NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05

Mawar yang kesakitan hanya bisa menangis dan tidak berniat untuk membela diri lagi, karena percuma saja dia membela diri sang ibu tidak akan percaya.

Indah melihat Mawar dengan senyum di sudut bibir nya, dan dia menjulur kan bibir nya pada Mawar. Mawar hanya bisa menangis tanpa suara, meratapi nasib buruk nya.

"Cepat kerjakan tugas mu atau kau mau aku tambah lagi hukuman mu!" Bentak Bu Munah pada Mawar.

Mawar segera bangun dan dia mulai memasak untuk makan malam keluarga nya, air mata tidak mau berhenti mengalir. Terkadang Mawar merasa iri melihat anak - anak tetangga nya di perlakukan dengan manis oleh ibu mereka, Mawar ingin sekali di peluk oleh sang ibu walaupun cuma satu kali di dalam hidup nya.

Setelah menyelesaikan semua pekerjaan nya, Mawar masuk ke dalam kamar nya dan dia mulai membuka baju nya. Punggung nya terasa perih karena penuh dengan luka lebam akibat pukulan sang ibu.

"Ya Allah perih nya!" Mawar meringis kesakitan.

Ketika Mawar sedang merintih menahan sakit, tiba - tiba bu Munah membuka pintu kamar secara paksa dan masuk ke dalam kamar nya.

"Dengar Mawar, tapi pagi bapak mu sudah memarahi ibu gara - gara diri mu. Aku akan menghukum mu jauh lebih berat dari ini jika kau berani mengadukan nya pada bapak dan Farhan!" Ancam bu Munah dengan wajah garang nya.

Mawar hanya diam dan menunduk kan kepalanya, dia tidak berani menatap mata ibu nya apalagi menjawab setiap ucapan nya. Karena jika dia berani melakukan nya, maka tubuh nya akan mendapat kan luka yang lebih lagi.

Bu Munah keluar dari dalam kamar Mawar setelah mengancam Mawar, Mawar hanya bisa menangis sambil menahan perih di tubuh nya juga di hati nya.

Sekalipun Mawar tidak punya waktu untuk bersolek dan merawat diri, Mawar sangat cantik sejak lahir. Kulit nya yang kuning langsat serta rambut panjang lurus yang berwarna coklat kemerahan membuat semua orang kagum melihat nya.

Mawar juga memiliki mata yang sipit dan tubuh yang tinggi serta ramping, sehingga itu membuat Indah semakin benci jika ada yang memuji Mawar. Berbeda dengan Indah yang memiliki tubuh gemuk dan warna kulit yang hitam, membuat Indah semakin iri pada sang kakak.

Menjelang waktu magrib, pak Harto pulang ke rumah nya, begitu pun dengan Farhan. Pemuda itu jarang mandi di rumah, dia lebih suka mandi di sungai yang ada di kampung mereka bersama teman- teman nya.

Setelah sholat magrib, seperti biasanya Mawar menyiapkan hidangan untuk makan malam. Luka di punggung nya yang terkena gesekan baju nya membuat dia meringis menahan sakit, tentu saja hal itu mengundang perhatian Farhan dan juga Pak Harto.

"Kamu kenapa nak, seperti orang kesakitan?" Tanya pak Harto pada Mawar.

"Aku gak papa pak!" Jawab Mawar sambil menunduk kan kepalanya.

Mata bu Munah melotot melihat Mawar, dia mengancam lewat tatapan mata nya. Tindakan bu Munah tentu saja membuat pak Harto curiga.

"Kalau kamu sakit istirahat saja nak, jangan di paksaan!" Ujar pak Harto pada putri nya.

"Jangan terlalu memanjakan anak pak, nanti akan memalukan bagi orang tua jika anak tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah!" Bu Munah tidak suka jika suami nya memanjakan Mawar.

"Bu, anak perempuan kita bukan cuma Mawar, ada Indah juga. Ajari Indah agar bisa mengurus diri sendiri, udah mau SMP masa semua keperluan nya harus Mawar yabg urus!" Pak Harto kesal dengan sikap istri nya yabg begitu keras pada Mawar tapi begitu memanjakan Indah.

"Pak, aku keluar dulu ya!" Farhan yang sudah selesai makan terlebih dahulu segera bangun dari kursi nya, dia muak melihat ibu nya yang selalu menyalahkan Mawar dalam segala hal.

Farhan sudah cukup dewasa dan sejak dahulu dia selalu melihat Mawar di perlakuan dengan tidak adil oleh sang ibu, padahal Farhan tahu persis bahwa Mawar juga adalah anak kandung ayah dan ibu nya.

Tapi sejak kelahiran Indah, siapa ibu nya berubah. Dia memperlakukan Mawar dengan sangat buruk, bahkan Mawar di paksa dewasa sebelum waktu nya. Bu Munah akan mendengar kan apapun yang di katakan oleh Indah, sekalipun itu hal salah bu Munah tetap menuruti nya.

*******

Di dalam perjalanan menuju ke sekolah.

"Mawar, apa yang sudah di lakukan oleh Indah pada mu?" Tanya Farhan pada adik nya.

"Tidak ada kak!" Jawab Mawar singkat.

"Jangan bohong Mawar, ibu pasti menghukum mu!" Tebak Farhan dengan benar.

Mawar hanya bisa mengeleng kan kepala nya, dan Farhan melihat itu dari kaca spion motor nya.

Farhan tahu bahwa Mawar sedang berbohong, selama ini Farhan sering melihat dengan mata kepala nya sendiri Mawar sering di pukul oleh ibu nya seperti seekor binatang saja.

"Mawar, ini uang untuk mu, jangan lupa makan!" Farhan memberikan uang pada adik nya setelah Mawar turun dari motor nya.

"Gak usah kak, kemarin Bapak udah kasih aku uang!" Tolak Mawar dengan halus.

"Simpan saja Mawar, kau pasti membutuhkan nya nanti. Keperluan mu juga banyak!" Farhan memaksa adik nya menerima uang itu.

"Terima kasih kak!" Mawar menerima uang pemberian dari kakak nya dan menyimpan nya di dalam saku baju nya.

Tidak pernah sekalipun bu Munah memberikan Mawar uang saku, tapi secara diam - diam Farhan bekerja untuk adik nya. Begitu pun dengan pak Harto, dia sering memberikan uang secara diam - diam pada Mawar tanpa sepengetahuan bu Munah dan juga Indah.

******

Ketika pulang sekolah, Mawar terkejut melihat kamar nya yang berantakan. Semua pakaian nya bertebaran di lantai begitu pula dengan semua buku - buku milik nya. Seperti nya ada yang mengobrak- abrik kamar nya.

"Ya Allah ada apa ini?" Seingat Mawar dia meninggal kan kamar nya dalam keadaan rapi.

Mawar langsung membereskan semua nya tanpa makan siang dulu, hal itu membuat Farhan heran kenapa sang adik tidak kunjung keluar dari kamar nya.

"Mawar, ayo makan dulu!" Panggil sang kakak dari luar pintu kamar nya.

"Makan aja duluan kak, aku mau beresin kamar dulu!" Ujar Mawar sambil membuka pintu nya.

"Kenapa kamar mu berantakan seperti ini Mawar?" Tanya Farhan yang keheranan melihat keadaan kamar Mawar yang berantakan.

"Aku gak tahu kak, aku pulang dan semua nya udah seperti ini!" Jawab Mawar sambil menggeleng kan kepala nya.

"Apakah ada yang hilang Mawar?" Tanya Farhan menelisik seisi kamar Mawar.

"Uang pemberian bapak malam kemarin aku simpan di lemari, tapi sekarang udah gak ada lagi!" Jawab Mawar dengan wajah sedih nya.

"Pasti Indah yang melakukan semua nya, anak itu semakin keterlaluan!" Dengus Farhan dengan kesal.

Pasal nya hanya kamar Mawar yang berantakan sementara yang lain nya tidak, ini bukan pertama kali nya Indah mencuri sesuatu milik Mawar. Tapi jika di kasih tahu dengan bu Munah, dia pasti tidak percaya dan membela Indah lalu menyalahkan kan Mawar. Mawar lah yang pasti akan mendapat kan hukuman dari bu Munah.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!