NovelToon NovelToon
Bukan Salah Orang Ketiga

Bukan Salah Orang Ketiga

Status: sedang berlangsung
Genre:Tukar Pasangan / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Model / Berbaikan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Bukan salah Mika hadir dalam rumah tangga Naya sebagai orang ketiga. Karena hadirnya juga atas permintaan Naya yang tidak ingin punya anak gara-gara obsesinya sebagai model. Mika melawan hati dengan rela menerima tawaran Naya juga punya alasan. Sang mama yang sedang sakit keras menghrauskan dirinya untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sedangkan Naya sendiri, karena rasa bersalah pada suaminya, dia rela mencarikan istri untuk si suami.

Bukan salah orang ketiga. Ini murni kisah untuk Mika, Naya, dan Paris. Tidak sedikitpun aku terlintas di hati untuk membela orang ketiga. Harap memakluminya. Ini hanya karya, aku hanya berusaha menciptakan sebuah karya dengan judul yang berbeda untuk kalian nikmati. Mohon pengertiannya. Selamat membaca. Temukan suasana yang berbeda di sini. Dan, ambil pelajarannya dari kisah mereka. Bisakah cinta segitiga berjalan dengan bahagia? Atau malah sebaliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab*23

"Nona Mika, pak Paris sudah menunggu di dalam. Ayo segera masuk!"

"Su-- sudah hadir?" Gugup Mika tidak bisa ia sembunyikan.

"Iya, Nona. Pak Paris sudah datang sejak lima belas menit yang lalu."

"Secepat itu?"

"Ayo!"

Ternyata benar, Paris sudah ada di ruangan khusus pernikahan yang ada di kantor tersebut. Pria itu terlihat tampan seperti biasanya. Mika yang gugup tidak bisa melihat Paris terlalu lama. Hanya melirik sekilas, setelahnya, segera mengalihkan pandangan mata dari Paris.

"Baiklah. Karena semuanya sudah ada, kita mulai sekarang."

Tidak ada kata yang bisa Mika ucap. Tidak ada pula perasaan sakral yang bisa Mika rasakan. Semuanya terasa berat. Ijab kabul itu berlangsung begitu saja. Seperti tidak ada kejadiannya sama sekali.

Namun, ketika kata sah terucap, Mika ingin sekali menjatuhkan air mata. Bukan karena terharu akan kata sah yang baru saja menyentuh telinga. Melainkan, karena sedih. Dia melepaskan statusnya tidak dengan keinginan hati.

"Sekarang, kalian sudah menjadi pasangan suami istri yang sah."

Cincin pun Paris sematkan ke jari Mika. Sungguh, tidak ada manis-manisnya keadaan itu. Lalu, ciuman terpaksa pun Mika relakan Paris jatuhi di dahi. Keduanya benar-benar sudah sah menjadi suami istri.

Semua itu terjadi bagai mimpi di siang hari bagi Mika. Mimpi yang tidak pernah ia inginkan menjadi nyata. Tapi sayangnya, pernikahan itu nyata. Bukan mimpi yang seperti Mila bayangkan.

Tidak ada kata yang terucap dari bibir Mika sejak memasuki ruangan khusus pernikahan, hingga mereka keluar dari ruangan tersebut setelah akad selesai. Namun, ketika mereka sudah ada di parkiran, Paris meraih tangan Mika dengan cepat.

"Ikut aku masuk ke mobilku saja. Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu."

"Tapi-- "

"Mika."

"Baiklah."

"Sin, aku ikut dengannya."

"Baik."

"Butuh apa-apa, segera hubungi aku, Mika. Dan, mau bicara apapun, panggil aku saja."

"Hm." Mika mengangguk pelan.

Paris membuka pintu mobil untuk Mika. Mika terdiam sesaat, namun, wajah Paris memaksa Mika untuk segera masuk ke dalam.

Setelah keduanya sama-sama masuk, suasana hening masih tercipta. Mobil dijalankan oleh pak sopir meninggalkan halaman parkiran dengan kecepatan sedang.

"Mika."

"Mau bawa saya ke mana, Pak?"

"Panggil dengan panggilan yang lain, Mika."

"Tapi .... " Mika melihat ke arah depan di mana sopir Paris sedang fokus dengan jalan yang dia lalui.

"Pak Rahmat adalah orang terdekat ku. Tidak masalah. Kamu bisa memanggil aku dengan panggil suami istri jika kita berada di dekat orang-orang terdekatku."

"O-- oh, baiklah."

Paris melihat Mika dengan tatapan lekat. Yang di lihat malah sedang tidak fokus dengan apa yang ada di sekelilingnya. Pikiran Mika mengembara entah ke mana. Melayang-layang, bak layang yang sudah putus dari talinya.

"Mika."

"Hm. Iya, Pak. Eh, mas. Ada apa?"

"Karena sekarang kamu sudah jadi istri aku, aku punya sesuatu untuk dihadiahkan padamu, Mika."

"Hadiah?"

Mobil itu akhirnya berhenti tepat di depan sebuah rumah indah. Rumah yang bisa di katakan cukup megah, tapi juga tidak terlalu mewah. Tepatnya, rumah itu mungil dan unik dengan halaman indah yang tertata sangat rapi.

Rumah ini punya dua lantai. Tapi ukurannya hanya punya dua kamar di lantai atas, dan tiga kamar di lantai bawah. Lalu, lengkap pula dengan balkon dan teras. Halamannya ada taman, juga ada kolam ikan di samping taman.

Singkatnya, rumah ini terlalu indah di mata Mika. Sesuai dengan apa yang selama ini Mika impikan. Alias, ini adalah rumah impian Mika. Rumah yang pernah Mika cita-citakan untuk dia miliki.

"Pak Paris, rumah ini .... "

"Kamu salah memanggilku, Mika."

"Ah, ma-- maaf. Aku, lupa lagi."

Paris tersenyum. "Baiklah kalau begitu, bagaimana dengan kita buat hukuman jika kamu salah memanggil aku, Mika."

"Hukuman? Maksudnya?"

"Begini, jika kamu salah memanggil aku ketika kita hanya berduaan saja, maka kamu akan aku hukum dengan satu ciuman."

"Hah?" Mata Mika membulat sempurna. Sungguh, dia baru sadar kalau pak bosnya itu bisa berucap hal gila yang seperti dia ucapkan barusan.

"J-- jangan bercanda, Pa-- ah, bukan. Maksud aku, Mas. Jangan bercanda."

"Aku serius, Mika. Tidak sedang bercanda. Apakah kamu tidak melihat wajah ku, Mika? Apakah saat ini, wajah ini sedang terlihat bercanda?"

Mika seolah kena hibnotis saja. Apa yang baru saja Paris ucapkan langsung dia turuti. Ketika Paris memintanya melihat wajah, eh ... itu mata malah langsung melakukan apa yang Paris katakan.

Beberapa belas detik menatap wajah Paris, akhirnya Mika tersadar. Cepat ia alihkan pandangan mata dari Paris. "Ah, it-- itu .... "

Wajah Mika terasa hangat. Kupingnya pun sedikit memerah. Mika malu. Gugup hati bukan kepalang. Jantung Mika pun berdetak tidak beraturan lagi sekarang.

Paris yang peka tentu saja tahu apa yang saat ini wanitanya rasakan. Istri barunya yang sangat manis. Yang langsung membuatnya bahagia setelah resmi dia nikahi. Yang langsung bisa membuat hatinya merasa puas ketika kata sah terucap. Paris tersenyum kecil.

"Ayo masuk! Kita lihat-lihat rumah baru yang akan kamu tempati selanjutnya."

"Apa! Maksudnya bagaimana? Rumah ini .... "

"Rumah kamu. Rumah yang aku hadiahkan untuk mu. Karena sejak kamu resmi jadi istri aku, aku punya tanggung jawab untuk menafkahi kamu. Mencukupi semua kebutuhan mu."

"Tapi pernikahan kita .... "

"Ada apa dengan pernikahan kita, Mika? Apa pernikahan kita tidak sah?"

"Bu-- bukan itu. Pernikahan kita ini seperti-- "

"Seperti apapun pernikahan kita. Tetap saja, pernikahan itu sah di mata agama juga di mata negara. Kamu tetap istri sah aku walau pun kamu istri ... kedua aku. Karena di mata hukum, selagi kamu berstatus istri dari seorang suami, tetap saja suami itu harus menafkahi istrinya, bukan? Gak mau tau alasan apapun di balik pernikahan itu. Benar begitu, bukan, Mika?"

1
Cindy
lanjut kak
Ani Basiati
aku pernah baca deh thor alur cerita sama nm2 nya jg sama tp sdh lm.
Rani: iya kah? Di karya kakak kah kamu bacanya?
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: Asyiap👍👍👍👍
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Dew666
💎💎💎💎
Rani: makasih banyak yuhu.... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: Siap di laksanakan. yuhu....
total 1 replies
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rani: makasih banyak🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: yuhu .... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: oke2👍🫰
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: syiap👍🫰😍
total 1 replies
Dew666
💎💎💎💎💎
Rani: 🫰🫰🫰😍😍😍😍
total 1 replies
Soraya
lanjut thor
Rani: A syiap👍🤭
total 1 replies
Soraya
vote untuk mu thor
Rani: terimakasih banyak. 🫰🫰🫰 yuhu ....
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: siap👍☺️🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: siap👍 dilaksanakan 🫰🤭
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Rani: yuhu ... moga betah yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!