NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:68.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Masalah bola mata

"Jangan terlalu tebal pasang nya, Ran." Anita saja terkadang sampai ingin menyerah dengan kelakuan Maharani ini.

"Loh kalau tidak tebal ya sama saja aku tidak pakai bulu mata palsu lah." Maharani menjawab cepat karena tidak terima.

"Nanti kau tidak bisa melihat setan yang sedang kita cari karena tertutup dengan bulu mata cetar membahana ini." Anita sudah cemas sendiri.

"Ah mana ada seperti itu, kau seolah meragukan kemampuan pandangan mata ku ini." Maharani tetap menambah bulu mata itu lagi sehingga terlihat begitu tebal.

"Bahkan Syahrini saja sampai kalah melihat bulu mata kau ini." Anita geleng-geleng kepala melihat Maharani yang tetap kekeh memakai bulu mata itu kembali.

Maharani tidak peduli dengan hal itu karena dia akan tetap memakai bulu mata ini dan akan segera berangkat untuk mencari tahu tentang arwah gentayangan itu, pokoknya walau nanti harus bertempur namun setidaknya dia telah memiliki paras rupawan sehingga siapa saja akan terpesona bila melihat ratu burung hantu tersebut.

Dia udah pernah bertempur dalam keadaan kucel sehingga merasa malu dan tidak percaya diri, bila bertempur dalam keadaan tidak percaya diri maka yang ada kekuatan dia akan melemah karena merasa bosan dan ingin segera mengakhiri pertempuran tersebut, jadi Maharani pun sudah paham bahwa dia harus tetap terlihat cantik walau nanti akan bertempur dengan lawan yang begitu kuat.

Kecantikan dan penampilan itu menambah kepercayaan diri dia sehingga siapa saja yang menjadi lawan akan dia libas sampai habis, wanita yang menemani hanya bisa pasrah saja karena tadi sudah keputusan dia sendiri untuk meminta Maharani yang menjadi partner dia dalam mencari tahu tentang masalah tumbal pengantin itu.

Purnama memilih pengantin setan karena dia merasa bahwa Anita pasti akan bisa mengetahui dengan cepat apa yang telah terjadi kepada tumbal pengantin tersebut, sebab mereka memiliki kisah hidup yang hampir sama sehingga wajar saja bila nanti akan saling bersangkutan satu sama lain.

"Ayo buruan, kalau lama make up nanti malah dia insecure melihat kamu dan tidak mau muncul." desak Anita.

"Kau dari pada sibuk mendesak aku seperti itu maka lebih baik ganti baju saja, ini jalan ke mana-mana selalu menggunakan gaun pengantin berdarah." Maharani malah protes dengan pakaian Anita.

"Lah kan memang aku pengantin setan jadi ya wajar saja aku memakai baju pengantin, siapa tahu nanti dia tertarik ketika melihat Aku memakai baju gaun seperti ini." Anita tetap santai.

"Dari sekian banyak setan yang ada di agensi ini hanya kau yang tidak pernah ganti baju, apa kau sangat secinta itu dengan Pendi sehingga terus memakai baju pemberian dari dia?" Maharani menatap tajam.

"Jaga mulut kamu yang bagian bawah ya!" Anita meremas bibir Maharani.

"Bocah sialan, aku sudah pakai lipstik seperti ini malah kau comot saja mulut aku!" teriak Maharani karena tidak terima.

"Buruan!" Anita sudah keluar dari dalam ruangan itu karena dia tidak sabar ingin mencari tahu.

Maharani sekali lagi bercermin dan dia membenarkan bulu mata yang begitu tebal dan tak lama dia segera keluar juga dari dalam ruangan tersebut, mereka akan menjalani misi yang cukup berat karena harus mencari dan menemukan tentang wanita yang gentayangan di pohon sawit desa lain.

"Kalian mau langsung bergerak sekarang ini?" Arya bertanya kepada dua setan cantik itu.

"Ya lah, biar segera ketemu kalau cepat bergerak." Anita yang menjawab.

"Kenapa tidak malam saja kalian bergerak? ini masih siang jadi mana mungkin dia akan muncul." Arya menoleh kepada Maharani.

"Astaghfirullahaladzim!" Pangeran ular memegangi dada dia karena kaget ketika melihat penampilan Maharani.

Padahal dia sudah sekuat tenaga untuk tidak tertawa ketika melihat ratu burung hantu itu memakai bulu mata yang sangat tebal, namun apa daya ketika Maharani sudah berdiri di depan mata dia maka Arya juga tidak sanggup dan bahkan dia sangat kaget ketika Ratu burung hantu itu penuh percaya diri.

"Huahahaaaaaa kau mau manggung di mana, Kak? Astaga Anita, kenapa kau membawa biduan!" Arya tertawa terpingkal-pingkal melihat Maharani.

"Heh kau jangan mengejek aku seperti itu ya." Maharani kesal sendiri karena dia merasa ini sudah sangat cantik.

"Kan apa aku bilang tadi, kau seharusnya tidak memakai yang setebal itu." Anita juga ikut malu.

"Ah dasar kalian saja yang bodoh dan tidak tahu fashion." Maharani bodo amat dan dia segera melangkah pergi.

"Astaga aku harus menanggung malu ini sepanjang perjalanan bila bertemu dengan arwah lain." keluh Anita dan segera mengikuti Maharani.

"Semoga kalian berhasil untuk mencari tahu arwah itu ya!" Arya berteriak keras.

"Kan kalau bulu mata tebal seperti ini pas nanti ada hujan maka mata aku tidak perlu basah." Maharani berbicara sendiri.

"Ran, apa aku boleh bertanya tentang bola matamu itu?" Anita agak sungkan karena dia takut nanti Maharani akan tersinggung.

"Kenapa?" Maharani menoleh kepada Anita.

Sekuat tenaga Anita menahan tawa karena dia baru menyadari bola mata milik Maharani berbeda warna, pasti tadi Ratu burung hantu ini menggunakan softlens juga untuk mempercantik mata dia dan menambah juga dengan bulu mata, tadi Anita tidak fokus karena dia sibuk memperhatikan bulu mata saja dan saat sudah dalam perjalanan maka baru dia menyadari bahwa bola mata itu beda warna.

"Aku pakai softlens yang ada di sana tadi." Maharani berkata dengan penuh percaya diri.

"Memang kau memilih beda warna seperti itu?" tanya Anita.

"Beda warna?!" Maharani saja sampai kaget Dan Dia segera mencari air untuk bercermin terlebih dahulu.

"Oh dia juga tidak sadar kalau warnanya berbeda." Anita menahan geli di dalam hati.

Ini kalau saja tidak takut kena sambar dengan sayap milik Maharani itu maka Anita akan tertawa terpingkal-pingkal sendirian, kamu sekuat tenaga dia tahan agar perjalanan mereka ini berjalan mulus dan dia tidak sampai bertengkar dengan Ratu burung hantu ini.

"Sialan, Kenapa kau memasukkan soflens yang berbeda dalam satu wadah?!" Maharani marah-marah kepada Anita.

"Ya aku juga tidak tahu, engkau memakai saat itu jadi kenapa tidak sadar bahwa warnanya yang satu kuning dan satu hijau begini." Anita tidak mau disalahkan.

"Lah terus ini gimana, Aku mau mencabut juga sulit karena bulu mata terlalu tebal." sengit Maharani.

"Ya udah sih tidak usah dilepas, siapa tahu nanti jadi fashion dengan bola mata berbeda." Anita berkata sambil tersenyum.

Maharani yang mendengar hal itu tentu saja semakin marah karena ini semua sudah tidak sesuai dengan mood dia, mau tidak mau dia harus mencari lawan Ini nanti untuk melampiaskan rasa emosi yang ada di dalam diri karena sudah gagal berdandan.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya buat cerita autor Novita Jungkook.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah kena kalian ...modar2 tuh ya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
paling geh bentar lagi si Jamil jadi korban selanjutnya
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
oooooo ternyata ide jamil, egois amat jadi orang cepat airin datangi jamil biar tahu rasa cepat hajar habis 🥰🥰
Raffaza Direzky87
Nanti malam paling giliran kamu mil yg di datangi arwahnya airin
ρυтяσ kang'typo✨
owalah... dalang kasus ini ternyata Jamil, tapi dia g ada rasa takut sedikit pun dengan semua yang sudah terjadi pada teman'y😏
neni nuraeni
nah loh Airin jgn smpai kamu trtngkp dukun itu,,,
K & T K & T
mlm jg Bess..
Raffaza Direzky87
mungkin dengan kematian judit, yoga baru berani mengungkap kematian airin
ρυтяσ kang'typo✨
belum di datangin maka'y Jamil kekeh ngemeng gitu sama Yoga
Eli Rahma
sampai ujung dunia pun Airin akan mengejar kalian berdua untuk bls dendam
Sekar Sekar
selingkuh dngan senina sahabat nya sendiri
MiilaaManurung
lagi dong kak 🤣
Ayuk Witanto
lebih baik katakan saja yoga daripada kau merasa bersalah
Ayuk Witanto
tunggulah giliran mu
neni nuraeni
lnjuttt
Ayuk Witanto
salsa nya Davin
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
semoga dengan yoga mengaku nanti kamu aman dari kematian 🙏🙏
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!