NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Winny adalah seorang gadis preman yang pekerjaannya selalu berhubungan dengan nyawa. Malam itu dia berada di sirkuit balap mobil, ketika dia hendak sampai di garis finis tiba-tiba mobilnya mengeluarkan api di bagian mesin. suara ledakan terdengar begitu keras, cahaya putih tiba-tiba muncul dan membawa Winny pergi ke suatu tempat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 Aku reinkarnasi.

Di dalam mimpinya Winny juga bisa merasakan betapa sakitnya permaisuri Ling, dia tidak mendapatkan kasih sayang dari sang Kaisar dan dia selalu ditindas oleh selir Jia dan yang lain. Tak ada kata namun rasa sakit itu terasa menusuk tulangnya, ketika Winny bangun dia menatap ruangan yang sama persis seperti di drama.

"Ternyata aku benar-benar reinkarnasi, aku reinkarnasi di zaman purba seperti ini, menjadi istri yang terbuang dan tersakiti. Kenapa nasibku mengenaskan banget sih, sudah mobil meledak entah tubuhku masih utuh atau tidak, lah.. sekarang malah nyasar di dunia anta beranta seperti ini." ucap Winny sembari menggaruk kepalanya. setelah itu dia membuka tirai ranjangnya, menatap pelayannya yang tertidur di kursi kayu panjang di kamarnya. "Jadi gadis ini adalah pelayan pemilik tubuh ini, dia selalu setia menemaninya." ucap Winny yang kemudian mendatangi Yura. Menyentuh wajahnya dengan lembut kemudian menyisihkan rambut yang menutupi wajahnya. "Jadi pemilik tubuh ini dan Pelayan ini seumuran ya ,mereka berdua sama-sama 19 tahun, sedangkan aku di dunia nyata sudah berusia 21 tahun." ucapnya. Winny kemudian menghela nafas begitu dalam. hal itu membuat Yura yang tertidur di kursi membuka matanya perlahan, betapa bahagianya Yura menatap junjungannya berdiri di depannya seketika dia memeluknya dengan begitu erat.

"Nyonya..," ucap Yura dengan mata berkaca-kaca. Dia segera memeluk permaisuri Ling. "aku bersyukur karena nyonya masih hidup, aku bersyukur karena permaisuri masih bersamaku." Yura yang kemudian menangis tersedu-sedu.

"Hehhhh...," Winny menghela nafasnya dengan begitu dalam. "Ya udah, terima aja deh nasib yang seperti ini, masih untung aku reinkarnasi jadi wanita teraniaya, daripada aku reinkarnasi jadi monyet ataupun jadi anjing? oh my God.... mau jadi apa hidupku." gerutu Winny dalam hati yang kemudian bertekad untuk membalaskan dendam pemilik tubuh yang sekarang dia tempati. Mau kembali ke dunianya pun dia tidak tahu caranya, lebih baik sekarang bertahan hidup daripada mati untuk yang kedua kalinya.

"Permaisuri....," Yura menangis.

"Sudah jangan menangis seperti itu, kamu ini bukan anak kecil masak dari tadi menangis tanpa henti, kamu tidak capek apa?" kata Winny yang sekarang menjadi permaisuri Ling.

Sebuah pelukan yang begitu hangat dan begitu erat, Yura memeluk junjungannya. sesaat kemudian ibu suri datang ke tempat itu bersama dayang Karena sekarang permaisuri berada di tempat ibu suri, makannya para pelayan melayani Yura dengan baik.

Di kediaman sang Kaisar, pria itu masih tidak percaya kalau permaisurinya kembali hidup. dia nampak menatap ke sembarang tempat namun pemikirannya terus memikirkan wanita yang selama ini dia siksa.

Namun berbeda di kediaman ibu suri, Winny yang sekarang menjadi permaisuri Ling dia berusaha untuk menanyakan mengenai siapa saja yang ada di depannya. Hal itu membuat ibu suri yakin kalau permaisuri saat ini tidak ingat dengan mereka, tabib yang dipanggil oleh ibu suri juga hanya bisa menggelengkan kepalanya tanpa bisa mengatakan mengenai kondisi permaisuri.

"Kelihatannya permaisuri kehilangan ingatannya yang mulia." kata tabib. Dia kemudian memberikan beberapa resep obat kepada dayang Jung.

"Apakah mungkin karena merasakan tekanan dan ketakutan itu membuat permaisuri kehilangan ingatannya, yang mulia?" tanya dayang Jung.

"Benar sekali dayang, bahkan denganku saja yang mulia permaisuri tidak ingat, dia bertanya siapa Aku dan siapa dirinya." sahut Yura.

Ibu suri menghela nafasnya berulang kali, begitu banyak bekas luka di tubuh permaisuri Ling, hal itu membuat ibu suri yakin kemungkinan besar permaisuri Ling kehilangan ingatannya akibat siksaan dari Kaisar Han dan selir Jia.

"Sudah sudah lebih baik kalian jangan membicarakan aku lagi, oh ya ibu suri, adakah makanan yang bisa aku makan? perutku sudah keroncongan." ucap permaisuri Ling.

"dayang Jung perintahkan pada pelayan untuk membawa makanan kemari, dan mulai sekarang permaisuri Ling akan tinggal bersamaku di sini." ucap ibu suri.

Dayang Jung menganggukkan kepalanya, setelah itu dia keluar dan meminta pelayan untuk membuatkan makanan untuk permaisuri Ling. Hari itu begitu banyak pertanyaan yang diajukan oleh permaisuri Ling(Winny) mengenai dirinya, ibu suri tidak berani menceritakan secara detail Karena bagaimanapun Kaisar Han adalah putranya. Pernikahan yang dipaksakan dan kekuasaan yang memang diberikan oleh ibu suri kepada permaisuri Ling membuat Kaisar Han tidak bisa mengangkat selir Jia menjadi permaisurinya.

Permaisuri Ling yang mendengar cerita itu dia hanya bisa menganggukkan kepalanya, mendengar setiap cerita dengan begitu detail, apalagi Yura juga menceritakan bagaimana kehidupan permaisuri Ling selama ini. Mendengar begitu banyak cerita mengenai Kaisar Han, permaisuri Ling hanya bisa menggelengkan kepalanya, sesekali dia penasaran dengan sosok suami dari pemilik tubuh ini atau kaisar kerajaan Hanzo.

*beberapa hari kemudian*

"Hyaaa!!!!" teriak permaisuri Ling.

Pagi itu permaisuri Ling dan Yura serta beberapa pelayan nampak mengejar 2 ekor kucing yang sudah mencuri ikan bakar yang barusan dibuat oleh permaisuri Ling.

"Aduh.. bukankah itu kucing selir Jia dan selir Mei-ang." ucap beberapa pelayan yang ikut berlari mengejar dua kucing yang sudah mencuri ikan bakar yang barusan dimasak oleh permaisuri Ling.

"Dasar kucing kurang ajar! berani sekali kalian mencuri ikan yang baru aku masak!!!" teriak permaisuri Ling yang berlari dengan begitu kencang. para pelayan yang melihat itu mereka benar-benar terheran, mereka tidak percaya permaisuri yang dulunya begitu lemah lembut, tidak banyak berbicara juga terkesan tubuhnya lemah itu sekarang malah berlari begitu kencang. "Jangan panggil aku Ling Xu-mei jika aku tidak bisa menangkap dua kucing itu! akan aku tonjok-tonjok setelah itu aku cabut bulu mereka sampai rontok!" teriak permaisuri Ling dengan suara yang begitu keras. dia berlari mengejar dua kucing yang bertubuh sedikit bulat.

"Meong..," suara memelas dari dua kucing yang sudah tertangkap di tangan permaisuri link. tangannya nampak mengepel dengan senyum yang sangat menakutkan hingga membuat kucing itu wajahnya terlihat ketakutan.

"Bagaimana ini, jika sampai selir Jia tahu pasti dia akan marah." ucap salah satu pelayan.

"Tentu saja aku akan membuat dia marah, lihat saja apa yang aku lakukan." sahut permaisuri Ling yang kemudian tersenyum penuh dengan kekejaman. Dia meminta beberapa pelayan untuk mengambil sesuatu, sekitar hampir satu jam kemudian semua yang sudah dilakukan oleh permaisuri Ling sudah selesai. Dia meminta dua prajurit untuk mengantar kucing kesayangan selir Jia dan selir Mei-ang.

"Antarkan karung ini ke tempat selir Jia," perintah permaisuri Ling yang kemudian duduk dengan senyum cengengesan, begitu pula dengan Yura, dia mengingat kembali bagaimana junjungannya itu membuat dua kucing selir kesayangan Kaisar Han wujudnya benar-benar sangat mengenaskan.

"Aku yakin ketika selir Jia melihat kucing kesayangannya dia bakal pingsan, yang mulia." ucap Yura.

"Bukan hanya pingsan, aku jamin semua giginya itu akan rontok." permaisuri Ling nampak benar-benar sangat penasaran, dia ingin melihat bagaimana reaksi dari selir Jia setelah dia menerima karung kiriman darinya itu.

"Hamba benar-benar sangat penasaran bagaimana reaksinya ya." ucap Yura.

permaisuri Ling kemudian menatap Yura. "Bagaimana jika kita mengintip ke paviliun wanita pelakor itu?" tanya permaisuri Ling yang membuat Yura kebingungan.

"Kita tidak akan mungkin bisa masuk ke tempat selir Jia, nyonya." jawab Yura sembari mengerucutkan bibirnya. Dia sangat tahu betul paviliun milik selir Jia selalu menolak kedatangan permaisuri Ling dan dirinya.

*Bersambung*

1
Nurmalasari
Luar biasa
Suzana Diro
ibunda bar²
Yuliana Tunru
mantap ling basmi.orang2 yg sok dan menindas ank2 mu bisa1 mrķ di tindas padahal ank kaisar ..apa kaisar selama ini tak.oersuli pd ank2 x kaisar bodoh
Yulya Muzwar
keren ceritanya thor ⭐5 untukmu
semangat berkaryaa
Yuliana Tunru
bagus hajqr guru tua tqk tau adab putra kqisar di olok2 tunggu kau akan di gantikan dgn guru laiin silqhkan ajari ank2 pejabat.lain yg bermukq dua
Ma Em
Biarkan permaisuri Ling dgn kaisar Qin saja daripada tinggal di istana Han cuma dihina dan di rendahkan dan juga permaisuri Ling sdh dibuang sama kaisar Han .
Rizky Fathur
Thor itu kaisar seperti orang yang tidak mengenal cinta Thor
Yuliana Tunru
ayo permaisuri hajqr kaisar sok.itu aplg sidampingi selir jalqbg apa hebat x cm di ranjang dan dibibir beracun penuh dusta tak usah oersuli kan cari bahagia mu.klo oerlu hajqr kqisar seperti dia dulu menyiksamu biar kapok
Rizky Fathur
cepat buat cerai dari kaisar itu Thor
kaylla salsabella
aku mampir thor semangat berkarya😍😍
shafrilla
terima kasih kak
Wahyuningsih
q mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!