NovelToon NovelToon
PERFECT REVENGE

PERFECT REVENGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:928
Nilai: 5
Nama Author: SuciptaYasha

Berlatar di Seoul, Seo Yerin adalah wanita karier sempurna yang hidupnya hancur setelah diracuni oleh suaminya sendiri dan dikhianati sahabat dekatnya. Namun setelah kematiannya, ia secara misterius kembali ke masa lalu tepat di hari saat dirinya dilamar.

Apa yang akan dia lakukan selanjutnya? Pertama, dia menghajar orang yang melamarnya tepat di hadapan semua orang dan merencanakan balas dendam kepada sahabat dan semua orang yang membuatnya menderita.

Namun di tengah usahanya mengubah takdir, ia tanpa sadar terlibat dengan seorang pria berbahaya dari dunia bawah tanah—seorang mafia dingin yang juga sedang menyiapkan balas dendamnya sendiri.

Apakah pembalasan dendamnya dapat membawanya menuju kebahagiaan? Atau malah membuatnya semakin terseret ke dalam jurang neraka? Saksikan perjalanan Yerin hanya di novel ini ☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuciptaYasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2 Kebencian dan dendam

Bip… Bip… Bip…

Suara monitor rumah sakit terdengar samar. Kesadaran Seo Yerin perlahan kembali. Namun ada yang aneh—

Ia tidak bisa bergerak.

'Apa yang terjadi...' pikirnya.

Tubuhnya terasa berat seperti tertindih batu besar. Bahkan kelopak matanya tidak bisa terbuka sekeras apapun dia berusaha.

Meski begitu, pendengarannya masih berfungsi dengan jelas. Sangat jelas. Ia bisa mendengar suara langkah kaki mendekat bersamaan dengan suara pria yang sangat dia kenal.

“Apa yang kau pikirkan, hah? Diam-diam ingin bercerai denganku? Itu tidak mungkin, sialan!"

Jantung Yerin berdegup keras. Pria itu adalah suaminya, Cha Minhyuk.

Yerin mencoba membuka mata sekali lagi tapi tidak bisa, ia ingin bicara namun tidak sepatah katapun mampu keluar dari mulutnya.

Tubuhnya sama sekali tidak merespons. Rasa takut mulai memenuhi dadanya.

“Kau mungkin bisa bercerai kalau kau menyerahkan seluruh hartamu padaku. Bukan setengahnya. Kau pikir aku akan melepaskanmu begitu saja?”

Yerin merasa dadanya sesak.

'Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa aku tidak bisa menggerakkan tubuhku...'

Lalu tiba-tiba sebuah pikiran mengerikan muncul di kepalanya.

Sarapan pagi tadi.

Jus yang diberikan Minhyuk.

Jantungnya mulai gemetar.

'Tidak…'

Belum sempat ia memproses semuanya, suara lain terdengar. Itu adalah suara wanita yang sangat dekat baginya.

“Aku juga kaget saat dengar dia ingin bercerai. Padahal semuanya baik-baik saja selama dia tetap patuh dan membiayai kita.”

'Hyeri...'

Yerin merasa dunianya runtuh saat itu juga.

Minhyuk tertawa kecil. “Tapi sekarang tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena setelah dia mati, semua perusahaan dan kekayaannya akan menjadi milik kita. Dan saat itulah aku akan menikahimu, Hyeri...”

Hyeri tertawa manja. “Ah… aku jadi semakin mencintaimu.”

Suara kain bergesekan terdengar pelan seolah mereka berdua tengah berpelukan mesra.

Jantung Yerin terasa diremas. 'Jadi selama ini itu kau... Hyeri... Kaulah wanita yang selingkuh dengan suamiku dan berpura-pura mendukungku...'

Saat itu juga, air mata mengalir dari sudut mata Yerin yang tertutup.

Dadanya terasa sangat sakit. Lebih sakit daripada semua tamparan dan penghinaan yang selama ini dia terima karena orang yang paling ia percaya ternyata adalah orang yang menusuknya dari belakang.

Sahabat yang selalu mendengarkannya. Yang memeluknya saat ia menangis. Yang berkata akan selalu mendukungnya. Adalah wanita yang tidur bersama suaminya.

Dan sekarang… Mereka berdua sedang menunggu dirinya mati.

....

Gelap.

Hanya suara mesin monitor yang terus berbunyi di tengah kesunyian yang menyesakkan.

Yerin masih sadar. Ia selalu sadar meski tubuhnya tidak bergerak sedikit pun.

Ia tidak bisa membuka mata. Tidak bisa berbicara. Tidak bisa menangis dengan bebas seolah jiwanya terkurung di dalam tubuh yang telah mati.

Hari-hari berlalu tanpa arti.

Ia hanya bisa mendengar suara langkah kaki yang memasuki ruangan. Suara dokter dan perawat. Hingga suara pintu yang terbuka dan tertutup.

Beberapa kali kolega dan rekan bisnisnya datang untuk menjenguknya.

“Presdir Seo pasti akan sadar.”

“Dia adalah wanita yang kuat.”

“Kami semua menunggu Anda kembali.”

Beberapa kolega menangis ketika menggenggam tangannya. Rekan bisnisnya datang membawa bunga dan doa. Beberapa bahkan meminta dokter terbaik untuk menangani dirinya.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Yerin menyadari jika masih ada orang yang benar-benar menghargai dan peduli padanya.

Bukan karena uangnya. Bukan karena statusnya. Tapi karena dirinya sendiri.

Namun tidak semua suara datang membawa kehangatan. Kadang yang datang justru membawa luka yang lebih dalam daripada luka tusukan.

“Heh, lihat dia. Bahkan saat begini pun dia tetap menyusahkan.”

Suara tajam ibu mertuanya terdengar memenuhi ruangan rumah sakit.

Ayah mertuanya mendecakkan lidah. “Dasar wanita tidak berguna. Sejak awal seharusnya kita tidak membiarkannya memasuki Keluarga Cha.”

“Benar, mungkin segala kesialan yang menimpa keluarga kita adalah karena dirinya yang bahkan tidak bisa memberi keturunan.”

“Benar sekali. Selama menikah dengan anak kita, dia tidak pernah benar-benar menjadi seorang istri.”

Ibu mertuanya terkekeh kecil. “Untung sekarang Minhyuk sudah menemukan wanita yang jauh lebih baik. Yoon Hyeri, dia gadis yang manis, bukan?”

Ayah mertuanya tertawa puas. "Benar, dia wanita yang sangat baik. Dia memperlakukan kita seperti orang tua kandungnya sendiri.”

"Aku harap dia bisa memberi kami keturunan, tidak seperti wanita mandul ini," ucap ibu mertuanya sambil tertawa kecil.

Yerin merasa jantungnya bergetar. Air mata mulai mengalir di kelopak matanya yang tertutup.

'Mandul? Tidak… bukan aku yang mandul...'

Beberapa tahun lalu, Yerin diam-diam memeriksakan diri ke rumah sakit. Dan hasilnya? Rahimnya sangat sehat. Dokter bahkan mengatakan peluangnya untuk memiliki keturunan itu sangat besar.

Jadi bisa disimpulkan yang bermasalah adalah Minhyuk, suaminya.

Tapi saat itu, Seo Yerin memilih untuk menyembunyikan fakta itu karena ia tidak ingin melukai harga diri pria yang dicintainya.

Tapi sekarang… pria itu justru menghancurkan hidupnya sementara kedua mertuanya menginjak-injak pengorbanannya tanpa rasa bersalah.

“Ayo pergi, percuma saja melihat wanita yang sudah sekarat ini," kata ibu mertuanya dingin.

Sebelum pergi, wanita tua itu mendekat ke telinga Seo Yerin dan berbisik dengan dingin, “Cepatlah mati.”

Klik.

Pintu tertutup.

Dan sekali lagi, hanya kegelapan yang menemaninya.

...

Hari-hari terus berjalan dalam kesunyian yang gelap. Tak terasa tujuh bulan telah berlalu semenjak Yerin terbaring di rumah sakit.

Tubuhnya semakin kurus dan pucat karena hanya mendapat nutrisi dari cairan infus.

Dokter mulai kehilangan harapan, semakin hari kondisinya semakin memburuk. Tidak berlebihan mengatakan kalau hidupnya hanya ditopang oleh alat medis.

Orang-orang perlahan berhenti datang seolah mereka sudah melupakan sosok Seo Yerin, Presdir hebat yang dulu bersinar terang.

Namun di tengah kesunyian yang gelap itu... ada sesuatu yang aneh.

Kadang seseorang datang diam-diam memasuki ruangannya. Orang itu datang dengan hati-hati, tanpa suara, tanpa bicara. Ia hanya duduk di samping ranjang sambil menggenggam tangannya dengan lembut.

Hangat.

Sangat hangat.

Berbeda dari sentuhan dingin penuh kepalsuan yang selama ini ia kenal.

Genggaman itu tidak memaksa. Tidak menyakitkan. Hanya menemani.

Kadang jempol orang itu mengusap punggung tangannya dengan lembut. Dan anehnya… di tengah kegelapan yang hampir membuatnya gila, sentuhan itu menjadi satu-satunya hal yang membuatnya merasa masih hidup.

Meskipun ia tidak tahu siapa siapa orang itu karena dia selalu pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun.

Tetapi setiap kali kehadirannya hilang… Yerin selalu merasa kesepian kembali melanda.

Hingga suatu hari…

Suara heels seseorang terdengar memasuki ruangan. Yerin langsung mengenalinya, Yoon Hyeri.

Tubuhnya memang tidak bisa bergerak. Tapi hatinya dipenuhi amarah hanya dengan mendengar suara langkah kaki wanita itu.

“Hai, Yerin.”

Nada suaranya terdengar ringan dan santai seolah sedang mengunjungi teman lama.

“Aku datang membawa kabar baik.”

Tangan wanita itu seolah membelai perutnya sendiri.

“Aku hamil.”

Dunia Seo Yerin seakan runtuh untuk kesekian kalinya.

Hyeri terkekeh kecil. “Ah… Aku bisa membayangkan ekspresimu yang lucu kalau kau mendengar ini."

“Ngomong-ngomong…” suaranya berubah penuh ejekan, “rupanya kau benar. Suamimu itu memang mandul. Tapi lucunya dia sendiri bahkan tidak sadar dengan hal itu.”

Hyeri tertawa pelan. “Jadi aku melakukan trik kecil untuk bisa hamil. Dan ternyata berhasil! Ayah, Ibu, dan Minhyuk sekarang jadi semakin menyukaiku.”

1
Kustri
qu diundang gk nih, pengen jd pagar betis, eh pagar ayu☺
Kustri
nyogok pkai vote biar crazy up😊😍
Caveine: makasihhh😍
total 1 replies
Kustri
klu ayah kandung yohan kakek nara, berarti nara ponakan yohan dong
Caveine: iya kak 😍👍👍
total 1 replies
Kustri
setelah yerin yo han tamat, bisa x thor kisah nara diangkat, unik soal'a☺🥺
Kustri
apa situasi ini ada dikehidupan yerin sblm'a
biasa'a akan mengulangkan kejadian" sblm'a
Kustri
lanjuuut
Kustri
qu terkejut, ternyata nara...waow!
keren crita'a
Kustri
nyogok ☕ biar crazy UP
Kustri
yo han anak terbuang... kebetula sekali yg nemu ayah'a

bagus alur'a... jgn smp gk lanjut ya thor
Kustri
lagi" perebutan warisan
oowh... ternyata anak pungut yg menguasai dunia bawah calon'a yerin, gpp yg penting kuat smua
😂🤭
Kustri
mgkin pas yerin dilamar, blm ada tanda" klu sahabat & pacar'a saling suka
betul g yaa🤔
lanjuuut thor💪
Kustri
siapa dia?
aah inilah org yg akan menolong yerin, seorang dr dunia bawah
Kustri
☕u yerin, semangat cpt sadar kembali u balas dendam
Kustri
thor, kembalinya jendral perang koq blm dilanjut... pdhal qu sukaa lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!