NovelToon NovelToon
Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Sistem / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: WANA SEBAYA

Di hadapan Kekacauan, Langit pun harus tunduk. Di hadapanku, takdir hanyalah sebutir debu."

​Ye Xuan terlahir kembali di Benua Langit Abadi dengan identitas yang memilukan. Meski menyandang nama klan besar, ia dianggap sebagai "sampah" tanpa bakat kultivasi. Puncaknya, di atas Altar Pedang, tunangannya—sang Dewi jenius—memutuskan pertunangan mereka dengan penuh penghinaan, sementara sektenya sendiri mencoba menghapus meridiannya dan mengusir dirinya beserta adiknya yang tercinta, Ye Ling'er.

​Namun, di saat keputusasaan mencapai puncaknya, sebuah suara mekanis kuno bergema di jiwanya:

[Ding! Sistem Tubuh Suci Kekacauan Diaktifkan!]

​Seketika, Tulang Kekacauan Bawaan terbangun, memberikan kekuatan fisik yang mampu menghancurkan gunung! Mata Ilahi Kekacauan terbuka, menembus segala ilusi dan hukum alam! Dengan Kuali Semua Hukum, kecepatan kultivasinya menjadi tak terbatas, melampaui para dewa yang telah berlatih selama ribuan tahun.

​Kini, Ye Xuan bangkit bukan hanya untuk membalas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WANA SEBAYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3: RUNTUHNYA KEHORMATAN AWAN BIRU

​Master Yun dan keempat penatua inti lainnya membentuk formasi pengepungan. Pedang-pedang mereka memancarkan cahaya biru yang tajam, mencoba mengunci ruang di sekitar Ye Xuan. Namun, bagi Ye Xuan yang kini memiliki Mata Ilahi Kekacauan, setiap gerakan mereka tampak lambat, penuh dengan celah yang fatal.

​"Ye Xuan! Serahkan rahasia kekuatanmu, dan aku akan mempertimbangkan untuk membiarkan adikmu hidup!" teriak Master Yun dengan penuh keserakahan.

​Ye Xuan tidak membalas. Ia hanya mendekap Ling'er lebih erat, memastikan kepala adiknya terkubur di pundaknya agar tidak melihat pertumpahan darah ini.

​"Ling'er, pegangan yang kuat," bisik Ye Xuan lembut.

​Seketika, aura ungu di tubuh Ye Xuan meledak.

​[Ding! Memilih Opsi 2: Penghancuran dan Kepergian!]

[Membuka Hadiah Instan: Teknik Gerakan "Langkah Ruang Kekacauan"!]

[Memulai Serangan Skala Besar: Telapak Penekan Langit!]

​Ye Xuan mengangkat tangan kirinya ke arah langit-langit aula. Secara ajaib, awan hitam pekat di langit seolah-olah turun dan membentuk telapak tangan raksasa yang terbuat dari energi Kekacauan.

​"Hancur!"

​BOOOOOM!!!

​Atap aula utama hancur berkeping-keping. Telapak tangan raksasa itu turun dengan tekanan yang mampu meratakan gunung. Master Yun dan para penatua inti berteriak saat senjata mereka patah seperti ranting kering. Mereka terhempas ke lantai, tertekan oleh gravitasi yang luar biasa hingga Dantian mereka retak.

​Lin Xueru, yang berada di sudut, hanya bisa jatuh terduduk dengan tatapan kosong. Ia melihat sekte yang paling ia banggakan runtuh hanya dalam satu serangan dari pria yang baru saja ia buang.

​Ye Xuan mulai melangkah. Setiap pijakan kakinya di lantai aula menciptakan riak energi yang menghancurkan ubin batu. Ia berjalan melewati para penatua yang mengerang kesakitan, menuju gerbang utama sekte.

​"Hentikan dia! Jangan biarkan dia pergi!" perintah Master Yun dengan suara parau dari balik debu reruntuhan.

​Ribuan murid sekte berkumpul di tangga besar menuju gerbang, menghalangi jalan dengan senjata terhunus. Namun, begitu Ye Xuan mendekat, mereka secara tidak sadar mundur. Tekanan aura dari Tubuh Suci Kekacauan membuat lutut mereka lemas.

​"Hari ini, aku, Ye Xuan, keluar dari Sekte Pedang Awan Biru," suara Ye Xuan menggema ke seluruh puncak gunung, bahkan sampai ke desa-desa di bawahnya.

​"Mulai detik ini, sekte ini tidak lagi memiliki hubungan denganku. Namun ingatlah... jika ada satu pun dari kalian yang berani melangkah dalam jarak seribu mil dari aku atau adikku..."

​Ye Xuan berhenti tepat di depan gerbang batu raksasa setinggi sepuluh meter yang menjadi simbol kehormatan sekte selama seribu tahun. Ia mengepalkan tangannya.

​"Maka gerbang ini adalah nasib kalian!"

​DUAAARRRR!!!

​Satu pukulan mentah, tanpa menggunakan teknik rumit, menghantam gerbang batu tersebut. Gerbang yang diklaim tak hancur oleh serangan tingkat Core Formation itu hancur menjadi debu halus. Ledakan energinya menciptakan jalur lurus sejauh tiga kilometer di hutan depan sekte, meratakan pohon-pohon hingga menjadi tanah kosong.

​Para murid terdiam. Bahkan Master Yun yang baru saja merangkak keluar dari reruntuhan aula hanya bisa terpaku melihat gerbang leluhur mereka lenyap dari muka bumi.

​[Ding! Misi Selesai!]

[Reputasi di Benua Langit Abadi Meningkat: Nama Ye Xuan Mulai Dikenal!]

[Menghadiahi: Lokasi Tersembunyi Ayah Ye Xuan terdeteksi!]

​Ye Xuan tidak menoleh lagi. Dengan Langkah Ruang Kekacauan, sosoknya menghilang dari pandangan dalam sekejap, menyisakan keheningan yang mencekam dan kehancuran yang tak terlupakan bagi Sekte Pedang Awan Biru.

1
Ardi Rahmad
keren banget
Ardi Rahmad
keren
Didi h Suawa
baik fiktifnya,,🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!