NovelToon NovelToon
PEWARIS TERHEBAT 7

PEWARIS TERHEBAT 7

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Crazy Rich/Konglomerat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Sci-Fi / Balas Dendam
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: BRAXX

Lorcan (pemimpin Ultra Tech) yang terluka parah harus bertahan dari kejaran Galata bersama sisa anak buahnya, sambil berusaha mencapai Mondeno. Sementara itu, Xander dan kelompoknya—termasuk Osvaldo Tolliver, Lance, George, dan yang lain—berusaha melindungi diri dan menyelidiki misteri sosok hitam yang menjadi sumber kekuatan Draco.

Galata kini menggunakan "orang-orang berkemampuan khusus" yang telah dimodifikasi untuk melacak dan menyerang musuhnya. Luc dan Graham berusaha meretas sistem Galata, sementara Lorcan terpaksa bekerja sama dengan mantan musuhnya untuk bertahan hidup. Di sisi lain, Osvaldo Tolliver justru menyerahkan diri sebagai umpan untuk mengelabui Draco.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRAXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

"Kemampuan peningkatan kekuatan fisik itu sangat cocok untuk orang besar sepertinya," ujar seorang pria tinggi dengan kode nomor 002 di seragamnya. "Sekarang, giliranku untuk mengendalikan pria tua bernama Miguel itu."

Anggota 002 bergerak menuju Miguel. Ia menyingkirkan pasukan Xander dengan serangan misil dan para robot. "Sampah seperti kalian tidak akan bisa menghalangiku, apalagi mengalahkanku."

Dua robot membawa Miguel pada anggota 002. Miguel masih tidak sadarkan diri dengan darah yang sesekali bercucuran. Alat-alatnya mengeluarkan asap dan percikan listrik.

"Mari kita lihat bagaimana kau menghajar para bawahanmu.”

Anggota 002 mencengkeram wajah Miguel erat-erat. "Habisi rekan-rekanmu sekarang."

Miguel mendadak mengangguk, membuka mata perlahan.

"Lakukan sekarang ...." Si anggota 002 tiba-tiba terlempar sangat kuat ke belakang hingga berputar-putar di udara. Dua robotnya seketika memasang pelindung saat serbuan misil meluncur dengan ganas.

Anggota 002 meringis kesakitan, memegang perutnya. "Dasar brengsek! Bagaimana sampah itu lepas dari pengaruh hipnotisku! Dia juga seharusnya mendapatkan luka fatal akibat serangan si anggota 001.”

Miguel menghindari tembakan sembari mengambil alat-alat yang terpasang di tubuh anggota yang sudah tidak sadarkan diri. Pria itu memberi tanda pada anggota lain untuk segera berkumpul. Dua robot mengobati luka luarnya.

Anggota 003 tiba-tiba tertawa, mendekati anggota 002. "Sampah itu sudah membohongimu. Dia berpura-pura tidak sadarkan diri agar dia bisa menghajarmu. Meski tanpa alat canggih sekalipun, dia bisa memberikan luka padamu."

"Tutup mulutmu, bajingan!" Anggota 002 menghimpun serangan di kedua sarung tangannya. "Kau tidak akan bisa lolos dari serangan ini.”

Anggota 003 berhenti tertawa. "Aku akan membantumu."

Serangan misil seketika meluncur dari Miguel dan pasukan Xander. Sayangnya, misil-misil itu hancur setelah terkena serangan para robot Galata.

Anggota 003 bergerak menuju Miguel dan pasukan Xander. Ia membuka mulut lebar-lebar, berteriak sekarang mungkin. Akan tetapi, dua pasukan Lima sudah lebih dahulu muncul dan melayangkan serangan pada wajahnya.

Anggota 003 mundur setelah serangan pasukan Xander tertahan oleh pelindung. Pria itu tercenung selama beberapa waktu, kembali membuka mulut, bersiap untuk berteriak.

"Apa yang kau lakukan, bodoh? Bukankah kau mengatakan akan membantuku? Kenapa kau hanya diam seperti orang bodoh?" tanya anggota 002, "menyingkir dariku jika kau tidak bisa melakukan apa pun."

"Sial! Kenapa aku tidak bisa menggunakan kemampuanku?" gumam 003.

"Bukan saatnya bergurau, bajingan!" Anggota 002 terbang menuju dua anggota pasukan Xander yang berada di dekatnya. Ia berkonsentrasi penuh untuk menggunakan kemampuannya, tetapi Miguel mendadak muncul dari balik dua anggota Xander.

Miguel melayangkan pukulan, tetapi anggota 002 lebih dahulu mengaktifkan pelindung. Miguel menghantam pukulan kedua, disusul oleh serangan misil dari para robot. Tak hanya itu, anggota lain meluncurkan serangan bersamaan.

Anggota 002 terdorong mundur, dan saat itulah Miguel kembali menghantam serangan hingga anggota 002 terlempar.

"Sial!" Anggota 002 nyaris menabrak anggota 003, terbang ke atas untuk menghindari serangan. "Apa yang sudah terjadi?"

"Kaulah yang tidak berguna, bodoh," ketus anggota 003 sembari mendorong anggota 002 menjauh darinya. "Jika kau tidak bodoh, kau pasti sudah tahu apa yang terjadi pada kita."

"Kau?" Anggota 002 melirik anggota 003 sekilas. "Jadi, bukan hanya aku yang tidak bisa menggunakan kemampuanku sekarang."

"Dasar brengsek!" Anggota 003 tertawa. "Mereka bukan hanya memiliki teknologi canggih, tetapi mereka tahu soal kemampuan unik yang sudah dibangkitkan.

Kemungkinan besar mereka sudah menggunakan sesuatu untuk menonaktifkan kemampuan kita."

Anggota 001 mendekat. "Kenapa kalian hanya diam saja seperti orang bodoh? Kalian seharusnya menyerang mereka seperti ini!"

Anggota 001 melesat ke arah Miguel dan pasukan Xander. Pria itu sudah mengalahkan banyak pasukan Xander di berbagai tempat. Ia kembali ke tempat ini setelah mendapatkan informasi Miguel kembali sadarkan diri.

"Kau pasti tewas jika kau tidak dilindungi oleh alat-alatmu. Aku akan menghajarmu dengan sekuat tenaga sekarang!" Anggota 001 melewati dua anggota pasukan Xander, lantas mendorong mereka menjauh darinya. Ia menarik tangan ke belakang, bersiap melayangkan serangan pada Miguel.

Miguel menghindar dengan cepat, menghantam pukulan ke arah perut dengan sekuat tenaga. Dari arah belakang, dua robot melayangkan serangan misil.

Anggota 001 sontak terdorong mundur, terbatuk beberapa kali saat perutnya serasa diperas sangat hebat. Ia terlempar hingga nyaris jatuh ke danau.

"Dasar brengsek!" Anggota 001 terbang di atas danau, terus bergerak mundur hingga kedua kakinya menyentuh air. "Kenapa aku tiba-tiba tidak bisa menggunakan kemampuanku?"

Anggota 003 menghubungi anggota 001, menahan tawa. "Kita sepertinya terlalu meremehkan mereka. Selain memiliki alat-alat canggih, mereka juga memiliki informasi mengenai kemampuan kita. Mereka juga menonaktifkan kemampuanku, kemampuan anggota 002, dan mungkin saja anggota yang lain."

"Sialan!" Anggota 001 menatap tajam Miguel. "Aku akan menghancurkan mereka semua sekarang juga!"

Miguel membaca informasi di layar hologram secepat mungkin. Para robot memang sudah mengobatinya, tetapi lukanya tidak sembuh sepenuhnya. Selain itu, setengah pasukan sudah tumbang meski lawan belum menunjukkan perlawanan yang serius.

Miguel mengamati pergerakan Xander dan yang lain di layar. Ia memberi tanda pada seluruh anggota pasukan yang tersisa. Setengah pasukan segera membawa pasukan yang tidak sadarkan diri, sedangkan sisanya segera bergabung dengannya.

Pasukan Galata juga mulai berkumpul.

Anggota 0011 berkata, "Jangan lagi meremehkan mereka. Kita harus segera menghancurkan mereka sekarang agar pasukan lain bisa menangkap Alexander."

"Tutup mulutmu, brengsek!” bentak anggota 001.

Pasukan Xander mengeluarkan serangan daya besar pada musuh, dan pasukan Galata mengaktifkan pelindung untuk menghadang serangan. Alhasil, ledakan dan getaran terjadi, disusul oleh angin dan asap yang tercipta.

Di waktu yang sama, Edward dan yang lain tengah dalam misi pengejaran Xander.

"Tunggu aku, Xander. Aku pasti akan menghabisimu!" Edward menggertakkan gigi.

Asap masih mengepul di halaman kediaman utama. Begitu angin berembus kencang, terlihat banyak pohon yang tumbang, disusul oleh bangunan hancur, dan lubang besar menganga di tanah.

"Pertarungan ini sangat menarik," ujar anggota 004 sembari tertawa. "Kita terlalu meremehkan Alexander dan pasukannya sehingga mereka berhasil membodohi kita. Mereka memiliki teknologi canggih, informasi mengenai kemampuan khusus, dan terlebih mereka berhasil meretas sistem kita untuk sesaat ketika pasukan pertama datang. Bisa dikatakan, Alexander memiliki pasukan yang hampir setara dengan kelompok rahasia."

Semua orang seketika menoleh pada anggota 004.

"Menurut informasi, Alexander merupakan anggota baru UltraTech. Dia mengunjungi markas beberapa hari sebelum penyerangan. Untuk bisa membangun pasukan kuat dengan peralatan canggih yang setara dengan kita, dibutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk kalangan manusia biasa karena keterbatasan informasi. Aku yakin Alexander mendapatkan bantuan dari seseorang atau beberapa orang.”

1
Nathan Grdn
tarik nafas
Nathan Grdn
masa kalah terus jagoan nya,persis di konoha penjagat selalu di depan
MELBOURNE
saksikan terus
jangan lupa juga baca novelku yang lain yaa👍👍
aim pacina
Miguel Mikael dan govin berikan kekuatan khusus thor biar seru karna fisik mereka kuat
Glastor Roy
update ya torrr ku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!