Dark romance !!
Adegan kekerasan dan darah !!
Bocil harap minggir, karena banyak adegan spicy 🌶️ !!
Lepas dari lubang buaya, kini dia jatuh ke lubang singa.
Demi melindungi kedua anaknya yang masih bayi dari kejaran ayah kandungnya, Beverly terpaksa masuk ke sebuah kapal mewah dan bersembunyi dari kejaran ayah kandungnya yang hendak membunuh kedua anaknya.
Tanpa Beverly sadari, kapal besar itu milik seorang mafia kejam yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, yaitu Giovanni.
Melihat ada wanita nakal masuk ke dalam kapal miliknya, membuat ide licik bagi Giovanni yang tertarik pada wajah cantik dan tubuh indah itu.
“Aku akan menjagamu dan melindungi anak-anakmu, dengan syarat puaskan aku di atas kasur~”
“Dasar gila !!!”
“Aku memang mantan pasien RSJ, sayang~”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Sisi lain Keluarga Abraham
Setelah makan malam, mereka tetap di dalam restoran sambil berbicara satu sama lain. Tapi Giovanni malah mengacuhkan pembicaraan mereka, dan memilih menatap ke arah Beverly yang masih menikmati makanan di piringnya.
“Kau suka makanannya ??”
“Sangat, masakan disini sangat enak.” Ujar Beverly dengan senang, Giovanni mengelus rambut tunangannya dengan lembut.
“Mau aku pesankan lagi ??”
“Tidak perlu, ini sudah cukup.” Ujar Beverly tersenyum senang, sambil kembali memasukkan makanan ke dalam mulutnya.
“Kau sangat menggemaskan sekali, sayang~” Ujar Giovanni membelai pipi tunangannya dengan lembut.
Tanpa keduanya sadari jika mereka menjadi bahan tontonan empat orang di sana, dan keempatnya memberikan ekspresi yang berbeda.
“Kak Giovanni, Kak Beverly, tolong kalau berduaan jangan di sini. Hargai kaum jomblo yang ada di meja ini.” Ujar Gregor dengan tatapan datar, dan nada kesalnya, membuat Beverly dan Giovanni menoleh ke arah keempat orang itu.
“Eh.. Ehm.. Maaf, apa kalian lama menunggu ??” Tanya Beverly yang tidak nyaman, karena hanya dirinya yang belum selesai makan.
“Santai saja, Darling.. Kami tidak terlalu terburu-buru.” Ujar Catalina tersenyum gemas ke arah kedua pasangan yang terus menampilkan keromantisan mereka.
“Ingat pesanku Son, cara menjaga hubungan kalian agar tetap harmonis.” Ujar Arnold dengan nada tegasnya kepada Giovanni.
“Tenang saja, Dad.. Aku sudah melakukannya.. Setiap malam aku menggarapnya lebih dari 2 ronde setelah pulang bekerja.” Ujar Giovanni dengan santainya, membuat Gregor, Arlo, Catalina, dan bahkan Beverly sendiri membulatkan matanya, sementara Arnold malah tersenyum kecil, seakan bangga pada putranya.
“Jika bisa, lakukan terus setiap malam. Jangan takut Beverly hamil, Dad siapkan alat pengaman untukmu.” Ujar Arnold dengan santainya.
Sekarang aku tahu, dari siapa sifat mesum Giovanni batin Beverly dengan sedikit tidak percaya sebenarnya, dari awal pertemuan dengan Arnold, calon ayah mertuanya, Beverly berpikir jika Arnold adalah lelaki yang berperilaku tegas dan disiplin, rupanya lelaki tua itu juga memiliki sisi berbeda yang tidak diketahui banyak orang.
“Hah, pengaman ??” Ujar Giovanni dengan nada bingung.
“Untuk apa pengaman, Dad.. Lebih menyenangkan jika langsung memasukkannya.” Ujar Giovanni lagi dengan nada santainya, membuat satu meja langsung membulatkan mata mereka, kecuali Giovanni dan Beverly tentunya.
“Kau tidak memakai pengaman ?!” Ujar semua orang kecuali Giovanni dan Beverly.
“Pe.. Pengaman apa ??” Tanya Beverly dengan bingung.
“Pengaman.. Supaya kau tidak hamil, Kak Beverly.” Ujar Gregor menjelaskan dengan nada malu-malu, karena harus menjelaskan sesuatu yang agak dewasa di depan umum.
“Eh ?? Tunggu.. Itu artinya.. ???” Ujar Beverly dengan nada bingung, dia segera menoleh ke arah Giovanni, tapi lelaki itu hanya tersenyum tanpa rasa berdosa, membuat Beverly merasa kesal. Dia segera mengangkat tangannya, dan menarik rambut Giovanni dengan kesal.
“Kenapa kau membuatku hamil !! Anak-anakku masih kecil !! Mana kau memasukkannya di dalam !” Ujar Beverly dengan kesal, membuat semua yang ada di atas meja kembali membulatkan mata mereka mendengarkan perkataan vulgar dari Beverly.
Untung saja aku memesan ruangan VIP batin Arnold yang melihat perdebatan Beverly dan Giovanni yang begitu vulgar.
“A.. Ampun.. Sayang..” Ujar Giovanni memasang wajah sok merasa kesakitan.
Arlo memukul keningnya sendiri, melihat perilaku keluarga yang memiliki nama baik dan wibawa tersendiri rupanya terdapat kekonyolan di dalam mereka, di tambah Beverly yang terlalu polos dan lugu yang bersanding dengan sepupunya yang ternyata mesum.
...
Setelah mereka membayar biaya reservasi ruangan dan makanan, barulah satu keluarga itu berjalan keluar dari ruangan VIP. Arnold berjalan bergandengan dengan Catalina, Gregor berada di sebelah Beverly yang mendorong kereta bayi, di sebelahnya Giovanni merangkulnya sambil menatap sinis ke arah Arlo.
“Awas saja kau mendekati tunanganku, aku akan menghajarmu !!” Ujar Giovanni dengan nada ancaman dan merangkul Beverly dari samping, seakan menjaga tunangannya dari Arlo. Sementara lawan bicaranya hanya memberikan tatapan datarnya.
“Aku datang bukan sebagai musuhmu. Aku sudah keluar dari kelompok lawanmu, lagipula aku sejak awal tidak berminat untuk merebut tunanganmu.” Ujar Arlo dengan nada datarnya, tapi Giovanni tetap memberikan tatapan penuh kecurigaan.
“Oh iya ?? Aku tetap tidak percaya-”
“Hey, anak haram !! Apa yang sedang kau lakukan disini ?!”
Perkataan Giovanni terpotong dengan kalimat sapaan sinis dari seorang lelaki yang tidak pernah dia kenali, membuat empat orang itu menoleh ke arah sumber suara. Ada dua lelaki yang berdiri bersebelahan, dan memberikan tatapan sinis pada Arlo, tapi juga bingung dengan keberadaan Giovanni.
“Bukan urusanmu !!” Ujar Arlo dengan sinis dan ketus, dia ingat perkataan dari Arnold tadi siang.
“Ingat Arlo, jangan pernah membiarkan seseorang memandangmu rendah hanya karena statusmu, atau kondisimu. Tapi lawanlah mereka, berdiri di depan mereka.”
“Tapi, paman.. Mereka menghina status kelahiranku yang berasal dari pernikahan tidak sah.”
Arnold menaikkan alisnya, “Bukankah seperti perkataanmu sebelumnya ?? Itu bukan salahmu, melainkan kesalahan orang tuamu. Jadi, untuk apa kau terus terbebani dengan kesalahan mereka ??”
Arlo ingat dirinya harus bisa berdiri dengan tegap, menghadapi kedua orang yang terus menghinanya, yaitu Rico dan juga Harper.
“Giovanni, bagaimana kau.. Bisa berjalan berdampingan dengan anak haram itu ??” Ujar Harper dengan nada sinisnya, membuat Giovanni merasa bingung.
Giovanni menyikut Arlo di sebelahnya, lalu berbisik, “Siapa mereka ??”
Dengan malas, Arlo menjawab, “Mereka.. Anak sah dari Dad Everald.” Bisik Arlo, membuat Giovanni membulatkan matanya.
“Mereka berdua ??”
“Ya..”
Giovanni membulatkan matanya merasa malas untuk menanggapi Harper, tapi untuk Rico ?? Sebenarnya dia tidak memiliki masalah besar, toh dia baru saja bertemu dengan lelaki itu.
“Maaf, tapi.. Kedua orang tuaku sudah menunggu kami di mobil, kami tidak menerima sesi tanya jawab untuk saat ini.” Ujar Giovanni tersenyum manis, tapi nadanya terdengar sedikit ketus, lalu Giovanni menarik Beverly dengan perlahan. Gregor dan Arlo kemudian mengikuti Giovanni, yang berlalu meninggalkan Rico dan Harper.
“Cih, tidak mungkin anak haram itu memiliki hubungan darah dengan Keluarga Abraham !!” Ujar Rico merasa tidak suka, melihat kedekatan Arlo dengan Giovanni.
Padahal Rico sudah berusaha keras untuk menghancurkan Perusahaan Evety demi membalaskan dendam ibunya yang diselingkuhi oleh ayahnya sendiri, dengan menghancurkan hidup Arlo, bahkan berniat memb*nuh Arlo dengan tangannya sendiri.
“Itu mustahil.. Kecuali..” Ujar Harper terdiam sejenak, membuat Rico menoleh.
“Kecuali apa ??”
“Kecuali jika anak haram itu menjualkan perusahaannya pada Keluarga Abraham. Dan mungkin saja, mereka sedang membahas mengenai perusahaan itu.” Ujar Harper mengira-ngira kebersamaan dari Arlo dan juga Keluarga Abraham.
“Semoga saja, adikku.. Aku harap aku bisa membalaskan dendam ibu, pada anak haram itu.” Ujar Rico dengan nada penuh kekesalan dan emosi.
❤️💙❤️💙❤️💙❤️💙
Hiyaa dua musuh sudah terlihat 😏😏 meskipun sebenarnya Rico bener sih posisinya, siapa sih yang terima melihat anak selingkuhan bapaknya sukses ?? Siapa yang terima ibunya di selingkuhi terus keluarga selingkuhannya itu bahagia punya perusahaan besar ??
Belum lagi, bapak Benjamin, eh Author chapter besok bakalan menampilkan bapak Benjamin 😏😏
gio mirip ky mathias yg viral itu🤣🤣😄
gak sabar nunggu respon dad gio🤣