NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Begitu mendapatkan panggilan telepon dari Pram, Niken segera pergi ke kamar hotel yang telah dijanjikan. Dia mencoba merapikan pakaiannya, lalu mengetuk pintu.

Tok...

Tok...

Tok...

Tak lama kemudian pintu pun terbuka. Niken menelan saliva saat melihat Pram yang sedang berdiri di depan pintu dengan hanya mengenakan handuk yang melilit pada pinggangnya.

Pram tersenyum smirk. Dia menyuruh Niken untuk segera masuk ke dalam. "Masuk!"

Setelah Niken masuk, Pram langsung memeluknya dari belakang. "Kamu terlambat sepuluh menit, Niken," ucapnya dengan suara yang berat.

Niken hanya pasrah saat tangan Pram masuk ke dalam kemejanya. Lalu kedua tangan pria itu meremas-remas payu-daranya dengan nakal. "Maafkan aku, Direktur. Tadi aku terjebak macet."

Niken terpaksa berbohong. Padahal tadi dia harus bertemu dengan Dylan di taman kota, untuk memutuskan hubungannya dengan pria itu.

Semua itu tidak mudah bagi Niken, dia mengenal Dylan dari kecil, karena dulu Dylan menumpang tinggal di rumahnya. Banyak kenangan yang mereka lalui bersama. Bahkan lima tahun yang lalu mereka memutuskan untuk berpacaran.

Setelah lulus kuliah, Niken bekerja sebagai dokter magang di Rumah Sakit Pratama, tentu saja dia sangat berharap suatu hari nanti akan diangkat menjadi pegawai tetap. Dan ternyata kesempatan yang dia impikan datang di tahun ini, saat Pram tiba-tiba memberikan sebuah penawaran khusus padanya.

Flashback On...

"Apakah kamu masih perawan?"

Tiga bulan yang lalu, Niken terkejut saat Pram, seorang direktur rumah sakit, tiba-tiba bertanya seperti itu padanya.

Niken langsung mengangguk. Selama berpacaran dengan Dylan, Dylan memang tidak pernah macam-macam padanya. Keperawanannya tetap terjaga.

Pram pun menyeringai puas. Dia memandangi penampilan Niken dari ujung kepala ke ujung kaki. "Tahun ini akan ada pengangkatan pegawai tetap. Hanya satu orang yang bisa mendapatkan kesempatan itu. Karena itu, saya ingin memberikan penawaran khusus padamu."

Seketika Niken tersenyum lebar, dengan nada bersemangat dia berkata, "Apapun akan saya lakukan, asalkan saya diangkat menjadi pegawai tetap, Direktur."

Pram pun segera berdiri. Dia duduk di samping Niken dan merangkul pinggang gadis itu, membuat Niken tidak nyaman. "Syaratnya, kamu harus melayaniku setiap kali aku menginginkannya."

Niken sangat terkejut saat mendengar persyaratan itu. Dia tak langsung menerima tawaran dari Pram, meminta waktu untuk berpikir.

Dan setelah Niken berpikir matang, kesempatan untuk menjadi pegawai tetap tak akan datang dua kali. Dia berpikir, dengan terus menjaga kehormatannya tidak akan menjamin dia akan hidup bahagia. Karena itu dia memutuskan untuk bersedia menjadi partner ranjangnya Pram.

Setelah tiga bulan dia diam-dian sering melayani na-fsu birahi pria itu, akhirnya Pram menepati janjinya. Kemarin, Niken telah resmi diangkat menjadi pegawai tetap. Tidak menjadi dokter magang lagi.

Setelah Niken resmi menjadi dokter di rumah sakit itu, dia berpikir kini dia telah mendapatkan gaji yang cukup besar. Dia pun sangat minder saat rekan-rekan kerjanya memamerkan pekerjaan pasangan mereka. Ada yang berpacaran dengan pengusaha, ada juga yang berpacaran dengan pilot, dan ada juga yang berpacaran dengan sesama dokter. Sementara dirinya, dia berpacaran dengan Dylan yang bekerja menjadi tukang galon. Dia merasa malu jika rekan-rekan kerjanya tahu tentang hal itu.

Niken merasa kini kehidupannya dan status sosialnya telah berubah. Karena itu walaupun terasa berat, dia terpaksa harus memutuskan Dylan. Dia yakin, dengan seiring berjalannya waktu, perasaannya pada Dylan akan pudar.

Flashback off...

"Jangan panggil aku direktur. Jika kita sedang berduaan seperti ini, panggil saja aku Pram," pinta Pram sambil memutar tubuh Niken agar mereka berhadapan langsung.

Niken pun tersenyum. "Iya, Pram."

Niken sangat menyadari bahwa Pram hanya menganggapnya sebagai partner ranjang. Bahkan dia mendengar bahwa pria itu telah dijodohkan. Tapi dia tidak peduli, berharap suatu hari nanti dia bisa memenangkan hatinya. Mengingat Pram adalah anak dari pemilik rumah sakit tempat dia bekerja.

Membayangkan dia yang akan menjadi istri dari seorang pewaris sekaya Pram, membuatnya sangat bersemangat untuk melayani pria itu. Dia akan selalu membuat Pram puas padanya.

Niken segera berjongkok. Lalu membuka handuk yang Pram kenakan. Tanpa berlama-lama, dia segera memasukan senjata Pram ke dalam mulutnya.

"Oh! Terus Niken!" Pram mengerang penuh kenikmatan saat Niken menjilati dan menghisap senjatanya.

Pram menjambak rambut Niken, sambil terus menggerakkan pinggulnya.

Inilah yang Pram sukai dari Niken. Niken selalu memiliki banyak cara untuk memuaskannya, tidak seperti wanita-wanita lain yang pernah tidur dengannya.

Andai saja Bianca tidak jual mahal padanya dan mau menerima cintanya. Pram tak dapat membayangkan bisa beradegan sei-ntim ini dengan gadis secantik itu. Pasti akan jauh lebih indah.

Pram sudah tak tahan, dia segera membawa Niken ke atas ranjang, melucuti semua pakaiannya. Lalu dengan tergesa-gesa Pram membungkus senjatanya dengan kon-dom, dan langsung menyatukan tubuh mereka berdua.

"Ahhh..." Keduanya mende-sah saat senjata Pram telah terbenam sempurna di dalam milik Niken.

Pram langsung memompa tubuh wanita itu sambil menyesap payu-dara Niken dengan penuh naf-su.

Suara erangan mereka memenuhi kamar hotel tersebut.

...****************...

"Sudahlah, lupakan Niken. Masih ada banyak wanita di dunia ini. Siapa tahu Tuhan mengirimkan seorang wanita yang lebih segalanya dari dia." Yoga mencoba menyemangati Dylan yang sedang patah hati.

"Gak semudah itu. Sudah banyak hal yang kami lalui. Aku gak mengerti, mengapa dia tiba-tiba memutuskanku," lirih Dylan dengan hati yang terluka.

Yoga menghela napas dalam-dalam. "Apa kamu sadar? Kamu telah mengorbankan masa depan kamu demi Niken dan keluarganya. Seharusnya sekarang kamu sudah menjadi dokter. Sebenarnya kamu memiliki bakat, tapi sayangnya kamu tidak memiliki ijazah. Itu semua karena kamu terlalu memprioritaskan mereka."

Dylan pun terdiam. Dia berpikir mengapa dunia ini begitu kejam padanya. Dulu, dia telah dibuang oleh ayah kandungnya. Lalu hampir mati saat menjadi korban penculikan. Dan sekarang, dia telah dicampakan oleh Niken, setelah wanita itu tidak membutuhkannya lagi.

Bukan hanya itu, saat ini dia memiliki hutang 500 juta pada seorang gadis yang memiliki kepribadian yang sangat menyerikan. Dia tidak tahu bagaimana caranya untuk mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu satu bulan.

Dylan merasa hidupnya benar-benar sial.

1
Sri Udaningsih Widjaya
Luar biasa kak
Nur Hayati
sakit anjirrrr🤣
Nur Hayati
gemessss
Ranny
hei tua bangka hanta anakmu Raka lah yg bisa menyembuhkan penyakit mu itu
Ranny
pasti yg bisa membuat operasi berjalan lancar itu si Dylan iya kan thor
Ranny
Dylan rugi kalau kau kembali sama perempuan murahan itu lagian dia juga sdh tinggal barang bekas kok
Ranny
Niken terlalu kepedean ya 😄😄😄
Ranny
Dasar lelaki gila mada sama anak sendiri ga hapal wajahnya sungguh durhaka kau sebagai seorang ayah
Ranny
Raka dan Dylan itu orang yg sama Bianca kau pasti bahagia hidup bersamanya
Ranny
tuan Antonio kau pasti akan merestui nya karena Dylan itu adalah anak kandung dr Bobby
Ranny
Kesempatan mu Dylan buat rebut semua harta ibumu yg di pakai di setan itu buat modal usahanya jangan mau semua harta ibumu jadi milik si Pram sontoloyo itu
Ranny
orang tua gila tidak setuju anak mu pacaran dengan Dylan tapi kau peras duitnya semoga kau dapat karmamu
Ranny
kasihan deh kau Niken mengajak ibumu jalan² dengan uang haram hasil menjual diri yg kau banggakan emang berkah itu duit
Ranny
Waduh Bianca jangan di coret si Dylan sebagai kandidat nanti kau akan menyesal loh karena si Dylan itu adalah Raka yg telah menolong mu saat kau di culik dulu dia itulah yg kau cari²
Ranny
semoga Pram kena penyakit HIV biar tahu rasa dia
Ranny
Niken goblok hanya demi menjadi karyawan tetap harus menjual tubuhnya gak tahu ya sebenarnya itu semua miliknya Dylan, Pran itu hanya anak tiri yg tra bermodal
Ranny
prettt...anak kandungmu saja kau buang dasar lelaki buaya mokondo tunggu balasan dr anakmu
tiniteyok
wahhh...bagus ceritanya kak 🌟 5 dah
Yus Warkop
haha tamat riwayat kamu pram
Yus Warkop
👍👍👍Niken
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!