LUKISAN BERDARAH (MARKNO) PART 15
Roda-roda yang terus bergulir seakan melahap debu jalanan itu berhenti di hunian sederhana, namun elegan milik Jeno. Jaemin menoleh ke sebelah kanan, di mana tempat Jeno duduk. Mata lelaki itu terpe
0
0
LUKISAN BERDARAH (MARKNO) PART 14
Jaemin terasa melayang di dalam kolam keheningan. Mulutnya terkatup tanpa kata, tetapi pikirannya dipenuhi keramaian penuh tanda tanya. Ia melihat buket bunga mawar merah yang besar nan indah, teron
0
0
Just mumbles
"Hei! Aman?!" Beberapa teman, lebih tepatnya senior, menghampiri mejaku, di bar malam itu. Aku terjingkat seketika menoleh, "Hmm!" anggukku dengan kedua alis terangkat, menyapa sopan pada mereka yang
2
2
Bunga yang indah
Di pagi yang indah sisi ingin berangkat ke sekolah namun tanpa disadari ia ternyata lupa untuk sarapan ibunya sangat mengawatirkannya saat sisi sudah sampai ke sekolah ia melihat teman-temannya membah
1
1
Cinta terlarang
Cerpen tentang Rio Darwaman, CEO muda yang terjebak dalam cinta yang diatur keluarga dan menolak jodoh yang ditentukan, menunjukkan konflik batin antara cinta dan takdir yang dipaksakan �.Cerpen di ma
0
1
Petaka honeymoon pengantin baru
Setelah menikah dengan Ilham kami berdua memutuskan untuk berbulan madu ke sebuah Villa yang jarak dari villa ke rumah sekitar 5 jam perjalanan, kulihat di Google Villa tersebut memiliki rating yang c
2
4
Di Antara Baris yang Tak Pernah Dibaca
Namaku Rendra, seorang guru sastra di sekolah yang lebih mencintai angka daripada kata, lebih menghargai nilai daripada mimpi. Setiap pagi aku berdiri di depan papan tulis, mengajarkan “puisi” seperti
0
1
Forever you
"Hai semuanya ,perkenalkan nama ku Fazia. Biasa dipanggil Zia." "Hai Zia,aku Arsenio . Kamu bisa panggil aku Arsen ." Itu adalah awal pertama kali kami kenal. Fazia, siswa pendiam yang tidak
0
1
Di Bawah Lampu Jalan
Aku tidak pernah berniat mencuri mobil ini, sungguh, tapi keadaan memaksaku. Jika bukan karena tatapan mata Putriku yang memohon, dengan suhu tubuhnya yang membakar dan napasnya yang semakin pendek, a
0
0
Pedih
Pedih Disebuah pulau yang berlokasi di lautan Pasifik terdapat sebuah negara yang bernama Al ibnu. Negara ini berdiri sejak kerajaan Al ibnu, nama Al ibnu sendiri diambil dari kerajaan itu sendiri k
0
0
°Jibril Santri Teladan°
Di sebuah pondok pesantren yang terletak di tengah-tengah desa, terdapat seorang santri muda bernama Jibril. Ia adalah seorang anak yang tinggal di pondok pesantren sejak kecil. Meskipun hidupnya tida
0
1
Anak Adopsi yang Jenius
Anak Adopsi yang Jenius Langit malam Kota Jakarta selalu menyimpan janji yang sama: janji akan kesibukan esok hari, dan janji akan keheningan yang terselip di sela-sela hiruk pikuknya. Di salah satu s
0
0
Penjaga Gerbang Bintang
Bab I: Nyanyian Senja di Eldoria Langit di atas Eldoria selalu memiliki warna yang sama di penghujung hari: campuran antara nila tua, jingga terbakar, dan sedikit sentuhan emas yang rapuh, seolah-o
0
1
Langit Basah, Cinta Pertama
Hujan turun deras sejak bel pulang sekolah berbunyi. Langit kelabu seperti ikut merasakan lelah para siswa yang baru saja menyelesaikan ujian tengah semester. Di antara riuh suara rintik dan langkah t
1
5
Kilas balik pembunuhan (glagat mencurigakan ayahku) )
Mencari tahu siapa dalang dibalik penemuan jasad adikku yang terkubur dihalaman belakang rumah. *** Pada tahun 1867, pagi-pagi sekali aku sudah terbangun untuk pergi sekolah, karena hari ini adalah
0
3
Hanum di Mataku
Aku membayangkan planet Merkurius, terlalu dekat dengan Matahari, panas sekali–mungkin. Pupilku membesar seperti tengah kertas yang terbakar, menjalar paras Hanum yang manis. Aku penasaran dengan Hanu
0
1
Hangat yang Tak Pernah Padam
Hujan sore itu turun pelan, membasahi halaman kecil rumah Naina. Dari balik jendela, perempuan berusia tiga puluh dua tahun itu menatap derasnya langit sambil menggenggam cangkir kopi yang sudah tak l
0
0
Melupakan dan Penyesalan
Pada hari Sabtu siang itu aku kembali dari perkemahan musim panas dalam keadaan termenung dan galau. Aku bertemu dengan seorang cowok keren dan tampan bernama Rendy yang sampai saat ini tidak bisa kus
0
1
Rumah yang Tak Pernah Tenang
Aku tumbuh di rumah yang tak pernah benar-benar diam. Bukan karena televisi yang keras, tapi karena suara yang lebih tajam dari itu — suara dua orang yang seharusnya saling mencintai, tapi justru sali
0
1
Saat Semua Runtuh, Aku Belajar Berdiri Lagi
Pagi itu terasa berat. Langkah kaki seperti menyeret batu. Segala hal yang dulu terlihat pasti, tiba-tiba runtuh tanpa aba-aba. Harapan yang dulu dipeluk erat kini berubah jadi bayangan tipis — nyaris
0
1