NovelToon NovelToon
Berjodoh Dengan CEO Cantik

Berjodoh Dengan CEO Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Romantis / Cintamanis
Popularitas:518
Nilai: 5
Nama Author: anjarthvk

Seorang wanita cantik memiliki jabatan CEO di Perusahaan Berlian milik Papahnya. Rania Queenzhi yang ceria memiliki ketertarikan dengan asisten juga merangkap sekaligus sekretarisnya, seorang pria tampan.

Boris William, Sekretaris sekaligus Asisten yang mengabdi di Perusahaan, karena membalas budi akan hidupnya. Diam-diam juga memiliki ketertarikan dengan Atasannya di Perusahaan. Tapi, dirinya masih mempertimbangkan segala hal yang membuatnya tidak percaya diri.

"Aku menjodohkan putriku denganmu, Boris. Tapi, aku tidak memaksa dan membuatmu terburu-buru. Santai dan belajarlah semua hal mengenai Perusahaan. Cari tahu sedikit demi sedikit dari Rania. Dia tahu sepenuhnya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anjarthvk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 : Adek Kembar

...Selamat membaca semuanya......

..............

..............

Boris sampai di salah satu Rumah sedikit besar. Dia tinggal di Rumah itu dengan sewa pertahun. Dia anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki adek kembar laki-laki dan perempuan. Jackson William dan Jessy William. Mereka hidup dengan kesuksesan masing-masing.

Biaya pendidikan mereka juga Boris yang bertanggung jawab penuh. Karena setelah kehilangan orang tua mereka, hanya dia yang bisa diandalkan.

Boris masuk ke dalam Rumahnya melihat kedua adeknya sudah berada di dalam sambil menyambut kedatangan kakaknya pulang.

"Sudah siap menikah belum, Kak?" Pertanyaan dari adek laki-lakinya membuat senyumnya yang lebar tadi luntur. "Aku ingin melihat kakak segera menikah, setidaknya berkencan dengan seorang wanita." Lanjutnya dengan penuh harap.

Boris tersenyum lembut, "perasaan kakak masih berada di tempat yang sama, dan belum bisa melangkah."

"Jika Kak Rania menyukai, Kakak. Pasti dia akan menerima apapun tentang Kakak." Adek perempuannya bersuara.

"Dia mengajak Kakak menikah. Tapi, keluarga kita tidak sebanding dengannya. Kakak tidak berani berharap terlalu tinggi."

...----------------...

Boris sebenarnya memang menyukai Rania, tapi dia sadar akan kasta yang berbeda. Jackson dan Jessy merasa kecewa dengan jawaban Boris. Namun, bagaimana lagi? Itu sudah jadi keputusan Kakaknya, mereka hanya bisa memberi semangat.

Setelah pagi datang, saudara kembar keluar bersama dari Rumah Boris. Keduanya memiliki kesibukan masing-masing di luar sana. Jackson yang sibuk menjadi seorang Penyanyi, sedangkan Jessy menjadi Model dan seorang Aktris. Nama mereka juga sudah cukup populer di Indonesia.

Kesuksesan itu mereka dapat juga berkat tanggung jawab dari kakaknya yang membiayai pendidikan mereka. Keduanya sangat menyayangi Kakak sulungnya, bahkan mereka merencanakan kencan buta untuk Boris.

Mata Boris menangkap secarik kertas di atas meja makan.

[Jangan terlalu menghemat dan memikirkan kami. Kami sudah bekerja dan mampu membeli apapun yang kami mau dengan hasil kerja keras kami sendiri. Lain waktu kami yang akan mentraktir Kakak, mulai sekarang jangan lupa untuk memikirkan kebahagiaan Kakak sendiri. Kami tunggu kabar baiknya. Salam cinta dari adik cantikmu Jessy, dan si suara cempreng Jackson. I love you Kak Boris.]

Tercipta senyuman hangat dari belah bibir Boris. Dia sempatkan melihat akun instagram kedua adek kembarnya yang ramai akan like dan komentar di setiap postingannya.

Salah satu postingan keduanya yang terlihat dirinya tampak berada di antara mereka. Komentar-komentar yang banyak mengagumi dirinya, dan tidak sedikit juga yang memberikan komentar buruk pada kedua adeknya. Membuat dia hanya bisa menghembuskan napas panjang mengontrol emosi.

Tiba-tiba notifikasi salah satu berita muncul di layar, dan topik hangat itu mengenai permasalahan Rania kemarin bersama dengan Edgar. Jika mengingat kembali kejadian kemarin, sikap buruk Edgar terhadap Rania, membuat dia menjadi sangat kesal dan marah.

"Kalau aku sudah berada di level sama dengannya. Aku pastikan akan kupatahkan tulangnya dan kubunuh dia sekalian. Pria itu tidak pantas hidup." Ketegasan nada bicaranya tersirat emosi dan dendam terpendam, walau terlihat tenang namun tajam.

Boris hanya bisa menunggu waktu dan berusaha lebih tenang untuk saat ini. Karena sekarang belum waktu yang tepat melampiaskan semuanya.

...******...

Kakinya melangkah masuk ke dalam ruang kerja Rania, matanya menangkap wajah wanita itu yang sembab dengan muka dan bibir ditekuk, menatapnya seakan ingin merengek. Rasanya ingin tertawa, tapi dia sadar pasti itu akan membuat Rania akan semakin kacau. Boris menyodorkan dokumen untuk ditanda tanganinya.

"Tanda tangan dulu, nanti saya akan coba hibur Nona." Dengan senyum lebar dan penuh semangat, Rania langsung menandatangani dokumen-dokumen tersebut. Boris hanya bisa menahan tawanya sambil menatap lekat kesempurnaan di depannya saat ini.

...Bersambung......

Terima kasih sudah mampir ke warung kecil milik aku. Jangan lupa like, komen, dan subscribe! Agar tidak ketinggalan jajanan warung aku selanjutnya.. 🤗😚🥰

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!