NovelToon NovelToon
Dikejar Cinta Pak Guru (Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati Season 2)

Dikejar Cinta Pak Guru (Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati Season 2)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Fantasi / Iblis
Popularitas:786
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Vince adalah seorang guru sekaligus pemilik saham terbesar di SMA Taruna. Awalnya ia mau untuk menjadi kepala sekolah, namun setelah kedatangan murid dengan paras yang begitu mirip dengan cinta pertamanya.
Vince mengurungkan niatnya untuk menjadi kepala sekolah.
Ternyata muridnya itu adalah anak kandung dari cinta pertamanya yang bernama Naura, Naura di paksa menikah dengan vampir.
Murid Vince yang menjadi cinta pertamanya adalah Maura, Maura tidak tahu jika dia bukanlah anak kandung dari Stela.
Maura adalah anak dari raja vampir Liam, Lian dan juga Naura.
Lian maupun Liam dulu sangat mencintai Naura, namun Naura meninggal dunia setelah beberapa hari melahirkan bayi Maura.
Naura meninggal dengan cara mengenaskan dengan menjadi tawanan raja vampir.
Lian sendiri menikah dengan Stela, namun detik detik meninggalnya Naura. Lian mengatakan hal yang menyakitkan Stela, membuat Stela menaruh dendam kesumat bahkan kebencian pada Maura, apalagi wajah Maura itu sama persis dengan ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.

"Udahlah Pak, tidak perlu membela diri!" sahut Maura.

Daniel hanya bisa menghela napas mendengar perkataan anak kecil ini. Ia sadar bahwa terkadang, orang-orang di sekitarnya mungkin sulit untuk mengerti persahabatan yang erat antara dirinya dan Vince, dan ia tidak bisa sepenuhnya menyalahkan mereka.

Dengan ekspresi wajah geram, Daniel nampak bangkit dari duduknya, lalu berjalan ke arah brangkar milik Maura.

"Maura biarkan bapak jelaskan, kamu itu salah paham! Kami berdua itu normal, terutama Bapak," sanggah Daniel dengan wajah tidak terima atas tuduhan yang dj berikan oleh Maura.

"Ya, nanti biarkan aku bertanya pada Mamih Cherly. Karena sepertinya Pak Daniel yang terhormat itu adalah orang yang tukang berbohong, nyatanya tadi ngaku jadi mantan suami Mamih. Padahal Mamih dan Papih itu pacaran sejak SMP, foto keduanya waktu masih muda banyak banget kok! Gak mungkin sih!" keluh Maura dengan ekspresi wajah tidak percaya, ia merasa jengkel dengan pernyataan Pak Daniel.

"Terus Papih sama Mamih kan nikah setelah lulus SMA, masak Mamih jadi istri Bapak saat masih berstatus sebagai pelajar SMA dan saat itu Mamih juga masih menjalin kasih dengan Papih. Tolong lah Pak Daniel yang terhormat gak usah ngarang cerita deh!" ujar Maura lagi dengan suara kesal kepada Pak Daniel.

Daniel hanya bisa menggeleng gelengkan kepala sembari melirik ke arah Vince. Untuk meminta bantuan.

Namun Vince hanya membalas tatapan Daniel dengan mengedikkan bahunya, sebenarnya selama hampir seminggu di rumah sakit menemani Maura. Hal yang memang paling Vince hindari adalah berdebat dengan Maura.

"Kalau Mamih Cherly bilang, kalau Pak Daniel itu gak pernah jadi suaminya, berarti fix memang Pak Daniel itu memang memiliki kelainan, dan aku akan menceritakan semuanya pada Mamih perihal Pak Daniel dan juga Pak Pin yang menjalin hubungan, bahkan tinggal dalam satu atap," lanjut Maura, membuat mata Vince membulat kaget.

"Apa?! Jangan tanyakan dan ceritakan apa-apa perihal aku dan juga Vince pada Cherly ... Aku mohon Maura yang cantik," celetuk Daniel tiba tiba dan wajah nya terlihat gugup.

Melihat Daniel semakin terdesak, Maura merasa yakin bahwa gurunya itu sedang berbohong. "Nah, bapak Daniel takutkan! Makanya jangan suka bohong!"

Vince hanya bisa memijat pelipisnya yang sekarang ini benar benar merasa pusing.

Maura yang merasa menang, bergumam dalam hatinya. "Senangnya, kalau tahu kelemahan ke dua guru pemilik sekolah ku ini. Jadi kalau sesuatu terjadi pada ku di sekolah, ntah aku itu di rundung, dapat nilai jelek, dapat hukuman dari guru lain. Aku bisa menggunakan kelemahan mereka untuk membantuku."

****

**

"Lo yakin, gak mau nginep di apartemen gue lagi?" tanya Vince memastikan.

"Gak, lebih baik mulai sekarang dan juga selamanya kita harus menjaga jarak. Bagaimana pun gue masih berharap kalau Cherly masih mau sama gue, walaupun mustahil. Gue gak mau kalau bocah prik ini sampai berpikir yang tidak tidak."

Ucapan Daniel sontak membuat Vince tertawa. "Ya sudah gue mau antar Maura dulu, tadi Aron dan Cherly yang meminta gue untuk mengantar Maura pulang."

"Ya," sahut Daniel singkat lalu pergi memanggil taksi yang berada di area rumah sakit.

Maura sendiri diam, ia tidak menanggapi percakapan ke dua guru aneh itu.

"Maura kenapa murung? Apakah ada yang kamu inginkan? Atau kamu ingin mampir membeli makanan dulu?" Vince mulai menghidupkan mesin mobil seraya menutup jendela mobilnya yang tadi terbuka. Karena ia berbicara dengan Daniel.

Maura murung dan menjawab dengan gelengan kepala.

"Loh, kenapa malah menangis?" tanya Vince ketika melihat bulir bulir air mata yang keluar dari ke dua pelupuk mata Maura.

Maura hanya menjawab dengan gelengan kepala.

"Loh? Maura ayo katakan sama Bapak! Apa masih ada yang sakit? Kok nangis, kita bisa kembali masuk ke dalam rumah sakit."

Tiba tiba Maura malah memeluk Vince dengan erat.

"Huhu, hiks ... Sepertinya sekarang gak ada yang peduli dengan ku. Kenapa Mamih malah menyuruh Bapak untuk menjemput ku, dan kenapa seminggu di rumah sakit, aku belum pernah bertemu dengan Mamih. Apa dia marah padaku?" Maura menangis sesenggukan di dada bidang Vince.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!