NovelToon NovelToon
Diceraikan Suami Dinikahi Ceo Milyader

Diceraikan Suami Dinikahi Ceo Milyader

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Aisya harus menelan pil pahit, dua tahun pernikahan, ia belum dikaruniai keturunan. Hal ini membuat mertuanya murka dan memaksa suaminya menjatuhkan talak.

Dianggap mandul dan tak berguna, Aisya dicampakkan tanpa belas kasihan, meninggalkan luka yang menganga di hatinya.

Saat sedang mencoba menyembuhkan diri dari pengkhianatan, Aisya dipertemukan dengan Kaisar.

Penampilan Kaisar jauh dari kata rapi, rambut gondrong, jaket kulit lusuh, dan tatapan liar. Mirip preman jalanan yang tampak awur-awuran.

Sejak pandangan pertama, Kaisar jatuh cinta pada Aisya. Ia terpesona dan bertekad ingin menjadikan Aisya miliknya, memberikan semua yang gagal diberikan mantan suaminya.

Tapi, mampukah Kaisar meluluhkan hati Aisya yang sudah terlanjur hancur dan tertutup rapat? Atau apakah status dan cintanya yang tulus akan ditolak mentah-mentah oleh trauma masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Pukul delapan pagi, Hendra tiba di kantornya. Ia hanyalah seorang karyawan biasa di divisi pemasaran, berkutat dengan laporan dan target harian.

Wajahnya terlihat lesu, jelas menunjukkan kurang tidur. Matanya sedikit merah, sisa pertengkaran dengan ibunya tadi pagi.

Belum sempat Hendra duduk dan menyalakan komputernya, sesosok tubuh ramping berbalut pakaian kantor yang stylish sudah berdiri di samping mejanya.

Itu Rima, rekan kerjanya, yang juga anak semata wayang sang manager pemasaran.

“Gimana, Ndra? Tadi ribut lagi, ya?” tanya Rima dengan nada dibuat-buat manja.

Rima mencondongkan tubuh sedikit, membuat aroma parfum mahal yang ia kenakan langsung menyergap indra penciuman Hendra.

Hendra menoleh seraya menghela napas berat. “Ah, Rima. Kamu sudah tahu sendiri kan, bagaimana Ibu? Ya begitulah. Biasa. Soal anak lagi.”

Rima memajukan wajahnya sedikit, tatapannya menyiratkan simpati yang mendalam. Sejak dulu, Rima memang sudah menyimpan perasaan untuk Hendra.

Sayangnya, hati Hendra kala itu sudah tertambat pada Aisya, perempuan sederhana yang kini menjadi istrinya. Rima tidak pernah bisa menerima kekalahan itu.

“Aku nggak tega lihat kamu menderita terus, Ndra. Wajahmu kelihatan capek banget,” bisik Rima, suaranya kini terdengar seperti bisikan menggoda. Ia pura-pura mengelus bahu Hendra, lalu tangannya turun ke lengan.

“Seharusnya kamu nggak perlu repot-repot dengan masalah rumah tangga yang ruwet begitu. Kamu pantas dapat yang lebih baik, Ndra.” Rima tersenyum miring, senyum yang Aisya sebut sebagai senyum setan jika ia tahu.

Hendra menepis halus tangan Rima. “Rim, tolong. Aku lagi kerja. Aisya itu istriku. Aku nggak mungkin ninggalin dia cuma karena masalah ini.”

Rima tertawa kecil, suara tawanya terdengar seksi dan menantang. Ia sengaja memiringkan badannya, memamerkan lekuk tubuhnya yang memang aduhai.

Rima memang cantik, seksi, montok, kulitnya mulus, jauh berbeda dengan Aisya yang belakangan terlihat kurus karena tekanan hidup.

“Sayangnya, istrimu itu Aisya. Dan aku bukan dia. Aku Rima. Aku bisa kasih kamu ketenangan, Mas. Aku bisa kasih kamu apa pun yang kamu mau. Termasuk… kenyamanan yang nggak bisa kamu dapat di rumah.” Rima sengaja menggunakan panggilan Mas.

Hendra terdiam sejenak. Godaan itu memang terasa kuat. Rima adalah standar kecantikan dan kemewahan yang diidam-idamkan banyak pria.

Sekilas, terbersit pikiran membandingkan Rima dan Aisya. Tapi kemudian ia menepisnya keras-keras.

“Cukup, Rim. Jangan memancing. Aku tahu maksudmu. Tapi aku nggak akan tergoda,” ujar Hendra tegas, meskipun hatinya sempat goyah sesaat. “Aisya itu istriku. Kamu bukan.”

Rima hanya mendengus kecewa. Senyumnya kembali licik. Ia tahu, godaan itu baru permulaan.

“Oke. Aku tunggu kamu butuh pertolongan, ya. Kalau sudah muak dengan tahu tempe di rumah, temui saja aku.” Rima mengedipkan mata, lalu berjalan menjauh dengan lenggak-lenggok penuh percaya diri.

Hendra menghela napas. Ia merasa kotor dan terjebak. Ia tahu Rima adalah rayuan iblis yang berwujud bidadari, dan ia harus kuat menolaknya.

*

*

Sementara suaminya sedang menghadapi godaan di kantor, Aisya berusaha menghadapi kenyataan hidup. Setelah pertengkaran yang menguras air mata, Aisya memutuskan pergi ke pasar untuk membeli bahan makanan sore nanti.

Langkah kakinya gontai menuju deretan penjual sayur. Ia membuka dompetnya yang tipis. Hanya ada selembar uang lima puluh ribuan.

Aisya memandang berkeliling. Harga ikan, daging ayam, semuanya terasa mencekik. Jika ia memaksakan membeli seekor ikan, ia tidak akan punya sisa untuk membeli minyak goreng atau bumbu-bumbu lain.

Tapi, jika ia kembali ke rumah dengan menu tahu-tempe-kangkung lagi, ia sudah membayangkan amukan Ibu Marni.

Aisya mengelus dada dan menarik napas panjang.

“Astagfirullah.” Ini adalah ujian hidupnya. Ia harus sabar.

Sejak menikah dengan Bagas, ia terpaksa meninggalkan pekerjaannya. Siapa sangka, kehidupan rumah tangganya akan sesulit ini dan serba kekurangan.

Saat sedang berdiri di dekat los sayuran, merenungkan nasibnya dan bingung memilih antara murahnya tempe atau mahalnya ayam, Aisya melamun.

Pikirannya melayang pada suaminya, pada mertuanya, pada nasib yang terasa kejam.

Tiba-tiba, ia merasakan sebuah tekanan di punggungnya. Sebuah suara berat dan serak berbisik tepat di telinganya.

“Sstt… Jangan teriak. Serahkan dompetmu. Atau pisau ini akan mampir di perutmu.”

Aisya membeku. Ketakutan luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Ia menoleh perlahan. Di sampingnya berdiri seorang pria bertubuh besar dengan codet panjang dan mengerikan di pipi kirinya.

Di tangan pria itu, berkilat sebilah pisau yang ujungnya ditodongkan ke pinggang Aisya.

“Tolong! Tolong!” Aisya refleks berteriak dengan suara gemetar. Ia mencoba melihat sekeliling, berharap ada yang menolongnya.

Namun, suasana pasar yang ramai justru membuat orang-orang seolah enggan mencampuri urusan. Mereka hanya melihat sekilas, lalu berbalik, sibuk dengan tawar-menawar atau dagangan mereka.

Pria bercodet itu semakin menekan pisau ke pinggang Aisya. “Diam dan cepat serahkan dompetnya!”

Aisya panik, tangannya gemetar mencari dompet di tasnya. Ia tahu, lima puluh ribu itu adalah harapan terakhirnya untuk makan malam.

Tepat saat pria itu bersiap menarik dompet Aisya, tiba-tiba terdengar suara gerutuan kasar dari belakang.

“Hei! Mainnya keroyokan, ya!”

Seorang pemuda muncul entah dari mana. Penampilannya sungguh acak-acakan. Rambutnya gondrong tak terurus, pakaiannya lusuh seperti gembel, dengan tato yang menjalar di lengannya. Ia tampak seperti preman jalanan sejati.

Pria bercodet itu terkejut dan marah. “Siapa kamu?! Jangan ikut campur!”

“Aku? Aku cuma nggak suka lihat preman miskin nodong perempuan. Lepaskan dia!” hardik pemuda itu.

Tanpa menunggu balasan, pemuda acak-acakan itu langsung menyerang pria bercodet. Terjadilah pergulatan singkat yang brutal. Pisau yang tadinya ditujukan ke Aisya, bergeser.

Srak!

Pisau itu sukses menancap dan menyayat lengan pemuda acak-acakan itu. Darah segar langsung merembes membasahi kausnya yang lusuh.

Pemuda itu meringis kesakitan, tapi ia tetap berhasil menendang perut pria bercodet hingga tersungkur.

Pria bercodet, melihat darah dan perhatian orang mulai tertuju, langsung panik dan melarikan diri meninggalkan pisau.

Aisya terperanjat. Ia menatap pemuda itu, lalu menatap darah yang mengalir deras dari lengannya.

“Ya Allah! Mas, kamu terluka?!” teriak panik Aisyah.

1
partini
emang ganti nama Thor
apa Sarah nama tengah belakang atau samping 🤣
Huri Fah
Terima dong sarah, kasian bujang karatan 🤭
sunshine wings
kalo udah jodoh.. takdir akan mempertemukan dimana saja.. di kutub utara mas Kaisar akan sampai.. ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Wulan Sari: betul say setuju banget semoga bisa bersama ya 🤲
total 1 replies
sunshine wings
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻❤️❤️❤️❤️❤️
Leny Wijaya
Yes akhirnya nanti aisya brtemu kaisar lagi yg dulu menolongnya😃dah gk sabar nunggu bab lanjutan👍
Ila Lee
semoga kiasar cepat ketemu Aisya ya 😍😍😍😍
Ila Lee
pergi Aisya maruahmu telah diinjak 2 oleh suami yg kamu hormati hanya kerana wanita lain 😭😭😭😭😭
Ila Lee
pergi lh dari rumah yg seperti neraka yg penting bercerai dulu dari Hendra jantan pengecut dayus tidak kuat imannya digoda sikit terpedaya 😡😡😡😡😡😡
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Opi Sofiyanti
y iyalah msh rata.. orng yg mandul kan ank kamu.... 😁😁😁
Opi Sofiyanti
lah udh nikah wae ajaaaa.... 😜😜😜
Opi Sofiyanti
lah 3 bln apa 3 hr??? 😂😂😂
Senjakala: Aku percepat jd 3bulan kak
total 1 replies
Leny Wijaya
Semoga ja bener aisya ganti nama jadi sarah, dan kaisar pasti membawanya pulang dan menikahinya👍👍semngat kaisar
lanjut thor 💪💪bnykin bab nya🤣🤣
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Lilik24
lanjut thor😍😍😍
Yuyun Yunita
bukanny si gundik sdh di pecat🤔
itu si kaisar tau gak y bapaknya gundik bawahannya jg... 🤔
Hendra jg dipecat biarin dia melihat aisyah bahagia...
jadikan aisyah sekertaris mu biar Hendra dilema
pas sdh tau kebenarannya tth aisyah mau balik jg gk bs karena karir taruhannya sebab aisyah sdh dijaga oleh big boss nya🤣🤣🤣
Yuyun Yunita
mengucap kan talak tanpa mandi junub🤣sungguh biadab kau Hendra.....
kau tau bulan aisyah yh seperti sampah tapi kau seperti binatang jd bersyukurlah kau aisyah lepas sr binatang karena hanya binatang lah yg bersenggama tampa menikah dan tanpa mandi junub mengucapkan talak🤣
bersyukur lah kepada Allah krn mata mu dibuka selebarnya dan Allah sayang padamu bahwa kamu tidak di biarkan tidur dengan binatang yg berupa manusia🤣🤣
Yuyun Yunita
sudah aisyah... setan kl sdh kemasukkan jin mau kamu sumpah 'Demi Allah' gk akan didenger🤭
lebih baik buat Hendra seyakin yakinnya untuk menceraikan mu... percaya aja sma Allah kebenaran itu pasti ada jalannya untuk membuka siapa yg jahat
Opi Sofiyanti
finally..... alhamdulillah... lsng talak 3.....syokoorr...g akn bs balikkan lg tuuhh.... 😂😂😂😂
partini
Bang Kai sabar dong 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!