Di masa lalu, Sheng Long adalah Kaisar Iblis Kuno terkuat yang pernah ada. Kekuatannya begitu mengerikan hingga seluruh ras bersatu hanya untuk satu tujuan—menyegelnya selamanya.
Menolak tunduk pada takdir, Sheng Long membelah jiwanya dan bereinkarnasi demi menghindari segel tersebut. Ia terlahir kembali sebagai putra Keluarga Shen, namun dengan harga yang kejam. Kekuatan masa lalunya tersegel, tubuhnya lemah, dan ia dicap sebagai tuan muda sampah yang sakit-sakitan.
Menganggap keberadaannya sebagai aib, keluarganya menikahkannya dengan seorang gadis sederhana yang tak memiliki latar belakang apa pun. Namun justru dari gadis itulah, Shen Long merasakan kehangatan dan ketulusan yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia merasakan arti kebahagiaan.
Sayangnya, kebahagiaan itu menjadi dosa di mata keluarganya.
Didorong oleh iri dan kebencian, mereka merebut gadis itu dari hidupnya. Tindakan kejam tersebut menghancurkan segel yang membelenggu jiwa Sheng Long. Kaisar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10: Tarian Kematian dan Penghinaan Sang Kaisar
Udara di sekitar mereka seolah membeku di bawah senyum mengejek Shen Long. Penatua Gu, yang selama ratusan tahun dipuja sebagai dewa pelindung, kini merasa seperti seekor tikus yang terpojok di depan naga purba.
"Kau... kau bukan manusia!" teriak Penatua Gu dengan suara gemetar. Ia mencoba memanggil kembali energinya, namun setiap kali ia mencoba menarik Qi dari alam, energi itu langsung terhisap oleh aura hitam Shen Long.
"Tentu saja aku bukan manusia," balas Shen Long tenang. Langkah kakinya di udara menciptakan riak kegelapan. "Manusia memiliki batas dalam rasa sakit. Tapi aku? Aku akan memastikan kau melampaui batas itu berkali-kali."
SRET!
Tanpa terlihat gerakannya, pedang Pembantai Surga menyayat bahu Penatua Gu. Luka itu kecil, namun segera mengeluarkan asap hitam. Penatua Gu menjerit—itu bukan rasa sakit biasa. Rasa sakitnya seperti jutaan semut api yang menggerogoti jiwanya dari dalam.
"Itu untuk kesombonganmu yang mengaku sebagai wakil langit." bisik Shen Long.
Shen Long tidak berhenti. Ia bergerak seperti bayangan yang menari di sekitar Penatua Gu.
SRET! SRET! SRET!
Satu sayatan di paha, satu di lengan, dan satu lagi di punggung. Shen Long sengaja menghindari titik vital. Ia memotong tendon Penatua Gu dengan presisi yang mengerikan, membuat sang penatua kehilangan keseimbangan dan jatuh berlutut di udara.
"Argghhh! Bunuh aku! Iblis, bunuh aku saja!" Penatua Gu meratap. Darah emasnya menetes ke bawah, membasahi reruntuhan kediaman Shen.
"Mati?" Shen Long muncul tepat di depan wajah Penatua Gu, menjambak rambut putihnya dengan kasar. "Terlalu mudah. Kau ingin menjadi pahlawan bagi keluarga sampah ini, bukan? Maka kau harus merasakan penderitaan yang mereka ciptakan."
Shen Long melepaskan pedangnya. Ia ingin menggunakan tangannya sendiri. Ia memukul ulu hati Penatua Gu, bukan untuk menghancurkannya, tetapi untuk mengirimkan gelombang energi hitam yang merusak setiap jalur meridian di tubuh sang penatua secara perlahan.
KRAK!
Satu tulang rusuk patah.
KRAK!
Tulang selangka hancur.
Shen Long kemudian memegang tangan kanan Penatua Gu yang memegang tongkat suci. Dengan perlahan, ia memutar tangan itu ke arah yang salah hingga otot dan kulitnya terpelintir seperti kain peras. Suara jeritan Penatua Gu kini memenuhi langit, membuat para penduduk di bawah sana menutup telinga mereka karena ngeri.
"Lihatlah, Shen Po! Lihatlah penyelamatmu!" seru Shen Long tanpa menoleh.
Shen Po yang terpaku di bawah hanya bisa gemetar hebat, melihat sosok yang ia anggap tak terkalahkan kini diperlakukan seperti boneka kain yang dipoyak-poyak.
Shen Long mengangkat Penatua Gu tinggi-tinggi dengan satu tangan di lehernya. Ia mulai membakar jiwa sang penatua menggunakan api hitam miliknya. Ini adalah penyiksaan tingkat tinggi; rasa sakitnya setara dengan dibakar hidup-hidup selamanya tanpa pernah benar-benar mati.
"Sekte Awan Putih... Hukum Alam... semuanya hanya lelucon di mataku." geram Shen Long. Ia menghantamkan tubuh Penatua Gu ke tanah dengan kekuatan yang menciptakan kawah raksasa sedalam sepuluh meter.
Di dasar kawah, Penatua Gu tergeletak hancur. Tubuhnya tidak lagi terlihat seperti manusia, melainkan tumpukan daging yang berdenyut kesakitan. Namun, berkat kekuatan Shen Long yang mengikat jiwanya, ia tetap sadar sepenuhnya untuk merasakan setiap detik penderitaannya.
Shen Long mendarat di tepi kawah, menatap ke bawah dengan rasa bosan yang mengerikan.
"Kau tahu, Penatua? Bagian terbaiknya adalah... aku baru saja memulihkan kemampuan untuk menyiksa jiwa. Tubuhmu mungkin akan hancur sebentar lagi, tapi jiwamu? Aku akan menjadikannya bahan bakar untuk pedangku selama seribu tahun ke depan."
Shen Long mengangkat tangannya ke arah kediaman keluarga Shen yang tersisa. Pusaran energi hitam raksasa terbentuk di atas telapak tangannya, siap meledak.
"Permainan pemanasan sudah selesai. Sekarang... saatnya menghapus kotoran ini dari muka bumi."
Terimakasih atas updatednya.