Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.
JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.
GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.
ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.
ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
H-2
Gala yang ada di ruang kerjannya saat ini sedang berbicara dengan pasiennya.
" Minum obatnya secara rutin ya pak, jaga pola makannya, olahraga teratur, olahraganya yang ringan-ringan saja, kondisi bapak saat ini sudah mulai membaik " kata Gala.
" Apa saya masih harus kontrol Dok ?"
" Iya pak, kondisi bapak masih harus di pantau pasca operasi "
" Baik Dok, berarti minggu depan saya akan ke sini lagi ya "
Gala tersenyum dan mengangguk .
" Terimakasih Dok "
" Sama-sama pak, bu " sahut Gala.
Gala menatap dua punggung kedua orang yang berusia setengah baya itu hingga keluar dari kamarnya.
" Pasien terakhir Dok " kata Emir dan langsung menunjukkan berkas pasien di atas mejanya.
" Masih ada Mir, aku pikir tadi pasien terakhir " kata Gala.
" masih tinggal satu " kata Emir.
Gala mengambil berkas itu dan kemudian melihat berkas itu.
" Pasien baru ?"
" Iya " sahut Emir.
Gala mengeryitkan dahinya saat membaca nama pasien dan usia pasien.
" Masih muda Mir, kamu yakin ini pasiennya "
" Iya "
" suruh masuk " kata Gala.
" Baiklah, oh iya kamu sudah izin kalau besok kamu akan praktek pagi saja, siang kita harus sudah pulang Gal, kamu ini calon pengantin macam apa, biasanya kalau mau menikah kita itu akan di pingit selama tujuh hari, la kamu lusa sudah menikah dua hari lagi, kamu malah masih keluyuran "
" Namanya juga dadakan Mir, mana bisa kita izin dadakan seperti ini " sahut Gala.
" Apa kamu sudah izin "
" Iya aku sudah izin pada kepala rumah sakit "
" Kamu pakai alasan apa izinnya Gal ?"
" Ya menikah lah "
" Berarti kepala rumah sakit akan datang dong, katanya kamu tidak mengundang dan memberitahu dulu semua orang rumah sakit tentang pernikahanmu ini ".
" Terus aku harus alasan apa untuk izin Emir....sudah sana cepat sana panggil pasiennya, agar kita bisa cepat istirahat " kata Gala.
Gala melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 8 malam.
Emir melangkah ke arah pintu masuk dan kemudian memanggil nama pasien yang akan periksa.
" Nona Ghina Manggala " teriak Emir .
Manggala .....Gala langsung mendongakkan kepalanya, sepertinya nama itu tak asing di kepalanya, Gala menatap ke arah pintu masuk, ia melihat seorang gadis belia dan seorang pria belia masuk ke dalam ruangannya.
" Selamat malam kakak " seru gadis cantik yang tersenyum lebar , matanya berbinar ceria.
kedua belia itu langsung berjalan mendekati meja dokter.
Gala menatap ke arah gadis belia itu dan kemudian beralih ke arah pria muda yang kini duduk di hadapannya, gala mengeryitkan dahinya.
" Wajahnya...." gumam Gala dalam hati.
" Kakak, bagaimana kabar kakak ?" kata Ghina dengan wajah yang bahagia.
" Kakak.." gumam Gala sambil menoleh ke arah Ghina.
" Maaf Dok, kak yang sopan " kata Ghani sambil memukul pelan bahu saudara kembarnya.
Iya yang duduk di hadapan Gala saat ini adalah si kembar Ghina dan Ghani anak kembar dari Zayn dan Anin.
Keduanya langsung pergi ke jogjakarta setelah mereka menyadap perbincangan papanya dan uncle nya .
" Seharusnya saya yang bertanya kepada kamu tentang keadaan kamu, bukankah kamu ke sini untuk berobat " kata Gala sambil menatap dalam gadis belia yang ada di depannya.
" Tidak aku tidak sakit, aku kesini karena aku merindukan kakak, dan ingin mengajak kakak makan malam " kata Ghina.
" Ck..kenapa kamu tidak bisa basa basi dulu sih kak " ucap Ghani kesal melihat kakaknya yang selalu grasak grusuk.
" makan malam..." ucap pelan Gala.
Emir yang mendengar itu langsung melongo di belakang kedua belia itu.
" Kakak mau kan, kakak kan sudah selesai prakteknya, ayo kita makan malam bersama, hari ini aku ingin traktir kakak makan malam, ayo aku bantuin beres-beres, ayo Ghani kita bantu kakak beres-beres " kata Ghina dan berdiri dari duduknya dan kemudian menarik tangan saudara kembarnya.
Sedangkan Gala dan Emir masih terlihat speechless, sambil beradu pandang.
" Ayo kakak, kenapa kak Gala masih di situ " ucap Ghina.
" Kalian ini siapa, kalian mau periksa apa tidak " kata Gala yang masih merasa bingung.
" Kenapa kalian panggil aku kakak, aku bukan kakak kalian, jika kalian tidak ingin periksa pergilah, jangan main-main di sini, di sini bukan tempat untuk bermain " kata Gala agak sedikit meninggikan suaranya.
" Keluarlah...!!" seru Gala.
Ghina yang awalnya terlihat bahagia, saat mendengar nada tinggi Gala langsung terdiam dan matanya nampak berkaca-kaca sambil menatap Gala.
" Maafkan kami Dok, kami akan pergi " kata Ghani dan langsung meraih tangan saudaranya dan menariknya untuk pergi.
" Aku nggak mau pergi, kakak harus ikut kami pulang, kakak adalah...."
" selamat malam, maaf mengganggu " kata dua orang pria yang berdiri di pintu ruangan.
Semua orang yang berada di ruangan itu langsung menoleh ke arah suara Bariton itu.
" Papa...!!" seru Ghina dan Ghani bersamaan saat melihat papanya bersama uncle Kemalnya berdiri di depan pintu.
Kemal terpaku melihat wajah Gala yang berada di hadapannya.
" Benar kata Zayn, dia pasti Galaksi putranya, itu adalah wajah Zayn saat muda, benar-benar sangat mirip " kata Kemal dalam hati.
" Kemal bawa dua bocah nakal itu keluar dari sini " kata Zayn.
Tak ada reaksi dari Kemal, Zayn langsung menoleh kearah Kemal, dan ia berdecak kesal saat melihat Kemal yang terpaku melihat ke arah Gala.
plak..sebuah pukulan kecil mendarat di bahu kemal.
" Malah bengong " gumam Zayn pada Kemal.
" Zayn, ia seperti kamu, lihatlah wajah tengilnya sama persis wajahmu saat masih muda dulu " gumam Kemal.
" Kamu memuji atau menghina, cepat bawa dua bocah nakal itu pergi, sebelum mereka merusak semuannya" kata Zayn.
Kemal melangkah ke arah Ghina dan Ghani.
" Ayo kita kembali ke hotel, atau kartu kalian akan di bekukan oleh papa kalian " ucap Kemal dan langsung merangkul bahu kedua keponakannya itu dan membawanya pergi dari ruangan itu.
Saat di depan Zayn Kemal berhenti dan...
tak...tak ...Zayn menyentil dahi anak kembarnya itu, keduanya meringis dan langsung mengusap-usap dahinya.
" Kembalilah ke hotel, dan istirahatlah, jangan berulah lagi atau aku suruh anak buah papa untuk mengantar kalian pulang " kata Zayn.
" bawa mereka pergi dulu mal, aku akan pulang naik taksi " kata Zayn.
Setelah kepergian Kemal dan kedua anaknya, Zayn melangkah mendekati Gala yang berdiri di antara kursi dan mejanya.
Keduanya saling beradu pandang, Zayn serasa ingin langsung memeluk pria yang ada di hadapannya.
Sedangkan Gala kembali terpaku melihat pria yang ada di hadapannya, Gala merasa seperti mengenal pria yang berdiri di hadapannya, Gala mencoba mengingat-ingat tapi...Tiba-tiba kepalanya terasa sakit.
" Ach..." seru Gala meringis sambil memegang kepalanya .
Melihat itu Zayn nampak terkejut dan terlihat panik.
" Kamu kenapa nak?"
" Dokter " seru Emir.
######
Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu jangan lupa tinggalkan jejak cintanya ya.
tak apa kak ,, kn masih suasana lebaran JD msh ja ada tamu yg silaturahmi. 🤗
si kemal bukan nya ngelarang si kembar gelut lah Kok mlh nyuruh buat menang 🤣🤣🤦
Bu Wiwit harus mengerti bagaimana orangtua gala kehilangan anaknya dari kecil.
semoga kedua Opanya akan menerima kenyataan seperti Zayn dan tidak akan menimbulkan kemarahan yang secara kedua Opanya Gala yang asli orang2 terpandang dan berpengaruh setelah Dio Fandi Pradipta.. ( ketiga orang yang sangat disegani dalam kalangan manapun )
semoga Gala juga akan menikmati kebersamaan dengan keluarga besarnya.. dan Zoya juga akan berkumpul dengan ayahnya ( pastinya penyelamatan Tuan Dewantara akan semakin mudah dengan adanya dukungan dari kedua belah pihak keluarga yang sangat berpengaruh tertama di Dunia bisnis apalagi kalau di bantu dengan keluarga Dio Pradipta ).
mengenai sinulat bulu yang satunya (.Erna ) biarkan saja menikmati ulahnya sendiri.. 😂😂