Sofia hamil anak dari Jabez suaminya namun Layla merebut kebahagian itu dari Sofia dengan mencuri Test Pack milik Sofia, dan Layla mengaku-ngaku bahwa dia lah yang hamil anak dari Jabez.
Mendengar kabar baik atas kehamilan Layla, tentu saja membuat Jabez menjadi senang karena selama ini, dia sangat mendambakan seorang anak untuknya sebagai penerus keturunan Gurita kerajaan perusahaan EZAZ RAYA.
Layla merupakan istri pertama dari Jabez Ezaz yang digadang-gadang semua orang untuk meneruskan garis keturunan keluarga Ezaz Raya.
Mampukah Sofia menjalani pernikahan ini bersama Jabez serta membuktikan pada semua orang bahwa Layla berbohong akan kehamilannya. Dan kembali merebut hati suaminya agar Jabez mencintainya lagi serta menendang kekuasaan Layla dari istana Alhambra.
Mohon dukungannya ya pemirsa yang budiman 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 17 WAJAH BARU, RENCANA LAMA
Jabez Ezaz telah mendengar kabar tentang seorang wanita cantik yang baru saja muncul di desa Serenity. Dia penasaran tentang wanita itu dan memerintahkan salah satu pengawalnya untuk mencari informasi tentang dia.
Pengawal itu kembali dengan laporan bahwa wanita cantik itu bernama Layla, dan dia tinggal di desa Serenity bersama ibunya. Jabez Ezaz tersenyum ketika dia mendengar nama Layla. Dia merasa bahwa dia telah menemukan sesuatu yang menarik.
"Aku ingin bertemu dengan Layla," kata Jabez Ezaz kepada pengawalnya. "Aku ingin tahu lebih banyak tentang dia."
Pengawal itu mengangguk dan berangkat untuk membawa Layla ke hadapan Jabez Ezaz. Layla tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Ketika Layla tiba di istana, dia disambut oleh Jabez Ezaz sendiri. Dia tersenyum ketika melihat Layla, dan Layla merasa seperti dia sedang diintai.
"Selamat datang, Layla," kata Jabez Ezaz. "Aku telah mendengar banyak tentang kamu. Kamu sangat cantik."
Layla merasa tidak nyaman dengan pujian Jabez Ezaz. Dia tahu bahwa dia harus berhati-hati dan tidak menunjukkan kelemahannya.
"Terima kasih," kata Layla dengan sopan. "Apa yang bisa aku lakukan untuk Anda, Tuan?"
Jabez Ezaz tersenyum lagi. "Aku ingin menawarkanmu sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari istanaku," kata dia. "Kamu akan menjadi salah satu wanita yang paling dihormati di istana."
Layla merasa seperti dia sedang dihadapkan dengan pilihan yang sulit.
Apakah dia akan menerima tawaran Jabez Ezaz dan memasukkan dirinya ke dalam bahaya, atau apakah dia akan menolak dan mencoba untuk melarikan diri?
Apa yang akan Layla lakukan?
Layla tersenyum dengan manis, mencoba untuk menyembunyikan niat sebenarnya. "Tentu saja, Tuan," kata dia dengan suara yang lembut. "Saya tidak bisa menolak tawaran seperti itu. Saya akan senang menjadi bagian dari istana Anda."
Jabez Ezaz tersenyum puas, tidak menyadari bahwa Layla sedang bermain-main dengannya. "Bagus," kata dia. "Saya akan memerintahkan pengawalku untuk menunjukkanmu ke kamarmu. Kamu bisa beristirahat dan mempersiapkan diri untuk malam ini."
Layla mengangguk, mencoba untuk tidak menunjukkan kegembiraannya. Dia tahu bahwa dia telah mendapatkan apa yang dia inginkan, dan sekarang dia bisa mulai menjalankan rencananya untuk membalas dendam kepada Jabez Ezaz.
Jabez Ezaz tidak menyadari bahwa wanita cantik yang berdiri di depannya adalah Layla, istri pertamanya yang telah melarikan diri dari penjara bawah tanah. Operasi plastik yang Layla lakukan telah mengubah penampilannya secara drastis, sehingga Jabez Ezaz tidak dapat mengenali bekas istrinya.
Jabez Ezaz hanya tertarik pada kecantikan Layla yang baru dan tidak memiliki firasat bahwa dia sedang berhadapan dengan orang yang memiliki hubungan masa lalu yang sangat penting dengannya. Ini memberikan Layla keuntungan yang signifikan dalam rencana pembalasannya...
Ketika Layla meninggalkan Jabez Ezaz, dia tidak bisa tidak merasa puas dengan dirinya sendiri. Dia telah berhasil mendapatkan kepercayaan Jabez Ezaz, dan sekarang dia bisa mulai mengumpulkan informasi dan mempersiapkan diri untuk serangan berikutnya.
Tapi, apakah Jabez Ezaz benar-benar tidak menyadari niat Layla? Atau apakah dia sedang bermain-main dengan Layla, menunggu saat yang tepat untuk menyerang?
Layla tersenyum dengan manis, menikmati keuntungan yang dia miliki atas Jabez Ezaz. Dia tahu bahwa dia memiliki kendali atas situasi dan bahwa Jabez Ezaz tidak memiliki petunjuk tentang identitas sebenarnya.
Dengan percaya diri, Layla mulai memainkan perannya sebagai wanita cantik di istana, memanfaatkan kecantikannya untuk mendapatkan kepercayaan Jabez Ezaz dan memperoleh informasi yang dia butuhkan untuk menjalankan rencananya.
Sementara itu, Jabez Ezaz tidak menyadari bahwa dia sedang dipermainkan oleh Layla, dan dia terus jatuh lebih dalam ke dalam perangkap yang telah disiapkan untuknya.
Apakah Layla akan berhasil menjalankan rencananya dan membalas dendam kepada Jabez Ezaz, ataukah ada sesuatu yang tidak terduga yang akan terjadi?
Layla terus memainkan perannya dengan baik, memanfaatkan kecantikannya dan kepribadiannya untuk mendapatkan kepercayaan Jabez Ezaz. Dia berhasil mendapatkan akses ke ruangan-ruangan yang sebelumnya tidak bisa dia masuki, dan dia mulai mengumpulkan informasi yang dia butuhkan untuk menjalankan rencananya.
Sementara itu, Jabez Ezaz semakin jatuh cinta dengan Layla, dan dia tidak bisa tidak merasa bahwa dia telah menemukan wanita yang sempurna. Dia tidak menyadari bahwa Layla sedang mempermainkannya, dan dia terus memberikan kepercayaan kepada Layla.
Layla, yang telah melakukan operasi plastik untuk mengubah penampilannya, sekarang memiliki wajah yang baru dan identitas yang baru. Dia telah menunggu saat yang tepat untuk membalaskan dendamnya kepada Jabez Ezaz dan keluarga kerajaan.
Dengan wajah barunya, Layla berhasil menyusup ke dalam istana sebagai salah satu pelayan. Dia diam-diam mengumpulkan informasi tentang Jabez Ezaz dan Sofia, menunggu saat yang tepat untuk menyerang.
Layla memiliki rencana yang sangat rapi dan teliti. Dia akan memanfaatkan kelemahan Jabez Ezaz dan Sofia untuk mencapai tujuannya. Dia akan membuat mereka percaya bahwa dia adalah orang yang mereka percayai, dan kemudian dia akan menyerang ketika mereka tidak siap.
Tapi, ada seseorang yang tidak percaya dengan Layla. Riven, yang telah memantau situasi dari jauh, mulai curiga bahwa Layla tidak seperti yang dia duga. Dia memutuskan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa Layla tidak memiliki motif tersembunyi.
Apakah Riven akan menemukan sesuatu yang akan mengubah segalanya?
Layla, dengan wajah barunya yang cantik, memiliki rencana untuk menarik perhatian Jabez Ezaz dan memanfaatkan kelemahannya terhadap wanita cantik untuk mencapai tujuannya.
Dengan senyum yang manis dan gerakan yang elegan, Layla mulai mendekati Jabez Ezaz, berusaha untuk mendapatkan perhatiannya. Jabez Ezaz, yang tidak menyadari identitas sebenarnya dari Layla, tidak bisa tidak terpesona oleh kecantikan dan pesona Layla.
Sofia, yang menyaksikan semuanya dari jauh, merasa tidak nyaman dan khawatir. Dia tahu bahwa Jabez Ezaz memiliki kelemahan terhadap wanita cantik, dan dia tidak ingin melihatnya jatuh ke dalam perangkap Layla.
Riven, yang berada di samping Sofia, bisa merasakan kekhawatiran Sofia dan berusaha untuk menenangkannya. "Jangan khawatir, Sofia. Aku akan mengawasi Jabez Ezaz dan memastikan bahwa dia tidak jatuh ke dalam perangkap Layla."
Tapi Layla tidak akan mudah dihentikan. Dia memiliki rencana yang rapi dan akan melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.
Apakah Jabez Ezaz akan berhasil melihat kebenaran di balik wajah cantik Layla, atau apakah dia akan jatuh ke dalam perangkap Layla?
Jabez Ezaz tidak menyadari bahwa dia sedang dipermainkan oleh Layla. Dia terus jatuh lebih dalam ke dalam perangkap yang telah disiapkan untuknya, tanpa menyadari bahwa Layla memiliki rencana untuk membalas dendam kepadanya.
Layla terus memainkan perannya dengan baik, memanfaatkan kecantikannya dan kepribadiannya untuk mendapatkan kepercayaan Jabez Ezaz. Dia berhasil mendapatkan akses ke ruangan-ruangan yang sebelumnya tidak bisa dia masuki, dan dia mulai mengumpulkan informasi yang dia butuhkan untuk menjalankan rencananya.
Sementara itu, Riven terus memantau situasi dari jauh, berusaha untuk memahami apa yang sedang terjadi. Dia curiga bahwa Layla tidak seperti yang dia duga, dan dia memutuskan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa Layla tidak memiliki motif tersembunyi.