NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:762
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lapisan Ke 31 Part 2

Setelah selesai, mereka berdua melanjutkan perjalanan kembali, Monster kembali menyerang mereka, tapi keduanya masih mudah melawan para Monster-monster tersebut.

Lusy menghela napas lega ketika mereka sampai di pintu raja lapisan tiga puluh satu.

Fire juga merasakan hal yang sama dengan Lusy, karena mereka sudah terlalu banyak melawan para keroco-keroco.

"Ayah, apa kamu sudah siap?" tanya Lusy yang akan membuka pintu raja lapisan tiga puluh satu.

"Tentu saja tuan." jawab Fire sambil memantapkan tekadnya.

Lusy tersenyum, dia kemudian membuka pintu yang sangat besar itu dengan mendorongnya bersama dengan Fire.

Ketika pintu terbuka, aura yang sangat mencengkam langsung membuat Lusy dan fire merinding.

Mereka berdua menelan ludah dan saling bertatapan sambil tersenyum kecut.

Lusy mengangguk, fire juga menganggukan kepala, mereka berdua bersamaan melangkah masuk.

Groaaarrr.....

Baru mereka sampai di depan pintu, suara raungan yang sangat keras menyambut mereka berdua.

Lusy menelan ludah kembali, begitu juga dengan fire ketika sosok Monster laba-laba dengan ukuran yang sangat besar muncul.

Pintu masuk tertutup langsung saat Monster laba-laba menampakan wujudnya, tanpa basa-basi monster tersebut menyemburkan sihir Api.

Tentu saja Lusy dan fire terkejut, karena seharusnya monster laba-laba takut dengan Api, tapi ini malah bisa mengeluarkan sihir Api.

"Ayah! Kenapa bisa seperti ini?" Lusy mendekat ke Fire.

"Saya juga bingung tuan! Awas tuan!" Fire mendorong Lusy ketika sihir monster tersebut mengarah pada mereka.

Sihir jaring laba-laba mengenai fire yang mendorong Lusy, sontak saja fire tidak bisa bergerak di sana.

Monster laba-laba mau menembakan sihir Apinya. Namun Lusy tidak membiarkan itu semua terjadi.

"Akan kubunuh kamu berani menyentuh Ayahku! Pukulan kedua! Amarah Peri!" Lusy menggunakan pukulan sepuluh peri kematian tahap ke dua.

Siluet kepala tengkorak dengan ukuran besar datang di balut Api meraung dan melebarkan rahangnya.

Groaar...

Krauk.....

Booommmmm......

Bagian belakang tubuh monster laba-laba terkena pukulan kedua amarah peri Lusy, karena dia berhasil menghindar tadi.

Lusy langsung menyelamatkan Fire, dia membebaskan-nya dari jaring-jaring yang melilitnya.

"Terima kasih tuan!" ucap Fire ketika terbebas.

"Jangan berterima kasih sekarang Ayah, kita masih punya masalah dengannya!" jawab Lusy sambil menatap Monster laba-laba yang terlihat sangat marah padanya.

Karena ekornya terkena pukulan Lusy, dia sudah tidak bisa menggunakan jaring laba-labanya lagi.

Groaar....

Monster laba-laba meraung marah, dia menembakan jarum-jarum beracun datang dari sihir Api dari mulutnya.

Sontak saja Lusy dan fire langsung menghindari serangan tersebut.

Clap....

Clap...

Boommm.....

Jarum-jarum Api yang menghujam ke arah mereka menancap di dinding Dungeon dan meledak, untung saja keduanya bisa menghindarinya.

"Ayah! Tutup telinga kamu!" teriak Lusy yang memang menghindar berjauhan dengan fire.

Fire yang tahu maksud Lusy, dia langsung menutupi telinganya, menggunakan sihir penguatan tubuh dan memfokuskan ke telinganya agar gendang telinganya tidak rusak.

Melihat Fire yang sudah bersiap, Lusy melancarkan serangannya

"Pukulan ketiga! Raungan peri!"

Siluet tengkorak muncul dan menjerit sangat keras, area tersebut langsung bergetar hebat karena raungan tersebut bagaikan terompet kematian saja.

Krak

Krak

Dinding-dinding Dungeon retak akibat raungan tersebut, ketika raungan tersebut mengenai Monster laba-laba, tubuhnya langsung hancur berkeping-keping.

Prakkhh....

Prakhhh....

Seketika Monster laba-laba langsung tewas dengan tubuh yang berhamburan seperti di cincang-cincang kecil.

Tubuh Monster laba-laba menghilang dan muncul sebuah kotak hadiah yang lumayan besar, seperti peti harta Karun.

Lusy mendekati peti tersebut dan mengambilnya, dia lalu menghampiri fire yang masih menundukkan kepala di tanah sambil menutup telinganya.

Lusy menepuk bahu fire "Ayah, semuanya sudah selesai."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!