NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta [Jangkku]

Pernikahan Tanpa Cinta [Jangkku]

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ella_imupp

Amora adalah seorang mahasiswi yang terpaksa menikahi pria pilihan orang tuanya

ini karya kedua aku, semoga suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella_imupp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman-teman Amora

Setelah sampai di kampus, "Amora" ucap Nathan

"Kenapa kakak tampan??" ucap Amora sedikit menggoda Nathan

Nathan langsung memaling kan wajah nya dan mengucap kan, "cih.. dasar bocah lucu."

"Memang Amora lucu, Jadi kenapa nih manggil?" ucap Amora

"Em.. Itu.. Sebenar nya kontrak perjanjian itu masih ada gak sih?" ucap Nathan

"Masih, kenapa tanya" ucap Amora

"Gak apa-apa, cuman tanya doang." ucap Nathan

Turun dari mobil "yaudah kalau gitu Amora masuk kampus dulu, dadahh kakak tampan kesayangan Amora.." ucap Amora lalu berjalan masuk ke kampus nya

[kenapa aku merasa jika sebenar nya kontrak itu sudah hilang dari pikiran Amora, dia banyak berubah, dia juga tidak segan-segan untuk menggombali ku. Huft.. sudah lah ngapain di pikir kan lagian nanti bakal ke jawab sendiri] batinan Nathan

[dari pada memikir kan itu lebih baik aku ke perusahaan, banyak berkas yang menumpuk] batinan Nathan lalu mengendarai mobil nya pergi dari kampus universitas Arasastra Nusantara

setelah Amora sampai di depan kelas jurusannya, "HELLOO PARA MAKHLUK BUMI" ucap Amora dengan sedikit teriak

"Astaghfirullah Amora.. jangan teriak-teriak sakit loh telinga kamii" ucap salah satu mahasiswi

"hehe.. Maap.. maap guys.. Lagian sepi bangett" ucap Amora sambil cengengesan dan berjalan ke bangku nya

Amora duduk di bangku nya dan melihat teman nya ada yang sedang menggambar, Amora berjalan mendekat ke arah teman nya lalu, "Baa" ucap Amora

"Eh.. Kak Soya kayak monyet" lantang Bella, teman Amora

"Hadeh.. mana gambar nya ke coret lagi.." ucap Bella

"heh mulut mu jangan kurang ajar ya bel" ucap soya, teman Amora

Amora yang mendengar lantang Bella langsung tertawa, "Pftt.. Hahaha.. Parah banget kau kak bel.."

"Ish.. Amora.. Gambarin lagi gak!" ucap Bella

"Gak mau wlee, tangkap aku kalau bisa.." ucap Amora lalu berlari

"heh!! Amora tanggung jawab.." Bella mengejar Amora

"Dasar duo bocah kematian, mereka." ucap Ayena, teman Amora juga

"Biarkan saja biarkan, memang kayak gitu mereka, justru kalau gak kayak gitu kita malah curiga, yakan Ze" ucap Soya

"hm" ucap Zeana singkat, dia juga teman Amora

"Ze, kau gak bosan jadi cewek dingin kah? kalau kau kayak gini nanti gak bakal ada yang mau dengan mu. dan kau memang gak mau punya pacar yang tempan, baik hati, pengertian apa? padahal banyak loh cowok kenapa gak kau pacarin salah satu sih" ucap Ayena sambil menasehati teman nya yang kek kutub itu

"gak, males" ucap Zeana

"Hua.. Soyaa.. lihat tuh teman mu.." ucap Ayena sambil merengek

"Lagian kau menceramahi kutub, mana mungkin dia mau membuang sifat itu, sebelum dia luluh sendiri" ucap Soya

Amora dan Bella Masih kejar-kejaran, "udah stop kalian. kayak tom and Jerry aja" ucap Soya

"Lagian dia duluan..." ucap Bella

saat Amora ingin berbicara tiba-tiba.. "mau minta maaf sendiri atau pake cara gue?" ucap Zeana dingin

"Y-ya.. Maafin Mora kak Bella.. Mora cuman bosen doang.." ucap Amora

"I-iya.. B-bella maafin kok" ucap Bella dengan gugup

Ayena hanya bisa diam melihat duo bokem itu saling memaafkan

"giliran di suruh kak Zea aja kalian nurut ya" ucap Soya dengan tatapan sinis

"Lagian kak Zea nakutin.. Amora takut.." ucap Amora

Bella mengangguk seolah setuju dengan pendapat Amora

Zeana yang mendengar itu hanya diam tatapan nya juga tetap dingin, "sudahlah, balik bangku."

Soya, Ayena, Bella dan Amora menurut. Semua siswa-siswi yang ada di sana biasa saja karena Zeana memang mempunyai watak pemimpin

"Oh iya kalian pr Mtk udah?" tanya Soya ke teman-temannya

"Hah emang ada pr?" tanya Bella

"ada loh.. Yang halaman 124 sampe 127 itu" ucap Soya

"Allahuakbar aku belum.." ucap Ayena

"Aa.. Sama.." ucap Bella

"Pinjam punya kak Soya dong.." ucap Amora

"Hehe.. Kakak juga belum.." ucap Soya

"Lah terus gimana? masa kita di hukum berempat.." ucap Ayena

Zeana menaruh buku depan Ayena, "salin"

"Woah.. Kak Zea terbaik deh.." ucap Ayena

"Ikut nyalin ya kak.." ucap Soya

"Hehe.. Ikut ya kak" Bella

"kak Zea.. mora juga ikut ya.." ucap Amora

"Hm" ucap Zeana singkat, lalu duduk di samping Amora. "kalau buat adek kecil Zea kasih tau aja jawabannya" ucap Zeana dengan senyum tipis

"Beneran kak? Aa.. Maacii kak Zea.." ucap Amora

"Idih giliran Amora aja gak di suruh rebutan" ucap Bella

"udahlah, kan Amora si bontot di circle ini.." ucap Soya

"Dia juga adek kesayangan kak Zea." ucap Ayena

"Diam" ucap Zeana

"Siap salah, Bu presiden. " ucap ketiga anak itu bersamaan

Akhirnya ketiga anak itu menyalin Buku Zeana

"Kak.. berarti yang nomor 3 ini pake kpk ya? Ajarin kpk dong kak" ucap Amora

"jadi caranya itu.. *menjelaskan cara kpk dengan rinci dan teliti* nah kayak gitu, paham kan?" ucap Zeana

"Hum.. Paham.. berarti caranya kayak gini kan.." ucap Amora lalu mencoba menjawab soal itu

"Nah bener, pinter banget sih adek kesayangan Zea. Nih permen karena berhasil jawab" ucap Zeana mengusap rambut Amora lalu menaruh permen lolipop di depan Amora

setelah beberapa menit, "nah selesai" ucap Amora

Zeana membaca jawaban Amora, "oke semua benar"

"Beneran? woah.. makasih kak udah ajarin Mora.. Lop u deh" ucap Amora senang, dia juga menari-nari kecil

Zeana hanya tersenyum tipis melihat tingkah laku Amora

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!