NovelToon NovelToon
Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Maira, seorang istri yang harus membagi penghasilan nya untuk istri dari kakak ipar nya yang sudah meninggal dunia.

Sang suami dan mertua hanya memanfaatkan uang nya, demi kepentingan mereka semua.

Tidak hanya itu, Suami nya, Azam malah menjalin hubungan dengan kakak ipar nya dengan alasan mau membantu janda kakak nya tersebut.

Mereka semua kelimpungan saat Maira memutuskan untuk tidak mau membantu lagi, dan menyerahkan semua nya pada Azam, suami nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Malam ini Nia sengaja memasak untuk makan malam, dia melakukan semua itu untuk menarik perhatian nya Azam. Dia ingin merebut tempat Maira di hati nya Azam, Nia ingin agar Azam luluh pada nya.

Setelah menata semua masakan nya di atas meja, Nia segera memberi tahu Mama Wina bahwa makan malam sudah siap. Mama Wina langsung memanggil anak - anak nya untuk makan malam, tapi tidak dengan Maira.

Mereka semua sudah berkumpul di meja makan, tidak terkecuali Maira. Dia juga sudah duduk di sana di samping suami nya, terlihat Mama Wina tidak suka dengan Maira. Maira sengaja datang ke meja makan, walaupun tidak ada yang memanggil nya.

"Azam, lihat lah yang memasak dan menyiapkan makan malam ini adalah Nia, bukan istri pelit mu itu!" Mama Wina berkata sambil menyindir Maira.

"Bagus lah Ma, kalau tahu diri. Mbak Nia bukan tamu di rumah ini, jadi sudah kewajiban nya ikut membantu karena dia tinggal di rumah ini juga!" Sarkas Maira cepat.

"Nia itu beda sama kamu, lihat lah saat dia punya uang. Dia akan memasak makanan yang enak untuk kita semua, tidak seperti kamu yang pelit. Tiap hari hanya sayuran, tempe tahu dan juga sambel saja!" Ujar Mama Wina lagi.

"Syukurin aja Ma, dari pada gak makan sama sekali. Memang Mama sanggup ya menahan lapar?" Sindir Maira lagi.

"Udah, udah, kalian bisa diam gak sih? Aku mau makan!" Azam kesal mendengar perdebatan istri dan juga Mama nya.

"Istri kamu tuh bikin masalah terus!" Omel Mama Wina sambil mengerucut kan bibir nya.

Maira hanya diam, dia sedang malas untuk berdebat dengan Mama mertua nya. Wanita yang mau menang sendiri. Nia tersenyum puas karena Mama Wina memuji nya di hadapan Azam, dia sangat yakin dia bisa mengambil hati Azam.

'Maira, aku pastikan aku akan merebut mas Azam dari mu. Kau akan di usir dari sini, aku akan menjadi nyonya di rumah ini!" Batin Nia di dalam hati.

Setelah selesai makan, semua orang berlalu dari meja makan. Tidak terkecuali Maira, Maira langsung masuk ke dalam kamar nya. Saat ini tidak ada tempat yang nyaman di rumah ini, kecuali kamar nya sendiri. Sejak mertua dan ipar nya memutuskan untuk tinggal di sini, Maira kehilangan semua kenyamanan di rumah nya sendiri.

Saat ini Azam dan keluarga nya sedang bersantai di ruang keluarga, Mama Wina memanfaat kan hal itu agar Azam dan Nia bisa bersatu.

"Azam, mulai besok kau ke kantor bisa pake mobil ya. Tadi Nia sudah mengisi bahan bakar mobil itu, tapi kamu berangkat saja sendiri ya, jangan ajak Maira!" Ujar Mama Wina pada Azam.

"Maira pasti akan marah jika aku pergi tidak bersama nya, Ma!" Azam menjawab ucapan Mama nya.

"Azam, kamu itu suami dan kepala keluarga di sini. Jadi sudah seharusnya kamu bersikap tegas pada Maira!" Mama Wina menghasut Azam.

"Azam, di sini ada Nia nak. Nia jauh lebih baik dari pada Maira, Maira sudah tidak menghormati mu lagi sebagai seorang suami. Untuk apa kamu pertahankan istri seperti Maira! lagian satu hal lagi Zam, di sunnahkan menikahi janda dengan niat membantu nya. Nia dan Ayu butuh kau nak, kau akan mendapatkan pahala besar dengan menikahi Nia!" Mama Wina mulai mengeluarkan racun nya pada Azam dengan dalih membawa agama agar lebih meyakinkan.

"Tapi Ma, aku masih mencintai Maira!" Azam berusaha menjelaskan pada Mama Wina.

"Azam, hidup tidak cukup dengan cinta. Suami istri itu harus saling membantu, baik susah maupun senang. Lihat lah Maira Zam, dia menolak membantu keluarga mu. Nia dan Ayu adalah anggota keluarga kita, tapi sedikit pun dia tidak punya rasa kasihan terhadap Ayu!" Kembali Mama Wina menghasut putra nya.

"Aku ke kamar dulu, Ma!" Azam pamit pada Mama nya setelah sekian lama.

Mama Wina dan Nia saling melirik, saling memberi kode lewat lirikan mata nya. Mama Wina tahu saat ini Azam tengah memikir kan apa yang dia katakan tadi.

*******

Hari sudah larut malam, tapi Azam tidak nisa memejam kan mata nya. Semua ucapan Mama nya yang meminta nya menikahi Nia, terus terngiang di telinga nya.

Karena mata nya yang tidak mau terpejam, Azam pun segera bangun. Dia pergi ke dapur untuk minum, tenggorokan nya terasa kering. Tapi saat dia tiba di dapur, dia melihat Nia sedang duduk termenung di meja makan.

"Nia, kamu ngapain di dapur malam - malam begini?" Tanya Azam.

"Aku haus mas, tadi aku habis minum!" Jawab Nia sambil menunjuk kan gelas yang ada di depan nya.

"Oh, sama Nia aku juga haus!" Azam berkata pada Nia.

"Duduk lah Mas, aku akan ambil air minum nya!" Nia segera berdiri dan dia mengambil air minum untuk Azam.

Nia mulai mencari perhatian Azam, dia mulai menyematkan kata mas pada panggilan nya terhadap Azam.

"Ini mas minum nya!" Nia lalu menyerahkan gelas berisi air minum pada Azam.

"Terima kasih banyak, Nia!" Azam lalu menerima gelas yang di sodorkan oleh Nia.

Azam meneguk isi nya hingga habis tak bersisa, dia lalu duduk di hadapan Nia.

"Nia, bagai mana dengan saran dari Mama?" Tanya Azam pada Nia.

"Mas, aku ini hanya lah seorang janda, aku tidak mau nanti di tuduh telah merampas mu dari Maira!" Nia berkata sambil memunduk kan kepala nya.

"Aku setuju dengan saran Mama, kita bisa mengurus Ayu dengan baik sebagai orang tua nya. Lagian kan aku dan Maira belum memiliki anak, jadi Ayu bisa di jadikan alat untuk memancing kehadiran anak di antara kami!" Azam berkata pada Nia.

"Apakah mbak Maira terima mas jika dia dia tahu kita akan menikah?" Tanya Nia.

"Maira pasti tidak akan terima, aku ingin kita menikah diam - diam di belakang Maira. Karena saat ini aku belum bisa berpisah dari Maira!" Azam berkata lagi.

'Yes, akhir nya Azam akan menikahi ku. Tidak masalah bagi ku jika kami menikah diam - diam, toh lambat laun seiring berjalan nya waktu, aku pasti akan berhasil membuat mas Azam berpaling dari Maira!" Nia membatin di dalam hati.

"Aku setuju mas, dengan begitu aku tidak akan khawatir dengan Ayu. Jika aku menikah dengan laki - laki lain, maka aku tidak yakin ayah tiri nya kelak akan menerima diri nya dengan tulus! Tapi dengan mu, aku merasa yakin karena Ayu adalah anak dari kakak mu sendiri!" Nia berkata pada Azam sambil menyandar kan tubuhnya di bahu Azam.

Azam pun langsung merangkul tubuh Nia, dan membawa nya ke dalam pelukan nya. Malam ini di meja makan, menjadi saksi bisu rencana pernikahan mereka berdua.

1
Siti Zaid
Author lanjut dan beri mereka pembalasan yg setimpal utk rasa sakit hati nya maira...😠
Thewie
buat aja Thor siazam tuh cepat ceraikan maira.. muak aku lihat omaknya sama iparnya itu. rasanya Indak kuputokkan kepalanyo
Hary Nengsih
maira dh lah kluar dr rumah
Anonim
MANA ADEGAN BUNUH BUNUH NYA? ADEGAN PEMBANTAIAN NYA MANA??? SEPERTI AINZ MEMBANTAI 70000 KSATRIA KERAJAAN RE-ESTIZE
Siti Zaid
Author lanjut..senangnya bila hati melihat maira yg tetap dengan pendiriannya utk tidak membantu suami dan keluarganya..👍👍👍
Zhafran Althaf
bagusss maiiii baguss kalau bisa gugat cerai diam2 biar melotot semuanya🤣🤣🤣
Hary Nengsih
udh lah kluar aja dr rumah gak d anggap istri jg
Siti Zaid
Arini..bantu maira buat kasi pelajaran utk keluarga toxic..harusnya Azam dipukul biar patah semua tulang belulang nya😄biar tahu rasa..dasar laki mokondo😠
Thewie
lawan maira lembek kalipun kau 💪
Zhafran Althaf
thorrrr entong nasi dari kayu mau aku pukulin ke kepala Azam dan keluarganya ngjk kesel berjamaah ya thor🤣🤣🤣
Thewie
thor kayaknya kamu ngajak kami emosi berjamaah ya
Zhafran Althaf: lha iya bener kak😄😄😄
total 1 replies
Hary Nengsih
lanjut ,,gedeg m azam
Siti Zaid
Author lanjut..hati makin panasss🤭
Siti Zaid
Maira jangan mengalah dan lemah didepan semua keluarga toxic itu..kuatkan hatimu..buat mereka menyesal kerana telah menghianati kamu...😠
Anonim
betul.. seperti itu..
rasa sakit itu akan menjadi dasar balas dendam mu, kau harus bangkit berdiri dan lawan semua musuh mu.. TATAKAE TATAKAE
Hary Nengsih
lanjut
Thewie
thor cepatkan laku mobil itu. biar tau rasa mereka
Zhafran Althaf
huuuuuu orang kayaaaa katanyaaaa🤣🤣🤣🤣
Anonim
HALAL DARAH MEREKA AZZAM ,IBUNYA AZZAM, NIA..
LAKNATULLAH... AYO SEMUA NYA TERIAK LAKNATULLAH
Siti Zaid
Terima kasih sudah update lagi...author lanjut..geram dengan Azam dan Nia..azam mau menikah lagi..satu isteri saja tidak mampu menafkahi...inikan nikah lagi😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!