NovelToon NovelToon
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Henny

Fiana Adams tak pernah menduga akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Pertemuan yang singkat di reuni sebuah SMA telah membuatnya terus memikirkan Arjuna Zefanya Tekins. Siapa sangka keduanya justru tak bisa dipisahkan sejak malam itu walaupun mereka harus menghadapi kenyataan bahwa keluarga mereka adalah orang yang paling berkuasa dan paling bermusuhan sejak zaman dulu. Berbagai tantangan datang dan berusaha memisahkan keduanya. Sampai akhirnya keduanya berada di sebuah pilihan yang sulit. Mempertahankan cinta mereka atau menjaga nama baik keluarga.
Ceritanya di jamin sangat romantis dan bikin baper. Walaupun memang penuh dengan tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Terlarang

Reyna mengompres pipi Fiana yang bengkak karena di tampar dua kali oleh kakaknya. Sementara papanya mengiring Fiana di kamar, menyita ponselnya dan melarang dia dikunjungi oleh siapapun juga.

"Aunty kan sudah mengingatkan, nona. Jangan bermain api. Lihatlah bagaimana mereka menyakiti nona seperti ini."

Fiana terus menangis. "Aku mencintai Arjuna. Aku tak bisa melepaskannya begitu saja."

"Jika sudah seperti ini, apa yang harus dilakukan? Nona sudah tak bisa lagi ke Amerika."

Fiana menatap Reyna. "Cari jalan untukku pergi dari sini, aunty."

"Semua identitas nona sudah di tahan oleh tuan Jerry. Bahkan rekening bank nona sudah dibekukan. Untung saja mereka percaya saat aunty mengatakan kalau aunty tak tahu apapun."

Fiana memejamkan matanya sebentar. Ia kemudian mencium cincin kawin yang masih melingkar di jari manisnya.

Reyna pun memberikan sebutir obat penghilang rasa nyeri. Fiana meminumnya dan tak lama kemudian ia tertidur.

"Bagaimana, Reyna? Apakah Fiana mengatakan sesuatu?" tanya Wulan.

"Maaf nyonya. Nona Fiana tak mau mengatakan apapun tentang hubungannya dengan tuan Arjuna. Dia hanya mengatakan kalau mereka saling mencintai."

Wulan menggelengkan kepalanya. "Mengapa pengawasanmu bisa lemah terhadap putriku itu? Apakah pikirannya sudah mengalami gangguan sehingga bisa berhubungan dengan pembunuh kakaknya?"

"Maafkan saya, nyonya. Karena berada di negara ini, aku justru kurang memperhatikan nona."

"Jerry sudah meminta keterangan pada Tita dan Jelita. Kedua temannya itu diam seribu bahasa. Namun aku yakin kedua gadis itu tahu hubungan mereka."

"Mereka pasti kompak untuk tutup mulut."

"Aku masih penasaran. Bagaimana anakku bisa kenalan dengan Arjuna. Apakah sebelumnya mereka sudah pernah ketemu di Amerika?"

"Aku juga tidak tahu,nyonya."

"Jerry sudah memeriksa ponsel adiknya. Namun ponsel Fiana menggunakan sistem perlindungan yang ketat. Malamnya Jerry sedang meminta bantuan pada temannya itu untuk membuka ponsel Fiana."

"Ya. Semoga bisa terbuka." Kata Reyna. Perempuan itu tahu kalau Fiana selalu menghapus semua jejak percakapannya dengan Arjuna. Ponsel Fiana juga didesain khusus sehingga jika dipaksakan untuk dibuka maka sistem di ponsel itu akan menghapus semua data yang ada.

**********

Rina mengantarkan sarapan pagi untuk Fiana.

"Exel kemana, kak?"

"Sudah ke sekolah. Hari ini mama Wulan yang mengantarnya. Kebetulan aku juga sedang merasa tak enak badan. Ayo makanlah." kata Rina sambil meletakan bakinyamg berisi makanan di atas meja. Fiana sedang duduk di balkon kamarnya.

"Aku tidak lapar."

"Untuk bisa memperjuangkan cinta mu, maka kamu tak boleh sakit. Kamu tak boleh lemah apalagi kehilangan pengharapan."

Fiana terkejut mendengar perkataan kakak iparnya. Ia menatap Rina dengan tatapN bingung.

Rina tersenyum. "Mengapa? Kamu pikir aku akan marah dan kecewa padamu karena memiliki hubungan dengan pembunuh Jordy? Aku tahu kalau Arjuna tak menembak Jordy maka Arjuna lah yang akan mati. Gerakan refleks itu karena ia juga marah melihat sahabatnya ditembak. Aku tak marah dengan Arjuna. Namun aku tak mungkin membelanya di hadapan keluarga suamiku. Aku bahkan selalu memberikan nasehat pada Axel agar tak menaruh dendam pada pembunuh papanya karena semua itu dilakukan secara tak sengaja."

Air mata Fiana mengalir. Ia langsung memeluk Rina. "Terima kasih, kak. Senang rasanya mendapatkan dukungan dari orang yang mengerti perasaanku."

Rina melepaskan pelukannya. "Jalani saja semuanya dengan ikhlas. Seperti yang pernah aku katakan padamu, aku juga ingin pergi dari seni agar Axel tak dibesarkan dalam keluarga yang penuh dendam. Jika masa berdukaku sudah selesai, aku akan melanjutkan mimpiku di bidang kecantikan. Aku akan tambah sekolah ke Perancis. Aku akan membawa Axel bersamaku. Aku sudah bicara dengan orang tuaku. Mereka mendukung aku sepenuhnya."

"Aku juga akan mendukung mu, kak."

Rina meraih tangan Fiana dan menggenggamnya erat. "Aku juga akan mencari cara untuk membuatmu pergi dari rumah ini. Pangeran Jeremi juga adalah saudara sepupuku. Namun aku tahu hatimu hanya milik suamimu."

"Kakak tahu tentang pernikahan kami?"

"Ya. Aku pernah secara tak sengaja melihat obat pencegah kehamilan yang diberikan aunty Rere padamu. Saat itu aku tahu kalau kamu dan Arjuna sudah menikah karena kamu bukan jenis perempuan yang mau berhubungan intim tanpa ada ikatan. Apalagi dengan melihat cincinmu itu."

"Kak, terima kasih sudah merahasiakan ini."

Rina menepuk lembut lengan Fiana. "Aku mau istirahat dulu. Jangan lupa makan ya?"

Fiana merasa sangat lega. Ia kini bersemangat. Di ambilnya baki makanan itu dan dia akhirnya memakan makanan yang dibawa oleh kakak iparnya itu.

**********

"Aku tahu bukan hal yang mudah untuk hidup di sini. Namun di sini lebih baik dari pada di dalam penjara. Kamu masih boleh makan enak, dan bebas melakukan apa saja walaupun memang tak bisa keluar dari pulau ini. Jangan sembarangan bermain di pantai karena banyak biaya air asin yang berkeliaran. Buaya memang tak akan bisa naik ke atas sini. Ada pagar pengaman yang juga sensor gerak yang mengamati kedatangan benda asing. Di sini ada sepasang suami istri yang akan menemani mu. Merekalah yang akan menyiapkan semua keperluanmu." kata Delok saat ia dan Arjuna tiba di tempat pengasingan ini.

"Terima kasih. Apakah benar tempat ini sama sekali tak ada signal?"

Delok tersenyum. "Sebenarnya ada telepon yang terhubung dengan satelit hanya saja, pasangan suami itu tak akan pernah mengijinkan kamu menggunakannya. Ada 20 titik CCTV yang akan memantau seluruh kegiatanmu di sini. Yang tidak ada CCTV hanya di kamar tidurmu. Namun di balkon kamarmu, terpantau kamera CCTV."

"Terima kasih sudah mengingatkan aku."

Delon mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. "Ini ada sebuah buku. Semoga bisa memberikan kamu insipirasi saat membacanya."

"Terima kasih."

Delon memperkenalkan Arjuna pada suami istri yang menjaga tempat ini. Bernama ibu Juwi dan bapak Anto. Usia mereka terlihat tak muda lagi namun postur tubuh mereka menunjukan bahwa mereka adalah orang-orang yang terlatih.

"Aku akan datang setiap seminggu untuk membawakan bahkan makanan sekaligus juga mengetahui keadaan mu di sini. Tim medis juga akan datang bersamaku untuk memeriksa kesehatanmu." kata Delon sebelum akhirnya pergi dengan helikopter yang tadi mengantar mereka di sini.

Arjuna segera masuk ke dalam rumah itu. Rumah yang tak begitu besar dengan lantai 2. Arjuna di antar ke kamarnya yang ada di lantai 2. Ia duduk di tepi tempat tidur sambil menatap sekeliling kamar itu.

Arjuna menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan. Ia melihat buku yang diberikan Delon padanya. Diambilnya buku itu dan membaca judulnya "TAK MENYERAH PADA KEADAAN"

Arjuna sebenarnya tak suka membaca buku. Apalagi novel. Ia pun membolak-balikkan halaman buku itu sampai ada sesuatu yang jatuh. Arjuna terkejut saat melihat kalau itu ada selembar foto. Dan wajahnya langsung tersenyum saat menyadari kalau gadis di foto itu adalah Fiana.

"Terima kasih Delon." bisik Arjuna lalu mencium foto itu dengan perasaan yang sedikit terhibur karena setidaknya ada sesuatu yang bisa dilihatnya untuk mengobati rindunya.

***********

Rina memasuki kamar Fiana. Gadis itu nampak sedang berdiri di depan pintu balkon kamarnya.

"Fi....!"

Fiana menoleh. "Eh, kak. Sudah pulang sekolah? Bagaimana hasil ujian Axel?"

"Syukurlah dia tetap juara walaupun dia kehilangan papanya."

"Aku senang mendengarnya."

Rina menutup pintu kamar Fiana. "Aku tadi ketemu Tita. Dia mengatakan kalau Delon akan mengunjungi Arjuna beberapa hari lagi. Kamu ingin menulis surat untuknya?"

Mata Fiana langsung bersinar. "Tentu saja, kak. Terima kasih." Fiana pun memeluk Rina dengan perasaan gembira.

Sayang, apa kabar mu di sana? Kalau aku di sini selalu memikirkanmu. Rasanya tak ada sedetik pun aku tak memikirkanmu. Aku berharap agar waktu berlalu dengan cepat sehingga kita bisa segera bersama. Jaga kesehatan, makan yang cukup tapi jangan lupa olahraga karena aku tak mau perutmu sampai buncit 😂. Apapun yang terjadi, jangan pernah ragukan perasaan ku padamu. Aku di sini setia menunggumu. Makanya kamu tetap semangat di sana agar ketika kita bertemu, kita akan saling memeluk dan tak akan pernah berpisah lagi.

Arjuna tersenyum bahagia membaca surat yang dikirimkan Fiana padanya. Rindunya pada gadis itu sedikit terobati karena ada surat itu. Ia pun dengan cepat mengirimkan surat balasan.

"Pak Delon. Terima kasih atas bukunya. Aku sangat terhibur membacanya." kata Arjuna sambil menyerahkan novel itu pada Delon.

"Nanti akan ku bawakan novel yang lain untuk menghiburmu." ujar Delon lalu menerima buku itu. Ia yakin ada surat balasan yang Arjuna berikan untuk Fiana.

**********

Hubungan yang sangat rumit

1
Liina Anjani Malick
ketemu dong ah masa engga🤭buru bang juna k amrik tar ketemu ayang fiana😍
Maria Kibtiyah
lah kasian fiana semoga arjuna gk jodoh ma si diana
tintiin21
Fiana dan Arjuna adalah "korban" dendam dan intrik keluarga... 🤔🤔🤔
Gia Nasgia
Waduh kk Hen membuat kita berpikir keras🤦‍♀️🤭
Syavira Vira
lanjut ♥️♥️♥️👍🏻👍🏻
Syavira Vira
masih tanda tanya??????
Liina Anjani Malick
okeh udh kebuka sedikit" ... jelo ish gelo fiana masih idup tp wajah nya berubah.. kira" gmn pertemuan fiana n bang jun ya😔
tintiin21
makin seru.... 😍😍😍😍
Maria Kibtiyah
siapa diana siapa gadis yg di oeprasi ahk bikin pusing
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
Edgar penuh dgn misteri dan pak Roman kirain tulus membantu Juna🥺
tintiin21
waduh non stop... 😅😅😅😅😅
Liina Anjani Malick
ada apa ya aku jg bingung bang juna😔🤣
Liina Anjani Malick
makin ke sini makin k sono🤣 jd fiana udh meninggal bnrn😤
Syavira Vira
gemessss
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
oh ternyata Edgar dendam dgn orang tua Fiana karena Jordy menikung Edgar🤔 ehh si Juna candu🤭
tintiin21
semakin seru semakin penuh teka teki ini.... 😁😁😁😁
momAriqa
terlove love kak author ❤❤ lanjut kak 🤗🤗
Enny Olivia: makasi ya
total 1 replies
Gia Nasgia
Ihhh kak Hen ternyata kisahnya Arjuna and Fiana penuh teka teki🤭tetap cemungut 🫶💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!