Rumah bagaikan neraka
Aku ruka ayashii , aku anak pertama atau bisa dibilang anak sulung di keluarga ku, aku memiliki 1 adik laki laki bernama ryuu ayashii. Suatu hari saat aku pulang sekolah, aku melihat kedua orang tua
0
2
Suami good rekening
"Kamu ngep3t, ya?! Mana mungkin jualan es teler bisa kebeli rumah semahal ini dalam hitungan menit?!" "Ma, istighfar!" Suara berat Bapak akhirnya terdengar. Bapak buru-buru memegang bahu Ibuku, mena
0
0
Prambanan dan Borobudur
Bagi I Putu Gede Abhirama, hidup adalah tentang garis yang naik tajam. Seperti puncak-puncak Siwa di Prambanan yang gagah membelah langit, Putu percaya bahwa cinta harus dirayakan dengan gemuruh gamel
0
1
Wangi Yang Membusuk (Part 2)
Rumah di Jalan Teratai itu dulunya adalah sebuah pelukan. Dinding-dindingnya yang kokoh menyimpan aroma kayu manis dan doa-doa Mami yang tak putus. Namun, setahun terakhir, rumah itu berubah menjadi k
0
1
Wangi Yang Membusuk
Rumah di Jalan Teratai itu dulunya adalah tempat paling hangat di Jakarta Selatan. Mami, dengan daster batiknya dan wangi minyak kayu putih yang khas, selalu punya cara untuk meredam badai apa pun. Ta
0
1
Darah Dibalik Uap Milan
Malam di Milan tidak pernah benar-benar tidur, tapi di lantai teratas Hotel Bulgari, kebisingan kota itu seolah terhisap ke dalam keheningan yang menyesakkan. Di dalam penthouse pribadi yang disewa kh
0
1
Otot dan Bumbu Kacang
Fahmi memiliki tubuh yang merupakan impian banyak pria: bahu lebar yang kokoh, otot bisep yang tampak menonjol di balik kaus ketat, dan wajah maskulin dengan rahang tegas yang sering disebut-sebut mir
0
1
Labirin Pelarian di Lantai 13
Panglima Suhendra memiliki nama yang seharusnya menyiratkan wibawa seorang jenderal, namun di kantor Cakra Megah Perkasa, ia tak lebih dari sekadar sekrup karatan dalam mesin raksasa yang haus darah.
0
1
Hari-Hari Keke
Lampu-lampu di kawasan SCBD mulai menyala seperti ribuan berlian yang tumpah di atas aspal hitam. Dari lantai dua puluh lima gedung Office Tower yang megah, Keke menatap pantulan dirinya di kaca jende
0
1
Di Bawah Flyover Casablanca
Jakarta tidak pernah benar-benar tidur, ia hanya berdenyut pelan dalam kemacetan yang melelahkan. Di bawah Flyover Casablanca, saat matahari mulai tergelincir di balik gedung-gedung beton Sudirman, as
0
1
Cahaya Berkejaran di Langit Istambul
Di sebuah ruang kerja yang pengap oleh bau perkamen tua dan debu marmer, Mimar Sinan sedang melakukan sesuatu yang lebih rumit daripada sekadar menghitung beban kubah. Ia sedang menghitung rindu. Jar
0
1
Makam Sejuta Kenangan
Agra di bulan November tidak pernah benar-benar dingin, namun angin yang berhembus dari arah Sungai Yamuna pagi itu sanggup membuat jemari Arka kaku di atas bodi kamera Nikon tuanya. Baginya, Taj Maha
0
1
Apart No. 12B (Part 2)
Aris tidak pernah menyangka bahwa satu folder berlabel "Dokumentasi Akademik" di laptop Rian akan menjadi awal dari perjalanan panjang menuju dasar neraka. Sebagai detektif yang sudah menangani ratusa
0
1
Apart No. 12B
Detektif Aris menatap papan tulis putih di ruang unit Jatanras yang kini penuh dengan foto-foto pria muda berwajah cerah. Ada mahasiswa berprestasi, model paruh waktu, hingga pekerja kerah putih. Kesa
0
1
Ambrosia dan Mahkota Kristal
Thalia selalu merasa dunianya terlalu sempit untuk jiwanya yang sering melanglang buana. Di usianya yang ke-14, ia lebih suka menghabiskan waktu di taman belakang sekolah, berbicara dengan kucing-kuci
0
1
Di Santa Maria Dolorosa (Part 3)
Lantai apartemen Pandu kini bukan lagi sekadar kayu, melainkan hamparan daging dan nanah yang mengering. Bau amisnya begitu padat hingga udara terasa seperti lendir. Di sudut ruangan, boneka Dina dan
0
1
Di Santa Maria Dolorosa (Part 2)
Si penjelajah baru itu bernama Pandu. Ia adalah seorang pria ambisius yang menganggap horor hanyalah komoditas digital. Baginya, boneka kain berwajah Dina yang ia temukan di loker Panti Asuhan Santa M
0
1
Di Santa Maria Dolorosa
Dina selalu percaya bahwa sebuah tempat tidak benar-benar mati selama ada sesuatu yang tertinggal di dalamnya. Baginya, kegiatan Urban Exploring bukan sekadar hobi, melainkan ritual pengumpulan nyawa.
0
1
Pasien Nomor 0
"Gue nggak paham sama orang yang hobinya Urban Exploration atau Urbex. Itu tuh hobi paling nggak masuk akal setelah hobi koleksi struk belanja minimarket tapi nggak pernah diklaim ke kantor pajak. Nga
0
1
Di Dalam Sinar Abadi
Malam itu, Subang seperti sedang menghembuskan nafas dingin yang berbau tanah basah dan karet terbakar. Sugeng, pria paruh baya dengan garis wajah sedalam aspal pantura, mencengkeram kemudi bus "Sinar
0
1