menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
serangan balasan
Sang kaisar yang melihat kondisi negaranya di teror membuat kaisar marah sedih sekaligus pusing sang kaisar berharap bisa membalas hal yang terjadi seseorang yang terbesit di dalam pikirannya adalah yaboath pasti yaboath yang melakukannya dia pun masih ingat kalau dirinya sudah mengirimkan mata mata ke wilayah itu serta pernah mengirim armada angkatan Lautnya namun tar pernah kembali lagi, sang kaisar berencana untuk menyerang barvatia sang kaisar merasa dendam serta ingin menyerang kembali barvatia, sang kaisar pun segera memerintahkan jenderal militernya serta menyuruh mereka untuk mengirimkan mata mata ke negara barvatia sang kaisar ingin mengetahui seperti apa kondisi negeri tersebut terlebih dahulu, kemudian para mata mata segera menuju barvatia dengan menyamar sebagai pedagang dari kerajaan sorkum negara dengan wilayah yang terkenal sebagai surga biji bijian para mata mata menggunakan kapal dagang serta pergi berkonvoi dengan pedagang asli dari negara lainnya mereka berjalan beriringan satu sama lain.
Sesampainya di wilayah barvatia yang lumayan luas para mata mata di periksa mereka di cek satu persatu mulai dari barang hingga pakaian mereka mereka yang tidak membawa senjata pun aman mereka tidak di ketahui sebagai mata mata para pasukan barvatia pun membiarkan mereka masuk kewilayahnya mereka aman serta tidak di curigai, di tempat lain di istana kekaisaran barvatia yaboath yang menendang wajah pangeran Surata membuat sang ibu parnelis terkejut melihat sang anak terluka dia pun memarahi yaboath dan menampar yaboath,
Yaboath yang marah segera memerintahkan pasukannya untuk menghukum mereka berdua "pasukan angkut mereka berdua untuk di hukum buat mereka menderita jadikan mereka budak perasaan tenaga mereka sampai mati"
Para pasukannya segera mengangkat mereka berdua menuju tempat kerja paksa
Mereka segera di bawa ketempat pertambangan, sesampainya di pertambangan mereka segera di arak menuju sekumpulan para budak sang pangeran di pisah dengan ibunya sedangkan parnelis di kumpulkan dengan budak yang bar bar pasukan yang membawa parnelis berkata "hei kalian para pecundang lihat ini aku bawakan kalian barang bagus" para budak yang melihat parnelis yang cantik serta jelita membuat para budak senang hingga berniat menggoda parnelis akan tetapi para budak di cambuk oleh para penjaga serta parnelis di pun di paksa bekerja hingga di pukulin
Para mata mata yang berhasil menyusup menuju kekaisaran segera berkeliling serta mencari penginapan untuk dijadikan markas sementara beberapa dari mereka ada yang ingin bekerja untuk bangsawan di wilayah itu beberapa dari para mata mata juga ada yang bekerja sebagai pedagang mereka segera membuat rencana untuk melakukan pencurian berkas berkas kekaisaran untuk di curi, di tempat lain angkatan Laut kekaisaran nordonia berjumlah 15 armada kapal dengan jumlah pasukan 100.000 pasukan sedang berkemas dan menyiapkan serangan invasi kepada kekaisaran barvatia mereka ingin menginvasi secara langsung para mata mata pada malam harinya melakukan penyusupan di istana entah bagaimana mereka berhasil masuk ketika di dalam istana mereka juga berhasil melumpuhkan pasukan penjaga serta mengambil berkas berkas penting beberapa dari para penyusup juga berhasil memetakan wilayah kekaisaran barvatia
Para Armada angkatan laut nordonia segera memacu kapal mereka menuju kekaisaran barvatia mereka berlayar di lautan tanpa adanya hambatan sesampainya di wilayah laut barvatia mereka bertemu bajak laut bajak laut tersebut menyerang mereka menembakan meriamnya hingga merusak layar kapal kekaisaran para pasukan nordonia membalas mereka segera menembakan meriam sebagai balasan para bajak laut yang kalah jumlah mereka akhirnya memilih untuk segera mundur para bajak laut segera menuju pos angkatan Laut barvatia untuk mengabari serangan invasi kekaisaran nordonia, pasukan kekaisaran nordonia segera merangsek maju menuju pelabuhan barvatia sesampainya di pelabuhan mereka segera menyerang dengan meriam kapal kapal dagang barvatia hancur terbakar para pasukan segera mendarat di pelabuhan segera menurunkan kuda kuda mereka dengan menggunakan senjata api serta mengeluarkan meriam mereka segera masuk para warga yang melihat kedatangan pasukan kekaisaran nordonia mereka langsung melempari pasukan kekaisaran dengan benda benda serta beberapa ada yang kabur untuk melaporkannya kepada tentara para warga yang pemberani langsung menghunuskan pedangnya maju menusuk pasukan kekaisaran para pasukan yang kaget pun langsung menembaki mereka beberapa pasukan kekaisaran ada yang tewas akibat perlawanan dari para warga beberapa warga nekat melempar obor hingga terjadilah kebakaran para warga pun melempari pasukan kekaisaran nordonia dengan api hingga mereka berlarian para warga pun merebut senjata api pasukan nordonia
Akhirnya mereka kembali melawan para pasukan nordonia kembali menembakan senjata api mereka ke arah warga para warga yang tidak senang pun nekat maju menusuk beberapa menggunakan panah untuk menyerang, di tempat lain warga yang mendengar soal keributan dan kedatangan pasukan nordonia mereka segera menuju lokasi membawa segala senjata mulai dari pedang senjata api panah crossbow ataupun tombak total jumlah warga yang datang melebihi jumlah pasukan nordonia mereka segera data berbondong bondong menuju pelabuhan serta mereka membawa obor api sesampainya di pelabuhan pasukan nordonia panik dengan kedatangan warga yang jumlahnya 3 kali lipat dari jumlah mereka akan tetapi komandan perang nordonia memerintahkan mereka untuk membentuk barisan lalu menembakan senjata secara bersama sama dan "dor dor dor dor dor" para warga jatuh berhamburan serta pasukan kekaisaran nordonia nekat menembakan meriam mereka menembakan meriam ke arah warga lalu terjadilah ledakan para warga terpental korban korban berjatuhan tubuh mereka hancur para warga melemparkan obor ke arah tentara hingga terbakar beberapa menembak pasukan kekaisaran semakin terpojok, di tempat lain para bajak laut berhasil sampai di pos angkatan Laut kekaisaran barvatia lalau mengadukan kalau ada pasukan kekaisaran nordonia menuju pelabuhan mereka pun segera bergegas menuju pelabuhan, sedangkan di pelabuhan para pasukan kekaisaran berhasil merangsek masuk menuju kota para warga yang nekat mereka menantang perang pasukan kekaisaran terjadilah adu pedang antara warga dan pasukan nordonia mereka saling tusuk dengan pedang dan tombak lalu beberapa pasukan nordonia menembaki para warga yang sedang berada di posisi terbuka para warga segera membalas dengan menembakan anak panah pasukan keamanan barvatia yang mendengar keributan segera datang ke lokasi membantu warga mereka sesampainya mereka di pertempuran mereka segera menyerang pasukan nordonia dengan meriam memerintahkan para warga untuk mundur dari pertempuran namun para warga ogah dan ingin segera terus berperang pasukan keamanan barvatia pun bekerja sama dengan para warga untuk menembakan meriam kearah pasukan nordonia hingga beberapa pasukan nordonia terluka mereka saling maju menyerang dengan senjata tajam para pasukan nordonia terluka
Di tempat lain di istana pasukan keamanan istana berhasil menangkap sepuluh penyusup yang ingin mencuri berkas berkas penting.