NovelToon NovelToon
Menikahi Adik Ipar Bos

Menikahi Adik Ipar Bos

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Perjodohan
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dini ratna

Ini Kisah Essa dan Alex, adik dari Sera dan Darren di novel Godaan Cinta Ibu Susu

~~
Tidak Pernah Menyangka, diusia matangnya Alex, akan menikahi gadis kecil yang selalu membuatnya kesal siapa lagi jika bukan adik ipar bosnya. Karena satu insiden memaksa mereka untuk menikah.

Vanessa tidak mau menikah diusia muda apalagi dengan laki-laki menyebalkan seperti Alex, tapi karena satu insiden memaksanya untuk menerima lamaran itu.

BAGAIMANA KISAH MEREKA YANG TIDAK PERNAH AKUR? AKANKAH BENIH-BENIH CINTA TUMBUH DIANTARANYA?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Heyra

"Ada apa Essa?" Eva dan Micha saling menatap heran, melihat sahabatnya yang begitu marah setelah membaca pesan whatsapp-Nya. Bahkan Essa langsung memesan go food untuk seseorang.

"Essa, ada apa? Kenapa marah begitu?" tanya ulang Eva. Essa langsung memperlihatkan layar ponselnya kepada mereka berdua.

"Kalian tahu, kan sekarang kenapa aku marah?" Essa, menarik kembali ponselnya lalu menghubungi Alex suaminya.

Bagaimana Essa tidak marah, Heyra mengajaknya menantang dan wanita itu kini sudah memulai. Seandainya waktu ujian sudah habis Essa sudah pasti menyusulnya. Yang membuat Essa heran, kenapa Heyra bisa menemui Alex? Terbayang sudah kotak bekal yang baru Heyra kirimkan. Mereka pasti sedang makan siang bersama.

"Jangan makan pemberian dari Heyra."

"Aku sudah memesan makan siang Om, jadi jangan makan yang punya Heyra."

Essa tidak memberikan celah bagi Alex untuk bicara, padahal pria ini sekarang sangat kebingungan. Perut keroncongan yang sudah tidak sabar meminta diisi, melihat makanan di atas mejanya sungguh mengunggah selera sampai Alex tidak bertanya dari siapa kotak itu.

Sendok penuh dengan isinya masih ngambang di udara, teguran sang istri dari balik telepon membuatnya enggan yang menurunkan kembali sendok itu ke dalam tempatnya. memakannya. Padahal belum tentu Essa tahu, tapi hati Alex tetap ragu seolah takut pada istrinya.

Tidak berselang lama seorang OB datang padanya, memberikan satu paper bag penuh kepdanya. Ketika dibuka ternyata pesanan Essa sudah tiba, Essa memesan paket nasi box lengkap dengan lauk, sayuran, dan juga buah-buahan segar untuk cuci mulutnya. Tidak lupa sebotol air mineral dan sebotol jus jambu untuknya.

Tanpa sadar bibir Alex melengkung, ia merasa senang karena Essa mulai perhatian dan cemburu.

Ya, apalagi jika bukan cemburu, bila marah saat wanita lain memberikan perhatian padanya. Tanpa sadar Essa baru saja merasakan kecemburuan, ketakutan jika Alex akan kembali pada mantannya.

Sedangkan sang mantan Heyra, berjalan lenggak-lenggok penuh menggoda. Setelah photoshoot—melakukan sesi pemotretan untuk iklan terbarunya. Karena tidak lama lagi rancangan terbaru Lucian Company akan diluncurkan.

Heyra, mengacuhkan manajernya berjalan gontai menuju lantai lima di mana ruangan CEO berada. Namun, bukan ruangan Darren yang dia tuju, Heyra hanya ingin melihat Alex yang ruangannya tidak jauh berada di samping ruangan Darren.

Ting

Denting lift berbunyi, menandakan jika pintu akan terbuka. Heyra, melangkahkan kakinya keluar dari dalam lift. Ia tertegun menengok ke sebelah kiri lantas berjalan memasuki satu ruangan yang tampak sepi. Ruangan di lantai 5 memang tidak pernah ramai karena di lantai itu hanya ada tiga penghuni, Alex, Darren dan sekretarisnya.

Heyra, membuang nafas pelan sambil merapikan rambut dan dress-nya. Ia lanjut melangkah mendekati meja persegi di ujung sudut kanan, sedetik senyumnya melebar melihat Alex, yang tengah duduk sambil fokus pada beberapa berkas di mejanya.

Darren tidak ada di kantor saat ini, yang harus menemani Sera untuk persalinan sehingga semua pekerjaannya dilimpahkan pada Alex.

Senyum Heyra mengembang, ia berjalan mendekati Alex menarik kursi yang langsung mendaratkan bokongnya di sana, tangannya dibiarkan bertumpu pada meja, dengan satu tangan yang menopang dagu. Heyra, terus saja menatap Alex, yang kini tengah sibuk dengan dokumennya. Dan sepasang mata indah itu tanpa kaca mata membuat Heyra suka.

"Alex, kamu begitu sibuk? Apa kamu sudah menghabiskan makanan dariku?" tanya Heyra yang menarik kotak biru di samping Alex lalu membukanya. Sedetik matanya membola, Heyra kecewa karena makanan yang ia masak khusus untuk Alex, masih penuh terlihat tidak disentuh sama sekali.

"Alex kamu—"

"Maaf Heyra, apa itu darimu?" Alex kini melirik Heyra.

"Apa karena dariku kau tidak memakannya?" Heyra terlihat marah dan kecewa.

"Maaf, tadi aku makan siang pemberian istriku jadi— aku akan memakannya nanti. Mungkin aku akan lembur, aku bisa memakannya nanti sore, terima kasih."

Brakk

Heyra menutup kotak itu dengan kasar hingga menimbulkan suara. Ekspresi wajahnya sudah sangat kesal, padahal ia mempersiapkan itu dari semalam. Heyra, ingin Alex mengingat kembali masakanya, rasa cintanya dan bagaimana dia memperlakukannya.

Tapi Alex, malah menjadikannya yang kedua. Semua karena Essa, Alex tidak memakan masakannya. Tapi bagaimana bisa gadis itu dengan cepat memesan makanan untuk Alex, padahal tadi ia jelas lihat sendiri jika Alex sudah membuka kotak bekal darinya.

"Tidak apa-apa Alex aku mengerti. Aku akan membawanya kembali, nasi ini lebih baik aku buang daripada kamu memakannya nanti sore. Karena nasi ini akan basi." Heyra menarik kembali kotak itu, mendorong kursi dan menjauh dari meja Alex.

Dengan marah dan penuh kecewa Heyra pergi meninggalkan ruangan itu, dan ketika di depan pintu ia membuang langsung kotak itu ke dalam tempat sampah, sengaja—biar Alex melihatnya.

Alex, membuang nafas berat ia bersandar pada kursi lantas menunduk. Detik demikian ia melirik ke arah pintu yang di mana sosok Heyra sudah menghilang dari sana.

"Maaf, Heyra. Ini yang terbaik," ucapnya demikian.

Alex, tidak berniat menyakiti Heyra, hanya saja ada hati yang harus dia jaga. Alex pun melakukan itu demi menjauhkan dirinya dari Heyra.

drt ... drt ... drt ...

Getaran ponsel mengejutkannya. Alex, segera menjauh dari sandaran kursi, meraih ponsel genggamnya yang sudah lama bergetar. Diusapnya layar datar itu, satu pesan dari Essa yang dia beri nama istri kecil dan entah dari kapan Alex memberikan gelar nama itu untuk Essa.

Alex, segera membuka pesan dari istrinya itu, sedetik matanya membola, Essa ternyata memberitahukan padanya jika kakaknya sudah melahirkan bayi perempuan dengan selamat.

[Om, keponakanku sudah lahir. Bisakah kau menjemputku, satu jam lagi aku keluar aku ingin kau mengantarku ke sana, aku ingin melihat keponakan baruku]

[Kabari saja jika sudah pulang, aku akan menjemputmu]

Alex, tersenyum bahagia, ternyata benar Sera akan melahirkan sekarang. "Syukurlah," ucapnya demikian.

Sementara di tempat lain, Heyra masih merasa kesal. Hingga mengundang perhatian manajernya. Karla, yang tengah sibuk mempersiapkan kostum untuk pemotretan selanjutnya. Tapi Karla malah difokuskan kepada artisnya yang melamun.

"Kenapa lagi?" tanyanya yang kini duduk di samping Heyra. "Alex lagi?" tanya Karla lagi yang kini menatap Heyra.

Heyra membuang nafas berat lantas menunduk.

"Kamu tahu aku, kan Karla. Bagaimana aku mencintainya?" Liriknya pada Karla, sementara Karla kini hanya mengangguk. Ia tahu betul seperti apa artisnya itu.

"Aku tidak pernah berpaling pada siapapun, apa kau pernah melihatku mencari kepuasan di sana, saat jauh darinya? Yang ada di pikiranku tetap Alex. Tapi aku kecewa padanya dia malah berpaling dariku dan menikahi wanita lain."

"Apa karena pernikahannya? Mungkin saja dia berbohong," ucap Karla membuat Heyra penasaran dan memikirkan sesuatu.

"Maksudmu Alex membohongiku?"

"Begini saja Heyra, apa ada orang yang tahu pernikahannya. Jika dia benar menikah maka semua orang terutama karyawan Lucian Company pasti mengetahuinya. Aku tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka ketika di pantry. Mereka bilang hanya kamu wanita yang diakui Alex, walau kamu tidak mempublishkannya semua orang di Lucian Company mengetahuinya. Dan ketika kamu pergi Alex tidak pernah jalan atau berduaan dengan wanjta."

"Jadi aku pikir itu bohong. Untuk apa pernikahan sembunyi-sembunyi iya, kan?"

Heyra, terdiam dia mencoba memikirkan kembali gadis SMA yang ditemuinya di rumah Alex. Setahunya Alex tidak punya keponakan atau sepupu. Lalu siapa Essa.

"Apa Alex, sungguh membohongiku. Dia pura-pura menikah untuk menghindariku."

"Apa kamu pernah melihat foto pernikahannya?" Heyra menggeleng.

"Begini saja Heyra, dia akan cemas jika terjadi hal buruk padamu. Kalau kamu ingin melihatnya masih cinta atau tidak kamu harus menarik perhatiannya, caranya buat dirinya cemas," saran Karla dan Heyra masih mempertimbangkan.

...----------------...

Maaf ya kemarin gak up hari ini double up

1
Herlina Susanty
heyra ulet bulu🤣🤣
lanjut thor smgt 💪😍
Khoirun Nisa
lanjutkan kakak ceritanya,
Inez Putri
sudah 3hari gak up, kok cm 1 up nya thour..
thour buat essa kuat gak mudah di tindas ma pelakor, buat jd essa wanita kuat.
Inez Putri
semangat thour
panjul man09
uh , cerita yg sama
panjul man09
jangan tumbuhkan rasa suka alex pada essa, tunggulah sampai essa tamat smu ,beri kesempatan essa kuliah dulu.
panjul man09
jangan terlalu banyak konflik seperti cerita di novel lain , alex harus lebih sabar menghadapi essa ,selalu mengalah , walaupun tidak saling cinta ,alex harus memperlihatkan keromatisannya pada essa
Dini_Ra
Jangan lupa komentar like dan Vote 💪🙏
Dini_Ra
Jangan lupa like dan Vote komentarnya🙏
Dini_Ra
Ayo dong like dan komentarnya 🙏
Dini_Ra
Tinggalkan jejak sedikitlah 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!