NovelToon NovelToon
MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Poligami / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:584
Nilai: 5
Nama Author: Sekarwangi91

karena sakit hati akan perselingkuhan sahabat dan kekasihnya, membuat gadis cantik blesteran inggris Prancis LARASATI AYUNDA. nekat mendatangi club malam untuk menenangkan pikiran dan segala problem yang tengah dialami, hingga tanpa disadari olehnya bahaya tengah mengintai dirinya.
dengan tiba-tiba segerombolan pria berpakaian serba hitam, menyeret-nyeret tubuhnya lalu dibawa ke suatu tempat yang asing, sampai ketika! sesuatu yang sangat berharga direnggut paksa oleh seseorang tanpa identitas.
setelah melewati malam panjang bersama orang asing, hingga menumbuhkan kehidupan baru yang bersemayam dalam rahimnya. apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kehidupan LARASATI??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9.

"cihh... DASAR PELIT!! Mau enaknya saja tanpa mengeluarkan biaya."Sindir Laras pedas tanpa mau bertatap muka dengan Wawan.

( a a apa pelit! Gadis miskin ini mengatai ku pelit! KURANG AJAR!!) Bathinnya tak terima.

Kemudian..

BRAK BRAK..

"Apa maksud ucapan mu huh?"ujar Wawan dengan menggebrak meja sekuatnya hingga pulpen milik Laras yang berada diatas meja jatuh menggelinding ke bawah kakinya. namun Laras menanggapinya biasa saja tanpa mau terpancing Emosinya. Seraya menundukkan kepalanya dengan terpaku diam tanpa mengatakan apa-apa.

Sedangkan Wawan yang melihat reaksi dari Laras , yang seolah-olah tak memperdulikan. Entah mengapa sudut hatinya merasa sungguh tak terima akan sikap sang kekasih. Ralat bukan kekasih Sungguhan melainkan kekasih sandiwara. sampai mobil sport Milik Maxim Yang dijanjikan untuknya segera menjadi miliknya, namun jika dia berhasil menjalin hubungan pura-pura menjadi pacar gadis miskin dan rendahan yang tak selevel dengannya dalam kurun waktu enam bulan lamanya, iuhhh... Menjijikkan< bergidik Wawan jika seandainya dia benar-benar menjadi pacar sungguhan dari Larasati.

Wawan yang merasa tak terima dengan sikap cuek Laras.

Dengan cepat mengangkat satu tangannya untuk memberikan sedikit pelajaran pada gadis yang sudah memancing Emosinya yang sedari tadi dia tahan tahan.

Tapi ketika tangannya hendak menggapai rambutnya Laras tiba-tiba!

"AW AW... Laras lepaskan tanganku? Ini sungguh sakit. LARAS!!"erang Wawan dengan meringis sakit sambil memohon pada Laras untuk dilepaskan kedua tangannya yang dipelintir ke belakang punggungnya dengan kuat.

"Aku baru mengetahui sikap dari seorang Gunawan Rahadian! SEPERTI SEORANG BANCI!"ejek Laras dengan berbisik tepat di kuping Wawan , sambil menekan lebih kencang kedua tangan Wawan yang berada dibelakang punggung.

"AW...! LARAS JANGAN MENEKAN NYA TULANG TULANG KU TERASA SAKIT SEPERTI AKAN REMUK."teriak Wawan dengan memohon untuk dilepaskan kedua tangannya yang dipelintir oleh Laras ke belakang punggungnya.

(Kenapa tenaganya begitu kuat, dia saja yang seorang laki-laki begitu merasakan sakit) Bathin Wawan merasa tercengang akan ketangkasan Laras yang bisa membaca gerakan tubuhnya yang hendak menjambak rambutnya. Tetapi malah dia yang terjebak sendiri.

"Biarkan remuk sekalian, agar kau tak semena-mena dengan orang-orang yang tak sederajat dengan mu"sahut Laras dengan seringai jahat.

Kemudian..

KREK KREK..

"Aaaaaaaaa sakittt..."Raung Wawan menggelegar ketika Laras meneken kedua tangannya yang ditekuk di belakang punggung dengan kekuatan yang teramat dahsyat. Hingga menghasilkan bunyi tulang yang saling bertabrakan.

BRUK DUGH.

Laras pun mendorong kuat tubuhnya Wawan hingga jatuh dengan posisi tengkurap dan bagian kepalanya membentur lantai keramik disambung dengan bibirnya yang mencium lantai kelasnya.

"WAWAN..."panggil seorang dengan suaranya yang kencang.

Seketika Laras pun menengok ke asal suara. Dan langsung berdecih sinis dengan menatap tajam pada seseorang yang sedang berlari lari kecil untuk mendekat kepadanya.

"Laras apa yang kamu lakukan?"kata Tania ingin tahu.

Ya, seorang yang berteriak kencang dengan memanggil Wawan adalah Tania, beserta kelima sahabatnya Wawan, yang melihat langsung bagaimana seorang Larasati berlaku kasar dengan memelintir dan mendorong tubuh Wawan hingga jatuh tengkurap di lantai.

Namun Laras hanya memandang sinis kearah Tania sambil bersedekap dada tanpa menjawab pertanyaan sang teman pura-pura nya.

"Wawan kamu enggak apa-apa kan? Apa ada yang terluka?"ujarnya dengan nada khawatir. Sambil membantu Wawan untuk berdiri sejajar dengannya.

"Ckck.. pasangan yang cocok."cibir Laras ketus.

"Laras b b bukan s seperti itu.. a aku hanya membantu kamu jangan c c cemburu." Ucap Tania gelagapan dengan mimik wajahnya yang merah padam.

"Cihh.. siapa juga yang cemburu! Tak penting! Mau kalian bermesraan sekalipun aku tak sekali pun cemburu! Karena laki-laki kere seperti dia memang cocok dengan mu,"balas Laras masa bodoh seolah tak peduli.

"Laras,, apa maksud perkataan mu? Jika kamu tahu siapa keluarga Wawan yang sesungguhnya, kamu pasti akan menarik kembali kata kata mu."cetus Tania tak terima dengan perkataan pedas Laras untuk Wawan.

"Oh ya,, masa! memangnya siapa keluarga dia?"tunjuknya pada Wawan dengan lirikan matanya yang tajam.

"Keluarga Wawan itu salah satu deretan orang terkaya se-Asia setelah keluarga ANDERSON. Malahan ada hubungan kekerabatan antara keluarga ANDERSON dengan keluarganya Wawan."kata Tania memberi tahu dengan sedikit menampilkan senyum smirk.

"WOW!! Aku sungguh terkejut! Tetapi jika dia memang bener orang yang kau sebutkan. Mengapa dia berlaku seperti orang miskin? Suka meminta padaku untuk dibuatkan masakan apapun, tapi tak sekali pun memberikan aku sepersen duit untuk membelanjakan bahan-bahannya. Belum lagi permintaannya yang diluar Nurul, huh.. Sungguh membuat ku jengah."protes Laras dengan mengungkapkan segala tingkah Wawan yang semaunya sendiri tanpa melihat keadaannya. Yang hanya seorang anak panti.

Degg.

( Dia menyamakan ku dengan orang miskin! KEPARAT) Bathin Wawan tak terima. Seraya memandang tajam pada Laras yang terlihat Cuek.

"Dan aku juga tidak tahu siapa yang memakannya?"imbuhnya dengan memicing curiga terhadap Tania.

"y y yang m m makan s sudah pasti Wawan lah."katanya gugup seraya mengusap sedikit peluh yang bercucuran di sekitar dahinya lantas melengos pandangan ke sembarang arah tanpa mau bertatap muka dengan sang lawan bicara.

"Kau kenapa? Apakah selama ini..

"Bukan bukan aku yang memakannya, aku selalu memberikan bekal yang kamu titipkan pada ku, dan langsung aku berikan pada Wawan SUMPAH!! Kalau kamu tidak percaya tanya saja langsung ke orangnya."potong Tania cepat dengan gestur tubuhnya yang terlihat gelisah.

"Benar yang dikatakan Tania dia selalu memberikan bekalnya untuk ku. Tanpa melihat apa menu makanan yang kamu buat untuk ku."sahut Wawan membela sang kekasih.

Seketika Laras pun melangkah kakinya untuk mendekatkan dirinya terhadap dua orang munafik yang pandai menjalankan perannya dengan sangat apik seraya berkata

"Apa mungkin kalian berdua..?"tuding Laras pada Wawan dan Tania dengan menatap intens pada keduanya secara bergantian.

Bertepatan dengan Wawan dan Tania yang langsung diserang rasa gelisah dan Takut akan hubungan keduanya yang terbongkar sebelum keinginan mereka terwujud dengan sempurna.

"Tidak Laras!! Sumpah kami tidak mempunyai hubungan apa-apa."kata Tania sambil geleng-geleng kepala namun percayalah keadaan jantungnya begitu berdegup kencang dan juga tersirat akan ketakutan yang melanda hatinya.

Sedangkan Laras memandang dengan berpura-pura seperti orang kebingungan seraya menautkan kedua alisnya pada Wawan dan Tania sambil berucap"aku tak mengatakan kalian menjalin hubungan! Mengapa kamu seolah-olah mengerti apa yang hendak aku katakan terhadap kalian."ujarnya masih berpura-pura bingung dengan tatapan matanya yang memandang intimidasi pada dua orang yang berada didepannya.

Degg.

(SIALAN!! Apakah Laras sedang memancing kegelisahan yang tengah ku rasakan?) Umpat Tania menatap benci pada Laras.

( Kenapa dia terlihat berbeda? Begitu tegas tangkas dan penuh kehati-hatian setiap perkataan dan tindakannya.) Bathin Wawan sambil menatap dalam ke iris biru gadis didepannya.

( BODOH!!) Ucap Maxim dalam hati akan kecerobohan Tania dan wawan. Namun begitu salut dengan sikap tegas Laras terhadap sahabatnya.

°°°°°°°°°°°°°

HY JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK.

SALAM DUNIA HALU °<°

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!