NovelToon NovelToon
My Sweet Revenge : Uncle

My Sweet Revenge : Uncle

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Kehidupan di Kantor
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

"Kumohon, menikahlah denganku," ucap Kiara Jasmin dengan putus asa.

"Bukannya kamu itu pacar Fero -keponakanku?" jawab Kaisar sambil menatap tajam.

"Tidak, kami sudah putus!" jawab Kiara- cepat.
Ya, kami putus setelah aku tau dia selingkuh dengan adik tiriku, dan kau adalah caraku membalas dendam padanya.

Kaisar Julian, tidak hanya tampan, tapi dia sangat dingin dan sangat kaya. Bahkan dia adalah sumber dana bagi Fero yang pemalas tapi suka berfoya-foya.
Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Kiara mendekati Kaisar yang merupakan CEO di tempatnya bekerja, menawarkan kontrak hubungan palsu.
Namun hubungan yang awalnya hanya sebuah kontrak, entah sejak kapan makin terasa nyata seperti bukan sekedar sandiwara. Dan Kaisar, paman sang mantan -yang dingin itu ternyata menyimpan api yang lebih berbahaya dari yang pernah Kiara bayangkan. Kini jarak antara kebohongan dan kenyataan semakin samar.
Apakah balas dendam terus berlanjut atau...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih belum percaya.

"Om, bercanda, kan?" tanya Fero entah untuk yang keberapa kalinya, karena dia masih belum percaya jika Om nya ada hubungan dengan Kiara.

"Kalau kamu nggak percaya, juga nggak masalah. Tapi, Fero! sekarang masih jam kerja, dan Om masih punya banyak pekerjaan penting. Jadi bisakah kamu keluar dan tak mengganggu pekerjaanku?" ucap Kaisar dengan mata tetap fokus ke layar laptopnya.

Dengan perlahan tapi pasti, Fero menjauhkan bokongnya yang tadi menempel di meja kerja Kaisar, lalu dengan perlahan dia berjalan keluar dari ruang kerja milik Kaisar.

Rencana untuk kembali bicara dengan Kaisar mengenai apartemen, gagal sudah, karena Fero begitu shock dengan ucapan Kaisar barusan.

Fero masih belum yakin, apakah ucapan Om nya itu serius atau bercanda. tapi sejauh yang dia tahu, Om Kai tak pernah bercanda seperti ini. Tapi untuk percaya jika Omnya ada hubungan dengan Kiara, Fero sulit menerimanya. karena seingat Fero, Kaisar dulu memiliki seorang kekasih dan kekasihnya itu sangat cantik seperti seorang artis. Jadi sangat tidak mungkin jika selera wanita Omnya langsung terjun bebas dan jatuh pada seorang Kiara.

Ya, Kiara memang lumayan cantik jika dia berdandan seperti kemarin, tapi bodynya biasa saja! dadanya saja paling berukuran 34 A ah, atau malah hanya 32B, entah lah Fero hanya mengira-ngira karena dia belum pernah mengukurnya dengan tangan. Jangankan memegang dadanya, mengecup bibir Kiara saja Fero langsung di tampol.

Lalu apa yang membuat Om Kaisar mau dengan Kiara?

Fero menggelengkan kepalanya, "nggak! pasti Om Kai hanya bercanda! mana mungkin dia mau dengan perempuan seperti Kiara!" Fero segera kembali ke ruang kerjanya dengan setengah berlari, dia benar-benar penasaran dan ingin bertanya langsung pada Kiara.

Setelah sampai di ruang admin, Fero segera mencari Kiara yang ternyata sedang melakukan meeting internal dengan Pak Rico dan beberapa staff promosi.

Fero terus memperhatikan Kiara dari luar melalui pembatas kaca besar yang tembus pandang. Entah kenapa, hari ini Kiara terlihat sangat cantik di mata Fero. Saat dia tersenyum, saat dia bicara sambil menjelaskan proposal, bahkan gerakannya terlihat sangat anggun. Fero sampai menelan salivanya dengan mata terpaku pada Kiara. "memangnya dari dulu dia seperti ini?" batinnya masih tak mau percaya pada sesuatu yang ada di depan matanya itu.

Kenapa tiba-tiba Kiara tampak begitu berbeda dari biasanya? dia terlihat... cantik.

"Fero," panggil Mona sambil mencolek perut Fero, "kok bengong, sih? lagi ngapain?" tanyanya dengan senyum mengembang.

Fero menoleh dan menatap Mona. Ya,dia akui body Mona sangat bohay dan montok. Bok0ngnya, d4d4nya, semuanya menonjol dan sangat empuk untuk di mainkan. Tapi tetap saja, kecantikan Kiara tak bisa di bandingkan dengan Mona. Kiara terlihat anggun dan pintar, sedang Mona terlihat seksi dan slebor.

Fero mendesah, lalu kembali ke kubikelnya. Ada setumpuk pekerjaan di atas mejanya, namun dia sedang tidak dalam mood yang bagus untuk mengerjakannya.

"Ilham! tolong kerjakan ini, ya!" perintah Fero sambil mengantarkan beberapa tumpuk map dan meletakkannya di meja Ilham.

Ilham melirik sinis ke arah Fero dan mendesah, "Maaf ya Fer! kerjaanku aja sudah banyak banget!" tolaknya. Akhirnya Ilham berani menolak permintaan Fero setelah selama ini dia selalu menurutinya. Semua berkat Kiara yang tak takut bahkan berani mengingatkan dan memarahi Fero saat Fero berbuat kesalahan, tak peduli jika status Fero adalah keponakan Pak Kaisar.

"Tapi bukannya dulu juga kau selalu mengerjakannya?" tanya Fero tak mau di bantah.

Ilham menatap tumpukan berkas itu, "Boleh saja aku mengerjakan semua pekerjaanmu, tapi gajian nanti, beri gajimu buatku, bagaimana?" tanya Ilham sambil tersenyum lebar. Tidak ada barang gratis di dunia ini, bukan?

Fero menatap Ilham dengan kesal, lalu membawa kembali semua mapnya dan meletakkannya di atas meja kerjanya dengan sedikit kasar. Lalu dengan malas, Fero mulai mengerjakan berkas itu satu persatu, ya walaupun dengan kesal sambil menghentakkan jarinya di tuts keyboard dengan kencang, seolah ingin memberi tahu semua orang jika dirinya sedang bekerja.

Ilham mengulum senyuman sambil menunduk, menyembunyikan wajahnya agar Fero tak memergokinya yang sedang tersenyum puas.

"Terima kasih Kiara, kamu nggak ada keinginan pindah divisi? ke tim promosi aja, yuk?" ajak salah satu staf promosi pada Kiara ketika meeting mereka telah selesai.

"Enak aja! Kiara itu ujung tombak tim penjualan! nggak boleh di ambil siapapun!" ucap Rico dengan wajah pura-pura marah dan di sambut tawa oleh Kiara dan karyawan promosi.

Setelah basa basi sebentar, akhirnya dua karyawan dari bagian promosi berpamitan. Kiara pun menghela lega lalu kembali ke kubikelnya. Pekerjaannya masih banyak, tapi dari tadi selalu ada saja gangguan. entah itu dari Pak Kaisar yang tiba-tiba ingin cium, lalu di suruh Pak Rico ikut meeting yang sebenarnya bukan tugasnya.

Sekarang, nampaknya Kiara bisa bernapas lega dan mulai mengerjakan tugasnya yang sudah menggunung tanpa gangguan lagi! semoga saja!

"Kiara!"panggil Fero.

Kiara melirik Fero dengan tampang juteknya, ngapain lagi sih orang ini!

"Aku mau tanya sesuatu!" ucap Fero sambil mengikuti Kiara menuju kubikelnya.

"Apaan! kalau nggak penting mending besok-besok aja deh! kerjaanku banyak banget nih!" kesal Kiara.

"Kamu ada...,"

"Kiara!" Teriakan seorang lelaki tiba-tiba menggema di ruang admin. Sontak Kiara kembali mendengus kesal.

"Astaga! Siapa lagi!" Geramnya.

"Kia! Kiara tolong aku, pliss!" Ternyata orang yang memanggil Kiara barusan adalah Aldo -asisten Kaisar.

"Ada apa, pak Aldo?" Tanya Kiara selembut mungkin, padahal sebenarnya dia mati-matian menahan emosi.

"Tolong gantikan aku, temani Pak Kaisar meeting di Hotel YY! Please!" Pinta Aldo sambil menangkupkan kedua tangannya.

"Memangnya Pak Aldo kenapa?" Tanya Kiara -yang sebenarnya tak mau tau.

"Aku tiba-tiba sakit gigi, ini luar biasa sakitnya, Kia! Aku mau ke dokter gigi secepatnya, jadi tolong gantikan aku, ya!"

"Bukannya Pak Kaisar punya sekretaris, ya? Kenapa dia nggak pergi dama sekretaris nya?" Tanya Kiara lagi.

"Pak Kaisar nggak pernah mau pergi-pergi dengan sekretarisnya, makanya akulah yang selalu menemaninya jika ada tugas di luar kantor," Jelas Aldo.

"Kenapa harus Kiara? Kenapa nggak yang lainnya!" Ketus Fero yang dari tadi mendengarkan percakapan Aldo dan Kiara.

"Kita mau meeting dengan orang asing, dan aku butuh karyawan yang pintar bahasa inggris! Dan skor TOEFL Kiara itu lumayan tinggi, jadi aku yakin dia bisa mengimbangi Pak Kaisar saat meeting nanti!"

Aldo menoleh ke arah Kiara, "please..." Pintanya penuh permohonan

Kiara mendesah frustasi, "baiklah! Aku pamit dulu sama Pak Rico!" Putusnya akhirnya menyanggupi permintaan Aldo.

"Yes! Terima kasih, Kia! Aku berhutang budi sama kamu!'' pekik Aldo dengan penuh kelegaan.

"Loh! Kia! Kita belum bicara!" Sela Fero saat melihat Kiara beranjak dan hendak pergi.

"Aku nggak kepengen bicara apapun denganmu, kok!" Ucap Kiara. Dengan langkah tegap dan penuh percaya diri, Kiara meninggalkan Fero yang saat ini  sudah bermuka masam.

...

"Selamat Siang Pak Kaisar," ucap Kiara sambil membuka pintu mobil dan duduk di sebelah Kaisar yang ada di kursi belakang mobil mewahnya.

"Lho? Kiara? kamu ngapain? Aldo mana?" kaget Kaisar.

"Pak Aldo bilang, dia sakit gigi dan mau ke dokter gigi, lalu Saya diminta menggantikan dia untuk menemani Pak Kaisar," jawab Kiara berusaha tenang sambil mengulas senyum. Dia membawa beberapa map berisi laporan yang akan di gunakan untuk meeting nanti.

Kaisar mendesah, "dasar Aldo!" geramnya.

"Kita berangkat sekarang, Pak Kaisar?" tanya Jani si sopir yang dari  tadi diam menunggu instruksi dari bosnya.

"Hmm, Pak Jani istirahat saja, biar Saya bawa mobilnya sendiri," ucap Kaisar, lalu dia membuka pintu mobil dan keluar.

Jani yang sedikit bingung, akhirnya keluar dari mobil -meninggalkan kursi kemudinya.

Kaisar duduk di kursi kemudi, memasang seatbelynya dan menghela. "Kia! ayo pindah ke depan!" titahnya.

"Eh? oh? ba-baik," Kiara menurut saja, lalu keluar dari kursi penumpang yang ada di belakang dan pindah ke kursi depan yang ada di sebelah Kaisar.

"Nah, gini  kan lebih enak, kita bisa bebas ngapain saja tanpa ada yang memperhatikan," ucap Kaisar sambil tersenyum dan mulai menjalankan mobilnya.

Kiara melirik Kaisar sambil mendesah pasrah, "matik aku!"

1
Rahmi Mamimima
Kok jadi salsa thor?
Tamie: maaf.. otw revisi kak
total 1 replies
hiro_yoshi74
malah wis ngaku ah pk kai malah ember ki 🤭🤣🤣🤣🤣
Tamie: ora sabar wonge 🤭😁
total 1 replies
juwita
harus tegas kai sm si fero yg hny mokondo doank. jgn trs di kasih smua keinginan dia g akn mikir.
juwita
usir aj mrk berdua dasar benalu. mrk g pny rmh jd numpang trs di rmh kia
hiro_yoshi74
kapok sokor kono .... ngekos kan bisa ro . gengsi aje di gedein
juwita
jgn ketahuan dl. harus nikah dl biar Kiara bisa berkuasa
hiro_yoshi74
ngak rugi tapi bikin ketar ketir ......
🤭
juwita
aq kasih vote biar semangat up nya
Tamie: makasih kk 🥲
total 1 replies
hiro_yoshi74
kang londri menghancurkan vs menyelamatkan 🤣🤣🤣🤣
hiro_yoshi74
di kukus ya kk biar panas 🤭🤣🤣🤣
hiro_yoshi74: siyomae . cilok cilor koyo inak kk 🤭
total 2 replies
juwita
kaisar x thor yg keluar dr kamar mandi
hiro_yoshi74
💪semangat kk🤣
juwita
gunung kembar apa lg ya kai🤣🤣
Tamie: eeeeaaa.... ketahuan dia... 🤣🤣🤣
total 1 replies
tanpa nama
Wah.. Pkiranq mulai travelling ini kalau cari tmpt yg hangat 🤣
Tamie: 🤣🤣🤣🤣 berarti jiwanya Kaisar sudah menyatu di hati pembaca 🤣🤣🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
bagus
Tamie: makasih kk🥰🥰
total 1 replies
hiro_yoshi74
kira kira mlipir kemana ya 🤭🤣🤣🤣
Tamie: kemana ya... 🤭🤭
total 1 replies
juwita
ceraikan aj suruh ayah km Kiara. usir dua benalu dr rmh. eeh tp jgn dl km. nikah dl. sm kai biar jd kejutan buat mrk😄
hiro_yoshi74
cie cie kia tersepona 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita
pingin cpt kia sm kai nikah biar si dua kutu kupret ky cacing kepanasan🤣🤣
tanpa nama
Gk gitu konsepnya aldo 😂🤣

Km kira ini gaun buat pengantin baru yg mau unboxing 🤣
Tamie: Aldo nih emang syaiton nirojim 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!