makanan datang dengan duduk di meja yang terletak di tengah-tengah kantin.

"Dokter Casey, aku gabung ya!"

Kedatangan Vero, membuat Casey dan Hannah yang baru saja menjatuhkan bokong ke kursi, terkejut bukan main. Perawat yang di kenal minim attitude ini, tiba-tiba sok kenal dan sok akrab.

Namun, anehnya saat ini, Vero melempar senyum tipis dan memilih duduk tepat di hadapan Casey. Vero seperti seorang penghutang, yang kalau ditagih mukanya masam, tapi jika meminjam uang mukanya manis seperti permen gulali.

"Eh iya, tumben Vero, ada apa?" Hannah yang sudah tahu sepak terjang Vero, langsung bertanya sambil tukar pandang dengan Casey sesaat. Dia dapat merasakan adanya maksud dari Vero bergabung bersama mereka sekarang.

Riak muka Vero yang tadi terkesan ramah, berubah jadi jutek.

"Dokter Hannah gercep juga ya, hem, begini, aku cuma mau tanya, ada hubungan apa dokter Casey sama dokter Jayden, apa kalian pacaran maksudku, berselingkuh gitu dari Bu Dea? Aku kemarin lihat kalian pulang satu mobil."

Kemarin, Vero lah yang melihat Casey dan Jayden pulang memakai mobil yang sama.

"Mereka sepupuan." Hannah yang terlebih dahulu menanggapi, bukan Casey.

Hannah mulai muak dengan perawat di hadapannya ini. Sudah menjadi rahasia umum, banyak para tenaga medis menyukai Jayden, salah satunya Vero.

Casey terlihat sangat terkejut dengan balasan Hannah. "Kak ..."

Mendengar balasan Hannah, Vero mengerjap cepat dengan ekspresi wajah tampak sangat terkejut. "Sepupu? Kenapa dokter Casey nggak bilang kalau–"

"Hai, aku gabung juga ya." Perkataan Vero seketika terpotong dengan kedatangan Bobby.

Tanpa izin, Bobby langsung duduk tepat di samping Casey dan membuat suasana seketika jadi canggung. Hari ini lelaki itu praktik pagi di rumah sakit ini.

Casey, Hannah dan Vero saling lempar pandang.

"Eh, lagi bicara serius kah? Hehe, maaf ganggu." Bobby tak menunjukkan raut wajah bersalah, malah melempar senyum lebar.

Belum sempat ketiga manusia di meja itu menanggapi. Suasana makin terasa canggung, saat Dea tiba-tiba muncul dari samping, memegang gelas berisi kopi, dengan raut muka masam dan menatap Casey sangat tajam, seolah-olah seperti ingin memangsa Casey sekarang juga.

"Ada apa, bu Dea?" tanya Hannah terlebih dahulu dengan ekspresi kebingungan.

Bukannya membalas, Dea malah mengarahkan gelas berisi kopi ke arah Casey seketika.

"Haaa panas!" teriak Casey, spontan beranjak dari kursi.

"Dea!" Jayden tiba-tiba muncul seperti hantu.

1
Dian Rahmawati
Indra jahat banget
Ariany Sudjana
iya betul, cuma dirahasiakan, jadi ga ada yang tahu kan kalau Casey itu istri sah Jayden 🤭😄
Ariany Sudjana
semoga bisa tertangkap Dea dan indra
Dian Rahmawati
indra jahat nih sama si dea
Ariany Sudjana
bukannya kamu yang jalang yah Dea? 🤣🤣🤭🤭
Nnar Ahza Saputra
lanjut kak... 🤭
Mak Lyly
sebel deh sama para dokter yg suka gosip apa lg dr indra laki2 kok lambe.. ini ya bukan gaya dokter ada waktu langsung gosip ini gaya orang penganguran yg tiap pagi ngeriung lihatin orang berangkat kerja 👊
Inah Ilham
wong wedok aneh... harusnya bangga dong punya cowok yg menjaga kehormatan seorang wanita, lah iki kok malah pingin.... ah sudahlah
O: Dea agak2 kak 🤭🙏 jelas beda sama Casey makanya hubungannya dengan Jayden nggak direstui sama ortu Jayden
total 1 replies
Ariany Sudjana
Dea kamu bilang Casey jalang, lho bukannya kamu yang jalang murahan yah?
muna aprilia
lanjutkan
Mak Lyly
apaan si dea tuh gk ada ahlak sama sekali main siram saja..
MomRea
Casey baru di gempur Jayden Lo Hannah, pake nanya lagi 😄😄😄
hansen
Jayden mahu modus 15menit🤣
hansen
baru ini novel yg nga ada malu2 nya pengen berhubungan suami isteri🤭
O: Jayden kaku harap maklum ya 🙏🤭
total 1 replies
Mak Lyly
mau buka paket ya🤣
Mak Lyly
ayaaaah kenapa nenek masuk nya cepat siih padahal biarkan mereka bertarung dulu biar jayden di kasih pelajaran 🤭
Ariany Sudjana
Jayden kamu dokter, tapi ga tegas. kamu menikah dengan Casey, tapi kamu pacaran sama Dea, yang hanya mengincar harta keluarga kamu saja. tapi kamu tidak ijinkan Casey dekat sama orang lain, suami macam apa kamu?
Ariany Sudjana
Casey kamu dokter, kalau Jayden ga menganggap kamu sebagai istrinya, tinggalkan saja Jayden, daripada kamu makan hati, karena kamu hanya dianggap pelakor dalam kehidupan Jayden dan Dea
hansen
jujur aja la pada keluarga mu Casey, untuk apa bertahan pada akhirnya kamu akan di anggap orang ketiga perosak hubungan,
hansen
pisah aja Casey,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!