NovelToon NovelToon
Di Ulang Tahun Ke-35

Di Ulang Tahun Ke-35

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ama Apr

Di malam ulang tahun suaminya yang ke tiga puluh lima, Zhea datang ke kantor Zavier untuk memberikan kejutan.

Kue di tangan. Senyum di bibir. Cinta memenuhi dadanya.

Tapi saat pintu ruangan itu terbuka perlahan, semua runtuh dalam sekejap mata.

Suaminya ... lelaki yang ia percaya dan ia cintai selama ini, sedang meniduri sekretarisnya sendiri di atas meja kerja.

Kue itu jatuh. Hati Zhea porak-poranda.

Malam itu, Zhea tak hanya kehilangan suami. Tapi kehilangan separuh dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ama Apr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

"Babe ... beneran mau langsung kembali ke kantor? Kita nggak bisa gitu mampir dulu ke hotel? Aku ... pengen." Elara merengek manja sesaat setelah dia dan Zavier masuk ke dalam mobil.

Zavier melirik Elara, lalu mengusap bibir bergincu merah sekretarisnya itu yang kini tengah mengerucut bagai cangkang siput. "Hyper kamu," kekehnya.

"Kamu loh yang bikin aku hyper," balas Elara memalingkan muka. Pura-pura merajuk. "Nafsuku udah di ujung," ketusnya.

Zavier beringsut, merapati tubuh Elara. Berbisik sensual di telinga kekasih gelapnya itu. "Bagaimana kalau kita lakukan saja di sini?"

Mata Elara sontak membulat, menoleh secepat kilat ke arah Zavier. "Di sini? Di dalam mobil, sekarang? Serius, Babe?" Tiga pertanyaan sekaligus terlontar dari mulut gadis berusia dua puluh dua tahun itu.

"Seriuslah." Zavier tersenyum genit. "Mau nggak?"

"Mau." Elara mengeluarkan suara manjanya. "Tapi bagaimana kalau ada orang yang lihat. Meskipun basement mall ini sepi, tapi aku takut ada security ..."

"Nggak akan." Zavier menarik tubuh sintal Elara ke atas pangkuannya, lalu tanpa aba-aba, langsung menyerang bibir bergincu itu dengan rakus.

Elara melenguh, membalas cumbuan liar itu. Tangan kanannya dengan lihai membuka ikat pinggang Zavier. Membuka ritsleting, lalu menelusupkan tangannya ke dalam, mengelus sesuatu yanng sudah tegak berdiri bak tongkat sakti.

Sebaliknya, tangan Zavier pun sudah menelusup masuk ke rok mini yang dipakai sang sekretaris. Menarik kain tipis yang menghalangi sesuatu yang sudah basah dan terbuka itu.

"Masukkin sekarang, Babe. Aku udah nggak tahan," desis Elara sambil mengeluarkan pusaka Zavier.

"Lakukan, Ela." Suara Zavier parau. Napasnya memberat, dan tatapan matanya sudah sayu.

Elara mengangkat pinggulnya, bersiap melesakkan milik Zavier ke dalam tubuhnya, namun ...

Ketukan nyaring di kaca mobil mengagalkan niat itu. Keduanya sontak terperanjat. Menjauhkan tubuh dengan cepat seraya merapikan pakaian masing-masing.

Napas mereka memburu, bak dikejar hantu.

Zavier menurunkan kaca mobilnya setelah pakaiannya dan Elara rapi kembali seperti tadi.

Wajah seorang lelaki menyambut pandangannya dan juga Elara.

"Mas ... bisa mundurin mobilnya sedikit,  tidak? Mobil saya mau keluar, tapi mobil Mas-nya terlalu mepet," pinta lelaki berkumis tipis itu dengan nada sopan.

Zavier tersenyum kikuk. "Iya, Mas. Kebetulan saya juga mau keluar. Maaf ya?" Zavier menghidupkan mesin mobil, lalu memundurkan mobilnya secara perlahan. Sebelum dia benar-benar pergi, lelaki itu membunyikan klakson kepada lelaki tadi sebagai tanda berpamitan.

Lelaki berkumis tipis itu menganggukkan kepalanya sedikit. Selepas mobil Zavier keluar, lelaki itu menggelengkan kepala pelan. "Aku jadi tidak enak, mengganggu kegiatan mesra pasangan tadi. Lelaki tadi pasti tak sadar kalau lipstik wanitanya nempel di bibirnya sendiri, hihi ..."

____

"Babe ... lihat ke sini sebentar." Zavier melirik Elara dengan cepat. "Ya Tuhan ..." Gadis berkemeja merah marun itu memekik.

"Ada apa?" tanya Zavier heran. Fokusnya sudah kembali ke jalanan.

"Di bibir kamu ada lipstiknya," cicit Elara menahan tawa sekaligus panik, kecil.

"Hah?!" pekik lelaki itu refleks mengusap bibirnya dengan tangan. "Kenapa kamu baru ngasih tahu aku sekarang? Lipstik ini pasti dilihat oleh lelaki tadi." Zavier sedikit mengomel, tangan kirinya mengambil tisu yang ada di dashboard dan mengusapkan tisu itu dengan segera ke permukaan bibirnya.

"Maaf ..." rengekan manja mengalun dari bibir Elara. "Aku juga baru melihatnya. Gara-gara panik, aku jadi tidak fokus memperhatikan itu. Kamu jangan marah dong, Babe ..." Suara Elara terdengar seperti orang yang akan menangis.

Zavier mendesah berat. Memanjangkan tangan kirinya untuk mengusap tangan Elara, meremasnya. "Aku nggak marah. Maaf ya, sayang. Nanti aku beliin deh lipstik yang nggak luntur meskipun dibawa ciuman," bujuknya, membuat wajah Elara berbunga-bunga.

"Makasih, cintaku." Elara mengecup pipi Zavier dengan mesra.

Tak terasa, mobil yang dikemudikan Zavier sampai juga di parkiran kantor.

Elara turun lebih dulu. Disusul Zavier yang menjinjing tas kerjanya.

Keduanya berjalan berdampingan bak pasangan suami istri.

"Babe, kegiatan di mobil tadi, kita lanjutkan di ruangan kamu ya?" ucap Elara bersamaan dengan tertutupnya pintu lift.

"Iya, manis." Zavier membalas.

Bunyi lift terbuka terdengar. Mereka pun keluar.

Elara melangkah penuh semangat menuju ruangan Zavier. Hasratnya yang tadi sempat terganggu dan tertunda ... saat ini sudah memuncak lagi. Membakar darah dan membuat area intimnya berkedut-kedut ingin segera dimasuki pusaka milik atasannya yang kini sedang berjalan di sisinya.

Mereka saling berkedip-kedip mesra.

Ketika Zavier membuka pintu ruangannya, mata lelaki itu membeliak sempurna. "Z-Zhea?" Suaranya hampir tercekat.

Elara pun sama tercekatnya. Sampai ia hampir menjatuhkan berkas di tangannya.

"Hai, sayang!" Zhea beranjak dari duduknya, merentangkan tangan, lalu memeluk suaminya. "Aku kangen." Wanita berambut hitam lurus itu sengaja menduselkan wajahnya di dada Zavier, tujuannya tentu saja untuk membuat Elara cemburu.

Zavier tak berkutik. Dia membalas pelukan istrinya dengan ujung mata yang melirik prihatin pada Elara yang nampak tertekan dan cemburu. "Aku juga kangen. Tumben kamu ke sini? Apakah ada sesuatu yang penting?" tanya Zavier sambil melepaskan pelukan Zhea di tubuhnya. Bukan tanpa alasan, melainkan ia kasihan dan tidak tega melihat Elara.

"Nggak ada hal yang penting. Aku hanya mampir. Tadi habis beli diapers untuk Zheza." Zhea mulai berdusta.

Mulut Zavier membulat. "Oooh ..."

Zhea melirik Elara yang berdiri mematung di sebelah suaminya. "Ela, apakah setiap hari kamu berpakaian seperti ini?" Zhea menilik penampilan Elara dari ujung kaki sampai ujung rambut.

Elara nampak gelagapan, sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Zhea. "I-Iya, Bu." Dia mengangguk sopan. Berbeda jauh dengan keadaan hatinya yang menggerutu. "Ngapain sih wanita tua ini mengomentari penampilanku? Apakah dia takut tersaingi?"

"Ya Tuhan ... rok kamu kependekan. Kemeja kamu juga kekecilan. Daripada terlihat seperti sekretaris, kamu malah kelihatan kayak LC." Ucapan menohok itu membuat wajah Elara memerah. "Coba lihat karyawati yang lain. Mereka nggak ada yang memakai rok sependek kamu. Memakai kemeja seseksi kamu, sampai membuat buah dada kamu nyaris keluar." Zhea tak berhenti sampai di situ saja. Ia kembali memojokkan sekretaris yang menjabat sebagai selingkuhan suaminya itu. "Karyawati yang sudah lama saja pakai rok span di bawah lutut. Ada juga yang pakai celana bahan longgar. Baju atasannya juga sopan-sopan. Kemeja yang dilapisi blazer dan blouse yang longgar. Seharusnya kamu mencontoh mereka. Kamu terhitung karyawan baru loh, di sini. Kalau kelihatan Papa mertua saya ... kamu pasti udah kena roasting!" pungkas Zhea sambil menunjuk wajah Elara yang kian memerah, bahkan kini, kedua mata gadis itu sudah berkaca-kaca.

Dan Zavier, hanya mampu menatap penuh rasa iba. Tanpa bisa membela selingkuhannya itu.

Tanpa mereka berdua ketahui, Zhea tertawa lepas dalam hatinya, sambil mengumpat puas. "Mampus kamu, ani-ani. Ini baru permulaan. Bhahahaha ...!"

1
Yunita Sophi
thor selamat anda sukses bikin aq tegang , kesal sedih dan jg ikut bahagia 👏👏👏👍😍😍
Yunita Sophi
Riri kamu meninggal... tp Riri kan kamu blm bertobat
Yunita Sophi
akhir nya Riri bunuh diri... kasian dia di khianatin sahabat tersayang nya dan suami yg sangat di cintai nya... tp Elara gak bunuh diri aja yah... keenakan dia mau ada orang yg mau menolong membalas kan dendam nya.... padahal balas dendam apa coba dia... wong dia yg salah kok
Yunita Sophi
krn terlalu sakit... sahabat yg dia kasih dia kasih kepercayaan untuk menjadi asisten pendamping suami nya di kantor.... ternyata dia di khianatin dgn orang yg di percaya dan dia cintai
Yunita Sophi
cinta benci dan dendam... sangat luar biasa
Nurul Syahriani
udah baca sejauh ini, tiba tiba kepikiran judul nya gak cocok lagi dgn jalan cerita.
Naomi Willem Tuasela
Thor maksud nya😥
Ama Apr: besok y jawabannya
total 1 replies
Naomi Willem Tuasela
jangan buat mama Zahrani celaka pokoknya thot😥😔 gak mau sedih lagi😥....
Ama Apr: 🥹🥹🥹 berdoalah
total 1 replies
Ida Sriwidodo
Plot twistku si berharap.. sebagai pebisnis Nathan peka n kirim orang untuk ngawasi rumah mertuanya
Jan sampe terjadi apa2 sama bu Zahrani pokona mah.. 😥😥😤😤
Ama Apr: aamiin
total 1 replies
Sunny Kwok
aduh jgn sampe mama Zahrani celaka smoga ada Dewa penolongnya kl sampe knp2 aku da ga mo baca novel ini
Ama Apr: aamiiin
total 1 replies
Ralin Hartati
awas ya klo sampai ibu zahrani celaka yg pasti aku nggambek nggak mau lanjutin baca cerita nya 🤭🤣
Ama Apr: besok tunggu sj
total 1 replies
@Mita🥰
pokok e klu mama Zahrani sampe kecelakaan. ..aku skip Thor .
Ama Apr: besok tunggu sj
total 1 replies
Yunita Sophi
sebelum bertobat balas mereka yg gak punya hati... aq benci yg nama pelakor dan cowo tukang selingkuh
Ama Apr: siappppp
total 1 replies
Yunita Sophi
bagus lah akhir nya yg satu ketauan dan yg satu lg jd tau kelicikan sahabat nya...dua sahabat akhir nya tamat😄😄😄
Ama Apr: sama2 rugi
total 1 replies
Yunita Sophi
ayo lah kak thor buka tuh rahasia si Melani selingkuh dgn suami nya si Riri... biar tau rasa tuh si Riri dan si Melani jd musuhan
Ama Apr: sudah kk😆
total 1 replies
Yunita Sophi
ok bahagia sll yah untuk Gantari dan Rafli... nikah nya nanti setelah Zhea dan Nathan..
Yunita Sophi
Nathan so sweet bingit sih jd aq pada mu😘😍😍
Ama Apr: wkwk, ada lho visualnya. Di bab 200 lbh
total 1 replies
@Mita🥰
wah semoga Bu Zahrani gak kenapa-kenapa
Ama Apr: aamiin
total 1 replies
Yunita Sophi
lebih parah kamu Dika dasar suami gak tau diri biadab kamu... klo mau selingkuh jgn dgn sahabat istri dong apa gak ada cewe lain... dasar munafik ngatain Zavier selingkuh loh lebih parah...
Ama Apr: sama2 bsuk
total 1 replies
Yunita Sophi
kasian juga sih... tp siapa suruh dia mudah tergoda pelakor biadab... sdh tau klo pelakor hanya mau harta doang... klo udah kere ya sdh di tinggal.. dasar cowo kamu gatel Zavier
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!