NovelToon NovelToon
Hati Dingin Istriku

Hati Dingin Istriku

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Percintaan Konglomerat / Cinta setelah menikah / Cinta Murni
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: MS.Tika

Ada apa dengan istriku?
Tak seperti biasanya istriku terlihat diam tak banyak bicara lagi, seolah bukan orang yang kukenal selama ini.

Diam bukan berarti tak mengerti apapun - Luna.

Maafkan, sungguh diriku menyesali semua itu - Akbar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MS.Tika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Apa udah selesai makanmu?" tanya Edward melihat gadis cantik didepannya.

"Udah kak, makanan disini sangat enak-enak semua perutku sampai kenyang begini." ucap gemas Luna memegang perutnya yang kekenyangan.

Mood Luna yang baik dan terlihat bahagia saat ini sudah cukup membuat Edward senang, setidaknya dia melihat gadis kecilnya tersenyum kembali tak ada kesedihan diwajahnya.

"Ayo kak, kita keluar ke mobil Adam berada kasihan dia sendiri disana."ucap Luna, teringat sahabatnya yang sudah menunggunya lama di luar cafe itu.

"Yasudah, ayo.."ucap balas Edward.

Mereka berdua keluar dari cafe dan berjalan menuju arah parkiran mobil Adam yang terparkir disana.

Tok..tok..tok..

Suara ketukan dijendela mobil, membangunkan Adam yang ternyata tertidur didalam balik kemudi mobil.

"Mengganggu aja, siapa sih?" ucap Adam sambil mengucek matanya tidurnya merasa keganggu akan suara berisik.

Adam menoleh kearah jendela dan melihat diluar ada Luna yang sudah berdiri sambil menyilangkan kedua tangan didada melihat kearahnya. kaca mobil pun diturunkan.

"Apa yang kamu lakukan disini, kalau udah selesai masuk mobil."kata Adam

"Keluarlah dulu Dam, ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu."ucap Luna dengan santai.

"Adam yang mendengar ucapan Luna hanya bisa menghela nafas dan menuruti sahabatnya ini.

"Apa yang mau kamu tunjukkan padaku?"tanya Adam.

"Coba kamu liat itu Dam"ucap Luna dengan menunjukkan laki-laki yang tak jauh darinya.

"Siapa dia Luna, kok enggak asing wajahnya?"tanya Adam

Adam melihat laki-laki yang terlihat lebih dewasa darinya dan Luna, wajahnya nampak tak begitu asing baginya. Melihat dengan seksama dan matanya mulai berkaca-kaca apa enggak salah dengan yang dilihatnya.

"Lun, apa kamu yakin itu dia?"tanya sekali Adam

"Coba kamu tebak siapa dia?"ucap Luna

"Kakak..kak Ed.."ucap terbata-bata Adam

Reaksi yang berikan Adam tampilkan tak begitu jauh dengan reaksi yang berikan Luna saat melihat Edward, kakak masa kecil mereka berdua. Adam lantas berlari dan memeluk Edward.

"Kakak kemana aja selama ini?"tanya Adam sendu

"Hai, adik laki-laki kakak."kata Edward membalas pelukan Adam berikan.

"Apa benar ini kak Edward, aku tak salah mengenalikan."ucap Adam.

"Iya benar ini kak Ed, kakak masa kecil kalian."ucap Edward

Luna yang melihat Edward dan Adam berpelukan tak terasa meneteskan air mata, berkumpulnya mereka bertiga mengingatkan masa kecil dimana Edward, Luna, dan Adam selalu bermain bersama-sama.

"Sini Luna.."ucap Edward

Merasa diriinya dipanggil, Luna bergegas menghampiri Edward dan Adam.

Edward menarik Luna masuk kedalam pelukan mereka berdua.

"Kakak sangat senang bisa berkumpul seperti dulu lagi dan bertemu kalian berdua seperti ini."ucap Edward secara tak sadar meneteskan air matanya.

Suasana tiba-tiba berselimut hari dimereka bertiga saat itu.

"Ayo, kalian berdua ikut kakak menginap disalah satu penthouse yang ada disini kita bertiga berkumpul malam ini."kata Edward.

"Ayoo.."ucap Luna dan Adam bersamaan.

Edward, Luna dan Adam masuk kembali kedalam mobil Adam dan menyetir kearah penthouse yang tak begitu jauh dari letak cafe tersebut.

"Penthouse yang kakak punya bagus sekali ini." ucap Luna melihat suasana penthouse.

"Iya ini salah satu tempat ketika kakak ingin menyediri selama ini." ucap Edward

Edward tak akan cerita apapun soal dirinya yang pernah menyamar kepada Luna dan Adam biarlah itu menjadi rahasia kecil baginya.

- -

Lainnya Akbar yang dilakukan, semalam tak kembali ke hotel tempat istrinya berada akan tetapi lebih memilih menginap hotel berbeda. Akbar terlihat kacau,terakhir bertemu istrinya kemarin pagi. Kamar tempat Akbar tinggal terlihat berantakan pecahan gelas berserakan dilantai kamar.

"Apa yang sedang aku pikirkan saat, kenapa wajah Luna sangat memenuhi pikirannya." gumam Akbar yang duduk dibalkon kamar hotel.

Akbar melihat sekeliling balkon kamar hotelnya hanya bisa menghela nafa, untuk bertemu dengan istrinya dirinya malu dan takut diabaikan kembali.

"Apa yang Luna lakukan sekarang?"gumam Akbar melihat foto Luna berada didalam galeri ponsel.

Ting..

Bunyi pesan baru masuk diponsel Akbar.

{Kapan kamu kembali sayang?} pesan Dita.

{Besok aku kembali}balas Akbar.

{Aku menunggumu disini sayang :3}balas Dita

Pesan itu berakhir, Akbar tak membalas pesan terkahir yang dikirim Dita padanya.

"Urus kepulanganku besok, sisa pekerjaan disini bereskan semuanya."ucap Akbar pada panggilan telepon dengan asistennya Kevin.

"Baik pak"jawab Kevin

"Lebih baik aku kembali ke jakarta besok, akan kutunggu Luna disana aja. Saat ini aku tak sanggup untuk melihatnya."gumam Akbar.

- -

"Kakak, kenapa disini isinya begitu lengkap sekali."ucap Luna melihat kedalam kulkas didapur penthouse Edward.

"Tadi asisten kakak yang mengisi lemari pendingin itu dengan bahan makanan untuk kita semua disini."ucap balas Edward.

"Apa kamu udah lapar lagi?"tanya Edward melihat Luna sedang memilih-milih makanan didalam lemari pendingin.

"Lun, malulah sedikit apa diotakmu isinya hanya makanan saja."ucap Adam melihat tingkah sahabatnya itu.

"Hehehe, hanya mencari cemilan aja kak."ucap Luna.

Edward yang melihat tingkah Luna hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, sungguh gemas dibuatnya. Enggak ada yang berubah dari gadis kecilnya yang manja dan lucu ketika sudah dengan orang-orang terdekatnya. Inilah sikap asli yang dimiliki Luna wanita yang begitu manja, lucu dan apa adanya.

"Kakak di Indonesi akan tinggal lama?"tanya Adam

Adam yang duduk disofa ruang tengah dan sambil memainkan playstation yang berada  disana.

"Kakak akan tinggal disini lebih lama karena ada urusan juga dengan perusahaan milik kakak di Jakarta."ucap balas Edward

"Kak Ed juga akan tinggal di Jakarta?"tanya Adam.

"Iya kakak punya apartemen dan akan tinggal disana jadi urusan ke perusahaan tak begitu jauh."kata Edward.

"Luna, kamu dengarkan apa yang dikatakan kak Edward kalau dia akan tinggal satu kota yang sama dengan kita."ucap Adam.

"Asik dong, jadi kita bertiga akan bisa sering berkumpul nantinya."ucap santai Luna yang sudah ikut bergabung duduk disofa ruang tengah.

"Kakak akan terus berada didekatmu dan akan terus melindungimu gadis kecilku, meskipun harus berhadapan dengan suamimu nantinya."gumam Edward dalam hati melihat Luna yang duduk disampingnya.

Malam itu mereka bertiga berkumpul dipenthouse Edward dan akan tidur bersama diruang tengah, seolah melupakan hal apa aja yang terjadi disekitarnya.

Kruuk..krukk..

Suara perut Luna terdengar oleh Edward dan Adam

"Kamu lapar Luna?"tanya Adam

"hehehe, iya aku udah lapar. Bikinkan makanan Dam."ucap tanpa tak tahu malu Luna.

Edward menggeleng-gelengkan kepala dengan tingkah absurd Luna dibuatnya.

"Ayo, kedapur kita lihat ada bahan makanan apa aja yang bisa dibuatkan makanan untuk perut karetmu itu."ucap seenaknya Adam.

"Adam, mulutmu itu ya rasanya inginku gampar.."ketus Luna

1
kalea rizuky
maf MC goblok
kalea rizuky
Luna lemah jd males bacanya Thor bkin g menye menye lah uda kayak gk ada harga diri aja ngemis laki goblok najis
kalea rizuky
nyadar ya qm. GOblok Luna
kalea rizuky
bertele tele sih
kalea rizuky
Luna goblok uda ada bukti gugat lah
kalea rizuky
g sabar Luna gugat cerai
kalea rizuky
cerai lun ngapain bertahan suami selingkuh
partini
oh seperti itu
partini
Akbar buang ke got lun,busehhh laki laki kaya gitu ga guna
partini
ya tak Masalah Tidak serumah malah kamu senang dasar laki" ledhoo mau lihat
se BADAS apa kamu luna
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Haii...aku mampir lagi kak🤗
partini
good story 👍
partini
udah ga usah nangis lagi mahal tau air matamu apa lagi buat suami begundal macam Akbar no no
apa mau berbagi lendir dengan mereka lun OMG
partini
be strong woman bisa ga lun jangan myek2 be come BADAS girls 👍👍
biar kamu ga sama Kaya yg lain cuma mewek doang 🤦
rose lilian: ayo Luna balas pelakor dengan cara elegan, jangan menangiskan pria yang enggak ada guna nya itu, kami semua mendukung kamu 🙏🙏🙏🙏💪💪💪💪
total 1 replies
watini
suami sampah begitu mah tak pantas di pertahankan.dah buang aja.dari pada bikin penyakit.
Rivella: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Bukan sepatu kaca'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Sasikarin Sasikarin
ceritanya datar datar aja g ada gebrakannya. gregetnya g ada blas
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Aku mampir lagi kak 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!