Di masa lalu, Sheng Long adalah Kaisar Iblis Kuno terkuat yang pernah ada. Kekuatannya begitu mengerikan hingga seluruh ras bersatu hanya untuk satu tujuan—menyegelnya selamanya.
Menolak tunduk pada takdir, Sheng Long membelah jiwanya dan bereinkarnasi demi menghindari segel tersebut. Ia terlahir kembali sebagai putra Keluarga Shen, namun dengan harga yang kejam. Kekuatan masa lalunya tersegel, tubuhnya lemah, dan ia dicap sebagai tuan muda sampah yang sakit-sakitan.
Menganggap keberadaannya sebagai aib, keluarganya menikahkannya dengan seorang gadis sederhana yang tak memiliki latar belakang apa pun. Namun justru dari gadis itulah, Shen Long merasakan kehangatan dan ketulusan yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia merasakan arti kebahagiaan.
Sayangnya, kebahagiaan itu menjadi dosa di mata keluarganya.
Didorong oleh iri dan kebencian, mereka merebut gadis itu dari hidupnya. Tindakan kejam tersebut menghancurkan segel yang membelenggu jiwa Sheng Long. Kaisar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12: Langit yang Runtuh di Awan Putih
Tujuh cahaya bintang yang meluncur dari langit mendarat di hadapan Shen Long. Mereka adalah para Penatua Agung dari Sekte Awan Putih, masing-masing membawa aura yang mampu mengguncang pegunungan. Namun, saat mereka melihat kawah raksasa yang dulunya adalah kediaman keluarga Shen dan sisa-sisa daging Penatua Gu, wajah mereka memucat.
"Iblis! Kau telah membantai salah satu dari kami dan menghapus seluruh keluarga!" pemimpin mereka, seorang pria tua dengan pedang kristal, berteriak murka. "Hari ini, Sekte Awan Putih akan mengeksekusimu atas nama keadilan!"
Shen Long mendongak, rambut hitamnya berkibar meski tak ada angin. "Keadilan? Kalian terlambat seribu tahun untuk membicarakan keadilan di depanku."
Tanpa peringatan, Shen Long melesat. Ia tidak lagi bertarung sebagai manusia, melainkan sebagai bencana alam.
SRAK!
Hanya dengan satu ayunan tangan yang dilapisi api hitam, dua penatua di barisan depan terbelah menjadi dua sebelum mereka sempat mencabut senjata. Darah mereka tidak memuncrat, melainkan langsung terbakar habis oleh energi negatif Shen Long.
"Satu per satu... atau bersamaan, hasilnya akan tetap sama." bisik Shen Long.
Ia terbang melesat menuju arah markas besar Sekte Awan Putih yang terletak di puncak gunung tertinggi di wilayah itu. Ketujuh penatua yang tersisa mengejarnya, mengeluarkan teknik-teknik terkuat mereka. Langit malam dipenuhi ledakan warna-warni dari ribuan jimat dan tebasan energi, namun Shen Long menembus semuanya seolah itu hanyalah rintik hujan.
Sesampainya di gerbang raksasa Sekte Awan Putih, Shen Long mendarat dengan dentuman yang meruntuhkan gerbang suci yang telah berdiri selama tiga ribu tahun itu.
"Sekte Awan Putih! Keluar dan hadapi takdir kalian!" suaranya menggelegar, menghancurkan kaca-kaca paviliun dan membuat ribuan murid sekte memuntahkan darah karena tekanan batin.
Pertempuran besar pecah. Ribuan murid dan guru sekte mengepung Shen Long, membentuk formasi Sepuluh Ribu Pedang Cahaya. Langit tertutup oleh jutaan pedang energi yang mengarah tepat ke satu titik: jantung Shen Long.
"Hancurlah, Iblis!" seru mereka serempak.
Jutaan pedang itu menghujam. Namun, di tengah badai serangan itu, Shen Long hanya mengangkat pedang Pembantai Surga ke langit.
"Seni Terlarang: Domain Naga Kiamat!"
Dari bawah tanah sekte, muncul naga-naga bayangan raksasa yang terbuat dari energi hitam pekat. Naga-naga itu menelan semua pedang cahaya dan mulai mengamuk di dalam kompleks sekte. Bangunan-bangunan indah, perpustakaan kuno, dan aula pemujaan hancur berkeping-keping.
Shen Long berjalan melewati kekacauan itu dengan tenang. Setiap kali ia melangkah, murid-murid sekte di sekitarnya meledak menjadi kabut darah. Ia tidak memberikan ampun. Baginya, sekte ini adalah simbol kemunafikan yang harus dibersihkan dari dunia.
"Tolong! Ampuni kami! Kami hanya mengikuti perintah!" ratap para murid.
Shen Long berhenti, menatap seorang guru sekte yang gemetar di bawah kakinya. "Saat Lin Er memohon nyawanya, apakah kalian ada di sana untuk mendengarnya? Saat dia menangis, apakah kalian ada di sana untuk menolong? Jika tidak, maka jangan minta apa yang tidak pernah kalian berikan."
CRUNCH!
Kepala guru itu hancur di bawah injakan Shen Long.
Puncak kehancuran terjadi saat Shen Long mencapai aula utama tempat Grandmaster Sekte bersembunyi. Dengan satu tebasan horizontal, seluruh puncak gunung tempat sekte itu berdiri terpotong rapi. Bagian atas gunung itu melayang sesaat sebelum hancur menjadi jutaan serpihan batu.
Sekte Awan Putih, salah satu dari tiga sekte besar di benua itu, musnah dalam satu malam. Tidak ada teriakan yang tersisa, hanya api hitam yang terus membakar sisa-sisa kejayaan mereka.
Shen Long berdiri di atas reruntuhan puncak gunung, menatap dunia di bawahnya yang kini dipenuhi ketakutan.
"Ini baru permulaan." gumamnya sambil menatap tangannya yang mulai retak karena tidak kuat menahan luapan kekuatan aslinya. "Aku butuh tubuh asliku... sebelum dunia ini benar-benar rata oleh kekuatanku sendiri."
Di ujung benua, di dalam sebuah kuil kuno yang disegel oleh hukum ruang dan waktu, sebuah peti mati raksasa yang diikat oleh rantai emas tiba-tiba bergetar hebat. Mata dari jasad di dalamnya terbuka, memancarkan cahaya merah yang sama dengan milik Shen Long.