NovelToon NovelToon
CINTA DI UJUNG PERPISAHAN

CINTA DI UJUNG PERPISAHAN

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Cinta Murni / Konflik etika / Tamat
Popularitas:216k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

Alaric Sagara, tiba tiba hidup nya berubah setelah istri yang di cintainya pergi untuk selama lamanya karena malahirkan bayi mereka ke dunia.
Kepergian sang istri menyisakan trauma mendalam di diri Aric, pria yang semula hangat telah berubah menjadi dingin melebihi dingin nya salju di kutub utara..

Faza Aqila, sepupu mendiang sang istri sekaligus teman semasa kuliah Aric dulu kini statusnya berubah menjadi istri Aric setelah 3tahun pria itu menduda. Faza telah diam diam menaruh cinta pada Aric sejak mereka masih sama sama duduk di bangku kuliah.

Bagaimana kehidupan pernikahan mereka dan akankah Faza mampu membuka hati Aric kembali...

Happy Reading 💜
Enjoy ✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 29

Setelah menantu nya pergi, Bunda Zilla masuk lagi ke dalam kamar Faza.

Sambil berderai air mata, bunda berjalan pelan ke ranjang Faza.

"Bunda akan selalu bersama mu, jangan terus-terusan merasa bersalah. Kamu tidak salah sama sekali.." Seru bunda yang terus menciumi pucuk kepala Faza.

Tak ada air mata, Faza tak tau apa yang ada di pikiran nya, rasanya kosong. Faza sama sekali tak tau bagaimana agar air matanya bisa keluar lagi.

Seolah tenaga Faza sudah habis dan tak tau akan bergerak ke arah mana. Faza hanya memandang tanpa tahu apa yang sedang dia pandang..

Faza ingin berkata bahwa dia baik baik saja. Tapi nyatanya tidak bisa.

'Jangan terlihat menyedihkan walaupun sedang hancur!' ucap Faza dalam batin sendiri

Sementara itu, di dalam sebuah taksi menuju bandara, Aric berkali-kali menghembuskan nafas kasar. Dia mengusap wajah lalu menjambak rambut lebatnya dengan sedikit menariknya ke atas.

Netra Aric memerah seiring dengan dahi nya yang mengkerut menyimpan pemikiran yang mungkin tidak selaras dengan hati nya.

Supir taksi melirik Aric dengan penuh tanda tanya..

"Mas... Sedang ada masalah, ya ?" Akhirnya supir itu bertanya

Mulut Aric tertutup rapat. Hanya matanya yang memandang. Isi pikiran nya melayang entah kemana.

Tak ada obrolan yang berbalas sebab Aric terus membisu sepanjang perjalanan.

Aric sudah memesan tiket untuk nya kembali, seolah dia sudah merencanakan secara matang untuk memulangkan Faza.

*SKIP PERJALANAN....

Sampai di apartemen, waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Aric terduduk lemas di sofa.

Aric memejamkan mata, menikmati tikaman belati yang menancap sangat dalam ke ulu hati nya.

Sakitnya sungguh luar biasa. Lima tahun. Lima tahun lamanya Faza berbohong menutupi identitas Alena.

Aric memukul, mencengkram baju bagian dada yang teramat sesak.

Malam itu di lalui Aric dengan sangat berat.

Keesokan pagi nya, Aric bangun dengan kepala yang terasa berdenyut nyeri. Susah payah Aric bangun dari tempat tidurnya.

Aric masuk ke kamar mandi, berpegangan pada tepian wastafel. Dengan pandangan buram, Aric memperhatikan refleksi diri nya sendiri yang menyedihkan.

Cukup lama Aric disana sampai dering telepon berkali kali membuatnya terpaksa keluar dari kamar mandi.

Panggilan telepon dari mamanya sampai lebih dari 50kali. Hebatnya semalam Aric sama sekali tidak terusik. Mungkin karena jiwa dan raga nya terlalu lelah sampai terlalu lelap dalam tidurnya..

Hanya dengan melihat panggilan itu saja, Aric langsung tahu bahwa sang mama sudah mengetahui apa yang terjadi antara diri nya dan Faza.

Tentu saja. Tidak mungkin Ayah dan bunda Faza membiarkan putri mereka di perlakukan seperti ini..

Karena dering nya terasa semakin mengganggu, terpaksa Aric mengangkat sambungan itu..

📱ALARIC SAGARA! CEPAT DATANG KERUMAH! SEKARANG!!!

Tut.Tut.Tut

Belum sempat Aric berucap sepatah katapun, Mama Dian sudah memutus panggilan nya secara sepihak.

Aric mengusap wajah nya kasar. Tidak ingin masalah semakin berlarut, Aric pun segera membersihkan diri untuk secepatnya datang ke rumah kedua orang tuanya.

Saat mobil Aric baru saja masuk ke pekarangan rumah, terlihat Mama Dian dan Papa Surya sudah berdiri dengan wajah penuh emosi yang tertahan.

Sebelum turun dari mobil, Aric mencoba menguatkan mental nya. Bukan apa-apa, Mama Dian tipikal ibu yang sulit mengontrol emosi. Dan itu menurun pada Aric.

Aric yakin, mungkin wajah lebam nya akan semakin bertambah parah hari ini...

PLAK!

Ya. Benar saja dugaan Aric. Saat Aric berjalan menghampiri dan hendak mencium tangan sang mama, justru tangan itu lebih dulu melayang bebas ke pipi kirinya.

Aric tak mengaduh atau protes. Karena bagi Aric jauh lebih sakit di banding saat mengetahui diri nya telah 'dikhianati' oleh Faza, wanita yang sangat dia cintai.

"MASUK KAMU!" Titah papa surya yang biasanya lebih banyak diam, kini berubah mendominasi sang mama..

Aric masuk ke dalam rumah, duduk seperti pesakitan di sofa ruang tamu.

"Apa maksud kamu memulangkan Faza ke rumah kedua orang tua nya ?" Mama Dian bertanya sambil berkacak pinggang. Deru nafasnya memburu.

Mama Dian benar-benar marah. Bola matanya melotot seakan keluar api dari sana. Tatapan mata nya tajam pada Aric.

"JAWAB MAMA MU, ARIC!!!" Papa Surya tak kalah emosi

"Faza membohongi Aric, mah, pah..."

"Membohongi mu soal Alena ?" tanya mama Dian membuat Aric menatap mama dian penuh tanya. Pikir nya, pasti mama Dian sudah tahu duduk permasalahan dari kedua orang tua Faza.

"Iya, mah.. Ternyata Alena bukan....." Aric tak sanggup melanjutkan kalimat nya..

"Alena bukan darah daging mu.."

Aric menunduk saat mama Dian memperjelas ucapan nya.

"Dengar Aric. Mama dan Papa bahkan kedua orang tua Faza... Kami sudah tahu tentang surat itu jauh sebelum kalian menikah."

BOOM!!!

Seperti terkena hantaman Bom yang begitu dahsyat, darah Aric terasa berhenti mengalir dan jantungnya pun seolah berhenti berdetak.

"Mama dan papa yang sudah memaksa Faza untuk menyembunyikan kenyataan itu!"

Nafas Aric semakin tercekat. Mendadak dia merasa gemetaran.

Aric menatap mama dan papa nya bergantian.

"Mama dan papa sangat kecewa dan marah pada Selena saat tak sengaja membaca surat itu. Tapi Mama tahu kamu sangat mencintai dia bahkan kamu begitu hancur saat Selena di nyatakan meninggal dunia."

Papa Surya menuntun sang istri untuk duduk di sofa yang bersebrangan dengan Aric.

"Asal kamu tahu, ric.. Mama dan Papa sempat berniat untuk menyerahkan Alena ke panti asuhan. Akan tetapi pada akhirnya tidak kami lakukan dengan alasan yang sama, kami tidak tega melihat kamu kehilangan untuk kedua kali nya."

Kemudian tiba tiba saja Mama Dian melemparkan sebuah kertas ke wajah Aric. Persis seperti saat Aric melakukan hal itu pada Faza..

Aric memungut kertas yang terjatuh di kedua pahanya..

"Itu hasil Tes DNA kamu dan Alena. Hasil Tes itu murni dan nyata bahwa Alena bukan anak kamu dan Selena. Mama yang sudah melakukan tes itu secara diam-diam."

Aric diam mematung tak bergerak...

"Jika kamu bertanya kenapa mama melakukan hal sampai sejauh ini, jawaban nya hanya satu, karena mama masih ibu kamu. Ibu mana yang tega melihat anak nya seperti hidup tapi mati.."

"Ini bukan salah Faza, Ric... Bukan... Hiks..Hiks.." Tangis Mama Dian pecah.

Sementara tubuh Aric merosot ke lantai. Penyesalan begitu nampak di wajah nya.

"Maafkan aku Za....." Ujar Aric pelan sambil menutup wajah dengan kedua tangan kekar nya, dan tak berapa lama bahu pria itu berguncang hebat, menandakan bahwa Aric kini tengah menangis.

Sungguh, penyesalan adalah kata yang tepat untuk di berikan pada pria itu...

Hingga cukup lama, Aric masih larut dalam kesedihan dan penyesalan nya. Namun, beberapa saat kemudian Aric menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya dengan perlahan, guna mengurai sesak yang kian terasa di dalam dadanya.

"Mau kemana kamu ?" tanya Papa surya saat Aric berusaha bangun seperti hendak pergi

"Aric mau minta maaf sama Faza, pah.. Aric salah. Aric ceroboh. Jika harus, Aric akan bersujud di kaki Faza dan kedua orang tuanya."

"Terlambat, Ric.." sahut Mama Dian dengan suara nya yang sudah serak

Aric mengerutkan dahi nya, seolah bertanya dengan isyarat itu...

"Faza sudah di bawa pergi jauh oleh kedua orang tua nya. Semalam mereka berpamitan..Hiks..Hiks.." Mama Dian kembali menangis..

"Ng-nggak.... Ng-nggak mungkin, mah... Ma-mama pasti bohong.."

"Kedua orang tua Faza hanya menitipkan pesan bahwa Faza tidak akan pernah hadir di persidangan perceraian kalian nanti. Dan meminta kamu untuk memaafkan semua kesalahan Faza selama dia menjadi istri kamu.."

1
Lina Suwanti
bukannya Aric sdh menjatuhkan talak.... seharusnya ga boleh sebelum akad ulang/rujuk
Anonymous
fazaa..fazaa. .tabokkan dr suamimu kurang keras..krn author sdh bikin dirimu sebodoh itu..sehrsnya dirimu ditabok pi2 kiri kanan berulang2 spy jd lebih cerdas🤣🤣
bluesky: Hi, Kak.. Salam kenal, Makasih udah mampir 🥰
total 1 replies
rasahaz
ayo rujuk dlu aric,,, jgn maem nyosor sja,,,
flufery⋆
/Angry//Panic/
Qothrun Nada
gk ada extra part nya ini, Zaki belum punya anak lho udah tamat aja
Qothrun Nada
ah gk seru,aku kira Zaki tetap setia di samping Aric,dan nanti di teruskan anaknya Zaki yg mendampingi anak Aric
Qothrun Nada
lha sah tenan to😀
Qothrun Nada
pasti di sana bule nya ganteng ganteng 😀
Fathur
Bagus ceritanya. Semangat terus tor
Qothrun Nada
aku bilang apa,harus gercep, kalau tidak bisa kesamber bule di Paris nanti 😀
Qothrun Nada
yg seperti ini lagi, itu artinya dulu Zaki pernah jatuh cinta atau mungkin udah pernah pacaran tapi putus
Qothrun Nada
ngapain mikirin orang yang udah mati Ric🙄
Qothrun Nada
wah Amara lagi parah omongannya, cuma gk laku katanya 😀😀
Qothrun Nada
wah berat Zak, nanti saingan mu para bule kalau Riri tinggal di Paris 😀
Qothrun Nada
😀😀😀😀
Qothrun Nada
jodoh mu udah mendekat terus Zak, buruan gercep, jangan sampai kesamber orang duluan
Qothrun Nada
jadi bingung dari nama Mahardika jadi Dava Narendra, memang di hp Selena waktu itu inisial nya D,aku kira itu nama panggilan Dika
Qothrun Nada
waktu di ajak kerumah Aric memperkenalkan diri namanya Mahardika
Qothrun Nada
pengusaha kaya dan aset dimana mana kok kecanduan judol, biasanya orang kaya sibuk kerja gk sibuk main hp
Qothrun Nada
iya salah tapi udah tanggung jawab orangnya,mau minta pertanggungjawaban yg kayak gimana lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!