NovelToon NovelToon
Ugh ... My Aggressive Bos!

Ugh ... My Aggressive Bos!

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sheninna Shen

"Hangatkan tubuhku. Only one night."

Sebuah kalimat yang mengubah seluruh kehidupan Leon dan Bianca yang bertemu di Paris secara kebetulan.

Pertemuan singkat yang awalnya sebatas di Paris saja, siapa sangka berlanjut hingga saat keduanya kembali ke Indonesia.

Keduanya dipersatukan dengan status yang berbeda. Atasan dan bawahan. Hal tersebut membuat Leon memanfaatkan wewenangnya untuk bertindak dan bertingkah agresif kepada Bianca yang diam-diam telah mencuri ciuman pertamanya di Paris.

🫧🫧🫧

Halo semua! Ini novel terbaru Kak Shen. Yuk kepoin! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Find Another Woman

...“Kalau kamu mau, aku akan mencarikan wanita lain.” – Bianca Francesca...

"Selamat pagi, Pak!" sapa beberapa karyawan yang berpapasan dengan Leon.

Leon hanya mengangguk tanpa memberikan ekspresi apa-apa. Aura yang dipancarkan oleh CEO Salvatore Group tersebut benar-benar dingin saat Jakarta sedang berada di musim panas.

Berbeda dengan Bianca. Saat ia berjalan mengikuti Leon di belakang, karyawan yang tadinya menyapa Leon, juga ikut menyapa Bianca.

"Pagi Mba Bianca."

"Morning, Bi."

"Wajahmu cerah banget ya hari ini, Bi."

"Bianca! Morning!"

"Wiii ... cantik banget hari ini."

Bianca menjawab sapaan-sapaan tersebut dengan ramah dan ceria. Berbeda dengan Leon yang sama sekali tak menunjukkan keramahannya.

Setibanya di ruangan, Leon langsung membalikkan badannya menghadap ke arah Bianca yang ada di belakangnya. Pintu ruangan yang saat ini sudah tertutup membuat hanya ada mereka berdua di ruangan yang tertutup itu.

“Sudah ku katakan jangan pernah gigit bibir ‘kan?”

Leon mengawali pembicaraan paginya dengan pembahasan bibir. Hal tersebut membuat Bianca mengerutkan keningnya dengan puluhan pertanyaan yang ingin ia ucapkan. Baru saja bibir gadis itu terbuka ingin berbicara, Leon mengambil langkah mendekat ke arah Bianca.

Pria yang pagi itu berbalut stelan jas cream yang pas ditubuh, ia bertolak pinggang sambil menatap gadis di depannya dengan penampilan angkuhnya.

“Jangan pernah menggigit bibirmu selain di depanku,” papar Leon tegas membuat Bianca mengurungkan niatnya untuk berargumen.

Gadis itu lagi-lagi mengerutkan keningnya. Bagaimana tidak? Sebelumnya pria itu melarangnya menggigit bibir di depannya. Lalu, kenapa sekarang ia dilarang menggigit bibir di depan orang lain selain di depannya?

“Haaa … dasar plin-plan!” sungut Bianca dalam hati.

“Ah! Satu lagi,” Leon membungkukkan tubuh atasnya dan sedikit condong ke arah Bianca agar tinggi mereka sejajar. Lalu ia mendekatkan wajahnya ke arah wajah Bianca.

“Jangan pernah tersenyum dan berlaku ramah kepada lawan jenis!”

“Pak—”

Cup!

Leon mencium bibir gadis itu karena gadis itu memanggilnya dengan sebutan ‘Pak’ saat mereka berdua. Bianca mendelik. “Leon!”

“Aku ini ‘kan sekretaris CEO. Jadi aku harus menjaga citraku. Karena apa yang ku perlihatkan itu demi nama baikmu juga,” ucap Bianca menyanggah tuntutan Leon agar tak senyum dan berlaku ramah pada lawan jenis.

Bianca ada benarnya. Jika ia terlihat judes, jutek, cuek dan angkuh, bukankah akan mencoreng citra dan nama baik Leon sebagai sekretaris CEO Salvatore Group? Jadi semua yang ia lakukan itu murni untuk pekerjaan dan tak ada maksud apa-apa.

Leon tak menjawab sanggahan Bianca. Ia malah mengalihkan topik pembicaraannya dengan menyuruh Bianca memesankan sarapan untuknya. Karena saat di apartemen tadi ia melewatkan sarapan.

“Pesankan aku sarapan.” Leon membalikkan badannya membelakangi Bianca. Ia berniat melangkahkan kakinya menuju meja kerja.

Tiba-tiba saja Bianca bergerak sigap dan berada di hadapan Leon.

“Maaf. Aku hanya tak ingin atasan yang ku layani terlihat berantakan,” papar Bianca sembari meraih dan membetulkan dasi Leon yang longgar dan berantakan sejak tadi.

Leon terkesima saat dasi yang ia kenakan dibetulkan oleh Bianca. Meskipun selama ini ia memiliki Brad sebagai sekretarisnya di Salvatore Group cabang Amerika, tak pernah sekalipun Brad menyentuh dasinya. Bahkan, tak pernah seorangpun yang pernah membetulkan pakaiannya tanpa seizinnya. Bukan karena ia tak ingin, hanya saja karena citranya selama ini adalah seorang pria yang dingin dan sulit ditebak. Jadi tak ada seorang pun yang berani mengusik bahkan menyentuhnya.

Lalu … sekarang gadis ini berinisiatif sendiri?

Bianca melakukan hal tersebut murni sebatas pekerjaannya sebagai seorang sekretaris pribadi CEO tanpa mencampurkan perasaan pribadi. Tapi berbeda dengan Leon yang sudah menaruh hati pada Bianca sejak malam pertama mereka di Paris. Pria itu semakin terobsesi dengan gadis yang sedang membetulkan dasinya.

Sorot mata elang Leon memperhatikan gerak gerik Bianca dengan seksama. Gadis yang saat itu membetulkan dasinya dengan sangat serius, entah kenapa wajahnya menjadi semakin mempesona. Apa karena diam dan tenangnya gadis itu merupakan daya tariknya?

“Sudah—”

Belum sempat Bianca mengatakan bahwa ia sudah selesai membetulkan dasi pria itu, bibir yang saat itu sedang berbicara mendadak dibungkam menggunakan bibir Leon tanpa aba-aba. Leon meraih pinggul ramping gadis itu dan mendempetkan tubuh mereka menjadi satu sehingga angin pun tak bisa mencari celah untuk mengisi kekosongan yang menghalangi mereka. Sementara tangan kanan pria itu meraih tengkuk Bianca dan mendorong wajah gadis itu ke depan agar tak bisa melepaskan diri.

Leon menikmati inci demi inci bibir lembut milik Bianca di pagi itu. Seolah-olah ia sedang melahap sarapan pagi yang begitu lezat dan tak ingin membiarkan makanan itu bersisa. Aroma parfum bercampur aroma dari tubuh Bianca yang memberikan aroma manis semakin membuat Leon menjadi agresif. Bibir dan lidah Leon yang semula bergerilya di bibir gadis itu, kini beranjak pindah menuju leher jenjang yang mulus.

“Le-Leon … saat ini kita di kantor.”

Bianca mencoba menjarakkan tubuhnya dengan tubuh Leon menggunakan kedua tangannya yang menekan dada bidang Leon. Hanya saja tubuh bagian bawahnya masih menyatu karena tangan kekar Leon masih melingkar di pinggulnya.

“Memangnya kenapa?” tanya Leon dengan nafasnya yang mulai berat. Bahkan ia tak segan-segan menekan tubuh bagian bawahnya yang mulai bangun dan terasa sesak.

“Ada banyak pekerjaan dan pendingan yang harus dilakukan.”

“But I miss your body,” lirih Leon memelas dengan wajah yang mendadak menjadi sendu, “and I miss your s3xy voices while we making l0ve in Paris.”

Bianca mendadak terhenyak. Pria yang dulunya menolak ajakannya untuk melewati malam panas, sekarang berubah menjadi agresif dan menjadi lebih jujur. Bahkan pria yang sebelumnya dingin dan cuek itu, kini berubah menjadi buas.

“K-kalau kamu mau, aku akan mencarikan wanita lain untuk—”

Leon melepaskan tubuh Bianca sesaat gadis itu mengatakan akan mencarikan wanita lain untuk memuaskan nafsunya. Itu merupakan hal yang gampang untuknya sejak dulu. Apalagi ia tinggal di Amerika. Pergaulan bebas di sana tak bisa dipungkiri dan sering terjadi di negara dengan budaya Barat itu. Hanya saja ia enggan melakukan hal berharga itu selain bersama seseorang yang benar-benar telah mencuri hatinya.

Tapi sayang … saat ia ingin melakukan hal berharga itu dengan seseorang yang penting baginya, orang tersebut malah tak tertarik padanya.

Apa gadis itu masih menyimpan rasa dan harapan pada mantannya? Ck! Padahal, mantannya itu jauh lebih rendah dan tak memiliki kelebihan apa-apa selain dirinya. Apa ia tak cukup menarik untuk meluluhkan hati gadis itu? Pikir Leon saat itu.

...🫧🫧🫧...

...BERSAMBUNG…...

1
Sofie Ariyani
semoga Bianca hamil juga anak Leon ya, jgn pake pil kontrasepsi
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bianca Naif ngapain suka ngambil sikap yang menye², itu kan Singa sudah terbuka pada karyawannya jaga² agar ga ada gosip murahan lagi tapi kamu sok²an ngelarang segala... ujung²nya kalau kamu ada masalah baru lagi pasti Singa juga yang turun tangan... mending ikutin saja Singa selama dia bersikap tegas buat kebaikan hubungan kalian
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jelasin apanya Rein, kamu sudah salah datangin Anya ke tempatnya bukannya inisiatif buat hindari masalah baru malah ga berpikir ajuin ketemuan di Caffe atau restoran tempat terbuka kalau bener kamu serius sama Bella.. laaahh ini iyain saja kayak kerbau di cocok hidungnya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aku suka gaya mu Singa...👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga usah berAlibi ga ada cinta buat Anya, Rein... buktinya kamu sempat kasih setengah hati buat dia sebelum kamu tau kalau Bella juga cinta kamu sekarang
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ooooo... bulaatt, ternyata alasan Rein menunda² perceraiannya karna Singa yang trauma perceraian ortunya.🤭🤭🤭

salahnya kalian kurang terbuka dan komukasi harus lebih intens lagi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Singa the best meskipun belum lama kenal sudah bisa ambil sikap buat melamar Bianca.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Bi, aku dukung tar aku bantuin bawa cabe Setan sekalian buat Lulurin tuh siluman Cindy.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bella Bella kamu nuduh si Singa yang bocorin kalau kamu suka Rein padahal mulutmu sendiri yang mengakuinya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ngga Tein, Ngga Singa kok aneh ya padahal sudah tau kalau Anya toxic, hampir membunuhnya di tambah selingkuh terus kok telat urus cerai padahal bukti sudah ada.. oke lah kalau bukti kecelakaan belum lengkap tapi setidaknya bukti perselingkuhan sudah lengkap jadi uruslah dulu perceraian kalau masalau tuntutan hukum percobaan pembunuhan bisa sambil nunggu lengkap kaan bisa... malah nambahin keb0d0han sendiri masukin Cindy lagi.

terus Singa juga sudah tau keluarga Anya kayak gimana kok masih terima kerja sama dengan bapaknya Anya, harusnya kalau beneran pintar pasti nolak karna alasannya jelas banget tanpa perlu ketemu langsung ambil sikap tegas...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Preeett... telat bertindaknya kamu Rein.. sok tegass sekarang.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga ada cinta antara kamu dengan Anya gimana Rein, di awal kamu sendiri yang bilang kalau kamubsudah mulai ada cinta buat dia terus sekarang bilang gitu..

ini gimana konsepnya Thor.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laaah aneh kamu Rein kenapa ga dari sebelum tau pengakuan dari Bella cerainya, aneehh... ga tegas ambil sikap padahl sudah punya bukti perselingkuhan Anya terus perlakuan dia selama ini sebagai istri buruk tapi masih bertahan... segitu bilang cuma sedikit cinta sama Anya bahkan kamu sampe nerima Cindy masuk perusahaan dengan mudah.

kalau baru seekarang kamu punya inisiatif buat cerai bukan berarti kamu cinta Bella tapi karna pelarian saja.. kasihan Bella yang setia dan tulus malah harus dapat laki² plinplan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rein kok kayak orang B0d0h ya sudah tau istrimu saja sikapnya buruk, sekarang malah dengan mudahnya masukin adik ipar buat jadi aspri di kantormu tanpa tau Cindy kayak gimana pribadi dan kerjanya... ga masuk di AkIL🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham, jadi salin tebak²an di pikiran masing².. mungkin Bella terlalu dekatbdengan si Singa jadi Rein mengira kedekatan mereka adalah orang yang saling mencintai dan sayangnya Rein bukannya mencoba utarakan dulu dan urusan di tolak/di terima mah akan tau jawabannya setelah denger dari Bella sendiri.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh Bi makanya jangan asal cepat nyimpulin Orang yang baru di lihat... tau belum berarti kenal buktinya kamu salah menilai Cindy.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Halalin dulu Singa, jangan maen sosor dan suruh nginep terus diihh.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya begitu lah Bell.. orang kaku antibsosial pun kalau sudah nemu pawangnya bakal lemah lembut, beda lagi kalau dibdepan orang lain
🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Makanya kalau beneran cinta kenapa ga coba terbuka sama Bianca jangan semua yang kamu lakuin anggap biasa Leon, pahami kalau Bianca punya trauma karna pers3lingkuh4n tapi kamu ga sadar sudah tiba² tiap dapat telpon dari Bella kamu no. duakan dia jadi tanggungbresikonya karna kamu ga Peka.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham karena masih belum mengenal karakter masing², Leon yang ga Peka salah mengambil sikap di saat Bianca mulai luluh dan percaya malah pergi ninggalin dia di saat dapat telpon dari Bella jadi wajar dengan Traumanya Bianca yang pernah di selingkuhi Over thinking sulit percaya lagi dengan laki²..

dan Bianca dengan pikiran buruknya menyimpulkan bahwa semua Laki² buruk ga setia... butuh komunikasi lagi biar sejalan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!