NovelToon NovelToon
Akan Ku Buat Dia Menyesal

Akan Ku Buat Dia Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Fantasi Wanita / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Aku yang menghancurkan keluargaku sendiri."
"Aku yang membuat semua orang mengetahui tentang hubungan gelap kalian."
"Aku yang membuatmu berlutut meminta ampun saat ini."

Fransisca menikahi seorang milyarder yang mengalami cacat mental hanya untuk membalaskan dendam kematian ibunya. Menganggap lebih baik hidup sebagai pengasuh pria cacat, tapi mendapatkan kekuasaan mutlak.

Karena cinta baginya hanya... Bullshit!

Tapi mungkin tanpa disadarinya mata pria yang dianggapnya mengalami cacat mental itu hanya tertuju padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Agen Ganda

Benar-benar menyebalkan, menghela napas dirinya melangkah mendekat. Tapi seperti apa yang dikatakan oleh Arkan, dirinya tidak boleh terlalu dekat.

Matanya melirik ke arah Sela yang mengikuti. Benar-benar pemikiran cepat dari Rendi. Langsung memanggil sayang.

"Jangan panggil sayang, kalau di kantor. Bagaimana kalau ada orang yang mendengar!" Fransisca berpura-pura cemas, berucap serius pada Rendi, tanpa membalas pelukannya.

Sedangkan Sela bersembunyi dengan cepat. Diam-diam wajahnya tersenyum. Jika tidak bisa bersama dengan Doni, maka sebaiknya Fransisca bersama seseorang yang lebih rendah. Perselingkuhan...maka wanita ini akan habis.

"Maaf...jangan marah ya? Aku bawakan kue kering khusus untuk Fransisca yang paling cantik." Rendi tersenyum sedikit melirik ke arah Sela yang bersembunyi.

Ingat! Dirinya adalah agen ganda kini yang dibayar oleh kedua belah pihak. Dan bayaran terbesar diberikan oleh Fransisca. Karena itu Fransisca lah majikannya.

"Terimakasih sayang...aku terharu. Kamu tidak seperti suamiku yang manja." Fransisca menghela napas meraih paperbag yang diberikan Rendi."Aku yang jalan ke ruangan duluan. Nanti kamu menyusul. Agar tidak ada orang yang curiga." Lanjutnya mengedipkan sebelah matanya, pada Rendi.

Sedangkan Rendi hanya menyambutnya dengan senyuman.

Kala Fransisca sudah berjalan cukup jauh. Benar saja Sela berjalan cepat mendekatinya. Wajahnya tersenyum puas menatap ke arah Rendi.

"Kamu berhasil?" Tanyanya.

"Tentu saja, tidak ada wanita yang tidak luluh terhadapku. Hanya memberikan sedikit perhatian pada wanita kesepian, maka dia akan luluh. Lagipula suaminya cacat mental. Tidak mungkin dapat memberikan kepuasan di ranjang seperti yang aku berikan." Kalimat dari Rendi yang memang sering bergonta-ganti pacar. Walaupun sejatinya dirinya seperti macan ompong yang hanya punya wajah tampan.

Wanita akan jatuh cinta padanya. Tapi begitu melihat motor grand keluaran lama dan rumah kontrakan tempatnya tinggal, para wanita akan melakukan jurus menghilang secepat kilat. Tapi memang begitulah citra pria yang hanya terkenal playboy aslinya sad boy ini.

"Bagus! Ini bayaran untukmu. Tugasmu sekarang ambil video atau gambar perselingkuhan kalian. Juga cari tau apa rencana Fransisca selanjutnya." Ucap Sela memberikan amplop padanya.

Rendi meraihnya, membuka sedikit bagian amplop. Benar saja wanita ini pelit. Gaya saja yang elite tapi aslinya ekonomi sulit. Hanya sekitar 5 juta yang diberikan. Berbeda dengan yang diberikan Fransisca yang memberikan tiga kali lipat sebagai DP. Belum bonus lainnya.

"Kalau memberikan informasi tentang rencana Fransisca bisa-bisa saja. Tapi kalau merekam video dewasa kami. Kamu taukan Fransisca begitu berhati-hati. Kalau check in di hotel saja, dia selalu waspada dengan kamera tersembunyi." Keluh Rendi membuat-buat alasan. Memang dasar dirinya cerdas. Sudah ganteng, cerdas lagi, hanya kurang kaya saja.

"Benar juga." Sela menghela napas kasar.

"Tapi, kalau hanya foto berjalan-jalan berdua. Sepertinya Fransisca sama sekali tidak keberatan. Asalkan aku mengatakan menyimpan foto itu setiap kali aku merindukannya." Kata demi kata dari pemuda yang memiliki wajah setampan pewaris ini, walaupun aslinya perintis.

"Foto berdua juga tidak apa-apa. Ini dapat menjadi bukti perselingkuhan yang menghancurkannya nanti." Sela tersenyum menyeringai. Pion yang tidak didapatkan olehnya, lebih baik dihancurkan. Sebelum menjadi duri dalam daging.

"Tapi untuk foto ada biaya tambahannya. Harus ada uang untuk membeli paket data mengirim foto." Rendi menghela napas kasar. Memanfaatkan kesempatan dalam kesempatan. Itulah moto agen ganda.

Sela pada akhirnya mengeluarkan dompetnya. Sedangkan Rendi membulatkan matanya, melihat uang ratusan dolar, beberapa kartu kredit dan kartu ATM. Juga begitu banyak uang cash ratusan ribu.

Berapa yang akan didapatkannya? Apa 10 lembar uang 100 dolar, alias 15 juta rupiah? Atau paling buruk 1 juta rupiah.

Tapi.

Satu-satunya lembaran uang hijau yang keluar. Benar-benar hijau seperti alien kotak di film kartun Malaysia."20.000?" Tanya Rendi.

"Ya...kamu yang minta biaya beli paket data. 20.000 cukup kan? Sudah dapat paket beberapa giga." Kalimat dari Sela membuat dirinya tidak dapat berkata-kata.

Wanita ini memang pelit. Berbeda dengan Fransisca yang... Astaga! Dasar Mak Lampir tua bangka! Mungkin Rendi ingin rasanya mengumpat seperti itu. Tapi sudahlah karena Mak Lampir ini dirinya dapat menjadi agen ganda andalan nyonya muda.

"Tidak cukup!? Sudah untung aku memberikan uang padamu. Ingat! Aku dapat membuatmu dipecat dari perusahaan ini." Tegas Sela.

"Tidak berani, bos memang paling cantik dan baik. Aku akan merayu Fransisca, kemudian memberikan informasi tentang rencananya. Tapi..." Rendi menghela napas.

"Tapi apa?" Tanya Sela.

"Sebenarnya kenapa Bu Sela begitu tertarik dengan anak baru itu?" Tanya Rendi, berusaha bersikap santai."Bukannya apa-apa, Fransisca memang cukup pintar. Tapi tetap saja tuan Arkan masih mengalami cacat mental hingga kini. Bukankah cukup mudah untuk menyingkirkannya."

"Identitasnya tidak mudah. Kamu tidak perlu banyak tau tentangnya. Yang penting lakukan saja apa yang aku perintahkan." Tegas Sela berjalan meninggalkannya.

"Baik!" Rendi tersenyum ramah. Hingga kala Sela memasuki lift, senyuman di wajahnya lenyap.

"Identitas tidak mudah...?" Gumamnya menyipitkan matanya. Tapi jika dipikirkan kembali mungkin ini ada hubungannya dengan warisan dari mendiang ibu Fransisca. Beberapa informasi ditemukannya tentang Fransisca maupun Sela.

Memang itulah bakatnya, dapat dengan mudah akrab dengan wanita. Mencari informasi dari para wanita yang berada di kantor ini.

"Apa yang dia katakan?" Tanya Fransisca, melangkah mendekati Rendi.

"Dia memberikanku sisa pembayaran terakhir, 5.020.000 rupiah. Lalu memberikan misi tambahan untuk merekam video panas kita." Rendi mengangkat sebelah alisnya."Goblok! Aku lelah menjadi budak korporat. Bahkan gigolo saja mendapatkan bayaran lebih tinggi. Ini...aku diberikan misi untuk tidur denganmu, mengambil video, dengan bayaran tidak seberapa. Kalau aku menolak maka surat pemecatan akan turun."

"Kalau jadi gigolo kamu hanya dapat memberikan keperjakaanmu pada nenek-nenek." Fransisca menggelengkan kepalanya heran.

"Darimana kamu tau aku masih perjaka?" Tanya Rendi membulatkan matanya.

"Asal tebak saja. Jadi benar? Memalukan." Fransisca pada akhirnya tertawa kecil.

"Memang kamu sudah jebol? Suamimu saja mengalami cacat mental. Perlu waktu untuk melatih anak berusia lima tahun." Kalimat dari Rendi membuat Fransisca menghentikan tawanya.

Dua orang yang pada akhirnya menghela napas bersamaan. Menyadari tidak ada orang yang memiliki kehidupan sempurna. Contohnya Fransisca, cantik, pintar, kaya, tapi suaminya begini-begitu.

Sedangkan Rendi, lumayan pintar, idealis, lumayan tampan, idaman wanita, tapi miskin karena hutang pinjol adiknya yang kabur entah kemana.

Pada akhirnya yang sempurna hanya Tuhan dan ro*kok.

Hingga pintu lift kembali terbuka kala mereka hendak melangkah pergi, kembali menuju ruangan bagian keuangan. Seseorang terlihat disana, berjalan mendekati mereka dengan tatapan begitu dingin.

1
Septi Lahat
nggk ush diajarin,, ajak praktek lgsung je,, toh kalian kan suami istri sah😁
Alishe
gue yg gregetttttt manis bgt si mreka🤭🤭🤭🤭🤭
Alishe
order dmn su enak beud perasaan isca ihh pengen🤣🤣🤣
Alishe
dibayar lunas tuh sakit beneran🤣🤣🤣🤣
Alishe
pantesan meriksanya ati atiiii bgt ya dok🤭🤭🤭
Alishe
lebih menarik martabaknya beli dmn si isca tuh mayan buat liat drama🤣🤣🤣🤣
Alishe
nyawa Rendi sisa separo kayanya🤣🤣🤣🤣
Alishe
kesian juga yg mulia istri kita klo arkan masi stay cool bocah seakan berjuang sendiri jdnya sooo ganbateeee semangattt😘😘😘😘
Alishe
end udah end🤣🤣🤣
Alishe
beda tipis🤣🤣🤣
chataleya
🙈🙈🙈
Alishe
nah nah sapose dteng😱😱😱
Alishe
ahahaha kretek🤣🤣
Alishe
huahahahahaha dpt cilok goceng kembalian beli data buat sehari🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alishe
gaplok Rendi🤣🤣🤣
Alishe
mamp**🤣🤣🤣🤣
Inah Ilham
ternyata lebih boooommm...
Alishe
agak apa emang bod** si tungtung🤣🤣🤣🤣
Alishe
bayangin pas lg mode normal ngomong bikin anak muka arkan gmn ya🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
ayo gimana cara ngajarinnya Fransisca.. yg ada setengah jalan trz Fransisca disuruh minum susu dan pusing 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!