NovelToon NovelToon
Papaku Kaya Dengan Sistem

Papaku Kaya Dengan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:120.8k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Arhan si tukang panggul harus menelan pahitnya hidup, rumahnya terbakar, ia mengalami luka bakar, anaknya pincang karena tertimpa kayu dan istrinya menceraikannya.

Naasnya ia mati di lindas 3 mobil sekaligus. Tapi siapa sangka jika hidupnya berubah saat ia mendapat sistem.

Sistem mengubah hidupnya dan membuat mantan istrinya menyesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

"Dokter Richard, mohon maaf saya harus pergi sekarang. Anak saya ada masalah mendesak di sekolah," ucap Arhan dengan napas yang sedikit memburu. Wajahnya yang biasanya tenang kini terlihat cemas.

Tanpa menunggu jawaban panjang lebar, Arhan langsung berbalik dan berjalan cepat menuju mobilnya.

BRUMMMM!!!

Mesin mobil menderu kencang. Arhan menginjak pedal gas hingga mentok, membuat mobilnya melesat bagaikan panah di jalan raya.

Di dalam benak Arhan, ia merasa sangat kekhawatiran. Ia tahu betul bagaimana sifat Arka.

"Arka... Papa tahu kamu anak yang kuat. Papa tidak takut kalau kamu yang terluka, itu mustahil terjadi. Tapi Papa justru sangat takut... kalau kamu yang memukul mereka sampai babak belur dan terluka parah!" batin Arhan gelisah.

Ia sangat paham, kekuatan yang dimiliki Arka bukan kekuatan anak biasa. Jika anak itu marah, bisa-bisa nanti sekolah itu akan hancur atau lawan-lawannya bisa masuk rumah sakit dalam waktu lama.

Sesampainya di Sekolah...

Akhirnya mobilnya berhenti di halaman sekolah.

Arhan masuk ke dalam area sekolah dengan langkah cepat. Semua mata tertuju padanya, bahkan para siswa dan guru pun ikut menoleh terpesona melihat ketampanan dan aura yang dimiliki pria itu.

Ia langsung menuju Ruang Bimbingan Konseling (BK).

"Permisi..." ucap Arhan lembut saat ia sudah berada di ambang pintu.

Guru BK yang sedang duduk di belakang meja langsung mendongak. Saat matanya bertemu dengan wajah Arhan, wanita itu seketika terdiam membatu. Jantungnya seakan berhenti berdetak sejenak.

"Wah... Pria ini... sangat tampan dan gagah sekali..." batin Guru BK itu terpana, hingga lupa untuk bicara.

"Buk... bolehkah saya masuk?" tanya Arhan lagi, sedikit meninggikan suaranya untuk menyadarkan guru itu.

"Eh?! Oh iya! Boleh! Tentu boleh! Silakan masuk Pak, selamat datang!" sahut Guru BK itu cepat, wajahnya sedikit memerah karena salah tingkah. Ia buru-buru berdiri dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.

Arhan tersenyum ramah, menjabat tangan guru itu sekilas, lalu langsung berjalan masuk dan duduk di samping bocah kecil yang tertunduk di kursi tamu.

Wajah Arka terlihat sedih, takut. Tapi matanya masih terlihat tajam dan tidak menyesal sama sekali.

Belum sempat Arhan bertanya, tiba-tiba amarah seorang ibu-ibu di samping anaknya.

"HEH! KAMU LIHAT INI!?"

Seorang wanita berpakaian mencolok dan berwajah garang, ibu dari anak yang dipukul Arka, langsung meneriaki Arhan.

"Lihat anakmu ini! Dia sudah memukul anakku sampai bibirnya berdarah dan wajahnya bengkak! Apa kamu tidak bisa mendidik anak dengan benar?! Anakmu itu preman sekolah! Lihat saja nanti saya laporkan ke polisi!" teriaknya habis-habisan, wajahnya memerah padam menahan amarah.

Suasana di ruangan itu menjadi hening dan tegang. Guru BK hany diam, bukan tak berani mendamaikan, tapi ia tersenyum dan terpesona denga ketampanan Arhan sehingga ia tak bisa berkata-kata dan fokus dengan masalah yang ada di depannya itu.

Seolah-olah yang ia rasakan saat ini, hanya ada ia berdua, dia dan Arhan.

Namun Arhan tetap duduk dengan tenang. Ia tidak marah, tidak juga membela diri secara emosional.

Ia justru melihat ke arah putranya, menatap mata Arka dengan lembut

"Arka..." panggil Arhan dengan nada suara yang rendah, tenang, namun sangat berwibawa.

"Papa tahu kamu bukan anak yang suka main tangan seenaknya. Ceritakan pada Papa... apa masalahnya sebenarnya? Kenapa kamu sampai harus memukul mereka?"

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
Ambu Rinddiany Thea
lagii donk kaaa
saniscara patriawuha.
gass maninggg mbokkk lesss22.....
less22: oke gasssss
total 1 replies
saniscara patriawuha.
nahhhh lohhhhh nambahhh lagiiii....
saniscara patriawuha.
mayannnn senajan mung sitok....
less22: kwkwkw
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssss pollllll
saniscara patriawuha.
waduhhhhh...
Yuliana Tunru
bodoh x kau rian 😡
Ambu Rinddiany Thea
asiiik makan makan dong 🤭😂
saniscara patriawuha.
laporinnnnnn biartt krenyesss rasanya...
saniscara patriawuha.
rejeki ble kemana mana...
saniscara patriawuha.
gasdddddd deuiiiiii....
Ambu Rinddiany Thea
laaah k9 udahan sih
saniscara patriawuha.
gassddd polllll...
Ambu Rinddiany Thea
dasar muka badak tuh s gina mah ..
saniscara patriawuha.
gasssssdd deuiiii
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gundulin aja gk seh itu rambut gina... atau minimal benturin kepalanya ke tembok sampe berdarah darah biar kebodohan dan kemurahan ya hilang😑
Ambu Rinddiany Thea
ayobsintaaa ambu dukung istri sah .. yang kenceng tarikannya benturin sekalian kepalanya ma tembok biar sadar tuh otaknya , 🤭🦾
saniscara patriawuha.
cabik cabik wajahnya...
saniscara patriawuha.: atur aee. mbokkk lesss22
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
ka leesss ajakan ambu kesana doongs . beraza gatal ni tangan ma kaki pingin ikutan jambak ma nendang s gina jugaa 🤣🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Shy//Shy/
total 4 replies
saniscara patriawuha.
gasssdddd.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!