NovelToon NovelToon
Rain Bukan Petaka

Rain Bukan Petaka

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Lari Saat Hamil / Preman
Popularitas:771
Nilai: 5
Nama Author: Asrar Atma

Rain menjadi ketua, dari geng yang dibuat sendiri, Rksabi. Yang berkecimpung pada tugas jasa, geng yang terdiri enam orang itu mencari klien dengan berbagai masalah demi mengumpulkan pundi-pundi uang. Sampai satu tugas yang menawarkan bayaran mahal, membawanya pada gadis muda, dan Rain merasa terjebak disana, di dalam rumah mewah keluarga Vick sebagai Pengawal pribadi Yasmin Celia. Dia datang untuk menyelesaikan misi sebagai Pengawal pribadi yang melindungi, tapi selesai tugas justru jadi Bapak yang mencari keturunannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asrar Atma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Mungkin benar penilaian Rain yang bilang, Yasmin itu seperti cuaca-cepat berubah. Selama perjalanan menuju ke rumah, Yasmin terus bicara membahas kejadian dirumah Miss Putri. Gadis itu terpingkal-pingkal, mendengar jawaban nya ketika ditanya, "Miss Putri menggoda kamu?"

"Tidak, dia hendak memperkosa saya"jawab nya.

"Kenapa kamu ngga mau?"kata Yasmin disela-sela antara tawa, gadis itu mengatur napas sembari mengusap sudut matanya yang berair.

"Tidak ada yang mau diperkosa Nona, kalau mau itu bukan perkosaan, yang ada namanya bercinta"

"Eh, iya ya"gumamnya nampak tertegun, lalu menatap pria yang tengah mengemudi disamping nya.

"Pak Taka kamu keren deh"puji Yasmin sembari tersenyum

"Hmm"

Yasmin memajukan wajah, mengamati ekspresi pria itu dari dekat, seketika gadis itu menghela napas dan duduk bersandar, merosot ke bawah tampak lesu. Sebab tidak menemukan rona malu pada pria itu dari pujian nya, sepertinya memang tidak berpengaruh apa-apa.

Tidak lama kemudian mobil yang dikendarai Rain berhenti, pria itu keluar dari mobil, mengelilingi dan membuka pintu untuk Nona muda nya. "Terima kasih Pak Taka, hari ini kerja kamu bagus sekali, cuma satu kesalahan yang ngga aku suka. Tapi...kamu berhasil memperbaikinya" ucap Yasmin, sembari menepuk dada pria itu.

Sesuatu menggelitik pikiran nya, seperti bagaimana jika ia balas perbuatan pria itu dengan meremas dada nya juga? Namun Rain menepis nya perlahan. "Silahkan anda masuk Nona" pria itu membuat gestur mempersilahkan.

Yasmin tersenyum karena pikiran nakal nya, lalu melangkah menuju pintu masuk, bersamaan dengan itu pelayan datang tergopoh-gopoh menghampiri. "Nona, anda diminta ke ruang kerja Tuan Vick" ujar pelayan. Napasnya ngos-ngosan saat bicara sambil jalan, mengikuti langkah Yasmin, gadis itu mengagguk kecil dan langsung mengikuti pemberitahuan itu.

Sementara keduanya, majikan serta pelayan menuju ruang kerja, seseorang pelayan yang lain masih tertinggal disana bersama Rain, "Pak Taka, anda juga diminta untuk datang ke ruang kerja"

"Iya"

******

Padahal saat diperjalanan Yasmin mengira pembahasan sang Papi hanya seputar kelakuan nya, sesuatu yang bersifat pribadi mungkin. Nyatanya, bukan hanya dia yang dipanggil tapi juga Rain, dan seorang perempuan lain ada disisi Papi nya.

Rain,dan seorang perempuan yang tampak kuat berdiri dihadapan Yasmin yang tengah duduk santai di sofa, menunggu alasan mengenai perkumpulan itu terjadi.

"Waktu itu saya memang membutuhkan dua pengawal untuk putri saya, tapi yang bisa tersedia dari agensi Rksabi hanya Pak Petaka saja, itu pun sebelumnya dua kali diganti. Dan saya mengerti kenapa, bukan masalah agensi atau pekerja nya, melainkan Putri saya sendiri sumber masalah nya. Karena itu saya tetap mengambil Tia sebagai Pengawal kedua bagi putri saya, nanti kalian bisa bekerja bersama, kalau yang lain cuti salah satu nya menggantikan. Begitu terus, jadwal cuti nya akan saya suruh Tom mengatur" kata Vick.

Yang telah mengatur semuanya agar mengurangi pekerjaan Rain, sebab tidak tahu bagaimana cara memberi pengertian pada Rain untuk mengundurkan diri apalagi memecat nya, khawatir Vick dapat menyinggung. Selama ini, pekerjaan pria itu cukup baik, jika dibandingkan dengan Tom atau Pengawal sebelumnya. Akan tetapi, Vick merasa terintimidasi pada Pria itu. Sehingga jalan keluarnya memang demikian, daripada ia merasa posisi nya dan pengawal jadi terbalik.

Perempuan yang berdiri disamping Rain memperkenalkan dirinya sebagai Pengawal baru pada Yasmin dan Rain. Seusai itu kedua Pengawal itu dipersilahkan istirahat, dan tinggal Yasmin bersama Papi nya.

"Mendadak Pi, kasih aku pengawal tambahan? Satu aja cukup kok, Pak Taka doang mampu, bahkan kinerja nya lebih baik dibandingkan Pak Tom yang dikit-dikit panik ngeluh ke Papi "

"Itu karena kamu bandel, gimana ngga Pak Tom ngeluh. Coba kamu jadi anak baik seperti dulu, pasti Pak Tom selesai kontrak lima tahun, begitu kan biasanya pengawal sebelumnya saat kamu masih bersikap manis"

"Tapi Pak Tom malah diangkat jadi tangan kanan Papi sekarang, jadi apalagi yang lebih baik dari itu?"

Vick mengangguk, lalu menghela napas, sembari memperhatikan Yasmin yang tengah berdiri, bersiap keluar ruangan. "Yasmin, sekarang Papi ngga mau dengar lagi laporan kalau Kamu masih berteman dengan mereka, apalagi masih ke klub, pulang larut, pesta, karaoke, keluyuran, dengar itu!"

Yasmin menoleh, melihat sang Papi nya mengancam lewat sorot mata. "Memangnya kenapa? Kalau Papi sampai dengar laporan begitu lagi, Papi mau apa? Hukum aku kaya biasanya, atau pukul aku lagi" ucapan yang dikatakan dengan nada santai itu, memercik amarah Vick.

"Kalau sudah lama bergaul, ternyata kebiasaan buruk itu bisa melekat juga, seperti kamu saat ini. Menantang! Papi akan ganti hukuman nya, biar kamu jera dan ngga ada lain kali. Coba saja kalau penasaran, biar seluruh orang dirumah ini juga kena imbas nya. Kamu itu benar-benar, ngga bisa dikasih tahu!" Geram nya.

"Bodo, ngga teman sama mereka, aku tetap bisa sendiri kalau mau senang-senang" ucapnya, sembari melangkah keluar. Vick yang mendengarnya, memanggil namanya dengan keras, mengancam.

****

Yasmin membuka album gambar yang memuat seluruh kenangan masa kecil, yang sayang nya momen itu berhenti di waktu ia SMA. Ia mengusap gambar ketika ulang tahunnya ke 12 tahun, senyum dikulum nya, dan kedua orangtua yang mengapit dikedua sisi. Dulu memang jarang bisa berkumpul bersama, hanya ada beberapa momen tertentu, karena kesibukan orangtua nya.

Tapi...ia tetap puas sebab saat-saat itu keluarganya masih normal, tidak ada keluarga kecil lain yang menyimpang. Namun perlahan tahun demi tahun berganti, kesibukan Papi membangun bisnis nya, Mami dengan segala penelitiannya, membuat mereka semakin jarang bertemu,bahkan Mami nya bisa berbulan-bulan tidak pulang, juga jarang memberi kabar.

"Mami apa kabar? Yasmin kangen loh. Meskipun kita ngga akrab, tapi Mami harus tahu, Mami ngga sendiri menjalani hari-hari sedih setelah pernikahan Papi, karena Yasmin juga. Jadi cepat pulang Ya! Yasmin mau cerita banyak sama Mami "

Ia memeluk Foto terakhir mereka bersama saat ia lulus SMP, setelah Papi menikah lagi sang Mami tidak lagi terhitung bulan tanpa kabar, malah menjadi tahun. "Apa Mami lupa sama aku? Atau karena darah ku masih mengalir darah Papi yang bikin Mami sakit hati"

Ia menghembuskan napas kasar, sembari memandang langit-langit kamar. "Sedih itu juga kadang perlu bersama orang lain Mi, ngga melulu sendiri, menyembunyikan kelemahan kita seperti yang Mami bilang."gumam nya, mulai teringat dengan momen kecilnya bersama Rain.

"Nanti aku juga mau cerita ini ke Pak Taka "lirih nya. Namun perlahan matanya terasa berat, kantuk pun datang, ia tertidur sambil memeluk foto keluarga kecilnya.

1
Anala.
lanjut thor. seru nih 👍
Anala.
hahahahaha🤣
Anala.
ketawa dulu enggak sih.
Anala.
bocah edan😄
Anala.
lanjut, aku tak bisa berkata apa-apa 👍
Anala.
elahh🤣
Anala.
tenang, kamu malah dpt anak 🤭
Anala.
benar itu
Anala.
lanjut thor 🙏
Anala.
heh, dosa itu
Anala.
buat sendiri, Yas 😄
Anala.
lanjut thor
Anala.
dasarrr.... enggak baik!
Anala.
hahahaha, usil🤣
Anala.
malah deras aliran nya. karena bocor tembak🤭
mungkin: ya iya ya👍🤣
total 1 replies
Anala.
waduhh, Petaka... muncul!
Anala.
up. seperti fans benaran aku😄
mungkin: kok sempat sih
total 1 replies
Anala.
sering-seringlah, mengumpat Petaka. karena nanti kamu akan mencari kecebong mu🤣
mungkin: apa lagi kosakata nya?
total 1 replies
Anala.
ketemu Han enggak nih
mungkin: ngga La/NosePick/
total 1 replies
Anala.
bisa, bisa nya Lo yang bilang menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!