Asih gadis berparas cantik yang merupakan salah satu kembang desa, banyak laki-laki yang mengejar cintanya tak hanya pemuda desa, duda dan laki-laki beristri pun mengejar cinta Asih. Namun kemalangan menimpa nya Asih ditemukan seorang warga tergeletak tak bernyawa disalah satu kebun warga. Siapakah orang yang tega berbuat keji terhadap Asih?
Yuk baca terus kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arztha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Mobil sedan keluaran terbaru pada jamannya melintas di desa Rengas. Warga yang melihat mobil itu pun penasaran siapa yang ada dibalik kemudian mobil sedan itu. Maklum didesa Rengas tidak ada satupun yang punya kendaraan bermotor kecuali mobil dinas pak Kades.
Warga yang kepo pun mengikuti kemana mobil sedan itu berenti.
"Wow mobilnya keren. Punya siapa ya itu bu? " heboh ibu ibu yang sedang berkumpul.
"Iya bu keren banget, ko bisa ya masuk kekampung kita. " ucap salah satu ibu ibu.
Mobil sedan itu pun ternyata menuju rumah mbok Inah. Ibu ibu yang keponya maksimal pun berjalan kerumah mbok Inah, mereka ingin tau siapa tamu mbok Inah itu.
"Sepertinya mbok Inah kedatangan tamu jauh bu. " ucap Ibu Sri
"Iya bu, siapa ya tamu di mbok itu keren pisan euy mobilnya. " ujar bu Ayu
"Ada apa sih bu heboh bener? " tanya si bapak penasaran.
"Itu loh pak mbok Inah didatengin sama mobil mewah mana kinclong bener itu mobil pak. " ucap bu Ayu sambil menunjuk ke arah mobil yang dimaksud.
Mobil pun terparkir didepan rumah mbok Inah. Suasana rumah mbok Inah terlihat sangat sepi sekali.
^^^Pemuda tampan nan rupawan itu pun turun dari kendaraan yang ia bawa. Kaca mata hitam^^^
ia pakai pun ia lepas. "Ko sepi benar ya rumah Asih. " tanya pemuda itu kepada diri nya sendiri.
Warga pun terkagum-kagum saat melihat sosok pemuda yang nyaris sempurna.
"Subhanallah ganteng banget. "
"Itu pangeran dari mana nyasar kesini. "
"Boleh nggak sih dijadiin suami ke dua. "
"Bisa kali ah dijadiin mantu. "
Ibu ibu yang melihat pun heboh sendiri.
"Hadeh ibu ibu kalau liat yang bening langsung rame sendiri deh. " pak Anto yang melihat tingkah laku ibu ibu hanya menggeleng kepala.
Pemuda itu berjalan ke rumah mbok Inah dan mengetuk pintu mbok Inah.
"Assalamu'alaikum." ucap pemuda tampan.
Tok tok tok!!!!
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. " ucap mbok inah dari dalam rumah. Mbok Inah pun membukakan pintu rumah nya.
"Siapa ya? " tanya mbok kepada pemuda itu.
"Mbok apa kabar? Saya Rama mbok teman dekatnya Asih. " jawab Rama.
Iya pemuda tampan yang nyaris sempurna dimata para wanita itu adalah Rama kekasih Asih yang telah lama merantau ke ibukota. Rama merupakan pengusaha yang cukup sukses disana.
Mbok Inah pun memindai wajah Rama dan mengingat ingat.
"Oalah tambah ganteng aja le mbok sampe pangling liatnya. Ayo masuk le. " ajak mbok Inah.
"Ia mbok, mbok apa kabar. " tanya Rama dengan senyum manisnya. Siapa pun yang melihat senyuman itu pasti langsung melehoy wkwkwk.
"Alhamdulillah le mbok baik. Sebentar mbok mau bikin minum dulu le. " pamit si Mbok.
"Nggak usah mbok. Mbok sini aja Rama belum haus. " ucap Rama kepada mbok Inah. Mbok Inah yang tadinya sudah berdiri pun mengurung kan niatnya dan kembali duduk.
"Ko sepi mbok? Asih kemana mbok? " tanya Rama.
Mbok Inah terdiam dan raut wajahnya pun kembali terlihat sedih saat Rama menanyakan keberadaan Asih.
"Asih sudah nggak ada le. "
"Maksudnya udah nggak ada gmna mbok? "
"Asih sudah meninggal 2minggu yang lalu le. " ucap mbok Inah dengan mata berkaca-kaca.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. "
Bak petir di siang bolong hati Rama hancur berkeping-keping saat mengetahui bahwa kekasih hati nya telah berpulang kehadapan sang Pencipta.
"Ko bisa mbok? Asih sakit kah? Ko dia nggak ada cerita sama Rama mbok. " cecar Rama.
Rama pun mengusap wajahnya dengan kasar ia belum siap kehilangan sangat kekasih.
Mbok Inah pun menceritakan kejadian yang merenggut nyawa Asih. Air mata mbok Inah mengalir tanpa bisa di cegah ia pun mengingat akan kejadian dua minggu lalu yang merenggut nyawa putri semata wayangnya. Rama sangat syok mendengar cerita dari mbok Inah.
"Siapa mbok yang tega berbuat keji seperti itu kepada Asih? " tanya Rama dengan wajah memerah menahan amarah.
"Mbok ndak tau le kata pak Kades semua belum terungkap. "
"Mbok atau pak Kades sudah melaporkan ke pihak berwajib? " tanya Rama memastikan.
"Belum le, mbok ndak ngerti yang begituan le. "
"Yasudah biar Rama yang mencari pelakunya mbok. " ucap Rama.
Mbok pun mengangguk setuju. Dalam hati mbok pun berharap pelakunya segera tertangkap.
"Asih dimakamkan dimana mbok? Rama ingin kesana."
"Hayuk mbok anter le. "
Mbok Inah dan Rama pun berjalan menuju tempat peristirahatan terakhir Asih. Para warga yang melihat ketampanan Rama hanya bisa menatap kagum.
"Mbok mau kemana? " tanya ibu ibu yang sedang bersantai.
"Mau nganter nak Rama ke makam Asih, Leha. " jawab mbok Inah.
"Ini siapa mbok ganteng pisan?"
"Iya mbok, itu siapa ko bisa pangeran ada disini. " heboh para kaum ras terkuat didunia.
"Teman Asih, yasudah mbok kesana ya. " pamit mbok Inah.
Banyak sekali pertanyaan warga tentang pemuda disamping mbok Inah. Mbok Inah hanya menggeleng kan kepala tanpa minat untuk menjawab karena bisa panjang urusannya, bisa bisa bukannya ke makan Asih tapi malah jadi ngobrol. Sedangkan Rama hanya tersenyum tipis menanggapi pertanyaan ibu ibu tanpa ingin menjawab.
Rama masih syok dan tidak mau banyak bicara untuk saat ini hatinya masih sakit untuk menerima kenyataan ini. Yang dia ingin sekarang hanya melihat dimana tempat peristirahatan terakhir kekasih nya.
Rama dan mbok Inah pun melanjutkan perjalanan. Andai ada kendaraan roda dua Rama rela meminjam ia tidak tega melihat mbok Inah jalan jauh seperti ini.
Saat ditengah perjalanan Rama dan Mbok Inah tanpa disengaja bertemu dengan Fera.
"Loh Rama kapan datang kesini? " ucap Fera sangat terkejut.