Di masa lalu, Sheng Long adalah Kaisar Iblis Kuno terkuat yang pernah ada. Kekuatannya begitu mengerikan hingga seluruh ras bersatu hanya untuk satu tujuan—menyegelnya selamanya.
Menolak tunduk pada takdir, Sheng Long membelah jiwanya dan bereinkarnasi demi menghindari segel tersebut. Ia terlahir kembali sebagai putra Keluarga Shen, namun dengan harga yang kejam. Kekuatan masa lalunya tersegel, tubuhnya lemah, dan ia dicap sebagai tuan muda sampah yang sakit-sakitan.
Menganggap keberadaannya sebagai aib, keluarganya menikahkannya dengan seorang gadis sederhana yang tak memiliki latar belakang apa pun. Namun justru dari gadis itulah, Shen Long merasakan kehangatan dan ketulusan yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia merasakan arti kebahagiaan.
Sayangnya, kebahagiaan itu menjadi dosa di mata keluarganya.
Didorong oleh iri dan kebencian, mereka merebut gadis itu dari hidupnya. Tindakan kejam tersebut menghancurkan segel yang membelenggu jiwa Sheng Long. Kaisar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28: Metamorfosis Neraka Hijau
Shen Long terjerembab di dasar jurang hutan kuno yang lembap. Asap hitam pekat keluar dari setiap pori-porinya, berdesis saat bersentuhan dengan udara dingin. Jantung Pohon Dunia yang ia hancurkan tadi bukan sekadar memberi energi; ia membawa kesadaran purba tentang kehidupan yang kini bertabrakan dengan aura kematian milik Shen Long.
"A-ARGGGHHH!"
Shen Long mencengkeram tanah hingga kuku-kukunya terlepas. Di dalam tubuhnya, terjadi perang saudara yang mengerikan. Energi hijau zamrud mencoba memperbaiki sel-selnya, sementara energi iblis hitam mencoba menelan energi hijau itu. Hasilnya adalah mutasi yang tak terkendali.
Punggungnya mulai retak. Dari balik tulang belikatnya, muncul struktur tulang yang hitam dan keras, bukan sayap burung, melainkan sayap naga yang dilapisi oleh akar-akar pohon kuno yang berduri. Kulitnya yang putih pualam perlahan berubah menjadi sisik-sisik hitam yang berkilauan dengan urat-urat hijau menyala di sela-selanya.
KRAAAKKK!
Suara tulang yang memanjang dan bergeser memenuhi kesunyian jurang. Rahang Shen Long mengeras, taringnya memanjang, dan rambut hitamnya kini berubah warna menjadi perak dengan ujung-ujung merah darah. Setiap kali ia bernapas, tanah di sekitarnya layu lalu tumbuh kembali dengan liar dalam siklus yang hanya memakan waktu beberapa detik.
"Ini... bukan raga fana lagi..." geram Shen Long dengan suara yang terdengar seperti pergeseran lempeng bumi.
Ia melihat tangannya. Jari-jarinya kini memiliki kuku tajam yang mampu merobek ruang. Di telapak tangannya, sebuah mata ketiga—mata yang berasal dari esensi Pohon Dunia—terbuka perlahan, memancarkan cahaya hijau yang mampu melihat aliran energi di seluruh alam semesta.
Tiba-tiba, jepit rambut Lin Er di sakunya bergetar hebat. Pengaruh Jantung Pohon Dunia yang mengandung esensi kehidupan murni bereaksi dengan sisa-sisa jiwa Lin Er yang menempel di benda itu.
"Shen Long..."
Sebuah suara lembut berbisik di kepalanya. Itu bukan khayalan. Cahaya putih keluar dari jepit rambut tersebut, membungkus tubuh Shen Long yang sedang bermutasi. Rasa sakit yang tadi membakar jiwanya perlahan mereda, digantikan oleh kehangatan yang familiar.
"Lin Er? Kau di sana?" Shen Long merangkak, matanya yang hitam pekat kini berair.
Bayangan samar Lin Er muncul di hadapannya. Ia tidak bisa bicara banyak, namun tatapannya penuh dengan kesedihan melihat perubahan mengerikan suaminya. Lin Er menyentuh dahi Shen Long, memberikan semacam segel penyeimbang agar mutasi itu tidak menghancurkan akal sehatnya.
"Jangan... menjadi monster sepenuhnya..." suara itu menghilang seiring dengan meredupnya cahaya jepit rambut.
Shen Long terdiam cukup lama dalam posisi bersujud. Saat ia bangkit berdiri, auranya telah berubah total. Ia kini berdiri setinggi dua meter lebih, dengan tubuh yang ramping namun penuh dengan otot-otot yang mampu menghancurkan planet. Ia tidak lagi terlihat seperti pemuda fana keluarga Shen, juga tidak sepenuhnya seperti raga aslinya yang dulu.
Ia adalah entitas baru: Kaisar Iblis Abadi.
Ia mengepalkan tangannya. Sebuah getaran kuat menyebar dari bawah kakinya, meratakan seluruh hutan dalam radius sepuluh mil dalam sekejap. Pohon-pohon yang tadinya hijau kini berubah menjadi hitam dan berduri, tunduk pada kehadiran penguasa barunya.
"Lei Zu sudah mati. Pangeran Ketujuh sudah terluka. Dan Penguasa Agung sudah merasakan pedangku." gumam Shen Long. Ia menatap ke atas, ke arah Kota Langit Gantung yang masih terlihat samar di atas awan.
"Raga ini sudah siap. Sekarang, aku tidak perlu bersembunyi lagi."
Ia melebarkan sayap baru yang mengerikan itu. Dengan satu kepakan, ia melesat naik, menciptakan ledakan sonik yang meruntuhkan tebing-tebing jurang. Ia tidak lagi menuju kota, melainkan menuju titik koordinat yang baru saja terbaca oleh mata ketiganya—tempat di mana musuh kuno lainnya sedang mengumpulkan pasukan untuk mengepungnya.
Di perbatasan Alam Kedua, sebuah gerbang dimensi raksasa terbuka. Ribuan kapal perang dari Alam Atas mulai turun, dipimpin oleh Jenderal-jenderal Dewa lainnya yang menyadari bahwa Lei Zu telah gagal.
Namun, mereka tidak menemukan seorang pelayan yang lemah. Mereka akan bertemu dengan sosok mutan iblis yang haus akan kehancuran.