NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Vampir / Teen Angst / Cinta pada Pandangan Pertama / Suami Hantu / Nikah Kontrak
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6.

"Ini karena mamah elo mengancam akan membunuh ke dua orang tua gue, kalau gue gak melayani elo sebagai seorang istri. Kenapa sih gue harus menikah dengan orang yang sudah mati, seperti elo!!" Pekik Naura sembari menyalah kan takdir yang menimpa nya.

Akhir nya Liam mengerti bahwa dia tidak pernah bangun dari koma nya. Melain kan setelah koma dia meninggal dan bisa kembali lagi ke dunia ini. Liam pun memegang tangan dan merasakan tubuh nya dalam keadaan bugil. Dia merasa beruntung seluruh tubuh nya masih dalam ke adaan ber fungsi. Dan dia bisa menebak jika gadis yang di depan nya adalah gadis yang membantu nya untuk keluar dari takdir ke matian yang menimpa nya.

Tanpa banyak ber kata Liam pun memilih mengambil selimut yang ada di atas kasur nya. Seraya mengangkat tubuh istri nya yang tanpa dia tahu, siapa nama istri nya itu. Lalu menggendong nya ala bridal style dan merebah kan di atas kasur yang ada di kamar nya.

Naura yang sedari nerocos pun akhir nya mulut nya terdiam sembari bergidik ngeri. Karena teringat laki laki yang sekarang merebah kan nya dan menyelimuti nya. Tak lupa menguap di depan nya adalah seorang yang sudah mati.

"Sudah jangan ber fikir aneh aneh, tidur saja!! Bukan nya kamu besok harus sekolah" liam sembari memeluk Naura dengan erat. Posisi tubuh mereka sekarang dalam keadaan telanjang bulat dan hanya Ter tutup oleh sebuah selimut.

Sudah satu jam berlalu Naura sama sekali tidak bisa memejam kan mata nya. Dia merasa tubuh suami nya Kembali mendingin. Tapi karena waktu sudah pukul 3 pagi. Akhir nya Naura memaksa diri nya sendiri untuk Ter tidur. Karena besok dia harus masuk ke sekolah nya kembali. Seperti apa yang tadi Liam kata kan.

*****

Seorang gadis masih tidur dengan nyaman padahal waktu sudah menunjukan pukul 6.30 dan bel masuk sekolah nya adalah pukul 07.30 pagi.

"Non bangun non. Bukan kah nona mau berangkat ke sekolah" ucap bibi itu dengan lembut dan sorot mata sendu.

"Hmm bentar lagi buk, ini kepagian karena udara masih dingin loh" ucap Naura dengan mata terpejam. Ntah mengapa dia tidur dengan nyenyak dan mengira hari kemarin adalah sebuah mimpi.

Bibi asih pun segera mematikan AC kamar yang sekarang Naura tempati.

"Non Naura, sekarang udah pukul 6.30 pagi." Ucap bibi asih masih dengan kelembutan nya. Memperlihat kan jam yang ada di hp milik nya.

"Buk, jangan panggil Naura non deh, ibu kalau pagi pagi suka ber canda he he he" ucap Naura sambil Ter tawa kecil dan masih memejam kan mata nya.

"Non .. saya bukan ibu non, saya kepala asisten rumah tangga di keluarga bouven." Ucap bibi itu dengan suara agak meninggi karena dia sudah jengah dengan tingkah nona muda baru nya itu.

"Apa " pekik Naura yang seketika mata nya membulat. Naura pun meraba tubuh nya. Dia semakin bergidik karena ternyata kemarin bukan lah mimpi.

"Hiks hiks hiks kenapa bukan mimpi saja sih!!" Ucap Naura sembari menangis.

"Jangan nangis non, nasi sudah menjadi bubur, jalani apa takdir yang tuhan berikan, begini saja Apa non mau libur sekolah dulu" ucap bibi bijak dan lembut untuk menenangkan nona muda nya itu.

"Tidak bik, ini Naura sudah gak nangis lagi. Ini Naura tertawa he he he" ucap Naura yang langsung menghapus air mata yang ada di pipi nya. Langsung mencepol asal rambut milik nya. Tanpa dia sadari kalau sekarang dia dalam keadaan bugil. Malah berdiri dan berjalan santai menuju ke kamar mandi. Bibi pun tersenyum penuh arti saat  melihat tubuh Naura penuh dengan kiss mark dan juga dia juga bahagia akhir nya di rumah ini akan ada sedikit tawa dan ramai karena ada nya Naura. Karena Naura selain ter lihat manis dan lucu. Dia juga supel dan juga humoris.

Saat masuk dalam kamar mandi. Mulut Naura menganga melihat kamar mandi dengan nuansa gold itu begitu mewah dan ada bathub. Bahkan ada beberapa remot dan tombol otomatis. Naura pun memutus kan untuk langsung menuju cermin yang ada di kamar mandi itu. Dia kaget ternyata sedari tadi dia bugil. Dan banyak sekali Kiss Mark bekas semalam.  Apalagi leher nya. Gimana cara nya menyembunyikan tanda merah di leher ini di depan Gilang?. Hmmm batin Naura.

Dan baru saja Naura teringat suami nya. Dimana dia?.

Naura pun memutus kan untuk cepat cepat mandi. Dan bergegas keluar dari kamar mandi. Dia yang masih menggunakan handuk yang masih di lilit kan ke tubuh nya itu heran. Saat mendengar keributan dari luar rumah ini. Karena jendela kamar nya yang memang semua nya di buka. Karena penasaran Naura memutus kan untuk keluar balkon kamar yang dia tempati di lantai 2 ini. Dia melihat Liliana menangis saat beberapa laki laki ber pakaian hitam membawa peti mati milik suami nya. Ter lihat para pembantu pun menundukkan wajah mereka.

**

"Liam semoga kamu damai di alam sana dan bisa masuk surga amin" ucap Naura tulus sembari menitihkan air mata. Naura merasa begitu ter kejut, karena baru saja bertemu dan menikah dengan Liam, tiba tiba suami nya harus meninggal kan nya dengan di kubur ke dalam tanah. Itu yang ada di pikiran Naura.

Ntah di kubur di dalam tanah atau pun di bakar, ntah lah. Terserah. Naura juga merasa bodo amat.

Puk

Naura menoleh dan melotot karena kaget. Saat ada seseorang menepuk pundak nya.

"Elo, kenapa...? " Ucap Naura kaget melihat Liam ada di depan nya. Dengan kulit yang seputih salju. Dengan bibir warna merah darah.

"Kamu mendoakan ku masuk surga?" Tanya anak laki laki dengan kulit seputih salju itu.

"Iya .. kenapa elo malah menghantui gue!" ucap Naura sembari memejam kan mata nya. Itu reflek dirinya lakukan karena takut.

"Gak usah takut, aku suami kamu," sahut Liam sabar sembari tangan nya yang dingin menyentuh tangan mulus Naura.

"Tapi  .... Plis jangan begini, gue takut anjir,"  seloroh Naura dengan wajah yang berubah pucat pasi dan tubuh terus mundur ke belakang karena takut.

Tanpa sengaja kaki Naura menyentuh kursi meja belajar dan membuat nya akan jatuh. Dengan sigap Liam menangkap tubuh Naura dengan ke dua tangan nya. Yang membuat handuk Naura tersingkap.

"Akhhhhhhh..... " Jeritan Naura yang melengking dan terdengar di seluruh antero ruangan yang ada di rumah mewah Liam. Karena pintu kamar nya dalam keadaan sedikit terbuka.

1
princess libery
lanjut ka
princess libery
lanjut ka semangat
svzadi
Keren agak horor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!